YouTube Facebook Twitter RSS
17 Nov 2018, 0

Hot News

Penulis Novel Laskar Pelangi, Hadir Di Pemakaman Mahar

Wednesday, 14 January 2015 | View : 681

siarjustisia.com-PANGKAL PINANG.

Kabar duka meruyak sejak Senin (12/1/2015) siang mengenai meninggalnya Verrys Yamarno. Mahasiswa Institut Kesenian Jakarta itu ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa di kamar indekosnya di kawasan Senen, Jakarta Pusat.

Verrys Yamarno berperan sebagai Mahar dalam film Laskar Pelangi. Verrys Yamarno (18), pemeran Mahar dalam film Laskar Pelangi, ditemukan tewas di kamar kosnya di Jalan Kramat V, Kenari, Senen, Jakarta Pusat, Senin (12/1/2015).

Pemain film 'Laskar Pelangi' Verrys Yamarno ditemukan meninggal di kos nya di Jalan Kramat V RT05/RW09 No.13 Kelurahan Kenari, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat pada Senin (12/1/2015) sore.

Dugaan sementara, Verrys Yamarno meninggal akibat sakit yang dideritanya. Mendiang beberapa kali mengeluhkan sakit kepala kepada teman indekos, tetapi selalu menolak apabila diajak untuk berobat ke rumah sakit.

Verrys Yamarno meninggalkan kesan bagi sebagian masyarakat Indonesia yang pernah menikmati kisah Laskar Pelangi, sebuah tetralogi novel yang ditulis oleh Andrea Hirata yang mengisahkan perjuangan murid SD di Belitung, Kepulauan Bangka Belitung. Dari 10 bocah yang diasuh oleh pengajar bernama Bu Muslimah, ada seorang bocah bernama Mahar Ahlan bin Jumadi Ahlan bin Zubair bin Awam.

Saat novel tersebut difilmkan, peran bocah itu dilakoni oleh Mahar. Aktingnya berhasil memikat mata penonton film itu, termasuk saat dia menyanyikan ”Bunga Seroja” di film tersebut.

Kepergian mendadak Verrys Yamarno yang selama ini dikenal sebagai Mahar dalam film Laskar Pelangi menyisakan kesedihan mendalam bagi sahabat Verrys Yamarno. Tak terkecuali Andrea Hirata, penulis novel Laskar Pelangi.

Untuk menghormati mendiang Verrys Yamarno, Andrea Hirata terbang ke Belitung. Ia memang sengaja mengantar kepergian Verrys Yamarno ke peristirahatannya yang terakhir di kampung halamannya.

"Saya sedang dalam perjalanan menuju Belitung Timur untuk mengantar Verrys ke peristirahatannya yang terakhir. Di sana mungkin saya juga akan bertemu dan berbicara dengan orangtua Verrys," ungkap Andrea saat dihubungi melalui telepon, Selasa (13/1/2015).

Ia bercerita kalau sangat kehilangan sosok Verrys Yamarno yang dianggapnya sudah seperti bagian dari keluarganya sendiri.

"Dia itu sosok yang baik dan periang. Saya kenal dia dan juga keluarganya sejak lama, jadi saya sudah anggap Verrys seperti adik saya sendiri. Makanya ketika saya mengetahui Verrys meninggal saya merasa sangat kehilangan dia," lanjutnya.

Andrea Hirata menduga kepergian mendadak sosok Mahar di film 'Laskar Pelangi' disebabkan oleh penyakit yang dideritanya.

"Dia itu dua tahun lalu sempat kecelakaan parah dan sempat mengalami koma akibat kepalanya terbentur saat kecelakaan. Jadi saya menduga meninggalnya Verrys akibat efek kecelakaan itu yang sedang kambuh karena sejak kecelakaan itu dia sering mengeluh sakit kepala sampai muntah-muntah juga," tutur Andrea Hirata.

Usai disemayamkan di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta, jenazah Verrys Yamarno langsung dibawa ke tanah kelahirannya di daerah Belitung Timur pada Selasa (13/1/2015) dini hari tadi untuk dimakamkan disana.

Kabar meninggalnya Verrys Yamarno pun menjadi perbincangan di media sosial sejak Senin kemarin sore. Penyebutan kata ”Verrys” di Twitter, menurut layanan analisis Topsy, melejit menjadi 19.000 kali dalam waktu kurang dari 24 jam. Kebanyakan tweet yang muncul adalah ucapan belasungkawa atas berpulangnya Verrys Yamarno.

Linimasa juga dipenuhi gambar Verrys Yamarno sewaktu memerankan Mahar, bocah yang berkalung radio transistor di tengah padang rumput. Akun @hexaikon mengunggah gambar dari adegan Mahar dalam karnaval 17 Agustus dengan diimbuhi pesan ”#RIPMahar.. Thanks for beautiful awesome talented cheerful Mahar, u inspiring me.. Seriously my fave character.”

”Baru saja mendarat di Jakarta. Sangat sangat sangat berduka mendengar kabar perginya laskar pelangiku Verrys ’Mahar’ Yamarno,” kicau akun @Mirles milik Sutradara Mira Lesmana pada Senin (12/1/2015) malam.

Beberapa pengguna juga berbagi kesan dan pelajaran yang dipetik dari peran Mahar maupun kisah di Laskar Pelangi, seperti akun @IndraTriyanto98 yang bercuit bahwa film tersebut menginspirasinya untuk terus berani bermimpi dan berjuang mewujudkan mimpi. Akun Facebook-nya juga menjadi tempat bagi para penggemar untuk meninggalkan kata perpisahan.

Selamat jalan, Mahar. Semoga tenang di sisi-Nya.

See Also

Artis Senior Titi Qadarsih Meninggal
Presiden Jokowi Sampaikan Belasungkawa Untuk Korban KM Sinar Bangun
Pernyataan Presiden Jokowi Terkait Musibah KM Sinar Bangun Di Perairan Danau Toba
Dandim 0716/Demak Tarling Perdana Bersama Bupati
Kodim 0716/Demak Dan GP Ansor Milik Warga Demak
Tangkal Radikalisme, Babinsa Bangun Komunikasi Dengan GP Ansor
Menangkal Gerakan Radikal Teroris Kaum Perempuan: Belajar Dari Sunan Kudus
Pendiri Matahari Group Ditemukan Meninggal Di Sungai Ciliwung
Selamat Jalan Bang Indra Sahnun Lubis
Kasubdit Regident Ditlantas Polda Jabar Meninggal Dunia
Perdana Menteri Jepang Bubarkan Majelis Rendah Parlemen
Press Release MESANIH Pelayanan Jasa Online Berbasis Budaya Lokal
Kodim 0721/Blora Gelar Doa Bersama 171717
Kodim 0716/Demak Gelar Doa Bersama Pada 171717
Doa Bersama 171717 Demi Keutuhan NKRI
Dandim 0721/Blora Ajak Warga Blora Doa Bersama
Rektor UMK Tegaskan Tolak Narkoba Dan Paham Radikal
Dandim 0716/Demak Tangkal Radikalisme Lewat Mujahadah
Rotasi Sejumlah Perwira Tinggi Dan Perwira Menengah Di Tubuh Polri
PAN Walk Out Dari Paripurna RUU Pemilu
Kodim 0716/Demak Kehilangan Putra Terbaik Bangsa
Julia Perez Meninggal
Ulama NU KH Hasyim Muzadi Wafat Kamis Pagi
Kapolri Beri Penghargaan Ke 5 Kapolres Terbaik
Pengambilan Sumpah 64 Advokat Peradin Oleh PT Banten
jQuery Slider

Comments

Archives :20182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 6.962.662 Since: 07.04.14 | 0.6043 sec