YouTube Facebook Twitter RSS
18 Nov 2018, 0

Nusantara

Khofifah Indar Parawansa Resmi Jadi Juru Bicara Nasional Capres Jokowi

Saturday, 03 May 2014 | View : 466

siarjustisia.com-SURABAYA.

Calon presiden (capres) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Ir. H. Joko Widodo yang akrab disapa ‘Jokowi’ mendatangi kediaman Khofifah Indar Parawansa, Ketua PP Muslimat NU di Jalan Jemursari VIII/24 Surabaya, Sabtu (03/05/2014) siang.

Kedatangan calon presiden dari PDIP ini tertunda hingga 4 jam lebih. Jika jadwal sebelumnya diagendakan pada pukul 10.00 WIB, Jokowi beserta rombongan baru tiba di rumah kediaman Khofifah Indar Parawansa sekitar pada pukul 14.30 WIB, Sabtu (3/5/2014). Khofifah Indar Parawansa menerima kunjungan Jokowi di rumahnya sekitar pukul 14.30 WIB, Sabtu (3/5/2014).

Tampak bersama rombongan, Jokowi didampingi Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) PDIP Ahmad Basarah, Ketua Fraksi PKB DPR RI Marwan Dja'far, Effendi Choirie dari Partai NasDem, anggota DPR RI PDIP Indah Kurnia, dan Ketua DPD PDIP Jawa Timur Sirmadji.

Sedangkan lebih dulu datang di rumah Khofifah Indar Parawansa, antara lain mantan calon gubernur (cagub) provinsi Jawa Timur Bambang Dwi Hartono, pengamat pendidikan Kresnayana Yahya, guru besar UIN Sunan Ampel Ridwan Nasir, serta pengurus Muslimat NU, PCNU, dan IPPNU.

Ketua Umum PP Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa resmi menjadi Juru Bicara bakal calon presiden (capres) dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Ir. H. Joko Widodo yang akrab disapa ‘Jokowi’. “Mbak Khofifah, kita ini kan temenan udah lama, mbok ya saya dibantu. Dan Alhamdulillah beliau menyanggupinya dan mulai sekarang dia menjadi juru bicaranya Jokowi,” tegas Jokowi dihadapan ibu-ibu Muslimat yang ada di rumah Khofifah Indar Parawansa, Sabtu (3/5/2014).

Hal ini untuk melengkapi Juru Bicara Jokowi dari internal, Wakil Sekretaris Jenderal PDIP Ahmad Basarah. "Kita ini kerja sama tanpa syarat," beber Jokowi pada wartawan di rumah Khofifah Indar Parawansa di Jalan Jemursari VIII/24, Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (3/5/2014).

Bakal calon presiden (capres) dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Joko Widodo alias Jokowi menuturkan pertemuan dengan Khofifah Indar Parawansa sudah dilakukan sekian kalinya.

Hanya kali ini, pertemuan berlangsung di kediaman Khofifah Indar Parawansa dengan mengundang para Muslimat NU.

Mantan Wali Kota Solo ini, Jokowi juga menegaskan bahwa pertemuan ini hanya silaturahmi dengan jajaran Muslimat NU di Jawa Timur. "Tidak ada membahas bagi-bagi kursi, tidak ada bagi-bagi cawapres," tutur Jokowi di depan anggota Muslimat NU.

Menurut Khofifah Indar Parawansa, penunjukan dirinya tidak terlepas dari proses interaksi yang dilakukan sejak Jokowi menjabat sebagai Wali Kota Solo dan Gubernur DKI Jakarta, sampai setelah deklarasi calon presiden (capres) Jokowi dari PDIP. "Saya merasa bisa bersinergi," ujarnya Sabtu (3/5/2014).

Khofifah Indar Parawansa mengatakan siap jika harus mengemban tugas Juru Bicara pemilihan presiden (pilpres) Jokowi. Sebagai Juru Bicara, dia tentu mendapat peran untuk menjawab dan merespons persoalan yang berkaitan dengan Jokowi. "Insya Allah saya siap," katanya.

Khofifah Indar Parawansa mengaku belum mengetahui secara detail tugasnya sebagai juru bicara. Ia hanya menduga Jokowi akan memiliki sejumlah juru bicara sesuai dengan teritorial dan segmen masalah masing-masing. Pekan depan, Khofifah Indar Parawansa dan Jokowi akan kembali bertemu untuk membicarakan masalah tersebut. "Saya masih akan konfirmasi ke tim inti, secara spesifik belum ada," tandasnya.

Jabatan itu pun bukan jabatan politis sehingga tidak melanggar peraturan organisasi NU. “Ini kan bukan jabatan politik. Tidak ada peraturan organisasi yang dilanggar,” terang Khofifah Indar Parawansa pada wartawan setelah bertemu dengan Joko Widodo alias Jokowi di kediamannya di Jalan Jemursari VIII/24, Surabaya, Sabtu (3/5/2014).

Ketua Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Khofifah Indar Parawansa mengatakan penunjukan dirinya sebagai Juru Bicara hanya bersifat insidentil. "Karena posisi sebagai Ketua Umum dan Juru Bicara bukan jabatan politik ya, jadi sifatnya hanya insidentil pada saat pilpres saja. Insya Allah tidak ada masalah, karena ini jabatan politik," jelasnya usai menemani Jokowi berkunjung ke kediamannya di Surabaya, Sabtu (3/5/2014).

Ia menambahkan, penugasan langsung yang diberikan kepadanya dari Jokowi tidak melanggar aturan apapun. Sehingga, Khofifah Indar Parawansa yakin mampu melakukan tugasnya dengan amanah.

Khofifah Indar Parawansa mengatakan, tidak akan ada masalah jika dirinya menjadi Juru Bicara Jokowi. Sebab ia akan melakukan pendekatan untuk memberikan penjelasan tentang tugasnya sebagai Juru Bicara.

Meski dipilih sebagai Juru Bicara tim calon presiden (capres) Jokowi, tapi Khofifah Indar Parawansa tidak akan menanggalkan jabatannya sebagai Ketua Muslimat NU. Pengangkatan Khofifah Indar Parawansa menjadi Juru Bicara bakal calon presiden (capres) dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Ir. H. Joko Widodo yang akrab disapa ‘Jokowi’, diyakini tidak akan muncul benturan kepentingan dengan statusnya kini sebagai Ketua Umum Muslimat NU. Dalam Anggaran Dasar dan Rumah Tangga (AD/ART) NU melarang adanya rangkap jabatan, namun Khofifah Indar Parawansa yakin posisinya sebagai Juru Bicara Jokowi bukanlah rangkap jabatan. "Tidak ada peraturan yang dilanggar. Tidak ada peraturan organisasi yang dilanggar. kalau di AD ART-nya NU kan ada larangan rangkap jabatan. Tapi inikan bukan jabatan politik," tutupnya. (jos)

See Also

Dandim 0716/Demak Ajak Peserta Sarasehan Untuk Menjaga Keutuhan NKRI
Batuud Koramil 13/Karangawen Hadiri Mujahadah Al Aurodul Jamiah Di Desa Bumirejo
Babinsa 09/Karangtengah Pererat Sinergitas Dengan Perangkat Desa
Kepedulian Babinsa 12/Mranggen Terhadap Generasi Penerus Bangsa
Ratusan Saka Wira Kartika Dikukuhkan Dandim 0716/Demak
Bupati Demak Buka Secara Resmi Apel Akbar Pengukuhan Saka Wira Kartika
Babinsa 05/Mijen Ajak Warga Binaannya Laksanakan Jumat Bersih
Babinsa 06/Wedung Ajak Para Santri Untuk Berdisiplin Dan Berjiwa Nasionalisme
Sasaran Non Fisik TMMD Tingkatkan Rasa Nasionalisme
Tim Kopaska AL Temukan Benda Diduga Mesin Lion Air JT 610
Danramil 07/Gajah Sambangi Keluarga Korban Kecelakaan Lion Air JT 610
Kegiatan Rutin Apel Pagi Kodim 0716/Demak Dilanjutkan Pemeliharaan Pangkalan
Dandim 0716/Demak Pimpin Upacara Sertijab Danramil 02/Bonang
Babinsa Kodim 0716/Demak Peringati Hari Sumpah Pemuda Berikan Wawasan Kebangsaan
Presiden Joko Widodo Resmi Gratiskan Tarif Tol Suramadu
Lepas Santri Ke Luar Negeri Di Momentum Hari Santri
Gerbang Tol Pejompongan Terbakar
Isi Lengkap Deklarasi Dukungan Jaringan Gusdurian Kepada Joko Widodo-Maruf Amin
Anies Baswedan Resmi Cabut Izin Prinsip Pembangunan Pulau Reklamasi
Polisi Sebut Mobilnya Berhenti Mendadak Soal Al Ghazali Pingsan
TNI AL Bentuk Tim Selidiki Kebakaran KRI Rencong 622
Kronologi Terbakar Dan Tenggelamnya KRI Rencong 622
TNI AL Sebut Seluruh Awak KRI Rencong 622 Selamat
Mahasiswa Diminta Tumbuhkan Budaya Menulis
Tim Mahad Aly TBS Lakukan Pengukuran Arah Kiblat
jQuery Slider

Comments

Archives :20182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 6.971.365 Since: 07.04.14 | 0.6609 sec