YouTube Facebook Twitter RSS
25 Jun 2018, 0

Internasional

Australia Tawarkan Barter Narapidana

siarjustisia.com-CANBERRA.

Dua warga negara Australia yang menjadi terpidana mati di Indonesia, Andrew Chan dan Myuran Sukumaran telah diboyong dari Lapas Kerobokan, Denpasar ke Pulau Nusakambangan untuk menjalani eksekusi. Namun, semakin dekatnya waktu eksekusi terhadap Andrew Chan dan Myuran Sukumaran tak menyurutkan pemerintah Australia untuk menyelamatkan dua warganya yang dikenal dengan julukan duo Bali Nine itu.

Yang terkini, Australia berupaya membujuk pemerintah Indonesia demi menyelamatkan Andrew Chan dan Myuran Sukumaran dari eksekusi mati. Pemerintah di Negeri Kanguru itu menawarkan adanya tukar-menukar narapidana dengan Indonesia.

Menteri Luar Negeri Australia, Julie Bishop mengatakan, dirinya pada Selasa (3/3/2015) sore lalu telah melakukan pembicaraan per telepon dengan Menlu RI, Retno Lestari Priansari Marsudi. Dalam pembicaraan itu, Julie Bishop menawarkan tukar-menukar narapidana antara Australia dengan Indonesia demi menghindarkan duo Bali Nine dari eksekusi mati.

“Yang kami cari untuk dilakukan adalah sebuah peluang untuk membicarakan opsi-opsi yang mungkin ada di wilayah transfer narapidana, pertukaran napi,” kata Julie Bishop saat berbicara di Canberra, seperti dikutip The Age.

Julie Bishop mengakui bahwa pembicaraan itu memang belum menyentuh persoalan detail. “Namun kami mencari sebuah kesempatan, sebuah jalan lebar yang bisa jadi tersedia untuk menyelamatkan dua orang itu (Chan dan Sukumaran),” tutur Julie Bishop.

Karenanya, Menlu Julie Bishop berharap agar nota kesepahaman tentang pertukaran narapidana antara Indonesia dengan Australia bisa terwujud. Sebab, faktanya memang ada Warga Negara Indonesia (WNI) yang menjadi narapidana di Australia.

“Saya tidak masuk secara spesifik, tapi saya mencatat ada warga Australia dipenjara di Jakarta dan ada orang Indonesia menjadi narapidana di Australia dan kami perlu menjajaki beberapa peluang, pertukaran narapidana, pemindahan, dan apakah itu bisa dilakukan di bawah hukum Indonesia,” katanya seperti dikutip ABC.

Hanya saja, Australia belum mendapat jawaban dari Indonesia. Sebab, Menlu Julie Bishop masih harus menanti jawaban dari Menlu RI Retno Lestari Priansari Marsudi yang akan membawa opsi itu ke Presiden Joko Widodo.

Saat ini memang terdapat tiga WNI yang menjadi terpidana kasus narkoba di penjara Australia. Ketiganya adalah Kristito Mandagi, Saud Siregar dan Ismunandar yang ditangkap pada 1998 karena membawa ratusan kilo heroin di Pelabuhan Macquarie, New South Wales Australia.

Kristito Mandagi dijatuhi hukuman 25 tahun penjara. Sedangkan Saud Siregar, dan Ismunandar dihukum 20 tahun penjara.

Perdana Menteri Australia, Tony Abbott mengaku berupaya melakukan pembicaraan akhir melalui telepon dengan Presiden Indonesia Joko Widodo.

PM Australia Tony Abbott merasa perlu meyakinkan pemerintah Indonesia bahwa Andrew Chan dan Myuran Sukumaran tak semestinya dihukum karena berperilaku baik selama di penjara.

“Orang-orang ini telah memerangi kejahatan dan mereka menjadi aset bagi Indonesia melawan kejahatan narkoba. Ketika anda memiliki aset, tentu anda tak akan merusaknya,” ucapnya. (theage/abc)

See Also

Turki Adakan Pemilu Hari Ini
Arab Saudi Resmi Mencabut Larangan Perempuan Menyetir
Gempa Guncang Osaka
Inggris Permudah Pengajuan Visa Bagi Pelajar Indonesia
Amerika Serikat Keluar Dari Dewan HAM PBB
PM Malaysia Mahathir Mohamad Umumkan Gaji Menteri Dipangkas 10 Persen
Suriah Berhasil Usir ISIS
Satgas Malaysia Akan Selidiki Skandal Mega Korupsi 1MDB
Malaysia Ringkus 7 Anggota Terduga Jaringan IS
Sekolah Di Ghouta Timur Dihantam Rudal
Pasar Di Suriah Dihantam Roket
Arab Saudi Dan Inggris Tandatangani Kesepakatan Pembelian Jet Tempur
Kementerian Pertanian Cegah Rock Melon Australia Masuk Indonesia
Presiden Suriah Tegaskan Serangan Di Ghouta Timur Akan Terus Berlanjut
Skandal Seks Wakil PM Australia Dan Staf Picu Usulan Larangan
Hujan Salju Tebal Lumpuhkan Paris
PBB Selidiki Dugaan Penggunaan Senjata Kimia Di Suriah
Kurdi Irak Tahan 4.000 Ekstremis
Kereta Tabrak Ke Kereta Di Amerika Serikat
Lima Tempat Romantis Rayakan Valentine Di Perth
Fosil Dinosaurus Baru Ditemukan Di Gurun Mesir
Pemimpin Oposisi Zimbabwe Tewas Dalam Kecelakaan Helikopter Di Amerika Serikat
2 WNI Sandera Abu Sayyaf Dibebaskan
Bom Ganda Bunuh Diri Tewaskan 38 Orang Di Baghdad
Myanmar Bebaskan Dua Jurnalis Asing
jQuery Slider

Comments

Archives :20182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 6.177.145 Since: 07.04.14 | 0.6507 sec