YouTube Facebook Twitter RSS
18 Nov 2018, 0

Nusantara

Dede Yusuf Melenggang Ke Senayan

Tuesday, 22 April 2014 | View : 408

siarjustisia.com-BANDUNG.

Politisi Partai Demokrat (PD) Dede Yusuf Macan Effendi yang juga mantan Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Barat ini dipastikan mendapatkan kursi di DPR RI setelah meraih suara lebih dari cukup di dapil II Jabar, Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bandung Barat. Dede Yusuf yang maju dari Partai Demokrat memperoleh suara lebih dari di atas 142 ribu.

"Dede Yusuf dipastikan lolos, suaranya besar," ujar Sekretaris Partai Demokrat Jawa Barat (Jabar), Herlas Juniar, di sela pelaksanaan rapat pleno terbuka rekapitulasi penghitungan suara pemilihan umum anggota DPR RI, DPD dan DPRD tahun 2014 tingkat Provinsi Jabar di KPU Jabar, Jalan Garut, Selasa (22/4/2014).

Namun Herlas Juniar belum bisa memastikan jumlah kursi yang disumbang Jabar di Senayan. Ia masih harus menunggu hasil rekapitulasi. "Untuk DPR RI kita masih lihat dulu," bilangnya.

Namun ia menyatakan, berdasarkan prediksi Partai Demokrat menyumbang 1 kursi di setiap dapil. "Tiap dapil kita dapat 1 kursi. Tapi untuk Sukabumi sepertinya kita lepas," tuturnya.

Politisi Partai Demokrat (PD) Dede Yusuf Macan Effendi yang juga mantan Wakil Gubernur Jawa Barat ini melenggang ke Senayan sebagai anggota DPR RI periode 2014-2019, bersama sembilan politikus lain, mewakili daerah pemilihan (Dapil) Jabar II meliputi Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Kemungkinan besar, politisi yang melenggang ke DPR RI dari Jabar II bersama Dede Yusuf adalah Yadi Srimulyadi (PDIP), Agus Gumiwang (Partai Golkar), Rachel Maryam (Partai Gerindra), Jalaluddin Rakhmat (PDIP), Lili Asdjudiredja (Partai Golkar), Makmur Hasanudin (PKS), Saeful Huda (PKB), Dadang Rusdiana (Partai Hanura), Najib (PAN).

Kepastian tersebut diperoleh usai Komisi Pemilihan Umum (KPU) di dua daerah pemilihan tersebut menggelar pleno dan dari data tersebut diperoleh fakta bahwa Dede Yusuf meraih 142.608 suara.

Perolehan suara Dede Yusuf yang cukup signifikan tersebut tidak terlepas dari perhatian rekan sesama Partai Demokrat yakni Adjeng Ratna Suminar.

Melalui akun twitternya @ibuadjeng, pengusaha sukses ini mengucapkan selamat.

"Mantab Kang. Raih Suara Terbanyak se-Jabar!," kata Adjeng Ratna Suminar.

Saat disampaikan fakta kalau raihan suara Dede Yusuf hanya 142.608, Adjeng Ratna Suminar menyatakan keheranannya karena perhitungan dari tim sukses Adjeng Ratna Suminar, suara Dede Yusuf malah menembus 160 ribu.

"Di kami suara K. Dede diatas 160rb, Hebring!," ucap dia.

Sementara itu dari data pleno sebelumnya, perolehan suara Partai Demokrat (PD) di Dapil Jabar II sebanyak 309.136.

Suara tersebut sumbangan dari Dede Yusuf, Adjeng Ratna Suminar 32.369, Rostandi 26.112, caleg lainnya 30.779, ditambah suara partai yang menembus 77.268.

Dede Yusuf sebelumnya pernah menjadi anggota DPR RI periode 2004-2009 dari Partai Amanat Nasional (PAN). Namun sebelum masa baktinya habis, pada tahun 2008 dia mundur untuk menjadi pasangan Ahmad Heryawan sebagai Wakil Gubernur Jawa Barat periode 2008-2013. Dede Yusuf kemudian pindah ke Partai Demokrat dan kini kembali menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI).

Caleg lain yang diprediksi melenggang ke Senayan adalah cendekiawan muslim Jalaluddin Rakhmat atau Kang Jalal. Caleg nomor urut 1 dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dapil Jabar II meliputi Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bandung Barat itu ia mengantongi 39 ribu suara.

"Jalaluddin diprediksi kuat bisa dapat. Kang Jalal ini meraih sekitar 39 ribu suara. Ini posisi kedua terbesar di PDIP setelah Yadi Sri Mulyadi yang dapat 59 ribu suara," ujar Sekretaris DPD PDIP Jabar Gatot Tjahyono, di tempat yang sama.

Mulai kemarin, KPU Jabar menggelar rapat pleno rekapitulasi hasil penghitungan suara pemilu legislatif 2014 tingkat Jabar. Rapat yang digelar di Kantor KPU Jabar di Jalan Garut, Kota Bandung, Selasa (22/4/2014) itu dijaga ketat aparat kepolisian. Situasi di kompleks Kantor KPU Jabar terkesan menyeramkan.

Mulai pintu masuk Jalan Garut, atau di Jalan BKR, tamu undangan sudah diadang dengan barikade kawat berduri. Siapapun tak boleh masuk ke Jalan Garut kecuali mereka yang melengkapi diri dengan ID Card.

Tiba di pintu gerbang Kantor KPU Jabar, satu persatu tamu digeledah. Isi barang bawaan yang disimpan di dalam tas, dikeluarkan dan diperiksa satu persatu. Begitupun jika ingin masuk ke ruang rapat pleno, tamu kembali digeledah dan barang bawaannya diperiksa lagi.

Situasi ini justru berbeda dengan kondisi di dalam ruangan rapat pleno. Para peserta rapat justru terlihat santai dan jauh dari kesan bakal memicu terjadinya kericuhan.

Kapolrestabes Bandung Kombes Pol. Mashudi mengatakan, untuk mengamankan jalannya rapat pleno ini pihaknya menerjunkan sedikitnya 750 anggota kepolisian. Menurut Kombes Pol. Mashudi, pengamanan ini sesuai SOP (standar operasi prosedur) Polri.

"Ada tiga ring pengamanan yaitu di depan masuk ring tiga yang terletak di dekat jalan raya BKR, di pintu gerbang KPU Jabar, lalu di pintu masuk aula KPU Jabar. Khusus untuk pintu gerbang dan pintu aula, pengunjung diperiksa dan digeledah barang bawaannya," terang Kombes Pol. Mashudi di Kantor KPU Jabar, Selasa (22/4/2014).

Selain menerjunkan 750 personel, aparat Polda Jabar juga menyigakan tiga kendaraan taktis barakuda yang terdiri dari satu unit kendaraan water canon dan dua unit kendaraan rantis Baracuda Brimob Polda Jabar.

"Kita sudah sepakat untuk perwakilan parpol hanya yang mendapatkan ID Card yang boleh mengikuti rapat pleno, di luar itu tidak diperbolehkan masuk. Wartawan juga harus pakai id card," papar Kombes Pol. Mashudi.

Meski rapat pleno di tingkat Jabar sudah digelar, hingga kemarin sore masih ada tiga kabupaten yang belum menyerahkan rekapitulasi hasil penghitungan suaranya. Ketiganya adalah Kabupaten Bogor, Bekasi, dan Purwakarta.

"Jadi yang sudah masuk ada 23 kabupaten/kota, tinggal tiga kabupaten lagi yang belum. Mereka terlambat karena rapat di sananya alot," jelas anggota KPU Jabar Agus Rustandi, kemarin sore.

Ketua KPU Jabar Yayat Hidayat menargetkan rapat pleno rekapitulasi hasil penghitungan suara tingkat Jabar harus selesai dalam tempo tiga hari. Hari pertama rekapitulasi untuk 13 kabupaten/kota, hari kedua 13 kabupaten/kota lainnya. Dan hari terakhir diberi kesempatan bagi saksi parpol maupun Bawaslu untuk menyampaikan keberatannya. (ant/tri)

See Also

Dandim 0716/Demak Ajak Peserta Sarasehan Untuk Menjaga Keutuhan NKRI
Batuud Koramil 13/Karangawen Hadiri Mujahadah Al Aurodul Jamiah Di Desa Bumirejo
Babinsa 09/Karangtengah Pererat Sinergitas Dengan Perangkat Desa
Kepedulian Babinsa 12/Mranggen Terhadap Generasi Penerus Bangsa
Ratusan Saka Wira Kartika Dikukuhkan Dandim 0716/Demak
Bupati Demak Buka Secara Resmi Apel Akbar Pengukuhan Saka Wira Kartika
Babinsa 05/Mijen Ajak Warga Binaannya Laksanakan Jumat Bersih
Babinsa 06/Wedung Ajak Para Santri Untuk Berdisiplin Dan Berjiwa Nasionalisme
Sasaran Non Fisik TMMD Tingkatkan Rasa Nasionalisme
Tim Kopaska AL Temukan Benda Diduga Mesin Lion Air JT 610
Danramil 07/Gajah Sambangi Keluarga Korban Kecelakaan Lion Air JT 610
Kegiatan Rutin Apel Pagi Kodim 0716/Demak Dilanjutkan Pemeliharaan Pangkalan
Dandim 0716/Demak Pimpin Upacara Sertijab Danramil 02/Bonang
Babinsa Kodim 0716/Demak Peringati Hari Sumpah Pemuda Berikan Wawasan Kebangsaan
Presiden Joko Widodo Resmi Gratiskan Tarif Tol Suramadu
Lepas Santri Ke Luar Negeri Di Momentum Hari Santri
Gerbang Tol Pejompongan Terbakar
Isi Lengkap Deklarasi Dukungan Jaringan Gusdurian Kepada Joko Widodo-Maruf Amin
Anies Baswedan Resmi Cabut Izin Prinsip Pembangunan Pulau Reklamasi
Polisi Sebut Mobilnya Berhenti Mendadak Soal Al Ghazali Pingsan
TNI AL Bentuk Tim Selidiki Kebakaran KRI Rencong 622
Kronologi Terbakar Dan Tenggelamnya KRI Rencong 622
TNI AL Sebut Seluruh Awak KRI Rencong 622 Selamat
Mahasiswa Diminta Tumbuhkan Budaya Menulis
Tim Mahad Aly TBS Lakukan Pengukuran Arah Kiblat
jQuery Slider

Comments

Archives :20182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 6.971.347 Since: 07.04.14 | 0.6621 sec