YouTube Facebook Twitter RSS
20 Aug 2018, 0

Nusantara

Sultan Kasepuhan Cirebon Minta Mendagri Turun Tangan Perihal Sakit Wali Kota

Monday, 29 December 2014 | View : 1146

siarjustisia.com-CIREBON.

Wali Kota Cirebon Ano Sutrisno dikabarkan sakit sejak sebulan terakhir. Sultan Kasepuhan Cirebon, Sultan Sepuh XIV, PRA Arief Natadiningrat berharap agar roda pemerintahan di kota Cirebon tetap berjalan dengan baik. ‘’Kesultanan Kasepuhan turut prihatin atas sakitnya Wali Kota Cirebon yang cukup serius, semoga cepat sehat,’’ harap Sultan PRA Arief Natadiningrat, Senin (29/12/2014).

Sultan Sepuh ke-XIV, Keraton Kasepuhan Cirebon, PRA Arief Natadiningrat berharap, sakitnya Wali Kota hendaknya tidak mengganggu jalannya roda pemerintahan di Kota Cirebon. Karena itu, Sultan PRA Arief Natadiningrat meminta agar Gubernur Jawa Barat, H. Ahmad Heryawan (Aher) dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo, S.H. segera memberikan arahan kepada Pemkot dan DPRD Kota Cirebon supaya mengambil tindakan-tindakan sesuai aturan dan perundangan.

Menurut Sultan PRA Arief Natadiningrat, kondisi sakitnya Wali Kota akan berimbas pada berbagai hal. Pasalnya, Wali Kota harus memutuskan kebijakan-kebijakan akhir Tahun Anggaran (TA) dan awal Tahun Anggaran (TA), baik ke dalam lingkup eksekutif maupun bersama-sama DPRD Kota Cirebon. "Semuanya akan terhenti karena wewenang ada di Wali Kota," ungkap Sultan PRA Arief Natadiningrat.

Sultan PRA Arief Natadiningrat pun menyesalkan tidak adanya penjelasan ke publik mengenai kondisi kesehatan Wali Kota. Padahal, Wali Kota merupakan pejabat publik.

Dalam satu bulan terakhir, sambung Sultan PRA Arief Natadiningrat, Wali Kota tidak pernah hadir dalam berbagai acara. Sultan PRA Arief Natadiningrat menyatakan, kehadiran Wali Kota selalu diwakili oleh Wakil Wali Kota, Sekda maupun pejabat lainnya. "(Selama ini) selalu dirahasiakan sakitnya (Wali Kota), dan tidak bisa ditengok," tutur Sultan PRA Arief Natadiningrat.

Sebelumnya, DPRD Kota Cirebon juga mendorong pendelegasian tugas dari Wali Kota Cirebon agar pemerintahan berjalan efektif. Namun, dorongan itu tak bisa disampaikan secara langsung karena Wali Kota kini sulit ditemui. (rep)

See Also

Lombok Diguncang Gempa Lagi 6,2 Skala Richter
Peduli Gempa Lombok, Siswa MA NU TBS Gelar Istighasah
TNI-Polri Kirim Bantuan Ke Daerah Gempa Di Lombok
Gempa Susulan Kembali Terjadi Di Lombok
PT. PLN (Persero) Upayakan Listrik Menyala Di Kepulauan Gili Lombok
Dandim 0716/Demak Tutup TMMD Sengkuyung Tahap II Tahun 2018
Bhabinkamtibmas Dan Babinsa 03/Wonosalam Bersinergi Amankan Apitan
Terasa Kompak, Babinsa Dan Bhabinkamtibmas Mijen Ramaikan Lomba 17-An
Dialog Interaktif Dandim 0716/Demak Bersama Forkopimda Menyambut HUT RI Ke-73
Babinsa 06/Wedung Rela Bagikan Air Bersih Dari Rumah Ke Rumah
Mahasiswa UMK Ikuti Agri-Relationship ASEAN Universities Network
Partai Hanura Ajukan Sengketa Pendaftaran Bacaleg Ke Bawaslu
Guna Matangkan Penutupan TMMD Kodim 0716/Demak Gelar Rakor
Jelang HUT RI Ke-73, Babinsa Latih Paskibraka
Acungan Tangan Mungil Rizki Ajukan Pertanyaan Bagaimana Cara Menjadi TNI Pak Babinsa?
Babinsa Kodim 0716/Demak Bersama Bhabinkamtibmas Turut Serta Pelatihan Ketrampilan
Untuk Pecahkan Rekor MURI, Kodim 0716/Demak Latihan Senam Gemu Famire
UMK Didorong Buka Korean Corner
Al-Jalsah Ula Ma Had Aly TBS
Peran Aktif Babinsa 06/Wedung Terhadap Generasi Penerus
Dandim 0716/Demak Hadiri Pembukaan Manasik Haji II Dan Pelepasan Calon Jemaah Haji Demak
30 Peserta Diklat Pim IV Dapat Materi Wasbang
Kunjungan Tim Wasev Sterad Bidang Komsos Ke Kodim 0716/Demak
Sosok Anak Pedagang Gorengan Yang Ingin Jadi Jenderal
Babinsa Koramil 09/Karangtengah Seleksi Calon Paskibra
jQuery Slider

Comments

Archives :20182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 6.449.389 Since: 07.04.14 | 0.6207 sec