YouTube Facebook Twitter RSS
22 Jun 2018, 0

Hukum

Wali Kota Palembang Nonaktif Dipidana Penjara 6 Tahun

Monday, 09 March 2015 | View : 390

siarjustisia.com-JAKARTA.

Pasangan suami istri (pasutri) Romi Herton, dan Masyito dipidana penjara karena terbukti melakukan tindak pidana korupsi dengan menyuap Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Akil Mochtar terkait kepengurusan sengketa pilkada Kota Palembang, serta memberikan keterangan palsu selama proses penyidikan.

"Menyatakan terdakwa satu Romi Herton dan terdakwa dua Masyito, terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama dan berlanjut," kata Ketua Majelis Hakim Mukhlis, membacakan putusan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (9/3/2015).

Lebih lanjut, dalam putusannya, majelis hakim memutus Romi Herton selaku Wali Kota Palembang nonaktif dipidana penjara 6 tahun sedangkan Masyito, sang istri dipidana 4 tahun.

Keduanya dinyatakan terbukti melanggar Pasal 6 ayat (1) huruf a UU No.31/1999 sebagaimana diubah dengan UU No.20/2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Kemudian, Majelis Hakim juga menyatakan, pasutri tersebut terbukti bersalah melanggar Pasal 22 jo Pasal 35 UU No.31/1999 sebagaimana diubah dengan UU No.20/2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

"Menjatuhkan pidana 6 tahun untuk terdakwa satu, dan terdakwa dua dengan pidana penjara 4 tahun. Dan masing-masing dipidana denda Rp 200 juta subsider 2 bulan," kata Hakim Mukhlis.

Romi Herton dituntut pidana penjara 9 tahun oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK. Jaksa juga menuntut pidana tambahan pencabutan hak politik untuk dipilih dan memilih selama 11 tahun setelah perkaranya berkekuatan hukum tetap.

Sedangkan Masyito dituntut pidana penjara selama 6 tahun.

Hakim menolak pidana tambahan pencabutan hak politik terhadap Romi Herton dengan alasan, hak tersebut melekat bagi setiap warga negara. Atas putusan tersebut baik penuntut umum, terdakwa, maupun penasehat hukumnya menyatakan pikir-pikir untuk mengajukan banding. (sp)

See Also

Babinsa Kodim 0716/Demak Evakuasi Sosok Mayat Berhelm Yang Gantung Diri
Kapolres Bogor Larang Anggotanya Ambil Jatah Libur
Dana BOS Malah Dipakai Beli Buku Yang Jauh Lebih Mahal Daripada Buku Resmi
6 Saksi Penting Kasus BLBI Kembali Dicekal
Buku Penerbit Yang Di Black List Pemerintah Malah Dibagikan Ke Sekolah-sekolah Di Jombang
Dua Bos First Travel Dituntut 20 Tahun Penjara
Mabes Polri Sebut Operasi Keselamatan Lalulintas Berhasil
4 Pegawai Bank Jatim Sudah Jadi Terdakwa
Dokter Bimanesh Sutarjo Bantah Kesaksian Kepala IGD RS Permata Hijau
BPOM Minta Importir Tarik Sarden Kaleng Terindikasi Mengandung Cacing
Ketua RT Yang Telanjangi Dua Sejoli Dituntut 7 Tahun Penjara
KPK Geledah Rumah Wali Kota Malang
Peran Pelaku Skimming ATM Bank
Cara Sindikat Skimming ATM Bank Jalankan Aksinya
Pembobol Skimming ATM Bank Sudah Bobol 64 Bank Di Dunia
Polda Metro Jaya Bekuk 5 Pembobol Skimming ATM Bank
BNN Sita Sabu 51.4 Kg Dari Bandar Narkoba Di Ancol
BNN Telusuri TPPU Bandar Sabu 51,4 Kg
JD Resmi Jadi Penghuni Rutan
BNN Sergap 3 Bandar Narkoba Di Ancol
Hakim Senior Terjaring OTT Rp 30 Juta
Polres Kudus Ciduk 5 Orang Pengedar Uang Palsu
KPK Jerat Cagub Maluku Utara
KPK Periksa Isteri Bos PT. MRA
Hacker Surabaya Black Hat Telah Retas 600 Situs
jQuery Slider

Comments

Archives :20182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 6.162.882 Since: 07.04.14 | 0.6203 sec