YouTube Facebook Twitter RSS
19 Dec 2018, 0

Olahraga

Arema Cronus Juara Inter Island Cup 2014

Sunday, 01 February 2015 | View : 794

siarjustisia.com-PALEMBANG.

Duel laga final Inter Island Cup (IIC) 2014 antara dua raksasa ISL, Arema Cronus dan Persib Bandung berlangsung sengit. Arema Cronus Indonesia akhirnya tampil sebagai juara Inter Island Cup (IIC) 2014 setelah sukses menghantam Persib Bandung dengan skor tipis 2-1, lewat babak tambahan waktu di Stadion Gelora Sriwijaya, Palembang, Minggu (1/2/2015) malam.

Laga final turnamen yang sudah tertunda setahun lebih tersebut, seakan menjadi panggung pemain asing. Tiga gol yang tercipta, dicetak seluruhnya oleh pemain asing.

Final Inter Island Cup 2014 mencapai puncak di interval kedua.  Arema Cronus dan Persib Bandung masing-masing mampu mencetak gol untuk menyeimbangkan kedudukan. Vladimir Vujovic dan Fabiano Beltrame menjadi tokoh protagonis buat masing-masing kubu. Gol dari dua pemain asing itu membuat pertandingan terpaksa dilanjutkan ke babak extra-time.

Partai ini seharusnya digelar tahun lalu namun berbagai faktor membuat pertemuan tim Jawa Barat dan Jawa Timur ini baru bisa digelar sekarang. Tempat pertandingan pun sempat berubah-ubah sampai kemudian diputuskan partai ini digelar di Stadion Jakabaring.

Pelatih Persib, Djadjang Nurdjaman, menjadikan partai ini untuk menjajal kemampuan pemain asal Brasil, Maycon Calijury dengan menempatkannya sebagai starter di lini depan. Kiper yang baru pulih dari cedera, I Made Wirawan, juga tampil sejak menit pertama di bawah mistar. Sementara pemain yang tengah menjalani seleksi di Persib, Koh Traore, juga ditempatkan di bangku cadangan.

Pada babak pertama, laga berjalan seru. Kedua tim saling bergantian melakukan serangan. Namun, Persib Bandung yang lebih unggul penguasaan bola, mampu penciptakan tiga peluang bagus. Sebaliknya, Arema Cronus hanya mendapatkan satu peluang bagus. Tapi, pada 45 menit babak pertama, skor bertahan 0-0. Tidak ada gol tercipta di babak pertama.

Meski banyak mendapat peluang, Persib Bandung yang mendominasi pertandingan gagal mencetak gol. Kedua tim tak ada yang mampu menjebol gawang lawan pada babak pertama.

Pada awal babak kedua, Persib Bandung memasukkan Koh Traore untuk menggantikan Maycon sebagai striker. Pada babak kedua, Persib Bandung memasukkan striker seleksi Koh Traore. Tapi, bukan gol yang didapat, Maung Bandung justru kebobolan dari titik putih melalui Fabiano Beltrame menit ke-49. Saat babak kedua baru berjalan empat menit, Arema Cronus mencetak gol dari titik penalti yang dilesakkan Fabiano Beltrame. Dalam laga di Stadion Jakabaring, Palembang ini, Arema Cronus sempat unggul lebih dulu berkat gol penalti Fabiano Beltrame.

Arema Cronus baru bisa membuka keunggulan di menit 49 melalui titik putih. Penalti diberikan setelah pemain Persib, Tony Sucipto dianggap melakukan hands-ball di dalam kotak terlarang. Bola sepakan Ahmad Bustomi mengenai tangan Tony Sucipto. Wasit memberikan hadiah tendangan dari titik putih kepada Arema Cronus menyusul handsball yang dilakukan bek Persib Tony Sucipto. Wasit langsung menunjuk titik putih. Fabiano Beltrame yang ditunjuk sebagai algojo menjalankan tugas dengan sempurna. Skor 1-0 Arema Cronus unggul.

Arah bola hasil eksekusi Fabiano Beltrame sebenarnya bisa dibaca oleh kiper I Made Wirawan. Namun bola meluncur dengan cepat sehingga tak bisa diredam oleh mantan kiper Persiba Balikpapan itu.

Persib Bandung  tak tinggal diam setelah tertinggal. Persib berupaya menyamakan skor dengan terus melakukan serangan. Setelah tertinggal praktis permainan dikuasai pasukan Maung Bandung.

Keunggulan Arema tidak bertahan lama karena Persib Bandung mampu menyamakan skor berkat sundulan Vladimir Vujovic.

Memasuki menit ke-68, pelatih kepala sejak tahun 2012, Djadjang Nurdjaman memutuskan menarik keluar Koh Traore dan memasukkan Firman Utina. Koh Traore yang dianggap tak efektif, dia pun memasukkan Firman Utina pada menit ke-70. Itu berarti striker yang tengah menjalani seleksi di Persib itu hanya diberi kesempatan tampil 23 menit. 

Lima menit berselang, berawal dari crossing Firman Utina, Vladimir Vujovic berhasil menyundul bola. Menit 75, bek jangkung Persib Bandung, Vladimir Vujovic berhasil menjangkau bola umpan lambung dari Firman Utina. Bola tandukan Vladimir Vujovic tidak mampu diamankan kiper Arema, Made Wardhana dan membuat skor 1-1 yang bertahan sampai menit akhir.

Upaya Persib akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-75. Sebuah umpan silang yang dilepaskan Firman berhasil disundul Vladimir Vujovic dan membuat kiper Arema, I Made Wardhana, terpana. Bola melesak masuk dan skor pun berubah 1-1. 

Menit ke-81, Persib kembali mendapat peluang. Mendapat umpan dari Tantan dari sisi kiri, Firman mengeksekusi bola. Namun gol yang seharusnya terjadi digagalkan tiang kanan gawang Wardhana.

Tiga menit kemudian, Arema mendapat peluang. Sebuah tendangan jarak jauh dari Feri Aman Saragih seharusnya menjadi gol. Namun kali ini Persib yang diselamatkan oleh tiang gawang. Hingga babak kedua usai skor tetap imbang 1-1 sehingga harus digelar babak tambahan.

Dua raksasa ISL, Arema Cronus dan Persib Bandung, harus ditentukan di extra time setelah keduanya bermain imbang 1-1 dalam pertandingan di Gelora Sriwijaya, Palembang, Minggu (1/2/2015). Pertandingan harus diselesaikan dengan babak tambahan karena setelah bermain 2x45 menit kedua tim bermain imbang 1-1. Skor 1-1 tidak berubah hingga peluit panjang. 2x45 menit tanpa pemenang, pertandingan berlanjut ke babak extra-time 2x15 menit.

Saat babak tambahan, Persib harus kehilangan Hariono yang diusir wasit karena mendapat kartu kuning kedua pada menit ke-99. Dua menit kemudian, Djadjang Nurdjaman memutuskan untuk menarik keluar Atep dan menggantikannya dengan Taufik. 

Pada menit ke-104, Firman Utina digotong keluar akibat cedera. Persib pun hanya bermain dengan sembilan pemain di waktu yang tersisa karena jatah pergantian pemain sudah habis.

Arema berupaya memanfaatkan keunggulan jumlah pemain dengan terus melakukan tekanan. Persib pun tak punya pilihan lain kecuali bertahan dan berupaya melakukan serangan balik. Stamina yang sudah jauh menurun membuat keadaan kian tak menguntungkan bagi Persib.

Arema Cronus mendapat peluang sehingga mampu membobol Persib Bandung pada menit 115. Arema Cronus akhirnya mencetak gol kemenangan lewat tendangan Sengbah Kennedy pada menit ke-115. Pada babak extra time, Sengbah Kennedy akhirnya mencetak gol saat laga memasuki menit ke-115. Sengbah Kennedy sukses membobol dengan tendangan keras. Sengbah Kennedy menjadi pahlawan Arema Cronus setelah menjebol gawang I Made Wirawan saat babak tambahan.

Gol berawal dari umpan Victor Igbonefo kepada Cristian Gonzales yang sudah di depan gawang. Striker Indonesia kelahiran Uruguay itu menahan bola yang kemudian dieksekusi Sengbah Kennedy dengan kaki kiri. Skor berubah 2-1 untuk keunggulan Arema.

Tak berapa lama Arema Cronus harus bermain dengan 10 pemain. Feri Arman Saragih diganjar kartu merah setelah mendapat kartu kuning kedua. Namun dalam waktu yang tersisa Persib Bandung tak mampu mencetak gol balasan.

Keunggulan Arema bertahan hingga peluit panjang berbunyi. Skor 2-1 untuk Arema Cronus bertahan sampai laga extra time usai. Persib Bandung bertekuk lutut 1-2 dalam laga ini. Arema Cronus pun juara  Inter Island Cup (IIC) 2014.

Harapan Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar agar Persib Bandung yang juara Inter Island Cup (IIC) 2014 akhirnya tidak terwujud. Persib Bandung justru disikat Arema Cronus di laga final dengan skor 1-2 di Stadion Gelora Sriwijaya, Palembang, Minggu (1/2/2015) malam.

"Meskipun Hariono di kartu merah dan Firman Utina cedera, insya Allah tetap yakin dan optimis #PERSIBJuara !!!," tulis Deddy Mizwar di akun Twitter-nya @Deddy_Mizwar_, beberapa saat yang lalu.

Namun keyakinan Deddy Mizwar berbeda dengan kondisi yang terjadi di lapangan. Gol Sengbah Kennedy di laga extra time pada menit ke-115 mengantarkan Arema Cronus meraih juara ICC. Meski demikian, pasangan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan tersebut memuji penampilan pemain Persib Bandung. Karena walau tersisa 9 pemain, Persib Bandung tetap memberikan perlawanan sengit kepada Arema Cronus hingga laga usai.

"Selamat untuk kemenangan AREMA dan terima kasih untuk perjuangan pantang menyerah dari PERSIB. Tegakkan badanmu...Tegakkan kepalamu PERSIB!!!," cuit Deddy Mizwar.

See Also

Persija Jakarta Juara Liga 1 Tahun 2018
Melalui Senam Aerobik, Persit Kodim 0716/Demak Jalin Kebersamaan
Hempaskan UEA 1-0, Indonesia U-19 Melaju Ke Perempat Final
Presiden Joko Widodo Dan Petinggi Negara Ikut Pecahkan Rekor Dunia Poco-Poco
Pemecahan Rekor Dunia Poco-Poco
Dandim 0716/Demak Ajak Danramil Beserta Perwira Staf Untuk Bertanding Bola Voli
Kodim 0716/Demak Dan Polres Siap Amankan Pengambilan Api Abadi Di Mrapen
Menko PMK Bilang Manfaatkan Asian Games 2018 Untuk Tingkatkan UKM, Ekonomi, Dan Parawisata
Muhammad Zohri Juarai Lari 100 Meter Putra Kejuaraan Dunia Atletik U-20
Kalahkan Inggris 2-1, Kuda Hitam Kroasia Bikin Kejutan Maju Ke Final
Kalahkan Belgia Skor Tipis 1-0, Prancis Capai Final Piala Dunia 2018
Dandim 0716/Demak Bersama Kapolres Buka Turnamen Usia Dini Se-Jateng Dan DIY
Kento Momota Rebut Gelar Indonesia Terbuka Untuk Kedua Kalinya
Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo Raih Gelar Indonesia Terbuka 2018
Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir Juara Indonesia Terbuka 2018
Hempaskan Tuan Rumah 4-3 Lewat Adu Penalti, Kroasia Capai Semi Final
Tekuk Swedia 2-0, Inggris Melaju Ke Semi Final
Tenggelamkan Brazil 2-1, Belgia Maju Ke Semi Final
Prancis Maju Ke Semi Final Setelah Menang Telak 2-0 Atas Uruguay
Kemenpora Sosialisasikan ASIAN Games Di Kudus
TNI-Polri Bersinergi Dengan Bermain Bola Bersama Forkopimcam Dan Lurah Se-Kecamatan Demak
KONI Demak Akan Gelar Lomba Panahan Tingkat Provinsi
Singkirkan Argentina 4-3, Prancis Maju Ke Perempat Final
Belgia Menang Tipis 1-0 Atas Inggris
Tunisia Tundukkan Panama 2-1
jQuery Slider

Comments

Archives :20182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 7.119.892 Since: 07.04.14 | 0.6592 sec