YouTube Facebook Twitter RSS
19 Dec 2018, 0

Hukum

Kementerian Agraria Akan Sertifikasi 47 Pulau Terluar

Tuesday, 03 February 2015 | View : 1896

siarjustisia.com-JAKARTA.

Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Badan Pertanahan Nasional (BPN) kembali akan menyertifikasi 47 pulau terluar dari total 92 pulau terluar di seluruh Indonesia.

"Dengan pensertifikasian ke 47 pulau terluar itu, kita menargetkan akhir 2015 ini seluruh pulau terluar (92 pulau) sudah tersertifikasi dan sudah tercatat di Mahkamah Internasional agar tak ada sengketa dengan Negara tetangga," tegas Menteri ATR/Kepala BPN Ferry Mursyidan Baldan dalam siaran persnya, Senin (2/2/2015).

Berdasarkan Perpres No.78 Tahun 2005 yang ditandatangani oleh Presiden Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada 29 Desember 2005, ada 92 pulau di wilayah Indonesia berbatasan langsung dengan negara tetangga di antaranya adalah Malaysia (22), Vietnam (2), Filipina (11), Palau (7), Australia (23), Timor Leste (10), India (13), Singapura (4) dan Papua Nugini (1).

Ke-92 pulau tersebut tersebar di 18 provinsi Indonesia yaitu Nanggroe Aceh Darussalam (6), Sumatera Utara (3), Kepulauan Riau (20), Sumatera Barat (2), Bengkulu (2), Lampung (1), Banten (1), Jawa Barat (1), Jawa Tengah (1), Jawa Timur (3), Nusa Tenggara Barat (1), Nusa Tenggara Timur (5), Kalimantan Timur (4), Sulawesi Tengah (3), Sulawesi Utara (11), Maluku Utara (1), Maluku (18), Papua (6) dan Papua Barat (3).

Inilah nama-nama 92 Pulau Terluar itu serta letaknya masing-masing di wilayah administrasi provinsi di Indonesia:

NANGGROE ACEH DARUSSALAM:

1. Pulau Simeulucut.

2. Pulau Salaut Besar.

3. Pulau Raya.

4. Pulau Rusa.

5. Pulau Benggala.

6. Pulau Rondo.

SUMATERA BARAT:

7. Pulau Sibarubaru.

8. Pulau Sinyaunyau.

SUMATERA UTARA:

9. Pulau Simuk.

10. Pulau Wunga.

11. Pulau Berhala.

RIAU:

12. Pulau Batu Mandi.

13. Pulau Karimun Kecil.

4. Pulau Nipa.

15. Pulau Pelampong.

16. Pulau Batu Berhanti.

17. Pulau Nongsa.

KEPULAUAN RIAU:

18. Pulau Sentut.

19. Pulau Tokong Malang Biru.

20. Pulau Damar.

21. Pulau Mangkai.

22. Pulau Tokong Nanas.

23. Pulau Tokong Belayar.

24. Pulau Tokong Boro.

25. Pulau Semiun.

26. Pulau Sebetul.

27. Pulau Sekatung.

28. Pulau Senua.

29. Pulau Subi Kecil.

30. Pulau Kepala.

31. Pulau Iyu Kecil.

BENGKULU:

32. Pulau Enggano.

33. Pulau Mega.

LAMPUNG:

34. Pulau Batu Kecil.

BANTEN:

35. Pulau Deli.

JAWA BARAT:

36. Pulau Manuk.

JAWA TENGAH:

37. Pulau Nusa Kambangan.

JAWA TIMUR:

38. Pulau Nusa Barung.

39. Pulau Sekel.

40. Pulau Penehan.

KALIMANTAN TIMUR:

41. Pulau Sebatik.

42. Pulau Gosong Makasar.

43. Pulau Maratua.

44. Pulau Sambit.

SULAWESI TENGAH:

45. Pulau Lingian.

46. Pulau Salando.

47. Pulau Dolangan.

SULAWESI UTARA:

48. Pulau Bangkit.

49. Pulau Manterawu.

50. Pulau Makalehi.

51. Pulau Kawalusu.

52. Pulau Kawio.

53. Pulau Marore.

54. Pulau Batu Bawaikang.

55. Pulau Miangas.

56. Pulau Marampit.

57. Pulau Intata.

58. Pulau Kakarutan.

MALUKU UTARA:

59. Pulau Jiew.

MALUKU:

60. Pulau Ararkula.

61. Pulau Karawiera.

62. Pulau Panambulai.

63. Pulau Kultubai Utara.

64. Pulau Kultubai Selatan.

65. Pulau Karang.

66. Pulau Enu.

67. Pulau Batu Goyang.

68. Pulau Larat.

69. Pulau Asutuban.

70. Pulau Selaru.

71. Pulau Batarkusu.

72. Pulau Masela.

73. Pulau Meatimiarang.

74. Pulau Leti.

75. Pulau Kisar.

76. Pulau Wetar.

77. Pulau Liran.

NUSA TENGGARA BARAT:

78. Pulau Sophialouisa.

NUSA TENGGARA TIMUR:

79. Pulau Alor.

80. Pulau Batek.

81. Pulau Dana.

82. Pulau Mangudu.

83. Pulau Dana.

PAPUA:

84. Pulau Budd.

85. Pulau Fani.

86. Pulau Miossu.

87. Pulau Fanildo.

88. Pulau Bras.

89. Pulau Bepondi.

90. Pulau Liki.

91. Pulau Kolepon.

92. Pulau Laag.

Dari 92 pulau terluar, ada 12 pulau yang terkritis. Pulau terluar paling kritis itu adalah Pulau Rondo di ujung barat laut Provinsi Aceh, Pulau Berhala di perairan timur Sumatera Utara, dan Pulau Nipah yang berbatasan dengan Singapura.

Selain itu, Pulau Sekatung di Laut Cina Selatan sebelah utara Kepulauan Riau; Pulau Marore, Miangas, dan Marampit di utara Provinsi Sulawesi Utara; Pulau Fani, Fanildo, dan Bras di sebelah barat laut Kepala Burung Provinsi Papua Barat berbatasan dengan negara kepulauan Palau.

Demikian pula Pulau Batek di Selat Ombai yang berada di antara pantai utara Nusa Tenggara Timur dan Oecussi, Timor Leste; Pulau Dana di bagian selatan Nusa Tenggara Timur yang berbatasan dengan Pulau Karang Ashmore, Australia.

Sejak tahun 2011 telah dianggarkan pembuatan talud untuk dua pulau terluar, yaitu Miangas dan Marore. Untuk mengantisipasi kerusakan yang berdampak tenggelamnya pulau-pulau terluar, saat ini disusun Rencana Induk Pengelolaan Batas Wilayah Negara dan Kawasan Perbatasan periode tahun 2012 2014. Sebagian anggaran digunakan untuk pembangunan talud. Tidak semua pulau terluar membutuhkan talud, tapi hanya pulau-pulau yang paling kritis saja. Hal ini juga untuk mengantisipasi kenaikan permukaan laut. Hasil riset Kementerian Kelautan dan Perikanan, diperkirakan kenaikan muka laut di wilayah perairan Indonesia mencapai 5-10 milimeter per tahun.

Penebangan mangrove, penggalian pasir, pengambilan karang, dan pembangunan yang menjorok ke laut di pulau-pulau kecil yang rentan tenggelam akibat pemanasan global yang menyebabkan naiknya muka laut dan cuaca ekstrem yang menimbulkan gelombang tinggi.

Bagi pulau yang ada penghuninya, BPN akan menerbitkan sertifikat atas nama masyarakat di sana. Sedangkan bagi pulau tak berpenghuni BPN akan menerbitkan atas nama Kementerian ATR/BPN. "Jika Kementerian lain ada yang akan menggunakan kita serahkan kepemilikannya. Yang jelas tetap milik Negara," tambah Ferry Mursyidan Baldan.

Menurut politikus Partai Nasional Demokrat (NasDem) ini, Ferry Mursyidan Baldan, upaya sertifikasi pulau terluar itu dibantu oleh TNI Angkatan Laut, terutama dalam menentukan batas dengan Negara-negara tetangga.

"Kita harapkan, dengan pensertifikasian pulau terluar, khususnya yang berbatasan langsung dengan negara tetangga, akan mencegah terjadinya konflik antarnegara," tutup politikus Partai NasDem tersebut, Ferry Mursyidan Baldan.

See Also

Pembunuh Keji Sopir Taksi Online Divonis 10 Tahun Penjara
KPK Tetapkan Mantan Pejabat Kemendagri Tersangka Korupsi 2 Gedung IPDN
KPK Pelajari Pengajuan JC Budi Mulya
Kemendes Didorong Bentuk Sekretariat Bersama Penanganan Masalah Dana Desa
Kapolri Kukuhkan Polda DIY Jadi Tipe A
KPK Periksa Petinggi Anak Usaha PT. PLN (Persero)
KPK Periksa Corporate Communication PT. PLN (Persero)
KPK Dalami Rekaman Percakapan Idrus Marham Dan Eni Maulani Saragih
Mabes Polri Selidiki Motif Penyerangan Polsek Metro Penjaringan
Sidang Lanjutan Julius Lobiua Mendengarkan 2 Keterangan Ahli
KPK Tahan Wakil Ketua DPR RI
KPK Usut Penggunaan Uang Korupsi Bupati Lampung Selatan
Kasus TPPU Bupati Lampung Selatan, KPK Sita 16 Bidang Tanah
Kronologi OTT DPRD Kalimantan Tengah
KPK OTT Anggota DPRD Kalteng
Bupati Cirebon Setelah Diperiksa Ditahan KPK
KPK Tetapkan Bupati Cirebon Tersangka
KPK Tangkap Bupati Cirebon
KPK Perpanjang Masa Penahanan Bupati Lampung Selatan Nonaktif
Uang Pengganti E-KTP, KPK Sita Rp 862 Juta Dari Setya Novanto
Keterangan Ahli Ketua DPD KAI DKI Jakarta Pada Sidang Lanjutan Julius Lobiua
TNI AL Ringkus Pelaku Narkoba Di Tanjung Ahus
TNI AL Gagalkan Penyelundupan 506 Gram Narkoba
Polisi Limpahkan Berkas Perkara Mantan Wali Kota Depok Ke Kejaksaan
Rekayasa Lalin Di KPU Saat Pengundian Nomor Urut Capres Cawapres
jQuery Slider

Comments

Archives :20182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 7.119.763 Since: 07.04.14 | 0.6114 sec