YouTube Facebook Twitter RSS
21 Nov 2017, 0

Internasional

Paus Fransiskus Angkat 20 Kardinal Baru

Monday, 05 January 2015 | View : 471

siarjustisia.com-ROMA.

Pemimpin Gereja Katolik sekaligus Kepala Negara dari Negara Kota Vatikan, Paus ke-266, Paus Franciscus/Fransiskus yang lahir dengan nama Jorge Mario Bergoglio yang adalah seorang Imam Yesuit pertama dan orang Amerika Latin keturunan Italia pertama yang terpilih sebagai Paus pada Konklaf Kepausan 2013 hari kedua 13 Maret 2013, telah mengangkat 20 Kardinal baru yang masuk ke dalam kelompok hirarki Katolik Roma.

Penunjukkan terbaru ini diwarnai nama-nama pemimpin Gereja dari sejumlah negara berkembang.

Lima belas Kardinal baru juga berusia di bawah 80 tahun, ini artinya mereka berhak untuk bergabung dengan konklaf yang memilih Paus berikutnya.

Nama-nama tersebut mencakup Uskup Soane Patita Paini Mafi dari Tonga, Polinesia; dan Uskup Agung Charles Maung Bo dari Myanmar.

Lima belas Kardinal baru yang dipilih Paus Francis berusia di bawah 80 tahun, membuat mereka berhak untuk memilih Paus yang baru di masa mendatang.

Uskup Soane mengatakan, hal ini merupakan prestasi membanggakan, untuk bisa terpilih dari sebuah Gereja kecil di Pasifik. "Di satu sisi, itu bukan hanya untuk Tonga, tapi juga untuk Oceania. Senang bisa melihat perkembangan seperti ini dari Vatikan," ujarnya. Ia menambahkan, “Ada dua dari kami ada John Dew dari Keuskupan Agung Wellington yang juga ditunjuk sehingga kami berdua akan menjadi penyeimbang untuk mewakili Gereja-gereja di sini.”

Uskup Agung Thailand, Francis Xavier Kriengsak Kovithavanij, dan Uskup asal Vietnam, Pierre Nguyen Van Nhon, juga ada di antara para Kardinal baru yang ditunjuk Paus Franciscus.

Kardinal juga dipilih dari Ethiopia, Cape Verde, Meksiko, Panama, Uruguay, Italia, Spanyol, Argentina, Kolombia dan Portugal.

Hanya satu dari mereka yang baru terpilih berasal dari Kuria, wilayah administrasi Vatikan, yang sebelumnya dijanjikan Paus Francis untuk dirombak. Bulan lalu, Paus mengatakan, Kuria terinfeksi obsesi mengejar karir, sifat licik, keserakahan dan ‘Alzheimer’s spiritual’.

Para pengamat mengatakan, para Kardinal baru, yang akan resmi bertugas bulan depan, lebih mencerminkan keragaman dan persebaran Gereja, serta menunjukkan komitmen Paus terhadap orang miskin.

Ini adalah kali kedua Paus Francis menggunakan penunjukan Kardinal sebagai langkah untuk mereformasi 1,2 milyar Gereja anggotanya.

Penunjukkan 20 Kardinal baru ini meningkatkan peluang bahwa Paus berikutnya, seperti Paus Francis, kemungkinan berlatar belakang non-Eropa.

Paus Francis membacakan nama 20 kardinal baru itu di hadapan puluhan ribu orang di Lapangan Santo Petrus, saat melakukan khotbah minggunya.

Menurut Juru Bicara Vatikan, Pastor Federico Lombardi, ini adalah pertama kalinya bagi Kardinal asal Myanmar, Tonga dan Cape Verde ditunjuk.

Ia mengatakan, Paus ‘tak merasa terikat oleh tradisi’ bahwa beberapa kota besar di Italia, atau tempat lain di Eropa atau di Amerika Serikat, secara otomatis memiliki Kardinal untuk memimpin mereka.

Tidak ada Kardinal baru dari Amerika Utara yang terpilih karena jumlah mereka ‘sudah cukup besar’, kata Pastor Federico. Ada 15 Kardinal pemilih di Amerika Serikat dan Kanada.

Penunjukan yang diumumkan hari Minggu (4/1/2015) ini membuat jumlah total Kardinal menjadi 228 orang, 125 dari mereka adalah Kardinal pemilih dan 103-nya non-pemilih.

See Also

Polisi LA Selidiki Tuduhan Pemerkosaan Terhadap Ed Westwick
Polri Benarkan Penangkapan WNI Isteri Tokoh ISIS Marawi
Sultan Selangor Kecewa Terhadap Mahathir Mohamad Soal Bugis
PBB Anugerahi Surabaya Penghargaan Global Green City
Imigran Asal Uzbekistan Tersangka Pembunuh Delapan Orang Di New York
Delapan Orang Tewas Dalam Aksi Teror Di New York
Tiga Juta Masyarakat Kongo Terancam Kelaparan
Dua Tewas Dalam Penembakan Di Grambling State University
Panglima TNI Ditolak Masuk AS
Dubes AS Minta Maaf Ke Menlu Soal Penolakan Panglima TNI
Empat Kapal Perang India Tiba Di Jakarta
Korea Utara Mau Berunding Dengan Syarat
Arab Saudi Sambut Baik Rekonsiliasi Palestina
Enam Tentara Mesir Tewas Dalam Serangan Di Sinai
Konvoi Pertama Militer Turki Masuki Idlib
Indonesia Sambut Baik Rekonsiliasi Hamas-Fatah
Hamas Dan Fatah Bersatu
Amerika Serikat Menarik Diri Dari UNESCO
Presiden Joko Widodo Terima Kunjungan Perdana Menteri Laos Di Istana Bogor
Bangladesh Hancurkan Kapal Pengangkut Pengungsi Rohingya
FBI Tegaskan Tak Ada Bukti Penembakan Las Vegas Terkait Terorisme
Marilou Danley, Pacar Pelaku Penembakan Di Las Vegas
Wali Kota Surabaya Dinobatkan Sebagai Pemimpin Yang Menginspirasi
PBB Serukan Dukungan Lebih Banyak Buat Pengungsi Rohingya Dari Myanmar
Daftar Negara Yang Warganya Dilarang Masuk Ke Amerika Serikat
jQuery Slider

Comments

Archives :2017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 4.824.671 Since: 07.04.14 | 0.5638 sec