YouTube Facebook Twitter RSS
16 Nov 2018, 0

Olahraga

Macan Kemayoran Gasak Perserang Serang 3-1

Monday, 16 February 2015 | View : 665

siarjustisia.com-DEPOK.

Pasukan Ibu Kota Persija Jakarta kembali menuai hasil positif dalam rangkaian partai uji cobanya pramusim jelang ISL 2015. Kali ini, Perserang Serang yang menjadi korban keganasan skuad Macan Kemayoran dan dibungkam dengan skor 3-1 di Lapangan Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Minggu (15/2/2015) petang.

Ketiga gol Persija Jakarta di cetak lewat gol bunuh diri pemain Perserang Serang, Dodok Anang, Alfin Tuasalamony, dan gol perdana Bambang Pamungkas. Sedangkan, gol tim lawan dicetak oleh Septian. Seluruh gol tercipta memasuki babak kedua.

Dalam uji coba pramusim, Persija Jakarta tercatat berhasil memenangkan delapan partai dalam 12 kali uji coba yang dilakukan.

Persija Jakarta yang turun dengan kekuatan penuh langsung tampil menggebrak. Persija langsung tampil menekan.

Mematangkan formasi 4-1-4-1, anak-anak Jakarta sudah menekan di awal babak pertama. Peluang pertama Persija Jakarta diperoleh melalui Yevgeni Kabayev lewat tendangan penalti. Aksi individu striker Persija Jakarta, Yevgeni Kabayev di kotak penalti sampai harus dilanggar keras kiper Perserang. Imbasnya, wasit memberikan penalti untuk tim Macan Kemayoran. Namun, pemain asal Estonia tersebut, Yevgeni Kabayev yang menjadi eksekutor penalti itu gagal menceploskan bola ke gawang, setelah tendangannya masih bisa ditepis kiper Perserang Serang.

Peluang kembali didapatkan Persija Jakarta melalui tendangan bebas dari Syaiful Indra Cahya. Tapi, bola masih melambung di atas gawang Perserang Serang.

Pada menit ke-22 Ismed Sofyan harus ditarik keluar lapangan dan digantikan Mahadirga Lasut karena cedera hamstring yang dialaminya.

Tendangan keras Stefano Lilipaly juga masih melambung di atas mistar gawang tim tamu. 

Pun demikian dengan sundulan Mahadirga Lasut yang masih membentur mistar gawang Perserang Serang.

Tercatat hanya empat peluang Persija Jakarta yang mengancam gawang Perserang Serang di babak pertama.

Sebaliknya, sang lawan memilih untuk bermain bertahan dan sesekali mengandalkan serangan balik. Strategi bertahan lawan sempat membuat Macan Kemayoran kerepotan.

Skor 0-0 bertahan sampai turun minum.

Memasuki babak kedua, Persija Jakarta kembali langsung tampil menekan. Di awal babak kedua Macan Kemayoran langsung memborbardir pertahanan Laskar Singa Andaru.

Aksi Muhammad Ilham mampu mengancam gawang Perserang, tapi tetap belum berbuah gol.

Tim Oranye membuka keunggulan lebih dulu lewat gol bunuh dari hasil tendangan Syaiful Indra Cahya yang dimaksudkan umpan tapi salah diantisipasi pemain belakang Perserang pada menit ke-52. Gol baru tercipta menit ke- 52 lewat tendangan Syaiful Indra Cahya yang mengenai kaki pemain Perserang Serang. Akhirnya, pada menit ke-52, Persija Jakarta mampu memecah kebuntuan setelah bek Perserang Serang mencetak gol bunuh diri. Berawal dari kegagalan mengantisipasi bola umpan mendatar Syaiful Indra Cahya. Sapuan bek itu justru membuat bola berbelok arah ke gawang sendiri. Hingga akhirnya, pemain Perserang melakukan gol bunuh diri setelah salah mengantisipasi tendangan Syaiful Indra Cahya.

Skor berubah 1-0 untuk Persija Jakarta.

Namun, gol tersebut langsung dibalas Perserang dua menit kemudian. Berselang dua menit, Perserang langsung menyamakan skor lewat tembakan keras pemain gelandang bernomor punggung 24. Keunggulan Persija Jakarta tak lama, pada menit ke-54 gelandang Perserang mampu melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti. Selang dua menit kemudian Perserang Serang berhasil menyamakan kedudukan lewat gol Septian. Pemain bernomor punggung 24 tersebut membuat skor imbang 1-1.

Persija Jakarta yang kecolongan tampil makin kesetanan, kombinasi permainan yang bertumpu pada kecepatan dan eksplorasi pemain sayap akhirnya membuat tuan rumah kembali unggul.

Tapi, skuat asuhan Rahmad Darmawan kembali unggul 2-1 lewat tendangan keras Alfin Tuasalamony. Tidak mau bermain seri, Macan Kemayoran langsung membalas lewat tendangan keras Alfin Tuasalamony melalui umpan Syaiful Indra Cahya di menit 59. Gol kedua Persija Jakarta disumbangkan gelandang serang Alfin Tuasalamony menginjak menit ke-60. Alfin Tuasalamony mampu memaksimalkan umpan crosing dari Syaiful Indra Cahya. Skor berubah 2-1 pada menit ke-60.

Masuknya Bepe, Novri, Rendy, Vava, Gunawan, dan Rohit membuat permainan Persija Jakarta lebih menyatu.

Persija memperbesar keunggulan melalui tendangan bebas striker veteran Persija Jakarta Bambang Pamungkas, yang baru dimasukkan pada babak kedua. Menyempurnakan kemenangan, pemain yang datang dari bangku cadangan Bambang Pamungkas membubuhkan gol perdananya dalam pramusim bersama Persija lewat eksekusi tendangan bebas yang cantik pada menit ke-69. Pada menit ke-69 Persija Jakarta akhirnya menutup keunggulan setelah eksekusi tendangan bebas Bepe sapaan Bambang Pamungkas berbuah gol.

Serangan yang dibangun Perserang Serang selalu gagal di pertahanan Persija Jakarta. Sampai peluit berakhir skor masih 3-1 bertahan hingga laga usai untuk kemenangan Persija Jakarta.

Namun, hasil itu belum membuat sang pelatih Rahmad Darmawan (RD) tenang karena masih menyisakan banyak catatan baginya.

Walaupun memetik kemenangan melawan Perserang, RD mengaku bahwa anak asuhnya masih agak lambat dibabak pertama dan lebih dominan dibabak kedua.

"Jujur di babak pertama kita memainkan tempo yang kurang cepat dan kita terlalu lama memainkan bola di lini tengah dan belakang. Saya mencatat hanya empat peluang yang dilancarkan pada babak pertama. Ini beda sekali di babak kedua di mana jauh lebih banyak kreasi serangan dan intensitasnya tinggi," ujar coach RD.

"Saya pikir sekitar 60% masih agak lambat dalam penyerangan di seluruh uji coba, mungkin masih ada keraguan para pemain untuk membuat suatu improvisasi kerja sama di lapangan. Ini yang membuat pergerakan agak lambat. Dalam seminggu ke depan hal itu akan menjadi pekerjaan buat saya," paparnya.

Rahmad Darmawan mengeluhkan permainan tim asuhannya yang masih belum konsisten. Pasalnya, melawan tim kasta kedua saja tim berjuluk Macan Kemayoran itu kehilangan tempo. "Kami main dengan tempo kurang cepat, dan kami terlalu lama memainkan bola di lini tengah dan belakang," tukas RD.

Karena itulah pada babak pertama Persija Jakarta seperti lesu darah dan kesulitan menembus pertahanan Perserang. Padahal, jika Persija Jakarta bisa bermain dalam tempo cepat, Rahmad Darmawan yakin tim asuhannya akan mencetak lebih banyak gol.

"Anak-anak terlambat panas. Saya sudah meminta ke mereka langsung main cepat. Ini menjadi evaluasi kami karena kalau di ISL, kita akan kesulitan sendiri bermain dengan cara ini," tutur pelatih yang dikenal dengan sapaan Coach RD itu.

Pada masa persiapan menuju laga perdana ISL nanti, Rahmad Darmawan akan mengisi sesi latihan dengan  game. Tujuannya, untuk membiasakan pemain bermain dalam tempo tinggi saat berlaga di ISL nanti.

Sementara itu, pelatih Perserang Serang, Widyantoro mengaku senang pada hasil akhir pertandingan uji coba melawan tim Ibu Kota Persija Jakarta yang dihelat di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Minggu (15/2/2015) sore. "Walaupun tim saya mengalami kekalahan tapi saya tetap merasa senang karena mendapatkan pengalaman dari salah satu tim ISL sebesar Persija Jakarta," kata eks pelatih Persis Solo itu setelah laga.

Klub yang menghuni divisi utama itu tampil dengan strategi bertahan, terbukti sepanjang babak pertama pertandingan berbagai serangan yang dijual pasukan Macan Kemayoran mampu diredam benteng pertahanan rapat Laskar Singo Andaru, julukan Perserang Serang. Namun, hasil akhir Perserang pun harus mengakui kekalahannya dari tim yang diarsiteki Rahmad Darmawan (RD) itu.

See Also

Hempaskan UEA 1-0, Indonesia U-19 Melaju Ke Perempat Final
Presiden Joko Widodo Dan Petinggi Negara Ikut Pecahkan Rekor Dunia Poco-Poco
Pemecahan Rekor Dunia Poco-Poco
Dandim 0716/Demak Ajak Danramil Beserta Perwira Staf Untuk Bertanding Bola Voli
Kodim 0716/Demak Dan Polres Siap Amankan Pengambilan Api Abadi Di Mrapen
Menko PMK Bilang Manfaatkan Asian Games 2018 Untuk Tingkatkan UKM, Ekonomi, Dan Parawisata
Muhammad Zohri Juarai Lari 100 Meter Putra Kejuaraan Dunia Atletik U-20
Kalahkan Inggris 2-1, Kuda Hitam Kroasia Bikin Kejutan Maju Ke Final
Kalahkan Belgia Skor Tipis 1-0, Prancis Capai Final Piala Dunia 2018
Dandim 0716/Demak Bersama Kapolres Buka Turnamen Usia Dini Se-Jateng Dan DIY
Kento Momota Rebut Gelar Indonesia Terbuka Untuk Kedua Kalinya
Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo Raih Gelar Indonesia Terbuka 2018
Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir Juara Indonesia Terbuka 2018
Hempaskan Tuan Rumah 4-3 Lewat Adu Penalti, Kroasia Capai Semi Final
Tekuk Swedia 2-0, Inggris Melaju Ke Semi Final
Tenggelamkan Brazil 2-1, Belgia Maju Ke Semi Final
Prancis Maju Ke Semi Final Setelah Menang Telak 2-0 Atas Uruguay
Kemenpora Sosialisasikan ASIAN Games Di Kudus
TNI-Polri Bersinergi Dengan Bermain Bola Bersama Forkopimcam Dan Lurah Se-Kecamatan Demak
KONI Demak Akan Gelar Lomba Panahan Tingkat Provinsi
Singkirkan Argentina 4-3, Prancis Maju Ke Perempat Final
Belgia Menang Tipis 1-0 Atas Inggris
Tunisia Tundukkan Panama 2-1
Prajurit Kodim 0716/Demak Bina Kemampuan Dengan Lari Jalan
Senegal Takluk Dari Kolombia 0-1
jQuery Slider

Comments

Archives :20182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 6.960.149 Since: 07.04.14 | 0.6596 sec