YouTube Facebook Twitter RSS
18 Nov 2018, 0

Hukum

KPK Sita Tanah Atas Nama Istri Muda Ketua DPRD Bangkalan

Thursday, 19 March 2015 | View : 1429

siarjustisia.com-JAKARTA.

Lembaga antirasuah, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus menyita sejumlah aset milik Ketua DPRD Bangkalan, R.K.H. Fuad Amin Imron yang menjadi tersangka dalam kasus Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dan dugaan penerimaan suap terkait jual beli gas alam untuk pembangkit listrik di Gresik dan Gili Timur.

Pada Kamis (19/3/2015), penyidik KPK memasang plang dan menyita sejumlah bidang tanah di Jalan Dewi Sartika, Jakarta Timur. Di lokasi tersebut, penyidik KPK menyita sebanyak sembilan bidang tanah yang diketahui atas nama Siti Masnuri.

"Terkait dengan penyidikan kasus TPPU dengan tersangka FAI, pada hari ini penyidik memasang plang di beberapa lokasi, setelah sebelumnya dilakukan penyitaan terhadap sejumlah aset tersebut, yaitu sembilan bidang tanah di Jalan Dewi sartika atas nama Siti Masnuri," kata Kabag Pemberitaan dan Publikasi KPK, Priharsa Nugraha kepada wartawan, Kamis (19/3/2015).

Siti Masnuri merupakan istri muda Fuad Amin. Sejumlah uang yang diberikan Direktur PT. Media Karya Sentosa (MKS) Antonius Bambang Djatmiko kepada Fuad Amin Imron atas jasanya untuk Perjanjian Konsorsium dan Perjanjian Kerjasama antara PT. Media Karya Sentosa dan PD Sumber Daya serta telah memberikan dukungan untuk PT. Media Karya Sentosa kepada Kodeco terkait permintaan penyaluran gas alam ke Gili Timur, diketahui ditransfer salah satunya ke rekening istri mudanya, Siti Masnuri.

Selain menyita tanah atas nama Siti Masnuri, penyidik KPK juga menyita sebuah rumah di Jalan Cipinang Cempedak II No.25A atas nama Kusnadi, dan sebidang tanah serta bangunan lainnya di Cipinang Cempedak IV No.26 atas nama Fuad Amin Imron yang juga mantan Bupati Bangkalan tersebut.

"Rumah di Cipinang Cempedak II No.25A atas nama Kusnadi dan tanah serta bangunan di Cipinang Cempedak IV No.26 atas nama FAI," jelas Priharsa Nugraha.

Penyitaan ini dilakukan oleh sekitar lima orang petugas KPK didampingi petugas dari kepolisian, dan pihak Kecamatan Jatinegara sekitar pukul 11.30 WIB. Camat Jatinegara, Syofian Taher menyatakan, pihaknya mendampingi penyidik KPK untuk menjadi saksi atas penyegelan terhadap aset milik Fuad Amin Imron tersebut.

"Tadi pihak kecamatan menjadi saksi penyegelan papan yang dipasang di rumah itu. Tidak ada barang yang disita dari dalam rumah," kata Camat Syofian Taher, Kamis (19/3/2015).

Penyegelan ini dilakukan berdasarkan Surat Perintah Penyitaan Nomor: Sprin-Sita 75/01/12/2014 tanggal 22 Desember 2014 yang menerangkan penyitaan terhadap tanah dan bangunan terkait perkara TPPU dengan tersangka Fuad Amin Imron.

Berdasarkan pantauan, rumah berlantai dua dengan pagar tinggi dan tertutup ini tampak sepi. Tidak ada mobil yang terparkir apalagi aktivitas dari dalam rumah.

Salah seorang pemilik warung yang lokasinya di tepat di depan rumah menuturkan tempat itu memang sudah lama tidak ditinggali.

"Dari dulu memang sepi. Hanya ada penjaga yang datang tiap sore," ujar pria yang tak mau disebutkan namanya ini.

Sebelumnya diketahui, selain terjerat kasus TPPU, Fuad Amin Imron juga terlibat kasus dugaan penerimaan suap dalam jual beli gas alam untuk pembangkit listrik di Gresik dan Gili Timur. Total aset Fuad Amin Imron yang disita sejak Januari 2015 sebesar Rp 250 miliar serta 14 rumah dan apartemen.

Selain uang dan rumah, KPK juga menyita 70 bidang tanah dan bangunan, termasuk butik milik istri R.K.H. Fuad Amin Imron dan kantor Dewan Pimpinan Cabang Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Bangkalan. Sejumlah aset Fuad Amin Imron yang disita KPK tersebar di Jakarta, Bangkalan, Surabaya, dan Bali.

Tidak hanya itu, sebanyak 19 mobil milik Fuad Amin Imron pun tak luput dari penyitaan. Sejumlah mobil itu disita KPK di Jakarta, Surabaya, dan Bangkalan

Dalam kasus pencucian uang, Fuad Amin Imron disangkakan Pasal 3 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 dan Pasal 3 Ayat (1) UU Nomor 15 Tahun 2002 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 25 Tahun 2003 KUH Pidana.

Kasus ini merupakan pengembangan dari kasus dugaan suap jual beli gas alam di Bangkalan, Jawa Timur yang juga menjerat Fuad Amin Imron. KPK menangkap Fuad Amin Imron pada Selasa (2/12/2014) dini hari di rumahnya di Bangkalan.

Saat penangkapan, KPK juga menyita tiga koper besar berisi uang lebih dari Rp 3 miliar yang diduga suap dari PT. Media Karya Sentosa. PT. Media Karya Sentosa bermitra dengan PD Sumber Daya dalam menyalurkan gas hasil pembelian dari PT. Pertamina Hulu Energi West Madura Offshore untuk pembangkit listrik tenaga gas di Gili Timur Bangkalan dan Gresik. (sp)

See Also

KPK Dalami Rekaman Percakapan Idrus Marham Dan Eni Maulani Saragih
Mabes Polri Selidiki Motif Penyerangan Polsek Metro Penjaringan
Sidang Lanjutan Julius Lobiua Mendengarkan 2 Keterangan Ahli
KPK Tahan Wakil Ketua DPR RI
KPK Usut Penggunaan Uang Korupsi Bupati Lampung Selatan
Kasus TPPU Bupati Lampung Selatan, KPK Sita 16 Bidang Tanah
Kronologi OTT DPRD Kalimantan Tengah
KPK OTT Anggota DPRD Kalteng
Bupati Cirebon Setelah Diperiksa Ditahan KPK
KPK Tetapkan Bupati Cirebon Tersangka
KPK Tangkap Bupati Cirebon
KPK Perpanjang Masa Penahanan Bupati Lampung Selatan Nonaktif
Uang Pengganti E-KTP, KPK Sita Rp 862 Juta Dari Setya Novanto
Keterangan Ahli Ketua DPD KAI DKI Jakarta Pada Sidang Lanjutan Julius Lobiua
TNI AL Ringkus Pelaku Narkoba Di Tanjung Ahus
TNI AL Gagalkan Penyelundupan 506 Gram Narkoba
Polisi Limpahkan Berkas Perkara Mantan Wali Kota Depok Ke Kejaksaan
Rekayasa Lalin Di KPU Saat Pengundian Nomor Urut Capres Cawapres
KPK Perpanjang Masa Penahanan Idrus Marham
Kombes Pol. Panca Putra Simanjuntak Jadi Direktur Penyidikan KPK
Kapolda Jambi Bongkar Peredaran Narkoba Dari Aceh Ke Kota-kota Di Sumatera Dan Jawa
Kasus Korupsi Massal DPRD Sumut, KPK Sita Lagi Uang Suap
KPK Periksa Dirjen Minerba
KPK Cegah Bos Borneo Lumbung Energi Ke Luar Negeri
Tim Resmob Polda Kalbar Ringkus Preman Penganiaya Penjaga Toko Arloji
jQuery Slider

Comments

Archives :20182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 6.971.373 Since: 07.04.14 | 0.5919 sec