YouTube Facebook Twitter RSS
20 Jul 2019, 0

Nusantara

Presiden Berharap Tidak Ada Pemakzulan Terhadap Ahok

Tuesday, 14 April 2015 | View : 414

siarjustisia.com-JAKARTA.

Kisruh APBD DKI Jakarta 2015 mulai menunjukkan titik terang.

Hari ini, Selasa (14/4/2015), Presiden RI ke-7, Ir. H. Joko Widodo yang akrab disapa "Jokowi" menjadi mediator pertemuan antara Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dengan Ketua DPRD DKI Prasetyo Edi Marsudi.

Presiden Joko Widodo akhirnya mengundang Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dan Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi.

Dalam pertemuan ini ada tiga masukan yang diberikan orang nomor satu di Indonesia tersebut.

Pertemuan yang ditengahi Presiden Jokowi itu membahas tiga hal penting. Yaitu pembatalan penggunaan Hak Menyatakan Pendapat (HMP) dari Fraksi PDIP di DPRD untuk memakzulkan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, proyek multi years, dan pesan Presiden Jokowi agar tidak ada Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) dalam penggunaan APBD DKI 2015. 

Salah satu poin pertemuan tersebut adalah Presiden Jokowi berharap Hak Menyatakan Pendapat (HMP) yang dilakukan DPRD DKI dapat ditempuh dengan jalur musyawarah. Sehingga wacana pemakzulan terhadap Basuki Tjahaja Purnama tidak perlu dilakukan.

"Supaya tidak ramai lagi. Tidak konfliknya tidak berkepanjangan. Soal hak menyatakan pendapat bisa diselesaikan dengan cara-cara musyawarah yang baik," tegas Presiden Jokowi di Istana, Jakarta, Selasa (14/4/2015).

Pertemuan antara Presiden Jokowi, Basuki Tjahaja Purnama dan Prasetyo Edi Marsudi berlangsung sekitar 1,5 jam. Selain meminta Hak Menyatakan Pendapat (HMP) ditempuh dengan jalur musyawarah, Jokowi juga berharap agar masalah APBD 2015 segera diselesaikan.

Hal ini bertujuan agar kinerja Pemprov DKI bisa optimal dan pelayanan terhadap masyarakat menjadi maksimal.

"Soal APBD tahun 2015, seluruh prosesnya harus segera diselesaikan secepat-cepatnya sehingga bisa langsung kerja, bisa kirim kepada masyarakat program-program yang ditentukan. Bekerja untuk masyarakat, bekerja untuk DKI," jelas Presiden Jokowi.

Selain itu, Presiden Jokowi memberi saran sebaiknya payung hukum untuk pembahasan APBD tahun 2016 menggunakan Peraturan Daerah (Perda).

"Ketiga, ini juga menyangkut kedepan APBD tahun 2016 saya sampaikan tadi gunakan Perda," tutup Presiden Jokowi.

Basuki Tjahaja Purnama atau akrab disapa Ahok menegaskan, pertemuan kali ini bukan sebagai pertemuan jabatan. Melainkan, pertemuan antara teman. Sehingga tidak ada pembicaraan serius melainkan hanya masukan kepada dirinya dan Prasetyo Edi Marsudi.

"Kami ngobrol aja bertiga, kan kita temen lama. Terus ngobrol lama," jelas Basuki Tjahaja Purnama, di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (14/4/2015).

Di sela memberikan masukan, pertemuan itu juga membahas tentang Hak Menyatakan Pendapat (HMP) yang kemungkinan akan digulirkan DPRD. Lalu apa sikap Jokowi mendengar rekannya diancam HMP oleh DPRD?

"Pertama, kami putusin Fraksi PDI Perjuangan enggak mungkin mengajukan Hak Menyatakan Pendapat. Soal Pras (Prasetyo) Ketua DPRD masih mengadopsi yang lain itu urusan ketua, yang penting PDI Perjuangan tidak," kata Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama.

"Fraksi PDIP mau dukung gubernur untuk kerja. Saya kan dicalonkan juga dari fraksi PDIP dan bagian dari PDIP. Saya kan juga meneruskan pekerjaan Presiden," tambahnya.

Masukan lain dari Jokowi, sambung dia, agar Pemprov DKI Jakarta segera membelanjakan APBD DKI Jakarta setelah disahkan oleh Kementerian Dalam Negeri. Tujuannya untuk menekan Sisa Lebih Penggunaan Anggaran (SiLPA) pada tahun anggaran 2015. Karena penggunaannya telah terlambat selama empat bulan.

"Kami juga bicara soal Multiyears yang tahun jamak. Ketiga presiden juga berharap, kalau e-musrenbang diikuti dengan baik kita harapkan e-budgeting 2016 itu akan sempurna dari awalnya," lanjut mantan Bupati Belitung Timur ini.

Mantan anggota Komisi II DPR RI, Basuki Tjahaja Purnama menegaskan, tidak ada pembicaraan lain yang terbilang serius antara dirinya, Presiden Jokowi dan Prasetyo Edi Marsudi. Intinya, lanjut Basuki Tjahaja Purnama, APBD 2015 segera cair tanggal 20 April nanti. "Jadi tiga point itu yang disampaikan," terang mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta.

Anggota DPRD DKI Fraksi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Prabowo Soenirman mengatakan, pertemuan itu bukan atas digagas pihak legislatif. "Pertemuan itu adalah pertemuan dalam kapasitas Pak Pras sebagai pribadi. Dia tidak boleh mengatasnamakan kita (DPRD)," ujar Prabowo Soenirman di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (13/4/2015).

Politikus Partai Gerindra ini, Prabowo Soenirman menjelaskan, seharusnya Prasetyo Edi Marsudi harus berkoordinasi dulu dengan DPRD DKI apabila ingin melakukan pertemuan semacam itu.

Setidaknya, lanjut dia, jika pertemuan atas nama pribadi maka anggota Dewan lainnya tidak menaruh curiga.

"Teman-teman Dewan bisa mempertanyakan, seharusnya beliau koordinasi dulu dengan Dewan. Namun, bila pertemuan itu atas nama pribadi, kami tidak bisa menghalangi," pungkas Prabowo Soenirman. (jos/mer)

See Also

Ritme Pekerjaan TMMD Terus Meningkat
Dandim 0716/Demak Matangkan Acara Pembukaan TMMD
Lestarikan Tradisi Leluhur Di TMMD Reg Ke-105 Kodim 0716/Demak
Senyum Bahagia Bapak Nur Rochman Yang Rumahnya Akan Dibedah Di TMMD
Rumahnya Akan Dirobohkan, Mbah Warsini Bahagia
Danramil 01/Demak Kota Terjun Langsung Pasang Patok
Satgas TMMD Beri Motivasi Anak Atlet Sepak Bola
Tentara Akan Ciptakan Bangunan Berkualitas
Jelang Pembukaan TMMD, Bersama Warga TNI Kodim 0716/Demak Gelar Kerja Bhakti Bersama
Datangkan Bego Untuk Permak Lokasi Upacara Pembukaan TMMD Kodim 0716/Demak
Terus Dimatangkan, Persiapan Pembukaan TMMD Kodim 0716/Demak
Penentuan Warga Penerima Rehab RTLH Dijamin Selektif
Dansatgas TMMD Yang Dekat Dengan Warga
Berharap Ada Over Prestasi Di TMMD Kalikondang
Ternyata Pak Tentara Orangnya Ramah
Keakraban Warga Dan Satgas TMMD Terus Meningkat
Jaga Semangat TMMD Masih Panjang
TNI Wartawan Diminta Jaga Kesehatan Saat Handle Berita TMMD
TNI Dan Warga Adu Ilmu Operasional Molen
Demi Sukses TMMD, Ketua RW Rela Jadi Distributor Snack
Rakitan Besi Untuk Jalan TMMD Terus Dipersiapkan
Di Lokasi TMMD, Berat Sama Dipikul TNI Dan Warga
Santri Akan Total Bantu TMMD Hingga Tuntas
Dagangan Bakso Saya Laris Manis Sejak Ada TMMD
Bina Anak-Anak Desa TMMD Saat Berkesenian
jQuery Slider

Comments

Archives :201920182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 8.110.702 Since: 07.04.14 | 0.57 sec