YouTube Facebook Twitter RSS
10 Dec 2018, 0

Internasional

Paus Fransiskus Angkat 20 Kardinal Baru

Monday, 05 January 2015 | View : 623

siarjustisia.com-ROMA.

Pemimpin Gereja Katolik sekaligus Kepala Negara dari Negara Kota Vatikan, Paus ke-266, Paus Franciscus/Fransiskus yang lahir dengan nama Jorge Mario Bergoglio yang adalah seorang Imam Yesuit pertama dan orang Amerika Latin keturunan Italia pertama yang terpilih sebagai Paus pada Konklaf Kepausan 2013 hari kedua 13 Maret 2013, telah mengangkat 20 Kardinal baru yang masuk ke dalam kelompok hirarki Katolik Roma.

Penunjukkan terbaru ini diwarnai nama-nama pemimpin Gereja dari sejumlah negara berkembang.

Lima belas Kardinal baru juga berusia di bawah 80 tahun, ini artinya mereka berhak untuk bergabung dengan konklaf yang memilih Paus berikutnya.

Nama-nama tersebut mencakup Uskup Soane Patita Paini Mafi dari Tonga, Polinesia; dan Uskup Agung Charles Maung Bo dari Myanmar.

Lima belas Kardinal baru yang dipilih Paus Francis berusia di bawah 80 tahun, membuat mereka berhak untuk memilih Paus yang baru di masa mendatang.

Uskup Soane mengatakan, hal ini merupakan prestasi membanggakan, untuk bisa terpilih dari sebuah Gereja kecil di Pasifik. "Di satu sisi, itu bukan hanya untuk Tonga, tapi juga untuk Oceania. Senang bisa melihat perkembangan seperti ini dari Vatikan," ujarnya. Ia menambahkan, “Ada dua dari kami ada John Dew dari Keuskupan Agung Wellington yang juga ditunjuk sehingga kami berdua akan menjadi penyeimbang untuk mewakili Gereja-gereja di sini.”

Uskup Agung Thailand, Francis Xavier Kriengsak Kovithavanij, dan Uskup asal Vietnam, Pierre Nguyen Van Nhon, juga ada di antara para Kardinal baru yang ditunjuk Paus Franciscus.

Kardinal juga dipilih dari Ethiopia, Cape Verde, Meksiko, Panama, Uruguay, Italia, Spanyol, Argentina, Kolombia dan Portugal.

Hanya satu dari mereka yang baru terpilih berasal dari Kuria, wilayah administrasi Vatikan, yang sebelumnya dijanjikan Paus Francis untuk dirombak. Bulan lalu, Paus mengatakan, Kuria terinfeksi obsesi mengejar karir, sifat licik, keserakahan dan ‘Alzheimer’s spiritual’.

Para pengamat mengatakan, para Kardinal baru, yang akan resmi bertugas bulan depan, lebih mencerminkan keragaman dan persebaran Gereja, serta menunjukkan komitmen Paus terhadap orang miskin.

Ini adalah kali kedua Paus Francis menggunakan penunjukan Kardinal sebagai langkah untuk mereformasi 1,2 milyar Gereja anggotanya.

Penunjukkan 20 Kardinal baru ini meningkatkan peluang bahwa Paus berikutnya, seperti Paus Francis, kemungkinan berlatar belakang non-Eropa.

Paus Francis membacakan nama 20 kardinal baru itu di hadapan puluhan ribu orang di Lapangan Santo Petrus, saat melakukan khotbah minggunya.

Menurut Juru Bicara Vatikan, Pastor Federico Lombardi, ini adalah pertama kalinya bagi Kardinal asal Myanmar, Tonga dan Cape Verde ditunjuk.

Ia mengatakan, Paus ‘tak merasa terikat oleh tradisi’ bahwa beberapa kota besar di Italia, atau tempat lain di Eropa atau di Amerika Serikat, secara otomatis memiliki Kardinal untuk memimpin mereka.

Tidak ada Kardinal baru dari Amerika Utara yang terpilih karena jumlah mereka ‘sudah cukup besar’, kata Pastor Federico. Ada 15 Kardinal pemilih di Amerika Serikat dan Kanada.

Penunjukan yang diumumkan hari Minggu (4/1/2015) ini membuat jumlah total Kardinal menjadi 228 orang, 125 dari mereka adalah Kardinal pemilih dan 103-nya non-pemilih.

See Also

Kota Surabaya Raih Guangzhou Awards 2018
Dubes Indonesia Untuk Arab Saudi Benarkan Rilis Soal Rizieq Shihab Darinya
Dunia Kembali Dihantui Era Perang Dingin
2 Negara Eropa Kecam Rencana Amerika Serikat Keluar Dari Perjanjian INF
Rusia Tuding Amerika Serikat Bermain Kasar
Presiden AS Batalkan Perjanjian Nuklir 1987 Dengan Rusia
Terlibat Skandal Gratifikasi Seks, Pejabat Imigrasi Singapura Diadili
Teleskop NASA Temukan 2 Planet Baru
Najib Razak Ditahan SPRM
Mantan PM Malaysia Ditahan
Najib Razak Ditahan KPK Malaysia
3 Kapal Perang Jepang Bersandar Di Pelabuhan Tanjung Priok
NASA Klaim Planet Proxima Centauri B Bisa Dihuni
Harun Yahya Tuduh Penangkapan Dirinya Konspirasi Inggris
Harun Yahya Ditangkap Kepolisian Turki
Eks Navy Seal Tewas Dalam Evakuasi Tim Sepak Bola Dari Gua Thailan
Pelaku Penembakan Brutal Staf Capital Gazette Ditangkap
Penembakan Staf Koran Capital Gazette
Seorang Ayah Tendang Dan Tinju Anak Sendiri Ditangkap
Turki Adakan Pemilu Hari Ini
Arab Saudi Resmi Mencabut Larangan Perempuan Menyetir
Gempa Guncang Osaka
Inggris Permudah Pengajuan Visa Bagi Pelajar Indonesia
Amerika Serikat Keluar Dari Dewan HAM PBB
PM Malaysia Mahathir Mohamad Umumkan Gaji Menteri Dipangkas 10 Persen
jQuery Slider

Comments

Archives :20182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 7.070.313 Since: 07.04.14 | 0.605 sec