YouTube Facebook Twitter RSS
19 Feb 2019, 0

Nusantara

Pesawat Garuda Tergelincir Di Lombok Sudah Dievakuasi

Friday, 06 February 2015 | View : 1076

siarjustisia.com-MATARAM.

Pesawat komuter ATR 72-600 milik Garuda Indonesia tersebut dengan nomor penerbangan GA-7040 rute Denpasar-Lombok tergelincir di Bandara Internasional Lombok, Praya, NTB. Pesawat itu keluar landasan dan tergelincir di rerumputan. Kejadian itu terjadi sesaat setelah mendarat di Bandara Lombok Praya pada Selasa (3/2/2015), pukul 17.03 Waktu Indonesia Tengah (WITA). Pesawat Garuda GA7040 Denpasar-Lombok tergelincir di runway 13. Akibatnya, pesawat keluar dari bahu runway sejauh 20 meter arah selatan.

Bandara Internasional Lombok ditutup. Menurut General Affair & Communication Section Head Angkasa Pura I di BIL Moch. Albar Wahyudi, dalam sehari, Bandara Internasional Lombok melayani 40 pesawat yang lepas landas dan 40 pesawat yang mendarat. Akibat penutupan tersebut, hanya satu pesawat yang mendarat di Bandara Internasional Lombok pada Rabu (4/2/2015) kemarin, pukul 20.00 WITA.

Pesawat Garuda Indonesia GA7040 yang tergelincir di Bandar Udara Internasional Lombok mulai dievakuasi pagi ini, Kamis (5/2/2015). “Karena adanya pesawat yang tergelincir tersebut, tidak dapat dilakukan pendaratan dan lepas landas di Bandara Internasional Lombok,” kata General Affair & Communication Section Head Angkasa Pura I di BIL Moch. Albar Wahyudi, Kamis (5/2/2015).

Pesawat ATR 72-600 milik Garuda Indonesia yang tergelincir pada Selasa (3/2/2015) lalu di Bandara Internasional Lombok, Praya, NTB akhirnya selesai dievakuasi. Pesawat terbang komuter ATR 72-600 Garuda Indonesia yang tergelincir di ujung kanan landas pacu Bandara Internasional Lombok sudah disingkirkan alias dievakuasi, Kamis. Itu hasil kerja gabungan tim PT. Angkasa Pura I Bandara Internasional Lombok, PT. Garuda Indonesia (Persero) Tbk., dan Badan SAR Nasional (Basarnas).

PT. Garuda Indonesia (Persero) Tbk. akhirnya berhasil memindahkan pesawat GA7040 rute Denpasar-Lombok yang keluar landasan saat mendarat di Bandara Lombok Pray, Nusa Tenggara Barat pada Selasa (3/2/2015) lalu.

VP Corporate Communications PT. Garuda Indonesia (Persero) Tbk., Pujobroto menjelaskan upaya pemindahan pesawat baru rampung pada pukul 14.30 waktu setempat. Menurut VP Corporate Communication PT. Garuda Indonesia (Persero) Tbk., Pujobroto, pesawat bernomor penerbangan GA7040 itu berhasil dievakuasi pukul 14.30 WITA atau 13.30 WIB.

"Pesawat Garuda Indonesia GA7040 rute Denpasar-Lombok yang mengalami kejadian keluar landasan telah berhasil dievakuasi," ucap VP Corporate Communications Garuda Indonesia, Pujobroto, Kamis (5/2/2015).

VP Corporate Communications Garuda Indonesia, Pujobroto menjelaskan upaya pemindahan pesawat baru rampung pada pukul 14.30 waktu setempat.

"Pesawat Garuda Indonesia GA7040 rute Denpasar-Lombok yang mengalami kejadian keluar landasan telah berhasil dievakuasi," ucap VP Corporate Communications Garuda Indonesia, Pujobroto, Kamis (5/2).

- See more at: http://www.jpnn.com/read/2015/02/05/285813/Keluar-Landasan,-Pesawat-Garuda-Indonesia-Berhasil-Dievakuasi#sthash.ZwHVXzel.dpuf

Tim dari PT. Angkasa Pura I Bandara Internasional Lombok dan tim teknis maskapai penerbangan Garuda Indonesia dibantu Badan SAR Nasional berhasil mengevakuasi pesawat Garuda Indonesia GA-7040 yang tergelincir keluar landasan pacu.

PT Garuda Indonesia akhirnya berhasil memindahkan pesawat GA7040 rute Denpasar-Lombok yang keluar landasan saat mendarat di Bandara Lombok Pray, Nusa Tenggara Barat pada Selasa (3/2) lalu. - See more at: http://www.jpnn.com/read/2015/02/05/285813/Keluar-Landasan,-Pesawat-Garuda-Indonesia-Berhasil-Dievakuasi#sthash.ZwHVXzel.dpuf

"Tim berhasil mengevakuasi pesawat tergelincir itu sekitar pukul 14.10 WITA," kata Manajer Operasional dan Teknis Perseroan Terbatas (PT.) Angkasa Pura I Bandara Internasional Lombok Adhi Utomo, yang dihubungi dari Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), Kamis (5/2/2015).

Ia menjelaskan proses evakuasi berhasil dilakukan dengan alat berat yang didatangkan dari Bali. Manajer Operasional dan Teknis PT. Angkasa Pura I Bandara Internasional Lombok, Adhi Utomo, mengatakan, "Proses evakuasi berhasil dilakukan dengan alat berat yang didatangkan dari Bali. Setelah ini maka aktivitas bandara dibuka kembali untuk penerbangan dan pendaratan pesawat." "Sekarang sedang persiapan keberangkatan pesawat, kalau pendaratan pesawat yang datang dari luar daerah akan dimulai pada 16.30 WITA," tambahnya.

Upaya pemindahan pesawat dengan nomor registrasi PK-GAG tersebut sempat mengalami kendala mengingat kondisi rerumputan di sekitar landasan memiliki kontur tanah yang lembek. Sehingga tim teknis evakuasi gabungan dari Basarnas, Angkasa Pura I, Garuda Indonesia, ATR maupun instansi terkait perlu melakukan upaya melalui pemasangan Air Balloon pada badan dan sayap pesawat serta upaya perluasan lebar permukaan pelat baja untuk memudahkan proses pengangkatan dan penarikan pesawat dari rerumputan.

Dengan berhasilnya proses evakuasi, aktivitas bandara dibuka kembali untuk penerbangan dan pendaratan pesawat. Bandara akhirnya dibuka dan bisa beroperasi normal setelah pesawat dievakuasi. "Sekarang sedang persiapan keberangkatan pesawat, kalau pendaratan pesawat yang datang dari luar daerah akan dimulai pada 16.30 WITA," paparnya.

Dengan berhasilnya proses evakuasi pemindahan pesawat, lanjut Pujobroto, maka mulai pukul 15.30 waktu setempat, Bandara Lombok Praya kembali beroperasi secara normal seperti sediakala. Aktivitas Bandara Internasional Lombok per hari ini sudah mulai berangsur pulih. "Dengan telah berhasil dievakuasinya pesawat tersebut, maka pada hari ini mulai pukul 15.30 waktu setempat Bandara Lombok Praya telah kembali beroperasi secara normal seperti sediakala," demikian imbuh Pujobroto dalam rilis yang diterima, Kamis (5/2/2015).

Untuk itu, atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan, PT. Garuda Indonesia (Persero) Tbk. menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh stakeholders perseroan.

PT. Garuda Indonesia (Persero) Tbk. menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh stakeholders perusahaan, khususnya para pengguna jasa yang mengalami penundaan dan pembatalan penerbangan, berkaitan dengan proses evakuasi pesawat yang memakan waktu sehingga Bandara Lombok Praya mengalami penutupan. "Kami mohon maaf, khususnya bagi para pengguna jasa yang mengalami penundaan dan pembatalan penerbangan karena proses evakuasi pesawat memakan waktu, sehingga Bandara Lombok Praya mengalami penutupan," tandasnya.

Untuk mengangkut penumpang yang sebelumnya tidak dapat melakukan penerbangan akibat kondisi tersebut, maka pada hari ini PT. Garuda Indonesia (Persero) Tbk. akan mengoperasikan tiga pesawat berbadan lebar jenis A330-300 menggantikan pesawat narrow body B737-800NG yang biasanya digunakan untuk melayani penerbangan tersebut.

PT. Garuda Indonesia (Persero) Tbk. akan mengoperasikan dua pesawat A330-300 tersebut untuk melayani rute penerbangan Jakarta-Lombok pp (GA430/GA433) dan satu pesawat A330-300 untuk melayani rute Denpasar-Lombok pp (GA436/GA437).

Dengan berhasilnya proses evakuasi pemindahan pesawat, lanjut Pujo, maka mulai pukul 15.30 waktu setempat, Bandara Lombok Praya kembali beroperasi secara normal seperti sediakala. Untuk itu, atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan, Garuda Indonesia menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh stakeholders perseroan.

"Kami mohon maaf, khususnya bagi para pengguna jasa yang mengalami penundaan dan pembatalan penerbangan karena proses evakuasi pesawat memakan waktu, sehingga Bandara Lombok Praya mengalami penutupan," tandasnya.

- See more at: http://www.jpnn.com/read/2015/02/05/285813/Keluar-Landasan,-Pesawat-Garuda-Indonesia-Berhasil-Dievakuasi#sthash.ZwHVXzel.dpuf

Pesawat Garuda Indonesia GA-7040 rute Denpasar-Lombok-Ujung Pandang yang mendarat di Bandara Internasional Lombok, Kabupaten Lombok Tengah, Selasa (3/2/2015), sekitar pukul 17.03 WITA, mengalami kejadian keluar landasan (sebelah kanan) bandara.

Insiden keluar dari pandas pacu saat mendarat menimpa pesawat terbang Garuda Indonesia nomor penerbangan GA-7040 rute Denpasar-Lombok-Ujung Pandang, di Bandara Internasional Lombok, pada pukul 17.03 WITA, Selasa (3/2/2015). Pesawat jenis ATR72-600 PK-GAG tersebut keluar landasan dan berhenti di rerumputan sesaat setelah pesawat melakukan landing di Bandara Internasional Lombok.

PT. Garuda Indonesia (Persero) telah berkoordinasi dengan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), dan Direktorat Kelaikan Udara dan Pengoperasian Pesawat Udara (DKUPPU) Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, untuk pemindahan pesawat.

Selain melakukan investigasi internal, PT. Garuda Indonesia (Persero) Tbk. menyerahkan proses investigasi penyebab Serious Incident PK-GAG di Bandara Lombok Praya kepada Komite Nasional Kecelakaan Transportasi (KNKT) dan Direktorat Kelaikan Udara dan Pengoperasian Pesawat Udara (DKUPPU) sesuai dengan ketentuan penerbangan sipil yang berlaku.

VP Corporate Communications PT. Garuda Indonesia (Persero) Tbk. Pujobroto membenarkan pesawat Garuda Indonesia GA7040 rute Denpasar-Lombok tergelincir di Bandara Internasional Lombok, Kabupaten Lombok Tengah, sekitar pukul 17.03 WITA. Pesawat jenis ATR 72-600 PK-GAG tersebut ke luar landasan dan berhenti di rerumputan sesaat setelah pesawat mendarat di Bandara Internasional Lombok.

Pesawat jenis ATR72-600 PK-GAG itu membawa sebanyak 29 pemakai jasa, terdiri atas 28 orang penumpang dewasa dan satu orang bayi. Semua orang dalam keadaan selamat dan tidak ada yang mengalami luka. Seluruh penumpang turun secara normal dan bisa keluar melalui tangga dan pintu pesawat terbang.

Informasi yang diperoleh dari berbagai sumber menyebutkan pesawat jenis ATR72-600 PK-GAG tersebut diterbangkan dan diawaki oleh pilot Capt Richard Willems Alfon, kopilot Andri Pranowo Bakti, kopilot Rheza Ridwan, kru kabin Nuning Ayuni Zubair, dan kru kabin Stefani Ariesta Limenas. Selain itu, pesawat Garuda GA7040 membawa 28 orang penumpang dan satu bayi. Tidak ada korban jiwa akibat tergelincirnya pesawat tersebut.

See Also

Gunung Karangetang Semburkan Lava
Peringatan Hari Lahir Ke-93 Madrasah Tasywiquth Thullab Salafiyah Kudus
Babinsa 12/Mranggen Bersama Bhabinkamtibmas Dan Masyarakat Berjibaku Memadamkan Api
Mengingat Masa Kecil, Kapolres Demak Bernostalgia Di Koramil 09/Karangtengah
Hilangkan Penat, Dandim 0716/Demak Ajak Para Perwira Jajaran Rekreasi Mancing Mania
Koramil 06/Wedung Bersama Polsek Bersinergi Dengan DPUPPE Berikan Rasa Aman Pengguna Jalan
Kodim 0716/Demak Terima Kunjungan Tim Dalwas Binsat Kodam IV/Diponegoro
Bawaslu Gelar Bawaslu Goes To School Di MA NU TBS
Dandim 0716/Demak Apresiasi Kesigapan Babinsa 01/Kota Bersihkan Pohon Tumbang
Dengan Cepat Babinsa 13/Karangawen Bantu Evakuasi Orang Yang Meninggal
Angin Puting Beliung Rusak Beberapa Rumah, Babinsa 11/Sayung Siap Bantu Warga
Prajurit Kodim 0716/Demak Bersama Polri Ciptakan Sinergitas Dalam Segala Hal
Bahagianya Kapolres Demak Saat Mendapat Jaket Doreng
Babinsa 12/Mranggen Himbau Para Pemuda Untuk Tidak Balap Liar
Bersama Perangkat Desa, Babinsa 11/Sayung Bantu Evakuasi Rumah Warga Yang Dihempas Angin
Jelang Pesta Demokrasi, Babinsa Bersama Bhabinkamtibmas Tingkatkan Disiplin Linmas
Danramil 06/Wedung Hadiri Rapat Penerimaan Mahasiswa KKN Dari Unisnu Jepara
Dekat Dengan Rakyat, Babinsa 11/Sayung Hadiri Lelayu Warga Yang Meninggal Di Desa Binaan
Babinsa 13/Karangawen Gandeng Dinas Pengairan Monitoring Debit Air Sungai
Antisipasi Bencana Alam, Babinsa 02/Bonang Rutin Pantau Tanggul Dan Sungai
Tingkatkan Kemampuan Prajurit, Kodim 0716/Demak Laksanakan Latihan Bongkar Pasang Senjata
Babinsa 12/Mranggen Hadiri Silaturahmi Bersama Perangkat Desa Dan Pimpinan Ponpes Girikusumo
Dandim 0716/Demak Pimpin Sertijab Pasiops
Babinsa 11/Sayung Hadiri Sosialisasi Program Indonesia Sehat Pendekatan Keluarga
Wujudkan Sinergitas, Kapolres Demak Sempatkan Diri Berkunjung Ke Koramil 04/Dempet
jQuery Slider

Comments

Archives :201920182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 7.410.851 Since: 07.04.14 | 0.6598 sec