YouTube Facebook Twitter RSS
17 Jul 2019, 0

Ekonomi

General Motors Terancam Denda

Tuesday, 08 April 2014 | View : 514

siarjustisia.com-NEW YORK.

Untuk kedua kalinya dalam waktu kurang dari seminggu, raksasa otomotif Amerika Serikat (AS), General Motors Co. (GM) meminta maaf pada konsumen karena cacat yang ada pada produknya. Denda Rp 407 miliar pun membayangi mereka.

Ada masalah di stop-kontak pada mobil produksi GM yang membuat mesin tiba-tiba mati hingga kantung udara yang tidak berfungsi. Akibatnya, ada 13 kematian yang tercatat terjadi karena masalah ini.

Akhirnya, GM memutuskan untuk melakukan penarikan kembali atau recall 1,6 juta beberapa modelnya.

Kini, Badan Keselamatan Lalu Lintas dan Jalan Raya Amerika atau National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) tengah menyelidiki GM untuk melihat apakah pengumuman recall ini telat dilakukan atau tidak.

Bila terbukti terlambat, maka GM bisa didenda hingga US$ 35 juta atau sekitar Rp 407,15 miliar akibat hal ini.

Penarikan kembali akibat masalah ini bermula di model Chevrolet Cobalt dan Pontiac G5 pada bulan lalu yang kemudian diperluas beberapa waktu lalu untuk menyertakan beberapa Saturn, Solstice dan HHR yang diproduksi sejak 1 dekade lalu.

"Kami sangat menyesal dengan kejadian recall dan penyelidikan ini. Kami bermaksud untuk sepenuhnya bekerja sama dengan NHTSA dan kami menyambut kesempatan untuk membantu lembaga agar memiliki pemahaman penuh atas fakta-fakta yang ada," demikian pernyataan GM seperti dikutip Wall Street Journal seraya mengatakan recall akan dilakukan secara bertahap.

Dari 1,6 juta kendaraan yang ditarik, 1,3 juta diantaranya ada di Amerika Serikat yang mencakup model tahun 2003-2007.

Jika hakim memutuskan cacat stop kontak yang terkait dengan 13 kematian membuat mobil-mobil General Motors Co. (GM) terlalu berbahaya untuk dikendarai, produsen ini harus memberi tahu 2,59 juta pemilik kendaraan kecil yang ditarik untuk tetap memarkirnya hingga selesai diperbaiki.

Hakim Distrik Corpus Christi, Texas, Nelva Gonzales Ramos dijadwalkan memutuskan Kamis (3/4/2014) waktu setempat “apakah GM harus menjalankan hal itu?”. Solusi itu bertujuan untuk mencegah bertambahnya jumlah kecelakaan.

Perintah untuk memarkir kendaraan itu keluar bersamaan dengan rencana gugatan class action senilai US$ 10 miliar. Gugatan sebesar itu untuk mengganti kerugian karena valuasi Chevrolet Cobalts dan mobil-mobil mini lainnya turun akibat ditarik.

Chief Executive Officer (CEO) GM, Mary Barra pekan ini dicecar oleh Kongres AS terkait cacat dan penarikan itu.

Seorang Senator menyebut GM memiliki budaya sembunyi tangan dan lainnya memperkirakan akan ada gugatan pidana.

GM digugat para pemilik mobil dan investor di Michigan, California, dan beberapa negara bagian lain.

Gugatan juga menyangkut cedera atau kematian. Cacat pada kendaraan-kendaraan itu dilaporkan sudah terjadi setidaknya 10 tahun dan tidak diperbaiki. “GM pada masa lalu fokus pada biaya-biaya dan sekarang konsumen menjadi kompas kami,” ujar Mary Barra kepada para anggota Dewan Perwakilan dan Senat AS.

Mary Barra sudah bertemu keluarga para korban kecelakaan itu di kantornya. Ia menyalami 22 anggota keluarga, secara pribadi mohon maaf. Saat ditanya mengenai kemungkinan harus diparkir hingga selesai diperbaiki, Mary Barra mengatakan mobil-mobil itu aman untuk dikendarai. (bloomberg)

See Also

Bursa Asia Ditutup Tergerus
Ditunggu Warga, Pensertifikatan Tanah Massal Di TMMD Kalikondang
Bursa Asia Bervariasi
Bursa Asia Bervariasi
Wall Street Menguat
10 Maskapai Penerbangan Terbaik Di Dunia Tahun 2019
Boeing Tak Terima Pesanan Pesawat Sejak April 2019
Bursa Saham AS Turun
12 Pelabuhan & Bandar Udara Deklarasi Zona Integritas
Rabobank Indonesia Resmi Hengkang Dari Indonesia
Bursa Asia Ditutup Bervariasi
Bursa Saham AS Ditutup Turun
Bursa Saham AS Menguat
Tingkatkan Harga Yang Maksimal, Babinsa 13/Karangawen Bantu Petani Jemur Hasil Panen
Bantu Percepatan Pembangunan, Danramil 01/Demak Kota Hadiri Musrembangdes
Babinsa 09/Karangtengah Beri Motivasi Kepada Para Petambak Bandeng
Tingkatkan Motivasi Petani Swasembada Pajale, Babinsa 13/Karangawen Bantu Panen Jagung
Babinsa 01/Demak Dampingi Program Kotaku Di Desa Mulyorejo
Antisipasi Kelangkaan Dan Kestabilan Harga Pupuk, Babinsa 12/Mranggen Cek Langsung
Wall Street Menguat
Semangat Babinsa Koramil 09/Karangtengah Dampingi Panen Perdana MT I
Bersama Warga, Babinsa 06/Wedung Siap Sukseskan Swasembada Pangan
Kontrol Hasil Panen, Babinsa 03/Wonosalam Lakukan Pengubinan Padi
Mendesa Klaim Bank Dunia Contoh Indonesia Terkait Penganggaran Dana Desa
Mulai Hari Ini Harga Pertamina Dex, Dexlite, Pertamax, Pertalite Turun
jQuery Slider

Comments

Archives :201920182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 8.100.192 Since: 07.04.14 | 0.5501 sec