YouTube Facebook Twitter RSS
18 Nov 2018, 0

Nusantara

Gagalnya Sang Jenderal Menjadi Kapolri

siarjustisia.com-YOGYAKARTA.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengeluarkan sinyal kuat tidak akan melantik  Komjen Pol Budi Gunawan (BG) sebagai Kapolri. - See more at: http://www.jpnn.com/index.php?mib=berita.detail&id=285675#sthash.dCYDsK8a.dpuf

Presiden Indonesia ke-7 yang mulai menjabat sejak 20 Oktober 2014 terpilih bersama Wakil Presiden Drs. H. Muhammad Jusuf Kalla atau sering ditulis Jusuf Kalla saja atau JK dalam Pemilu Presiden (pilpres) 2014, Ir. H. Joko Widodo yang akrab disapa ‘Jokowi’ membatalkan pelantikan Komisaris Jenderal Polisi (Komjen Pol.) Drs. Budi Gunawan, S.H., M.Si., Ph.D. sebagai Kepala Polisi Republik Indonesia (Kapolri).

Kendati masih belum resmi, namun kabar ini dipertegas oleh pernyataan Ketua Tim Independen Prof. Dr. H. Ahmad Syafii Maarif, M.A. yang mengaku mendapat kabar tersebut melalui telepon langsung dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Ketua Tim 9 Ahmad Syafii Maarif mengatakan Komisaris Jenderal Polisi Budi Gunawan tidak akan dilantik menjadi Kepala Kepolisian oleh Presiden Joko Widodo. "B.G. tak akan dilantik, tinggal menunggu momen yang tepat untuk mengumumkan," beber Buya Syafii Maarif, sapaan akrab Syafii, kepada awak media, Selasa (3/2/2015) malam.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) sempat menelepon Buya Syafii Maarif untuk mengabarkan keputusan penting ini. "Ya, sumbernya sah," dia membenarkan. "Ya saya mendapatkan telepon dari Pak Presiden yang menyatakan tidak akan melantik BG sebagai Kapolri," tambah mantan Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah periode 1999-2005, Buya Syafii Maarif di Yogyakarta, Rabu (4/2/2015).

Namun Buya Syafii Maarif tak tahu kapan Presiden Joko Widodo akan mengumumkan pembatalan Komjen Pol. Budi Gunawan sebagai Kapolri. "Belum ada momen. Saya bilang ke beliau, lebih cepat lebih baik," kata tokoh Muhammadiyah ini.

Anggota Tim 9, Imam Prasodjo, meminta Presiden segera mengumumkan status Komjen Pol. Budi Gunawan untuk menyelesaikan kemelut antara Polri dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Presiden tak perlu lagi mengulur waktu. Imam Prasodjo meminta Presiden Jokowi mengumumkan keputusannya sebelum bertolak ke Malaysia pada Kamis (5/2/2015).

"Presiden tak perlu cari rekomendasi lagi karena dia sudah dengar dari atas, bawah, kanan, dan kiri. Kalau terlalu lama, bisa menimbulkan chaos antarlembaga," kata Imam Prasodjo. "Jangan sampai enak-enak ke sana tapi masih meninggalkan beban di dalam negeri," imbuh Imam Prasodjo.

Wakil Ketua Tim Independen Jimly Asshiddiqie membenarkan bahwa dirinya juga menerima pesan tersebut dari Buya Ahmad Syafii Maarif. "Itu benar. Secara substansi, tidak ada yang baru, hanya komunikasi politik saja," ucap Jimly Asshiddiqie.

Menurut Jimly Asshiddiqie, Presiden Jokowi baru akan menyampaikannya secara resmi dan terbuka setelah hasil praperadilan Komjen Pol. B.G. di PN Jakarta Selatan keluar. "Hanya soal waktu saja," imbuh Jimly Asshiddiqie.

See Also

Dandim 0716/Demak Ajak Peserta Sarasehan Untuk Menjaga Keutuhan NKRI
Batuud Koramil 13/Karangawen Hadiri Mujahadah Al Aurodul Jamiah Di Desa Bumirejo
Babinsa 09/Karangtengah Pererat Sinergitas Dengan Perangkat Desa
Kepedulian Babinsa 12/Mranggen Terhadap Generasi Penerus Bangsa
Ratusan Saka Wira Kartika Dikukuhkan Dandim 0716/Demak
Bupati Demak Buka Secara Resmi Apel Akbar Pengukuhan Saka Wira Kartika
Babinsa 05/Mijen Ajak Warga Binaannya Laksanakan Jumat Bersih
Babinsa 06/Wedung Ajak Para Santri Untuk Berdisiplin Dan Berjiwa Nasionalisme
Sasaran Non Fisik TMMD Tingkatkan Rasa Nasionalisme
Tim Kopaska AL Temukan Benda Diduga Mesin Lion Air JT 610
Danramil 07/Gajah Sambangi Keluarga Korban Kecelakaan Lion Air JT 610
Kegiatan Rutin Apel Pagi Kodim 0716/Demak Dilanjutkan Pemeliharaan Pangkalan
Dandim 0716/Demak Pimpin Upacara Sertijab Danramil 02/Bonang
Babinsa Kodim 0716/Demak Peringati Hari Sumpah Pemuda Berikan Wawasan Kebangsaan
Presiden Joko Widodo Resmi Gratiskan Tarif Tol Suramadu
Lepas Santri Ke Luar Negeri Di Momentum Hari Santri
Gerbang Tol Pejompongan Terbakar
Isi Lengkap Deklarasi Dukungan Jaringan Gusdurian Kepada Joko Widodo-Maruf Amin
Anies Baswedan Resmi Cabut Izin Prinsip Pembangunan Pulau Reklamasi
Polisi Sebut Mobilnya Berhenti Mendadak Soal Al Ghazali Pingsan
TNI AL Bentuk Tim Selidiki Kebakaran KRI Rencong 622
Kronologi Terbakar Dan Tenggelamnya KRI Rencong 622
TNI AL Sebut Seluruh Awak KRI Rencong 622 Selamat
Mahasiswa Diminta Tumbuhkan Budaya Menulis
Tim Mahad Aly TBS Lakukan Pengukuran Arah Kiblat
jQuery Slider

Comments

Archives :20182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 6.972.193 Since: 07.04.14 | 0.6586 sec