YouTube Facebook Twitter RSS
19 Jan 2019, 0

Hukum

Wali Kota Palembang Nonaktif Dipidana Penjara 6 Tahun

Monday, 09 March 2015 | View : 466

siarjustisia.com-JAKARTA.

Pasangan suami istri (pasutri) Romi Herton, dan Masyito dipidana penjara karena terbukti melakukan tindak pidana korupsi dengan menyuap Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Akil Mochtar terkait kepengurusan sengketa pilkada Kota Palembang, serta memberikan keterangan palsu selama proses penyidikan.

"Menyatakan terdakwa satu Romi Herton dan terdakwa dua Masyito, terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama dan berlanjut," kata Ketua Majelis Hakim Mukhlis, membacakan putusan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (9/3/2015).

Lebih lanjut, dalam putusannya, majelis hakim memutus Romi Herton selaku Wali Kota Palembang nonaktif dipidana penjara 6 tahun sedangkan Masyito, sang istri dipidana 4 tahun.

Keduanya dinyatakan terbukti melanggar Pasal 6 ayat (1) huruf a UU No.31/1999 sebagaimana diubah dengan UU No.20/2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Kemudian, Majelis Hakim juga menyatakan, pasutri tersebut terbukti bersalah melanggar Pasal 22 jo Pasal 35 UU No.31/1999 sebagaimana diubah dengan UU No.20/2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

"Menjatuhkan pidana 6 tahun untuk terdakwa satu, dan terdakwa dua dengan pidana penjara 4 tahun. Dan masing-masing dipidana denda Rp 200 juta subsider 2 bulan," kata Hakim Mukhlis.

Romi Herton dituntut pidana penjara 9 tahun oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK. Jaksa juga menuntut pidana tambahan pencabutan hak politik untuk dipilih dan memilih selama 11 tahun setelah perkaranya berkekuatan hukum tetap.

Sedangkan Masyito dituntut pidana penjara selama 6 tahun.

Hakim menolak pidana tambahan pencabutan hak politik terhadap Romi Herton dengan alasan, hak tersebut melekat bagi setiap warga negara. Atas putusan tersebut baik penuntut umum, terdakwa, maupun penasehat hukumnya menyatakan pikir-pikir untuk mengajukan banding. (sp)

See Also

Polda Metro Jaya Bekuk Guru Penyebar Hoax Surat Suara
PT. NKE Dihukum Denda Rp 85,49 Miliar
Polda Jatim Ingatkan VA Bisa Jadi Tersangka
KPK Tahan 2 Mantan Anggota DPRD Sumatera Utara
Polda Jatim Sebut VA Terima 15 Kali Transfer Uang Dari Muncikari
LBH Ansor Jateng Apresiasi Penangkapan Cepat Polres Kebumen Terhadap Pelaku Kekerasan Seksual
Usai Diperiksa Polda Jatim, VA Dan AS Minta Maaf
Polda Jatim Ringkus Muncikari Dua Artis Ibu Kota
Polda Jawa Timur Tetapkan 2 Tersangka Prostitusi Online Artis
Kapolres Bitung Perintahkan Pelaku Kejahatan Ditembak Di Tempat
Polres Magelang Kota Dalami Motif Tersangka Perusakan Nisan
Perusak Nisan Di 4 TPU Kota Magelang Ditangkap
Reserse Polres Bitung Bekuk Residivis Sadis Pembegal Motor
Satuan Reskrim Polres Bitung Tangkap Dua Tersangka Curanmor
Perusakan Nisan Di TPU Kota Magelang Masih Berlanjut
Polres Magelang Selidiki Perusakan Belasan Nisan Di Pemakaman Umum
Pembelian Alat Sekolah SMK Bernilai Ratusan Miliar Di Dinas Pendidikan Prov Jatim Perlu Diperiksa
Mahasiswa Unesa Sorot Penggunaan Dana Pembelian Mebel Di Kampus
KPK Tetapkan Dirut PT. Rohde And Schwarz Indonesia Sebagai Tersangka
KPK Akan Segera Periksa Saksi Dan Tersangka Suap KONI
KPK Cekal Robert Tantular Ke Luar Negeri
Artis Kembali Ditangkap Terkait Kasus Narkoba
Tim Resmob Dan Tarsius Bitung Lumpuhkan Pencuri Kambuhan
Polres Metro Jakarta Selatan Gali Motif Pembunuh Perempuan Muda Di Kebagusan City
Polres Metro Jakarta Selatan Tangkap Pembunuh Perempuan Muda Di Kebagusan City
jQuery Slider

Comments

Archives :201920182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 7.252.880 Since: 07.04.14 | 0.6254 sec