YouTube Facebook Twitter RSS
22 Jul 2018, 0

Nusantara

Brimob Jaga Masjid Az Zikra

Friday, 13 February 2015 | View : 731

siarjustisia.com-BOGOR.

Pada Rabu (11/2/2015) malam pukul 23.00 WIB, Kampung Majelis Az Zikra diserbu sekelompok orang yang mengaku dari Syiah. Jumlahnya sekitar 40 orang.

Petugas Brimob menjaga Masjid Az Zikra di Sentul, Babakanmadang, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, setelah terjadinya keributan di lokasi itu.

"Kami turunkan petugas dari unsur-unsur operasional yang tak berseragam serta penjagaan dari Brimob Polda Jabar (Jawa Barat), Polres Bogor maupun petugas Polsek Babakanmadang untuk mencegah hal-hal yang tak diinginkan," kata Kepala Kepolisian Resor Kabupaten Bogor Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Sony Mulvianto Utama, Kamis (12/2/2015).

Penjagaan tersebut, lanjut dia, untuk menghindari adanya pihak-pihak lain yang memanfaatkan keadaan tersebut karena menyangkut SARA. Sejauh ini, pihaknya telah mengamankan 38 orang yang mendatangi komplek Masjid Azzikra, Rabu (11/2/2015) sekitar pukul 23.00 WIB.

"Masih kami dalami, dan semuanya kami periksa, mereka datang atas suruhan siapa dan ada apa itu kami masih dalami," tuturnya.

Ustadz Muhammad Arifin Ilham tak bisa menyembunyikan kegeramannya setelah Kampung Majelis Az Zikra diserbu sekelompok orang, Rabu (11/2/2015) malam. Sekelompok orang itu awalnya meminta agar spanduk bertuliskan anti Syiah diturunkan.

Namun permintaan sekelompok orang itu tak dituruti. Mereka naik pitam dan kemudian memukuli pengurus Masjid Az Zikra, Faisal Salim (43). Akibat kejadian ini, seorang petugas keamanan Masjid Faisal Salim (43) menjadi korban pengeroyokan massa. "Kurang lebih pukul 21.00 hingga 23.00 WIB sekelompok orang mendatangi mendatangi komplek Masjid Az Zikra," katanya.

Mereka mempertanyakan informasi yang beredar di antara mereka melalui pesan pendek, BlackBerry Messenger (BBM) atau WhatsApp yang mengatakan bahwa ada spanduk yang isinya menghina aliran mereka.

Orang dekat Ustadz Muhammad Arifin Ilham, Kris menceritakan, rombongan Syiah dipimpin oleh seorang Habib bernama Ibrahim asal Tangerang. Saat masuk, sekelompok orang tersebut mengacak-acak dan menganiaya dan menculik penegak syariah Az Zikra, Faisal Salim.

"Jumlahnya 30 sampai 40 orang datang ke Kampung Az Zikra, 1 orang diculik, namanya Bang Faisal, petugas keamanan yayasan," ujar Kris kepada awak media, Kamis (12/2/2015).

Gerombolan itu datang dengan membawa 30 motor. "Sepertinya sasarannya acak. Siapa yang mereka temui, langsung diambil. Tidak ada keterangan mencari siapa," ujarnya.

Setelah terjadi penyerbuan, Majelis Az Zikra langsung menelepon Polsek Cibinong. Kemudian 6 anggota polisi datang.

"Mereka langsung ditangkap, dibawa ke Polsek, terus dibawa ke Polres. Sekarang diinterogasi di Polres," jelasnya.

Ketua Divisi Dakwah dan Pendidikan Az Zikra, Syaifudin Ahmad Suhada menceritakan gerombolan orang saat menyerbu tempat zikir Ustadz Muhammad Arifin Ilham, Kampung Majelis Az Zikra pada Rabu (11/2/2015) malam. Seorang penegak Syariah Az Zikra, Faisal Salim (43) dipukuli hingga babak belur oleh kelompok tersebut, orang yang diduga memiliki paham Syiah. Pengurus Masjid Az Zikra, Faisal Salim diserang puluhan orang tidak dikenal di kediamannya Jalan Tawadhu Kelurahan Babakan Madang, Kecamatan Cibinong, Bogor, Jawa Barat, pada Rabu (11/2/2015) malam.

"Mereka pertama kali datang menanyakan siapa yang memasang spanduk yang bertuliskan (anti Syiah)" kata Syaifudin Ahmad Suhada kepada awak media, Kamis (12/2/2015).

Tak puas dengan jawaban sekuriti Masjid Az Zikra, satu jam kemudian gerombolan orang itu datang membawa teman-temannya. Jumlahnya sekitar 40 orang. Dengan memasang muka garang, sekelompok orang itu memaksa untuk mencari orang yang memasang spanduk bertuliskan anti Syiah.

Sekuriti langsung mengarahkan ke rumah RT dan RW. "Ketua RT kemudian mengantar ke rumah Pak Faisal di Jalan Tawadhu Kelurahan Babakan Madang, Kecamatan Cibinong, Bogor, Jawa Barat," ujarnya.

Puluhan orang itu kemudian mendesak agar Faisal Salim segera menurunkan spanduk bertuliskan anti Syiah. Namun Faisal Salim menolak. Sempat terjadi adu mulut hingga akhirnya terjadi kekerasan.

Kelompok yang masih belum diketahui dari mana asalnya tersebut ingin mengonfirmasi kepada pihak Masjid. Namun, setelah beberapa lama tak kunjung mendapat jawaban, akhirnya massa adu mulut dengan pihak keamanan Masjid. "Akhirnya keributan tidak bisa dihindari," kata AKBP Sony Mulvianto Utama.

Awalnya massa tersulut emosi setelah salah satu dari mereka ada yang pura-pura jatuh. Massa lain kemudian menghasut bahwa pelaku pemukulan dilakukan oleh Faisal Salim. "Setelah itu Faisal dipukuli sampai babak belur," kata Ketua Divisi Dakwah dan Pendidikan Az Zikra, Syaifudin Ahmad Suhada.

Faisal Salim kemudian dibawa oleh massa ke Polsek Babakan Madang dengan tuduhan melakukan penganiayaan. Hilangnya Faisal Salim ini langsung menyulut emosi Majelis Zikir Az Zikra. Saat kejadian, warga Majelis Az Zikra banyak yang tidak mendengar karena terjadi pada tengah malam.

Warga kemudian ramai-ramai mencari Faisal Salim. Setelah dicari ternyata berada di Polsek Babakan Madang. "Sekarang kondisi diobati di rumah BMC Bogor. Setelah itu lagi di BAP di Polres. Dia sebagai korban," tuturnya. (mer/jos)

See Also

Kodim 0716/Demak Gelar Rakor Dalam Rangka Pecahkan MURI Tari Gemu Famire
Atraksi Kolone Senapan TNI Polri Demak Yang Memukau
Polres Demak Gelar Upacara Di HUT Bhayangkara Ke-72
Forkopimda Demak Larut Dalam Goyang Nasi Padang Di HUT Ke-72 Bhayangkara
Pembukaan TMMD Sengkuyung Tahap II Kodim 0716/Demak Berlangsung Meriah
Bupati Demak Cek Lokasi TMMD Sengkuyung Tahap II Kodim 0716/Demak
Wujud Sinergitas Dan Soliditas Kedua Abdi Negara Dalam TMMD Sengkuyung Tahap II
Kapolri Ajak Nobar Film 22 Menit
TMMD Sengkuyung Tahap II TA 2018 Kodim 0716/Demak Resmi Dibuka
Awali Pengecoran, Kapolres Demak Dukung TMMD Di Desa Kebonsari
Warga Desa Kebonsari Girang Lantaran Dijadikan Lokasi TMMD Sengkuyung Tahap II
Luar Biasa Antusias Warga Kebonsari Dalam TMMD Sengkuyung Tahap II
Ada Kebanggaan Tersendiri Bagi Ibu-Ibu Dalam TMMD Di Demak
TMMD Sengkuyung Tahap II 2018 Kodim 0716/Demak Hadirkan Pemerataan Pembangunan
Babinsa Kodim 0716/Demak Ikuti Sosialisasi Pendampingan Ber-KB
Eratkan Sinergitas, Danramil Hadiri Halal Bihalal
Satgas TMMD Sky II Dan Rakyat Guyub Rukun Tanpa Ada Batas
Kokohnya Kebersamaan TNI Dan Polri Dalam TMMD Sengkuyung Tahap II
KPU Tetapkan Ridwan Kamil-Uu Pemenang Pilgub Jabar
Hibah Joint Curriculum Tingkatkan Daya Saing Perguruan Tinggi
Tadarus Puisi Di Balai Budaya Rejosari
Pasi Log Kodim 0716/Demak Hadiri Rakor Kirab Pemuda Nasional
Dandim 0716/Demak Bersama LBB Dan Petani Ruwit Sarapan Bareng Di Sawah
Fakultas Teknik UMK Raih Hibah PPK
Dandim 0716/Demak Pimpin Korp Raport Dan Sertijab Danramil Di Jajaran Kodim 0716/Demak
jQuery Slider

Comments

Archives :20182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 6.307.171 Since: 07.04.14 | 0.656 sec