YouTube Facebook Twitter RSS
19 Feb 2019, 0

Hukum

Kasus Hambalang, Suryadi Diperiksa Terkait Pembelian 15 Apartemen Dan 1 Kios

Monday, 09 February 2015 | View : 819

siarjustisia.com-JAKARTA.

Tersangka kasus dugaan korupsi pembangunan proyek Pusat Pendidikan, Pelatihan dan Sekolah Olahraga Nasional (P3SON) Hambalang, Mahfud Suroso tampak berjalan keluar gedung usai menjalani pemeriksaan di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jalan H.R. Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (9/2/2015).

Suryadi diperiksa terkait pembelian 15 unit apartemen dan 1 kios di Grand Center Point Bekasi oleh Machfud Suroso pada 2011. Suryadi telah menyerahkan uang pembelian dari Machfud Suroso kepada KPK.

Pada sidang sebelumnya, Direktur Utama PT. Anugrah Indocoal Pratama, Heribertus Eddy Susanto mengaku ada faktur pembelian palsu yang dibuat oleh terdakwa kasus korupsi proyek Pusat Pendidikan Pelatihan dan Sekolah Olah Raga Nasional (P3SON) Hambalang Mahfud Suroso.

"Saya diminta tolong istilahnya merekayasa untuk dibikin seolah-olah ada transaksi batu bara dengan perusahaan saya. Pembayaran sekitar Rp 21 miliar," beber Heribertus Eddy Susanto saat bersaksi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jakarta, Rabu (28/1/2015).

Sebagai timbal balik, Heribertus Eddy Susanto dijanjikan pembelian rumah miliknya oleh Mahfud Suroso. "Pak Mahfud mau beli rumah saya yang saya jual. Saya dapat imbalan juga Rp 5 juta," katanya.

Ihwal faktur pembelian palsu, makelar auditor Yahya Novianto menyebutkan laporan dari faktur pembelian palsu digunakan untuk mangkir dari pembayaran pajak. "Saya disuruh mencari auditor oleh Pak Roni Wijaya, diminta cari faktur pembelian palsu. Saya dapat imbalan Rp 125 juta," urai Yahya Novianto saat bersaksi di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu (28/1/2015).

Roni Wijaya diduga bersekongkol dengan Mahfud Suroso. Roni Wijaya merupakan Direktur Operasional PT. Dutasari Citra Laras.

Senada dengan kesaksian Yahya Novianto, auditor Irfan Nur Andri mengaku menemukan adanya keuntungan senilai Rp 28 miliar. Temuan tersebut setelah diketahui adanya faktur pembelian palsu.

Merujuk berkas dakwaan, Mahfud Suroso selaku Direktur Utama PT. Dutasari Citra Laras (PT. DCL) didakwa memanipulasi laporan keuangan proyek Hambalang pada tahun 2012. Dalam proyek Hambalang, perusahaan tersebut merupakan subkontraktor yang menggarap Mekanikal Elektrik (ME).

Dalam proyek ini, negara merugi sebanyak Rp 465 miliar. Dari total angka tersebut, duit panas senilai Rp 46,5 miliar dikantongi Mahfud Suroso. Sementara sisanya, diterima oleh sejumlah pihak.

Atas tindak pidana tersebut, Mahfud Suroso diancam pidana dalam Pasal 2 ayat (1) juncto Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUH Pidana.

See Also

KPK Tetapkan Bupati Mesuji Sebagai Tersangka
Bupati Mesuji Ditangkap KPK
KPK Tahan Bupati Mesuji
Dandim 0716/Demak Hadiri Sosialisasi Milenial Road Safety Festival
Polda Metro Jaya Bekuk Guru Penyebar Hoax Surat Suara
PT. NKE Dihukum Denda Rp 85,49 Miliar
Polda Jatim Ingatkan VA Bisa Jadi Tersangka
KPK Tahan 2 Mantan Anggota DPRD Sumatera Utara
Polda Jatim Sebut VA Terima 15 Kali Transfer Uang Dari Muncikari
LBH Ansor Jateng Apresiasi Penangkapan Cepat Polres Kebumen Terhadap Pelaku Kekerasan Seksual
Usai Diperiksa Polda Jatim, VA Dan AS Minta Maaf
Polda Jatim Ringkus Muncikari Dua Artis Ibu Kota
Polda Jawa Timur Tetapkan 2 Tersangka Prostitusi Online Artis
Kapolres Bitung Perintahkan Pelaku Kejahatan Ditembak Di Tempat
Polres Magelang Kota Dalami Motif Tersangka Perusakan Nisan
Perusak Nisan Di 4 TPU Kota Magelang Ditangkap
Reserse Polres Bitung Bekuk Residivis Sadis Pembegal Motor
Satuan Reskrim Polres Bitung Tangkap Dua Tersangka Curanmor
Perusakan Nisan Di TPU Kota Magelang Masih Berlanjut
Polres Magelang Selidiki Perusakan Belasan Nisan Di Pemakaman Umum
Pembelian Alat Sekolah SMK Bernilai Ratusan Miliar Di Dinas Pendidikan Prov Jatim Perlu Diperiksa
Mahasiswa Unesa Sorot Penggunaan Dana Pembelian Mebel Di Kampus
KPK Tetapkan Dirut PT. Rohde And Schwarz Indonesia Sebagai Tersangka
KPK Akan Segera Periksa Saksi Dan Tersangka Suap KONI
KPK Cekal Robert Tantular Ke Luar Negeri
jQuery Slider

Comments

Archives :201920182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 7.410.707 Since: 07.04.14 | 0.6277 sec