YouTube Facebook Twitter RSS
20 Feb 2018, 0

Editorial

Waode Kartika Sari Memainkan Peran Orang Sunda

Thursday, 26 February 2015 | View : 5819

siarjustisia.com-JAKARTA.

Waode Kartika Sari (25) memerankan Oneng, perempuan Sunda di drama komedi Kampung KW yang mayoritas para pemerannya bertampang mirip tokoh-tokoh ternama. Meski, bukan orang Sunda, Kartika Waode tak terlalu kesulitan memainkan peran tersebut.

"Saya pernah kuliah di Bandung, jadi saya tahu logat Sunda. Kebetulan tokoh Oneng bukan mirip seseorang atau tokoh lain," kata Kartika Waode di Epicentrum Walk, Jl. H.R. Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (20/2/2015).

Kartika Waode yang malam itu bergaun panjang hitam bercerita, hari itu dia lumayan sibuk sejak subuh.

Kesibukannya antara lain untuk shooting sinetron kejar tayang dan iklan keju yang baru selesai pada sore harinya.

"Sampai rumah ngos-ngosan dan langsung siap-siap ke Epicentrum. Nyaris saja telat, karena jalanan macet banget," kata Kartika Waode yang sebelumnya tampil dalam 20 episode Oh Ternyata, film Biro Mak Comblang Gokil, serta menjadi pemeran utama Lunar dalam sinetron Bukan Siti Nurbaya ini.

Sebelumnya, Kartika Waode juga memerankan sosok yang agak dewasa dalam film terbarunya, "Anak Kos Dodol". Salah satu keunikan karakter yang dimainkan Kartika adalah kegemarannya mengoleksi G-String.

Kos-kosan lebih dari sekedar tempat tinggal bagi para perantau, terutama mahasiswa. Ada banyak kisah persahabatan, cinta bahkan kenakalan yang tak biasa. Hal itu pula yang coba diangkat ke film 'Anak Kos Dodol'.

Dewi Rieka menangkap itu dan mencurahkannya pada sebuah novel ringan dan bernuansa komedi berjudul 'Anak Kos Dodol'. Ceritanya tentang 13 cewek-cewek cantik yang berkumpul di satu rumah kos di Yogyakarta.

Apa jadinya jika rumah kos-kosan dihuni oleh 13 mahasiswi baru yang cantik nan lugu. Sudah pasti akan banyak masalah yang ditimbulkan.

Itulah yang terjadi di sebuah rumah kos di Yogyakarta. Di suatu siang, rumah yang dijaga Pak Say (Pongki Barata) itu kedatangan 13 cewek cantik. Dedew, Sofia, Alisa, Tere, Sarah, Julia dan tujuh orang lainnya.

Musisi Pongki Barata siap mencoba profesi baru di tahun 2015. Bukan lagi musisi, tapi jauh berubah menjadi penjaga rumah kos.

Tentu itu bukan dalam arti yang sebenarnya. Pongki Barata menjadi penjaga rumah kos untuk film drama komedi terbaru, 'Anak Kos Dodol'.

"Saya jadi Pak Say. Dia itu penjaga kos-kosan. Peran saya bukan yang banyak ngomong, tapi cukup penting bagi 13 cewek pemeran utama itu untuk menyelesaikan masalahnya," ungkap musisi asal Yogyakarta itu saat jumpa pers di XXI Lotte Avenue, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (15/1/2015).

Bicara soal kemunculannya di film arahan Eman Pradipta itu, Pongki Barata menuturkan cukup banyak. Lebih banyak dari film-film sebelumnya.

"Biasanya saya itu kan muncul cuma satu scene. Di 'Anak Kos Dodol' saya jauh lebih banyak, lebih dari lima scene. Ini yang terbanyak sejauh ini. Karena biasanya memang cuma cameo," tambah Pongki Barata lagi.

Pongki Barata sendiri menggandeng sang istri, Sophie Navita. Sophie Navita bertugas memerankan orang tua salah satu dari 13 anak kos tersebut.

"Ini film yang sangat menghibur. Di luar pesan positif di dalamnya, film ini akan menghibur," tutup Pongki Barata lagi.

Situasi yang awalnya kaku menjadi cair setelah masing-masing saling akrab. Mereka yang jauh dari orang tua, kemudian merasakan kebebasan yang belum pernah dirasakan.

Alasannya sederhana, mereka yang jauh dari orang tua merasakan kebebasan yang tidak pernah dirasakan. Jadilah, rumah kos itu dipenuhi beragam kejadian, mulai dari yang menitikkan air mata sampa yang membuat tertawa.

13 orang dengan berbagai kriteria itu membawa segudang permasalahan yang menjadikan hari-hari mereka menarik. Belajar merokok, pergi ke klub malam, pulang pagi dan kenakalan remaja lainnya.

Di luar kuliah, 13 orang itu pun mengarungi berbagai petualangan seru. Persahabatan yang kental, jatuh cinta dengan Ketua Senat bahkan ada yang rela menggadaikan barangnnya demi bisa terus berjoged di klub malam.

Lika liku itu belum seberapa parah. Mereka yang masih muda mencoba-coba rokok dan alkohol. Sampai merebak isu kalau satu dari 13 anak kos itu ada yang hamil di luar nikah.

Kunjungan tiba-tiba orang tua menjadi permasalahan lain. Mau tak mau Dedew Cs berjibaku menutupi kesalahan dan kebodohan yang mereka buat agar tidak ketahuan.

Film drama komedi terbaru dari rumah produksi 'RK23' ini juga berusaha menyampaikan pesan tersirat. Bukan hanya untuk remaja tapi juga para orang tua.

"Film ini berisi kekhawatiran banyak orang tua yang anak-anaknya kos jauh dari rumah, terutama di luar kota. Dari film ini bisa jadi referensi apa yang sebetulnya para orang tua lakukan," ujar Produser 'Anak Kos Dodol', Erna Pelita.

Film yang akan tayang 26 Febuari 2015 mendatang mengangkat cerita tentang petualangan anak kos yang kerap penuh kehebohan namun selalu meninggalkan sesuatu yang mengesankan mulai dari pertemanan yang beragam, kegiatan kuliah yang padat, hingga hiruk-pikuk rumah kos.

Itulah secara singkat gambaran yang terjadi pada film layar lebar 'Anak Kos Dodol'. Diangkat dari novel karangan Dewi Rieka berjudul sama, 'Anak Kos Dodol' menyuguhkan drama komedi dunia remaja yang ringan.

Tertarik dengan ceritanya, rumah produksi RK23 mengangkat novel 'Anak Kos Dodol' ke dalam layar lebar. Dengan judul yang sama, sutradara Eman Pradipta siap mengemas visual penuh drama dan komedi.

RK23 Pictures mencoba memberikan warna yang berbeda dengan mengangkat karakter remaja yang ceria, optimis, aktif dan penuh masa depan.

Rasa yang diberikan di film ini pun penuh warna dan banyak rasa yang menyiratkan gejolak anak muda yang penuh gairah.

"Intuisi saya mengatakan, bahwa alur cerita di Novel ini sangat seru, menggambarkan jiwa muda yang bergejolak. Karakter anak muda memang tak pernah habis untuk digali dan selalu banyak angle menarik yang diangkat," ucap Erna Pelita selaku produser saat konferensi pers Launching Trailer Film Anak Kos Dodol di XXI Lotte Mall Ciputra, Jakarta Selatan, Kamis (15/1/2015).

"Film ini light banget, lucu, 'candy crush' dan segar. Inilah ketakutan akan banyak orang tua terhadap anak-anaknya yang nge-kos di luar kota," tutur Produser 'Anak Kos Dodol' Erna Pelita saat jumpa pers di XXI Lotte Avenue, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (15/1/2015).

"Ini film pertama saya. Ini merupakan film yang ringan khas remaja. Tapi ada pesan yang cukup kuat," buka sang sutradara saat jumpa pers di XXI Lotte Avenue, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (15/1/2015).

Eman Pradipta selaku sang sutradara menambahkan, Meskipun diadaptasi dari sebuah novel, namun untuk versi layar lebarnya, tetap diselipkan beberapa kejutan yang semakin menambah keseruan cerita dari dunia kos," jelasnya.

"Ada pesan tanggung jawab, persahabatan dan kebebasan. Bukan sekedar pengalaman 'haha...hihi'. Ada pengalaman yang akan memberikan refleksi ke dalam diri," tambah Eman Pradipta.

Ada juga istri dari Wingki Wiryawan, Kenes Andari yang juga berperan sebagai orang tua. Bersama Ananda Omesh, Naga 'Lyla' dan Tyson, mereka siap meramaikan film 'Anak Kos Dodol'.

Untuk menampilkan keseruan, 'Anak Kos Dodol' menggandeng 12 aktris muda pendatang baru. Ditambah satu pemain muda yang sedikit lebih berpengalaman, Ayudia Bing Slamet.

"Di sini aku berperan sebagai Dedew. Aku bareng sama teman-teman yang lain bikin petualangan anak kos yang seru. Banyak lika-liku tugas kuliah sampai di luar itu yang bakal hadir di filmnya," ujar Ayudia Bing Slamet mewakili teman-temannya.

Film arahan sutradara Eman Pradipta itu diramaikan oleh 12 aktris pendatang baru seperti Wizzy Williana, Waode Kartika Sari.

Selain 13 cewek-cewek cantik itu, 'Anak Kos Dodol' ada juga menampilkan nama-nama lama pemain senior seperti Ayudia Bing Slamet, Ananda Omesh, Pongki Barata, Sophie Navita, Kenes Andari, Indra Naga 'Lyla' dan Tyson.

Nuansa jawa yang asri dari Yogyakarta akan menjadi latar belakang utama 'Anak Kos Dodol'.

Para pendukung film 'Anak Kos Dodol' berpose disela pemutaran cuplikan film tersebut di Jakarta, Kamis (15/1/2015).

Film "Anak Kos Dodol" rilis trailer dan poster. Film yang mengangkat genre komedi romantis ini merupakan film yang diadaptasi dari novel curhatan best seller karya Dewi Rieka atau yang akrab disapa Dedew yang mempunyai judul sama.

Film produksi RK23 Pictures karya sutradara muda Eman Pradipta ini diadopsi dari novel dengan judul yang sama dibintangi 13 bintang baru serta didukung aktor dan aktris senior. Diangkat dari novel karya Dewi Rieka, 'Anak Kos Dodol' dijadwalkan tayang di bioskop pada Kamis (26/2/2015).

Pemilik tinggi badan 170 sentimeter ini mengaku, Waode Kartika Sari, kesibukan kerja membuatnya tak perlu repot-repot menjaga berat badan. Badannya malah mengurus karena urusan kerja. "Kalau lagi banyak pekerjaan, saya tak sempat istirahat lama. Nih lihat, muka saya kuyu karena capek. Namun, untunglah, saya bisa kerja karena banyak orang ingin kerja. Jadi, saya bersyukur meskipun sibuk sana sini," tukas Kartika Waode. (det/jos/kom)

See Also

UMK Rilis Buku Sedulur Sikep Menggugat
Pidato Pertanggungjawaban Atas Penerimaan Soetandyo Wignjosoebroto Award
Keluarga Besar DPP IPHI Dan DPP KAI Gelar Acara Halal Bihalal Bersama
Sugeng Tindak K. H. Mahfudz Ridwan
Ekspedisi 1.000 Jembatan Gantung Untuk Indonesia
Merenungi Kepergian KH Hasyim Muzadi
Sejarah Kota Jakarta Di Musium Kota Jakarta
Lukisan Mengisahkan Tentang Keadilan Di Depan Ruang Pengadilan
Lebih Mengenal Jakarta Melalui Kota Tua
Dialog Dengan Alam, Budaya, Dan Orang
Audiensi AHY Dengan DPD KAI DKI Jakarta
Turut Berduka Cita, Kiai Nafis Misbah Mustofa Berpulang
Silaturahmi Sowan Gus Mus
Transparansi Memberdayakan Masyarakat
Marhaenisme Dan Penutupan Sosial Dengan Pengucilan
Menuliskan Pengamalan Ilmu Seseorang
Analisis Hubungan Partnership Bung Karno
Syafii Maarif Penerus Gus Dur
Di Tanah Rantau, Keluarga Kudus Yogyakarta Akan Gelar Makrab Bersama Bupati
1 Oktober Hari Kesaktian Pancasila
Tua Bersinar, Bisakah Kita Lakukan?
Batik Print Yang Murah Meriah
Plumbon Dan Film Everything Is Illuminated
Perkawinan Jangan Dikorbankan Demi Politik Pemilihan
Kekuasaan Formal Dan Informal
jQuery Slider

Comments

Archives :20182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 5.389.958 Since: 07.04.14 | 0.7724 sec