YouTube Facebook Twitter RSS
18 Jan 2019, 0

Nusantara

Khofifah Indar Parawansa Resmi Jadi Juru Bicara Nasional Capres Jokowi

Saturday, 03 May 2014 | View : 481

siarjustisia.com-SURABAYA.

Calon presiden (capres) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Ir. H. Joko Widodo yang akrab disapa ‘Jokowi’ mendatangi kediaman Khofifah Indar Parawansa, Ketua PP Muslimat NU di Jalan Jemursari VIII/24 Surabaya, Sabtu (03/05/2014) siang.

Kedatangan calon presiden dari PDIP ini tertunda hingga 4 jam lebih. Jika jadwal sebelumnya diagendakan pada pukul 10.00 WIB, Jokowi beserta rombongan baru tiba di rumah kediaman Khofifah Indar Parawansa sekitar pada pukul 14.30 WIB, Sabtu (3/5/2014). Khofifah Indar Parawansa menerima kunjungan Jokowi di rumahnya sekitar pukul 14.30 WIB, Sabtu (3/5/2014).

Tampak bersama rombongan, Jokowi didampingi Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) PDIP Ahmad Basarah, Ketua Fraksi PKB DPR RI Marwan Dja'far, Effendi Choirie dari Partai NasDem, anggota DPR RI PDIP Indah Kurnia, dan Ketua DPD PDIP Jawa Timur Sirmadji.

Sedangkan lebih dulu datang di rumah Khofifah Indar Parawansa, antara lain mantan calon gubernur (cagub) provinsi Jawa Timur Bambang Dwi Hartono, pengamat pendidikan Kresnayana Yahya, guru besar UIN Sunan Ampel Ridwan Nasir, serta pengurus Muslimat NU, PCNU, dan IPPNU.

Ketua Umum PP Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa resmi menjadi Juru Bicara bakal calon presiden (capres) dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Ir. H. Joko Widodo yang akrab disapa ‘Jokowi’. “Mbak Khofifah, kita ini kan temenan udah lama, mbok ya saya dibantu. Dan Alhamdulillah beliau menyanggupinya dan mulai sekarang dia menjadi juru bicaranya Jokowi,” tegas Jokowi dihadapan ibu-ibu Muslimat yang ada di rumah Khofifah Indar Parawansa, Sabtu (3/5/2014).

Hal ini untuk melengkapi Juru Bicara Jokowi dari internal, Wakil Sekretaris Jenderal PDIP Ahmad Basarah. "Kita ini kerja sama tanpa syarat," beber Jokowi pada wartawan di rumah Khofifah Indar Parawansa di Jalan Jemursari VIII/24, Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (3/5/2014).

Bakal calon presiden (capres) dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Joko Widodo alias Jokowi menuturkan pertemuan dengan Khofifah Indar Parawansa sudah dilakukan sekian kalinya.

Hanya kali ini, pertemuan berlangsung di kediaman Khofifah Indar Parawansa dengan mengundang para Muslimat NU.

Mantan Wali Kota Solo ini, Jokowi juga menegaskan bahwa pertemuan ini hanya silaturahmi dengan jajaran Muslimat NU di Jawa Timur. "Tidak ada membahas bagi-bagi kursi, tidak ada bagi-bagi cawapres," tutur Jokowi di depan anggota Muslimat NU.

Menurut Khofifah Indar Parawansa, penunjukan dirinya tidak terlepas dari proses interaksi yang dilakukan sejak Jokowi menjabat sebagai Wali Kota Solo dan Gubernur DKI Jakarta, sampai setelah deklarasi calon presiden (capres) Jokowi dari PDIP. "Saya merasa bisa bersinergi," ujarnya Sabtu (3/5/2014).

Khofifah Indar Parawansa mengatakan siap jika harus mengemban tugas Juru Bicara pemilihan presiden (pilpres) Jokowi. Sebagai Juru Bicara, dia tentu mendapat peran untuk menjawab dan merespons persoalan yang berkaitan dengan Jokowi. "Insya Allah saya siap," katanya.

Khofifah Indar Parawansa mengaku belum mengetahui secara detail tugasnya sebagai juru bicara. Ia hanya menduga Jokowi akan memiliki sejumlah juru bicara sesuai dengan teritorial dan segmen masalah masing-masing. Pekan depan, Khofifah Indar Parawansa dan Jokowi akan kembali bertemu untuk membicarakan masalah tersebut. "Saya masih akan konfirmasi ke tim inti, secara spesifik belum ada," tandasnya.

Jabatan itu pun bukan jabatan politis sehingga tidak melanggar peraturan organisasi NU. “Ini kan bukan jabatan politik. Tidak ada peraturan organisasi yang dilanggar,” terang Khofifah Indar Parawansa pada wartawan setelah bertemu dengan Joko Widodo alias Jokowi di kediamannya di Jalan Jemursari VIII/24, Surabaya, Sabtu (3/5/2014).

Ketua Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Khofifah Indar Parawansa mengatakan penunjukan dirinya sebagai Juru Bicara hanya bersifat insidentil. "Karena posisi sebagai Ketua Umum dan Juru Bicara bukan jabatan politik ya, jadi sifatnya hanya insidentil pada saat pilpres saja. Insya Allah tidak ada masalah, karena ini jabatan politik," jelasnya usai menemani Jokowi berkunjung ke kediamannya di Surabaya, Sabtu (3/5/2014).

Ia menambahkan, penugasan langsung yang diberikan kepadanya dari Jokowi tidak melanggar aturan apapun. Sehingga, Khofifah Indar Parawansa yakin mampu melakukan tugasnya dengan amanah.

Khofifah Indar Parawansa mengatakan, tidak akan ada masalah jika dirinya menjadi Juru Bicara Jokowi. Sebab ia akan melakukan pendekatan untuk memberikan penjelasan tentang tugasnya sebagai Juru Bicara.

Meski dipilih sebagai Juru Bicara tim calon presiden (capres) Jokowi, tapi Khofifah Indar Parawansa tidak akan menanggalkan jabatannya sebagai Ketua Muslimat NU. Pengangkatan Khofifah Indar Parawansa menjadi Juru Bicara bakal calon presiden (capres) dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Ir. H. Joko Widodo yang akrab disapa ‘Jokowi’, diyakini tidak akan muncul benturan kepentingan dengan statusnya kini sebagai Ketua Umum Muslimat NU. Dalam Anggaran Dasar dan Rumah Tangga (AD/ART) NU melarang adanya rangkap jabatan, namun Khofifah Indar Parawansa yakin posisinya sebagai Juru Bicara Jokowi bukanlah rangkap jabatan. "Tidak ada peraturan yang dilanggar. Tidak ada peraturan organisasi yang dilanggar. kalau di AD ART-nya NU kan ada larangan rangkap jabatan. Tapi inikan bukan jabatan politik," tutupnya. (jos)

See Also

Dandim 0716/Demak Pimpin Sertijab Pasiops
Babinsa 11/Sayung Hadiri Sosialisasi Program Indonesia Sehat Pendekatan Keluarga
Wujudkan Sinergitas, Kapolres Demak Sempatkan Diri Berkunjung Ke Koramil 04/Dempet
Piket Koramil 13/Karangawen Aktif Patroli Malam Bersama Polsek Guna Ciptakan Kamtibmas Yang Kondusif
Dandim 0716/Demak Hadiri Sosialisasi Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) Tahun 2019
Bermodal Tekad, Babinsa 02/Bonang Ajak Generasi Muda Binaannya Untuk Gemar Membaca
Babinsa 12/Mranggen Berikan Himbauan Kepada Siswa Yang Kedapatan Bolos Saat Jam Pelajaran
Melalui Jam Komandan, Dandim 0716/Demak Tekankan Netralitas TNI Dalam Pemilu
Gotong Royong Babinsa 12/Mranggen Dan Masyarakat Atasi Banjir Di Banyumeneng
Jumlah Korban Jiwa Tsunami Selat Sunda Capai 437 Orang
Dampingi Kegiatan Posyandu, Wujud Nyata Kepedulian Babinsa 11/Sayung Terhadap Kesehatan Masyarakat
Babinsa 12/Mranggen Bersama Warga Laksanakan Karya Bhakti Peninggian Tanggul
Babinsa 02/Bonang Kunjungi TK Di Desa Binaannya
MUI Bantah Buat Spanduk Tolak Natal Di Pangandaran
Jalan Gubeng Ambles Diduga Kesalahan Konstruksi Proyek
Jalan Gubeng Surabaya Ambles
Dandim 0716/Demak Serahkan Piala Dalam Rangka Peringati HUT Korpri Dan HUT PGRI
Dandim 0716/Demak Hadiri Upacara HUT PGRI Ke-73 Dan HUT Korpri Ke-47
Peran Aktif Koramil 11/Sayung Dalam Membantu Mengatasi Kesulitan Warganya
Semangat Tanpa Batas, Babinsa 01/Demak Bantu Petani Dukuh Gesik Tanam Padi
Semangat Prajurit Kodim 0716/Demak Dalam Mengisi Jadwal Minggu Militer
Kodim 0716/Demak Ikuti Apel Siaga Darurat Banjir Musim Penghujan
Bersinergi Dengan Bhabinkamtibmas, Babinsa Desa Pundenarum Tangkal Banjir
Dandim 0716/Demak Bersama Forkopimda Kabupaten Demak Melepas Keberangkatan Banser Dan GP Ansor
Peringati HUT PGRI Dan KORPRI, Kodim 0716/Demak Ajak Masyarakat Bersihkan Sungai Pelayaran
jQuery Slider

Comments

Archives :201920182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 7.247.854 Since: 07.04.14 | 0.6767 sec