YouTube Facebook Twitter RSS
19 Nov 2018, 0

Nusantara

Polisi Sesalkan Twitwar Berujung Duel Di Istora

Thursday, 12 February 2015 | View : 392

siarjustisia.com-JAKARTA.

Twitwar di twitter atau perang di media sosial twitter ini berujung pada duel di Istora, Senayan, Jakarta. Peristiwa ini sungguh terjadi dan dilakukan keduanya @Redinparis (Roysepta Abimanyu) dan @Panca66 (Cipta Panca Laksana).

Semua bermula dari debat soal Proton yang penandatanganan kerjasamanya disaksikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Malaysia.

Keduanya memang janjian untuk berkelahi di sana setelah keduanya perang di jejaring sosial Twitter yang saling berargumen soal kebijakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait Proton.

Kedua pria itu pun sempat terlibat twitwar, Redin membela soal Proton dan Panca menyoalnya.

Hingga akhirnya janjian berduel di Istora pada Rabu (11/2/2015) malam. Duel keduanya terjadi sekitar pukul 19.00 WIB, Rabu (11/2/2015).

"Awal dari peristiwa tersebut adalah saat saya memberikan pandangan-pandangan saya menyangkut kehebohan penandatanganan kerjasama studi kelayakan pembuatan mobil Indonesia antara CEO Proton dan CEO PT Adiperkasa Citra Lestari," jelas Redinparis dalam klarifikasinya di abimanyu.blogspot.com., Kamis (12/2/2015).

Redinparis mengakui kekalahannya dalam duel itu dan mengucapkan selamat kepada Panca.  Dia pun menegaskan tak akan melapor ke polisi.

"Hingga tulisan ini saya unggah, sekali lagi saya tidak menyesal ataupun merasa malu telah menyanggupi dan kalah dalam perkelahian dengan Sdr. Cipta Panca Laksana. Buat saya wajar satu atau dua kekalahan pertempuran dalam sebuah perang. Saya malah dapat mengidentifikasi siapa-siapa saja yang benar-benar terlibat dari pendukung Sdr. Panca," tulis Redin.

"Dengan tulus saya ucapkan selamat kepada Sdr. Cipta Panca Laksana dan rekan-rekannya. Semoga sukses dan ketenangan hidup selalu menyertai anda sekalian," tutup dia.

Hal ini pun disayangkan oleh pihak kepolisian.

Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol.) Martinus Sitompul mengimbau masyarakat untuk tidak menggunakan kekerasan dalam berpendapat.

"Iya ini disayangkan. Beda pendapat itu suatu hal yang wajar, tapi jangan sampai adu otot," tukas Kombes Pol. Martinus Sitompul, Kamis (12/2/2015).

Ia mengkhawatirkan, jika perkelahian yang direncanakan seperti pemilik akun @Redin dan @Panca itu mengakibatkan salah satu pihak mengalami luka-luka.

"Kalau sudah sama-sama emosi, bukan tidak mungkin memukul juga pakai emosi hingga mengakibatkan salah satunya luka-luka atau paling parah meninggal dunia," jelasnya.

Kombes Pol. Martinus Sitompul mengatakan, di era demokrasi ini semua orang bebas menyampaikan pendapatnya. Namun, ia juga mengimbau agar penyampaian pendapat tersebut tidak memprovokasi atau memancing permusuhan.

"Berpendapat tidak masalah asal santun. Jangan sampai berpendapat apalagi dilakukan di media sosial sampai menyinggung orang lain atau mencemarkan nama baik orang lain. Karena sekrang ada UU ITE," paparnya.

Sementara itu, ia juga mengimbau agar masyarakat juga menggunakan media sosial dengan bijak.

Wakil Presiden RI periode 2014-2019, Jusuf Kalla (JK) yang mendengar informasi 2 pria, @redinparis dan @panca66 adu jotos di Istora Senayan hanya karena twitwar soal mobil nasional itu kemudian memberi penjelasan soal isu mobil nasional.

Menurut mantan Wakil Presiden periode 2004-2009 tersebut, MoU antara Hendropriyono dan CEO Proton di Malaysia murni urusan bisnis.

"Sudah sering dijelaskan bahwa konsep itukan business to business, pemerintah tidak terlibat sama sekali. Urusannya hanya menyaksikan saja," kata Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) di kantornya, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Kamis (12/2/2015).

Dia menjelaskan kehadiran Jokowi dalam penandatangan MoU antara CEO Proton dan CEO PT. Adiperkasa Citra Lestari (Hendropriyono) hanya menyaksikan saja‎. Soal mobil nasional, JK mengatakan banyak kriteria yang harus dipenuhi.

"Mobnas (mobil nasional) kan tanya dulu kriterianya apa, tentu bukan merknya saja tapi lokal kontennya apa benar, teknologinya apa benar. Membuat mobil itu banyak orang bisa tapi menjual belum tentu bisa. Menjual lagi bisa, memelihara spare partnya belum tentu bisa. Jadi persaingan ketat, tidak mudah mengklaim hanya karena merk tiba-tiba mobnas, kan ndak," sambungnya.

Soal perkelahian 2 orang yang berawal dari twitter, JK menanggapinya dengan santai. Namun, dia tak mau perkelahian itu dikaitkan dengan persoalan mobil nasional.

"Ya, orang bisa berkelahi karena isu, karena tersinggung, karena pacar pun boleh berkelahi. Biasa aja. Bukan karena mobnas pasti orang tersinggung-tersinggung aja," pungkasnya.

See Also

Dandim 0716/Demak Ajak Peserta Sarasehan Untuk Menjaga Keutuhan NKRI
Batuud Koramil 13/Karangawen Hadiri Mujahadah Al Aurodul Jamiah Di Desa Bumirejo
Babinsa 09/Karangtengah Pererat Sinergitas Dengan Perangkat Desa
Kepedulian Babinsa 12/Mranggen Terhadap Generasi Penerus Bangsa
Ratusan Saka Wira Kartika Dikukuhkan Dandim 0716/Demak
Bupati Demak Buka Secara Resmi Apel Akbar Pengukuhan Saka Wira Kartika
Babinsa 05/Mijen Ajak Warga Binaannya Laksanakan Jumat Bersih
Babinsa 06/Wedung Ajak Para Santri Untuk Berdisiplin Dan Berjiwa Nasionalisme
Sasaran Non Fisik TMMD Tingkatkan Rasa Nasionalisme
Tim Kopaska AL Temukan Benda Diduga Mesin Lion Air JT 610
Danramil 07/Gajah Sambangi Keluarga Korban Kecelakaan Lion Air JT 610
Kegiatan Rutin Apel Pagi Kodim 0716/Demak Dilanjutkan Pemeliharaan Pangkalan
Dandim 0716/Demak Pimpin Upacara Sertijab Danramil 02/Bonang
Babinsa Kodim 0716/Demak Peringati Hari Sumpah Pemuda Berikan Wawasan Kebangsaan
Presiden Joko Widodo Resmi Gratiskan Tarif Tol Suramadu
Lepas Santri Ke Luar Negeri Di Momentum Hari Santri
Gerbang Tol Pejompongan Terbakar
Isi Lengkap Deklarasi Dukungan Jaringan Gusdurian Kepada Joko Widodo-Maruf Amin
Anies Baswedan Resmi Cabut Izin Prinsip Pembangunan Pulau Reklamasi
Polisi Sebut Mobilnya Berhenti Mendadak Soal Al Ghazali Pingsan
TNI AL Bentuk Tim Selidiki Kebakaran KRI Rencong 622
Kronologi Terbakar Dan Tenggelamnya KRI Rencong 622
TNI AL Sebut Seluruh Awak KRI Rencong 622 Selamat
Mahasiswa Diminta Tumbuhkan Budaya Menulis
Tim Mahad Aly TBS Lakukan Pengukuran Arah Kiblat
jQuery Slider

Comments

Archives :20182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 6.974.313 Since: 07.04.14 | 0.6604 sec