YouTube Facebook Twitter RSS
21 Feb 2019, 0

Nusantara

Brimob Jaga Masjid Az Zikra

Friday, 13 February 2015 | View : 842

siarjustisia.com-BOGOR.

Pada Rabu (11/2/2015) malam pukul 23.00 WIB, Kampung Majelis Az Zikra diserbu sekelompok orang yang mengaku dari Syiah. Jumlahnya sekitar 40 orang.

Petugas Brimob menjaga Masjid Az Zikra di Sentul, Babakanmadang, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, setelah terjadinya keributan di lokasi itu.

"Kami turunkan petugas dari unsur-unsur operasional yang tak berseragam serta penjagaan dari Brimob Polda Jabar (Jawa Barat), Polres Bogor maupun petugas Polsek Babakanmadang untuk mencegah hal-hal yang tak diinginkan," kata Kepala Kepolisian Resor Kabupaten Bogor Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Sony Mulvianto Utama, Kamis (12/2/2015).

Penjagaan tersebut, lanjut dia, untuk menghindari adanya pihak-pihak lain yang memanfaatkan keadaan tersebut karena menyangkut SARA. Sejauh ini, pihaknya telah mengamankan 38 orang yang mendatangi komplek Masjid Azzikra, Rabu (11/2/2015) sekitar pukul 23.00 WIB.

"Masih kami dalami, dan semuanya kami periksa, mereka datang atas suruhan siapa dan ada apa itu kami masih dalami," tuturnya.

Ustadz Muhammad Arifin Ilham tak bisa menyembunyikan kegeramannya setelah Kampung Majelis Az Zikra diserbu sekelompok orang, Rabu (11/2/2015) malam. Sekelompok orang itu awalnya meminta agar spanduk bertuliskan anti Syiah diturunkan.

Namun permintaan sekelompok orang itu tak dituruti. Mereka naik pitam dan kemudian memukuli pengurus Masjid Az Zikra, Faisal Salim (43). Akibat kejadian ini, seorang petugas keamanan Masjid Faisal Salim (43) menjadi korban pengeroyokan massa. "Kurang lebih pukul 21.00 hingga 23.00 WIB sekelompok orang mendatangi mendatangi komplek Masjid Az Zikra," katanya.

Mereka mempertanyakan informasi yang beredar di antara mereka melalui pesan pendek, BlackBerry Messenger (BBM) atau WhatsApp yang mengatakan bahwa ada spanduk yang isinya menghina aliran mereka.

Orang dekat Ustadz Muhammad Arifin Ilham, Kris menceritakan, rombongan Syiah dipimpin oleh seorang Habib bernama Ibrahim asal Tangerang. Saat masuk, sekelompok orang tersebut mengacak-acak dan menganiaya dan menculik penegak syariah Az Zikra, Faisal Salim.

"Jumlahnya 30 sampai 40 orang datang ke Kampung Az Zikra, 1 orang diculik, namanya Bang Faisal, petugas keamanan yayasan," ujar Kris kepada awak media, Kamis (12/2/2015).

Gerombolan itu datang dengan membawa 30 motor. "Sepertinya sasarannya acak. Siapa yang mereka temui, langsung diambil. Tidak ada keterangan mencari siapa," ujarnya.

Setelah terjadi penyerbuan, Majelis Az Zikra langsung menelepon Polsek Cibinong. Kemudian 6 anggota polisi datang.

"Mereka langsung ditangkap, dibawa ke Polsek, terus dibawa ke Polres. Sekarang diinterogasi di Polres," jelasnya.

Ketua Divisi Dakwah dan Pendidikan Az Zikra, Syaifudin Ahmad Suhada menceritakan gerombolan orang saat menyerbu tempat zikir Ustadz Muhammad Arifin Ilham, Kampung Majelis Az Zikra pada Rabu (11/2/2015) malam. Seorang penegak Syariah Az Zikra, Faisal Salim (43) dipukuli hingga babak belur oleh kelompok tersebut, orang yang diduga memiliki paham Syiah. Pengurus Masjid Az Zikra, Faisal Salim diserang puluhan orang tidak dikenal di kediamannya Jalan Tawadhu Kelurahan Babakan Madang, Kecamatan Cibinong, Bogor, Jawa Barat, pada Rabu (11/2/2015) malam.

"Mereka pertama kali datang menanyakan siapa yang memasang spanduk yang bertuliskan (anti Syiah)" kata Syaifudin Ahmad Suhada kepada awak media, Kamis (12/2/2015).

Tak puas dengan jawaban sekuriti Masjid Az Zikra, satu jam kemudian gerombolan orang itu datang membawa teman-temannya. Jumlahnya sekitar 40 orang. Dengan memasang muka garang, sekelompok orang itu memaksa untuk mencari orang yang memasang spanduk bertuliskan anti Syiah.

Sekuriti langsung mengarahkan ke rumah RT dan RW. "Ketua RT kemudian mengantar ke rumah Pak Faisal di Jalan Tawadhu Kelurahan Babakan Madang, Kecamatan Cibinong, Bogor, Jawa Barat," ujarnya.

Puluhan orang itu kemudian mendesak agar Faisal Salim segera menurunkan spanduk bertuliskan anti Syiah. Namun Faisal Salim menolak. Sempat terjadi adu mulut hingga akhirnya terjadi kekerasan.

Kelompok yang masih belum diketahui dari mana asalnya tersebut ingin mengonfirmasi kepada pihak Masjid. Namun, setelah beberapa lama tak kunjung mendapat jawaban, akhirnya massa adu mulut dengan pihak keamanan Masjid. "Akhirnya keributan tidak bisa dihindari," kata AKBP Sony Mulvianto Utama.

Awalnya massa tersulut emosi setelah salah satu dari mereka ada yang pura-pura jatuh. Massa lain kemudian menghasut bahwa pelaku pemukulan dilakukan oleh Faisal Salim. "Setelah itu Faisal dipukuli sampai babak belur," kata Ketua Divisi Dakwah dan Pendidikan Az Zikra, Syaifudin Ahmad Suhada.

Faisal Salim kemudian dibawa oleh massa ke Polsek Babakan Madang dengan tuduhan melakukan penganiayaan. Hilangnya Faisal Salim ini langsung menyulut emosi Majelis Zikir Az Zikra. Saat kejadian, warga Majelis Az Zikra banyak yang tidak mendengar karena terjadi pada tengah malam.

Warga kemudian ramai-ramai mencari Faisal Salim. Setelah dicari ternyata berada di Polsek Babakan Madang. "Sekarang kondisi diobati di rumah BMC Bogor. Setelah itu lagi di BAP di Polres. Dia sebagai korban," tuturnya. (mer/jos)

See Also

Gunung Karangetang Semburkan Lava
Peringatan Hari Lahir Ke-93 Madrasah Tasywiquth Thullab Salafiyah Kudus
Babinsa 12/Mranggen Bersama Bhabinkamtibmas Dan Masyarakat Berjibaku Memadamkan Api
Mengingat Masa Kecil, Kapolres Demak Bernostalgia Di Koramil 09/Karangtengah
Hilangkan Penat, Dandim 0716/Demak Ajak Para Perwira Jajaran Rekreasi Mancing Mania
Koramil 06/Wedung Bersama Polsek Bersinergi Dengan DPUPPE Berikan Rasa Aman Pengguna Jalan
Kodim 0716/Demak Terima Kunjungan Tim Dalwas Binsat Kodam IV/Diponegoro
Bawaslu Gelar Bawaslu Goes To School Di MA NU TBS
Dandim 0716/Demak Apresiasi Kesigapan Babinsa 01/Kota Bersihkan Pohon Tumbang
Dengan Cepat Babinsa 13/Karangawen Bantu Evakuasi Orang Yang Meninggal
Angin Puting Beliung Rusak Beberapa Rumah, Babinsa 11/Sayung Siap Bantu Warga
Prajurit Kodim 0716/Demak Bersama Polri Ciptakan Sinergitas Dalam Segala Hal
Bahagianya Kapolres Demak Saat Mendapat Jaket Doreng
Babinsa 12/Mranggen Himbau Para Pemuda Untuk Tidak Balap Liar
Bersama Perangkat Desa, Babinsa 11/Sayung Bantu Evakuasi Rumah Warga Yang Dihempas Angin
Jelang Pesta Demokrasi, Babinsa Bersama Bhabinkamtibmas Tingkatkan Disiplin Linmas
Danramil 06/Wedung Hadiri Rapat Penerimaan Mahasiswa KKN Dari Unisnu Jepara
Dekat Dengan Rakyat, Babinsa 11/Sayung Hadiri Lelayu Warga Yang Meninggal Di Desa Binaan
Babinsa 13/Karangawen Gandeng Dinas Pengairan Monitoring Debit Air Sungai
Antisipasi Bencana Alam, Babinsa 02/Bonang Rutin Pantau Tanggul Dan Sungai
Tingkatkan Kemampuan Prajurit, Kodim 0716/Demak Laksanakan Latihan Bongkar Pasang Senjata
Babinsa 12/Mranggen Hadiri Silaturahmi Bersama Perangkat Desa Dan Pimpinan Ponpes Girikusumo
Dandim 0716/Demak Pimpin Sertijab Pasiops
Babinsa 11/Sayung Hadiri Sosialisasi Program Indonesia Sehat Pendekatan Keluarga
Wujudkan Sinergitas, Kapolres Demak Sempatkan Diri Berkunjung Ke Koramil 04/Dempet
jQuery Slider

Comments

Archives :201920182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 7.424.113 Since: 07.04.14 | 0.6403 sec