YouTube Facebook Twitter RSS
18 Nov 2018, 0

Olahraga

Bayern Muenchen Tersingkir Dari Final Liga Champions

siarjustisia.com-MUENCHEN.

Kemenangan 3-0 Barcelona di leg pertama semifinal Liga Champions belum berarti membuat Fußball-Club Bayern München e.V. atau lebih dikenal dengan nama FC Bayern Muenchen, FCB, Bayern Munich, atau FC Bayern sudah memastikan diri harus tersingkir di ajang ini. Bayern Muenchen masih memiliki satu kesempatan lagi di leg kedua yang akan dimainkan di kandang yakni Allianz Arena.

Terakhir kali keduanya bertemu di Muenchen di semifinal musim 2012/13. Ketika itu Bayern Muenchen mengemas kemenangan 4-0 dan lolos ke final dengan kemenangan agregat 7-0.

Bayern Muenchen juga pernah menundukkan Barcelona dengan agregat 4-3 sebelum akhirnya Bayern Muenchen juara Piala UEFA musim 1995/96.

Pelatih Pep Guardiola yang masih menangani Barcelona pernah menaklukkan Bayern Muenchen dengan kemenangan agregat 4-3 di perempat final Liga Champions 2008/2009.

Total kedua tim sudah bertemu sembilan kali, lima diantaranya berakhir untuk kemenangan Bayern Muenchen, sedangkan Barca mengemas dua kemenangan dan dua lainnya berakhir imbang.

Fußball-Club Bayern München e.V. atau lebih dikenal dengan nama FC Bayern Muenchen, FCB, Bayern Munich, atau FC Bayern berhasil membalaskan dendam atas kekalahan 0-3 di leg pertama dari Barcelona, dengan berbalik memetik kemenangan tipis 3-2 (1-2) di leg kedua babak semifinal Liga Champions/Champions League yang berlangsung di Allianz Arena, Selasa (12/5/2015) malam waktu setempat atau Rabu (13/5/2015) 1.45 a.m dini hari WIB.

Meski demikian, Bayern Muenchen tetap tersingkir. Barcelona tetap lolos ke final dan berhak melenggang ke babak final Liga Champions dengan kemenangan 3-0 di leg pertama, berkat keunggulan agregat 5-3. Barcelona berhasil mengubur impian Bayern Muenchen dan lolos ke babak final Liga Champions musim 2014-2015 meskipun di leg kedua babak semifinal yang berlangsung di Allianz Arena semalam menderita kekalahan 2-3.

Di leg kedua babak semifinal Liga Champions yang berlangsung di Allianz Arena, Selasa (12/5/2015) malam waktu setempat atau Rabu (13/5/2015) dini hari WIB, Bayern Muenchen dan Barcelona sama-sama menurunkan komposisi tim yang diturunkan di leg pertama di Camp Nou pekan lalu.

Enam pemain Bayern Muenchen dipastikan absen di laga kontra Barca nanti. Beberapa di antaranya merupakan key player bagi klub Bavaria tersebut. Yakni Arjen Robben (cedera hamstring) dan Franck Ribery (cedera engkel). Absennya dua pemain itu akan ditutup dengan kehadiran Thomas Muller dan Mario Gotze.

Selain itu, David Alaba, Holger Badstuber, Tom Starke, dan Sebastian Rode juga dipastikan absen. Posisi David Alaba sendiri nantinya akan tetap diisi oleh Juan Bernat.

Guna mengejar ketinggalan 0-3 di leg pertama, pelatih Bayern Muenchen Pep Guardiola tak mau kembali berjudi seperti yang dilakukannya di Camp Nou. Kali ini, pelatih Pep Guardiola menempatkan empat pemain di lini belakang ditambah dua gelandang bertahan yang diisi Xabi Alonso dan Bastian Schweinsteiger. Sementara, Thomas Mueller berposisi sebagai penyerang lubang di belakang striker Robert Lewandowski.

Di lain pihak, meskipun telah unggul telak, pelatih Barcelona Luis Enrique, tetap memainkan komposisi terkuatnya, yakni dengan kembali menurunkan trisula mautnya yang terdiri dari Luis Suarez, Lionel Messi, dan Neymar. Trisula maut Barcelona, Neymar, Luis Suarez, dan Lionel Messi di laga leg kedua semifinal Liga Champions melawan Bayern Muenchen di Allianz Arena, Selasa (12/5/2015).

Barca sedang tampil konsisten dan berbekal kemenangan 2-0 atas Real Sociedad. Pelatih Luis Enrique juga semringah lantaran kondisi pemainnya fit, termasuk bek Jeremy Mathieu yang sebelumnya mengalami cedera achilles.

Pada babak pertama, Bayern Muenchen mengawali laga dengan gemilang.

Setelah di menit kelima sempat dikagetkan dengan peluang Ivan Rakitic yang dapat ditepis kiper Manuel Neuer, di menit ketujuh Bayern Muenchen membuka peluang mewujudkan keajaiban dengan mencetak gol pertama melalui sundulan bek Mehdi Benatia meneruskan umpan dari tendangan penjuru Xabi Alonso.

Gol tersebut menggugah publik Allianz Arena untuk terus menyemangati Philipp Lahm dkk. Namun, keteledoran lini belakang Bayern Muenchen membuat mimpi Pep Guardiola buyar dan berantakan. Di menit ke-15, umpan Lionel Messi mematahkan jebakan offside yang dibuat bek Bayern Muenchen. Bola dikuasai Luis Suarez yang unggul kecepatan ketimbang Jerome Boateng. Tak mau egois, Luis Suarez menyodorkan umpan empuk yang disambar Neymar di depan gawang Manuel Neuer. Skor 1-1.

Dengan kondisi tersebut, sejatinya perlawanan Bayern Muenchen praktis telah tamat. Sebabnya, Bayern Muenchen dituntut mencetak empat gol tambahan. Namun, Philipp Lahm dkk tak mau menyerah. Di menit ke-19, umpan silang Philipp Lahm disambar Thomas Mueller. Namun, sundulan Thomas Mueller dapat ditepis kiper Marc Andre Ter Stegen.

Alih-alih mencetak gol tambahan, di menit ke-29 gawang Bayern Muenchen kembali jebol. Persis seperti gol pertama, gol kedua Barcelona lahir karena kegagalan barisan bek Bayern Muenchen menerapkan jebakan offside. Gol kedua yang membuat Barcelona berbalik unggul kembali dicetak Neymar yang juga kembali menerima umpan matang dari Luis Suarez. Menerima bola, Luis Suarez berlari sendirian ke depan gawang dan menyodorkan umpan matang pada Neymar yang kembali membuat kiper Manuel Neuer harus memungut bola dari dalam gawangnya. Skor 1-2.

Habis sudah peluang Bayern Muenchen untuk melaju ke babak final Liga Champions. Sampai menit ke-29 babak pertama leg kedua fase semifinal yang berlangsung di Allianz Arena, Selasa (12/5/2015) malam waktu setempat, Bayern Muenchen telah tertinggal 1-2 dari tamunya Barcelona.

Gol ini pun membuktikan rapuhnya lini pertahanan Bayern Muenchen dalam menerapkan jebakan offside. Dengan tertinggal 1-2, maka Bayern Muenchen dituntut mencetak 5 gol tambahan guna membalikkan keadaan dari ketertinggalan 0-3 di leg pertama.

Gol tersebut praktis membuat peluang Bayern Muenchen tertutup mengingat Philipp Lahm dkk harus mencetak 5 gol balasan. Meski demikian, tak mau kehilangan harga diri di depan publiknya sendiri, Bayern Muenchen terus berupaya menekan gawang Barcelona. Upaya yang hampir membuahkan hasil di menit ke-38 dan ke-40 melalui sundulan Bastian Schweinsteiger dan tembakan Robert Lewandowski yang kesemuanya dapat dipatahkan kiper Marc Andre Ter Stegen. Skor 1-2 bertahan sampai turun minum tiba.

Tidak ada keajaiban di Allianz Arena, Selasa (12/5/2015) malam waktu setempat atau Rabu (13/5/2015) dini hari WIB saat Bayern Muenchen menjamu Barcelona di leg kedua semifinal Liga Champions. Sampai berakhirnya babak pertama, Bayern Muenchen tertinggal 1-2.

Artinya, dengan agregat 1-4, di babak kedua Bayern Muenchen dituntut mencetak lima (5) gol tambahan. Hal yang hampir mustahil dapat dilakukan menghadapi tim sekelas Barcelona. Dengan kata lain, peluang Bayern Muenchen untuk melaju ke babak final praktis telah tertutup.

Acungan jempol pantas disematkan pada fan Bayern Muenchen yang memenuhi stadion kebanggaannya berkapasitas 70.000 ribu penonton.

Meski sadar peluang tim kesayangannya telah pupus menyusul ketertinggalan 1-2 di babak pertama, fan Die Roten terus menggelorakan semangat guna mendukung Philipp Lahm dkk.

Di lain pihak, merasa aman dengan keunggulan 2-1, pelatih Barcelona Luis Enrique menarik keluar Luis Suarez dan memasukkan Pedro Rodriguez. Walhasil, ritme permainan Barcelona mulai menurun.

Kesempatan yang tidak disia-siakan oleh Bayern Muenchen dengan mencetak gol penyama kedudukan menjadi 2-2 di menit ke-59 melalui gol indah Robert Lewandowski. Menerima umpan dari Bastian Schweinsteiger, Robert Lewandowski mengecoh pergerakan Javier Mascherano dan juga kiper Marc-Andre ter Stegen ketika tendangannya menghujam pojok kiri gawang Barcelona.

Gol ini kian menggugah semangat anak-anak asuhan Pep Guardiola. Tekanan terus dilancarkan. Tiga menit berselang, sepakan Thomas Mueller masih melebar dari sasaran. Usaha keras Bayern Muenchen untuk mempertahankan rekor tak terkalahkan di kandang saat bermain di Eropa akhirnya membuahkan hasil ketika laga memasuki menit ke-74.

Berawal dari umpan Thomas Mueller yang diintersep Gerard Pique. Bola jatuh di kaki Bastian Schweinsteiger yang kemudian menyodorkan balik bola pada Thomas Mueller. Tanpa berpikir panjang, Thomas Mueller melepaskan tembakan ke pojok kiri gawang tanpa dapat dijangkau kiper Ter Stegen. Skor 3-2.

Bayern Muenchen butuh tambahan 3 gol dalam 15 menit tersisa. Publik Allianz kian bergemuruh. Sebaliknya, pelatih Barcelona Luis Enrique tampak marah dengan kelengahan anak-anak asuhannya.

Pelatih Luis Enrique pun memutuskan memperkuat lini pertahanan dengan memasukkan Jeremy Mathieu menggantikan Ivan Rakitic.

Di menit ke-78, Robert Lewandowski nyaris mencetak gol kedua ketika sepakannya dapat diblok Gerard Pique.

Bayern Muenchen terus menggedor. Namun, kali ini Barcelona telah siap mengantisipasi serbuan sporadis Bayern Muenchen. Masuknya Mario Gotze dan Javi Martinez tak mampu mengubah peruntungan Bayern Muenchen. Sampai peluit akhir dibunyikan, skor tetap 3-2.

Di partai puncak yang akan digelar di Olympia stadion, Berlin, 6 Juni mendatang, Barcelona akan berhadapan dengan pemenang semifinal lainnya antara Real Madrid dan Juventus.

Final di musim ini merupakan final untuk kedelapan kalinya bagi Barcelona sepanjang sejarah Liga Champions dan European Cup.

Dari 7 partai final sebelumnya, Barcelona tercatat meraih 4 kali kemenangan, yakni di musim1991-1992, 2006-2007, 2008-2009, dan 2010-2011. Tiga kali kegagalan Barcelona di partai puncak terjadi di musim 1960-1961, 1985-1986, dan 1993-1994.

Dari 12 pertandingan yang telah dijalani Barcelona di Liga Champions musim ini, mulai dari babak penyisihan grup sampai semfinal, Barcelona telah mencetak 28 gol.

Dari 28 gol tersebut, 25 gol di antaranya atau 89 persen dihasilkan melalui trisula maut andalan pelatih Luis Enrique, yakni Lionel Messi (10 gol), Neymar (9 gol), dan Luis Suarez (6 gol).

Dengan 10 gol yang dicetaknya, pemain brilian asal Argentina, Lionel Messi sementara menempati posisi teratas dalam daftar jajaran pencetak gol terbanyak Liga Champions di musim ini. Di peringkat kedua bercokol Neymar, Cristiano Ronaldo (Real Madrid), dan Luiz Adriano (Shakhtar Donetsk).

Tampil di babak kedua menggantikan Andres Iniesta, Xavi Hernandez menoreh rekor sebagai pemain pertama yang tampil dalam 150 partai Liga Champions. Rekor Xaxi Hernandez kemungkinan besar akan disamai kapten Real Madrid Iker Casillas jika kembali turun di leg kedua semifinal melawan Juventus nanti malam.

Head To Head:

7/5/2015 Barcelona vs Bayern Muenchen 3-0.

2/5/2013 Barcelona vs Bayern Muenchen 0-3.

24/4/2013 Bayern Muenchen vs Barcelona 4-0.

14/4/2009 Bayern Muenchen vs Barcelona 1-1.

8/4/2009 Barcelona vs Bayern Muenchen 4-0.

Susunan Pemain:

Bayern Muenchen (4-2-3-1):

Manuel Neuer; Rafinha (KK), Mehdi Benatia, Jerome Boateng, Juan Bernat; Xabi Alonso (KK), Bastian Schweinsteiger (Javi Martinez); Phillip Lahm (Sebastian Rode, KK), Thomas Mueller (Mario Goetze), Thiago Alcantara (KK); Robert Lewandowski (KK).

Pelatih: Pep Guardiola.

Barcelona (4-3-3):

Marc-Andre Ter Stegen; Daniel Alves, Gerard Pique, Javier Mascherano, Jordi Alba; Sergio Busquets, Andres Iniesta (Xavi Hernandez), Ivan Rakitic (KK, Jeremy Mathieu)); Luis Suarez (Pedro Rodriguez, KK), Lionel Messi, Neymar.

Pelatih: Luis Enrique.

Wasit: Mark Clattenburg (Inggris). (jos)

See Also

Hempaskan UEA 1-0, Indonesia U-19 Melaju Ke Perempat Final
Presiden Joko Widodo Dan Petinggi Negara Ikut Pecahkan Rekor Dunia Poco-Poco
Pemecahan Rekor Dunia Poco-Poco
Dandim 0716/Demak Ajak Danramil Beserta Perwira Staf Untuk Bertanding Bola Voli
Kodim 0716/Demak Dan Polres Siap Amankan Pengambilan Api Abadi Di Mrapen
Menko PMK Bilang Manfaatkan Asian Games 2018 Untuk Tingkatkan UKM, Ekonomi, Dan Parawisata
Muhammad Zohri Juarai Lari 100 Meter Putra Kejuaraan Dunia Atletik U-20
Kalahkan Inggris 2-1, Kuda Hitam Kroasia Bikin Kejutan Maju Ke Final
Kalahkan Belgia Skor Tipis 1-0, Prancis Capai Final Piala Dunia 2018
Dandim 0716/Demak Bersama Kapolres Buka Turnamen Usia Dini Se-Jateng Dan DIY
Kento Momota Rebut Gelar Indonesia Terbuka Untuk Kedua Kalinya
Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo Raih Gelar Indonesia Terbuka 2018
Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir Juara Indonesia Terbuka 2018
Hempaskan Tuan Rumah 4-3 Lewat Adu Penalti, Kroasia Capai Semi Final
Tekuk Swedia 2-0, Inggris Melaju Ke Semi Final
Tenggelamkan Brazil 2-1, Belgia Maju Ke Semi Final
Prancis Maju Ke Semi Final Setelah Menang Telak 2-0 Atas Uruguay
Kemenpora Sosialisasikan ASIAN Games Di Kudus
TNI-Polri Bersinergi Dengan Bermain Bola Bersama Forkopimcam Dan Lurah Se-Kecamatan Demak
KONI Demak Akan Gelar Lomba Panahan Tingkat Provinsi
Singkirkan Argentina 4-3, Prancis Maju Ke Perempat Final
Belgia Menang Tipis 1-0 Atas Inggris
Tunisia Tundukkan Panama 2-1
Prajurit Kodim 0716/Demak Bina Kemampuan Dengan Lari Jalan
Senegal Takluk Dari Kolombia 0-1
jQuery Slider

Comments

Archives :20182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 6.971.359 Since: 07.04.14 | 0.6438 sec