YouTube Facebook Twitter RSS
22 Feb 2020, 0

Nusantara

Orang Yang Diduga Sebagai Pelaku Perusakan Infastruktur Bandung Minta Maaf Lewat Instagram

Wednesday, 29 April 2015 | View : 1552

siarjustisia.com-BANDUNG.

Beberapa waktu lalu Wali Kota Bandung, Mochamad Ridwan Kamil mengeluhkan adanya beberapa kerusakan fasilitas di sepanjang Jalan Asia Afrika, Bandung, Provinsi Jawa Barat (Jabar).

Monumen Konferensi Asia Afrika (KAA) di Jalan Asia Afrika Bandung tak lagi terlihat cantik. Tulisan peserta negara KAA dirusak warga. Padahal monumen berbentuk bola dunia itu, baru saja diresmikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 24 April 2015 saat puncak peringatan KAA ke-60.

Tak lama, muncul sebuah postingan di sosmed yang mengindikasikan bahwa ada seorang yang diduga pelaku dari perusakan tersebut. Belum diketahui nama asli orang tersebut, namun nama akun instagram-nya adalah @fadilsimeray. Belum lama ini, dia memosting tulisan "NO RULES FOR THE YOUNG".

Uniknya, postingan tersebut langsung ditanggapi oleh Ridwan Kamil. Ridwan Kamil sempat memaki pelaku melalui kolom komentar di Intagram.

"Kamu bikin malu! Do you how much I fight day and night for these things to be there!!??"

Setelah akun instagramnya ketahuan oleh Wali Kota Bandung, Mochamad Ridwal Kamil, orang yang diduga sebagai pelaku perusakan infastruktur Kota Kembang akhirnya memberikan konfirmasi.

Sebelumnya, postingan orang yang memiliki username @fadilsimeray ini sempat dimaki oleh Emil, sebutan Ridwan Kamil di Instagram.

Di bawahnya, muncul tanggapan lain yang membela Pak Emil, sebutan Ridwan Kamil. Lebih lanjut lagi, Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Angesta Romano Yoyol, mengharapkan kepada masyarakat untuk tak melakukan tindakan perusakan fasilitas umum. Sebab, hal tersebut masuk dalam ranah hukum. Apalagi yang terjadi pada tugu Global Asia Afrika.

"Ya itu bisa dipolisikan, karena itu fasilitas umum," katanya.

Beberapa saat lalu, akun instagram @fadilsimeray berganti nama sebagai @simerayfadillah. Hingga kini pihak yang bersangkutan belum memberikan tanggapan apapun.

Tak kunjung mendapat balasan, akhirnya Selasa (28/4/2015) kemarin, orang tersebut menuliskan permohonan maaf kepada seluruh rakyat Bandung melalui jejaring sosial.

Fadillah Simeray, pria dalam foto yang diunggah facebooker karena kesal telah berdiri di atas kursi yang disediakan Pemkot Bandung, meminta maaf kepada warga Bandung.

Dalam surat yang ditulis 28 April 2015 dan diunggah dalam akun Instagram miliknya, ia meminta maaf kepada warga Bandung dan mengatakan telah menyesali perbuatannya. Ia mengakui telah mengambil foto dengan posisi berdiri di atas kursi.

Fadillah juga mengatakan tindakannya dilakukan dengan tidak sengaja. Ia mengaku tak bermaksud merusak fasilitas publik.

Menurut pantauan wartawan, dia menuliskan surat permohonan maaf telah membuat malu rakyat Bandung.

Berikut ini adalah isi lengkap dari surat permintaan maaf Fadillah Simeray kepada warga Bandung:

28 April 2015

Maaf saya sudah bikin malu Bandung.

Dengan surat ini saya menyatakan permohonan maaf kepada masyarakat bandung atas tindakan yang telah saya lakukan di media sosial Instagram. Yaitu dengan mengambil foto di atas kursi (fasilitas publik) dengan posisi berdiri di atas kursi.

Tindakan tsb merupakan ketidaksengajaan saya juga sebagai warga Bandung. Tidak ada maksud untuk merusak fasilitas publik tersebut.

Sekali lagi saya sebagai warga Bandung memohon maaf kepada seluruh warga Bandung. Hatur nuhun.

#HampuraBandung

Fadillah Simeray

Diberitakan sebelumnya, sejumlah pengguna Facebooker akhirnya menggunggah foto-foto para perusak fasilitas publik di Kota Bandung, setelah sebelumnya Wali Kota Bandung Ridwan Kamil bersedih dan mengunggah kerusakan sejumlah fasilitas bulik pasca peringatan Konferensi Asia Afrika (KAA).

Dudi Sugandi misalnya. Dia mengunggah gambar seorang pria yang mengenakan kaos warna hitam dengan tulisan "No Rules for The Young" berdiri di atas kursi yang berada di kawasan Jalan Asia Afrika atau Jalan Braga.

Dalam akunnya, Dudi menuliskan kekesalannya.
"Cik atuh jang, ngagaya teh ulah siga kitu, ngke diturutan pan jadi matak kanu sanes. Emang gaya kitu nganggo kaos seratanna "no rules for the young" ??? Dina agama ge pan kedah aya aturan na. Karunya anu tos midamel eta korsi, pan ngadamelna oge tina pajak warga oge. Wajar pa wali M Ridwan Kamil kecewa ka pola hidep. Sok ulah kateterasan boh clothingna, fotograferna, tim kreatifna. Damel kreatif anu ngabangun Bandung supados menyebarkan kebaikan oge janten pahala hidep. Cag ah.. Kesel kumesel ningalna."

Postingan ini mendapat banyak komentar yang hampir semuanya bernada kesal dan kecaman atas perilaku itu.



(mer/jos/tri)

See Also

Presiden Joko Widodo Tegaskan Pemerintah Tak Akan Pulangkan ISIS Eks WNI
Laksdya TNI Aan Kurnia Dilantik Jadi Kabakamla
Menpan RB Sebut Pemerintah Tanpa Pers Tidak Ada Gunanya
Megawati Soekarnoputri Resmikan Patung Soekarno Di Akmil Magelang
Panglima TNI Tunggu Perintah Menlu Evakuasi WNI Di China
Presiden Joko Widodo Hadiri Perayaan Imlek Nasional
Pengerjaan Proyek Revitalisasi Monas Dihentikan
Presiden Joko Widodo Katakan Pemerintah Belum Bisa Evakuasi WNI Dari China
Penyebab Kecelakaan Bus Damri Di Tol Arah Bandara Soekarno Hatta
Bus Damri Kecelakaan Di Tol Arah Bandara Soekarno Hatta
Alasan Pemkab Purworejo Akan Tutup Keraton Agung Sejagat
Keraton Agung Sejagat Akan Ditutup
Polda Jateng Tugaskan Tim Khusus Ke Keraton Agung Sejagat
Polda Jateng Dalami Motif Klaim Berdirinya Keraton Agung Sejagat
Klaim Keraton Agung Sejagat Purworejo
Gubernur Jawa Tengah Minta Usut Munculnya Keraton Agung Sejagat
Polres Purworejo Akan Klarifikasi Keraton Agung Sejagat
Banjir Yang Melanda Di Demak, Menjadi Tanggung Jawab Bersama
TNI Tambah 4 KRI Jaga Natuna
Gempa 6,4 SR Guncang Sinabang
TNI AU Kirim 4 Jet Tempur F-16 Ke Natuna
Prajurit Kodim 0716/Demak Menyerbu Desa Sayung
Al Mawaddah Gelar Hypno Motivasi Untuk Mengisi Liburan Sekolah
Kebakaran Di Mal Lokasari
Ruko Di Jalan Gajah Mada Terbakar
jQuery Slider

Comments

Archives :2020201920182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 9.256.685 Since: 07.04.14 | 0.7067 sec