YouTube Facebook Twitter RSS
19 Feb 2019, 0

Nusantara

Mendagri Menilai Ada Upaya Makar Di Balik Isu Beras Plastik

Saturday, 23 May 2015 | View : 694

siarjustisia.com-JAKARTA.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo merasa perlu ikut berkomentar tentang persoalan beras plastik yang dalam beberapa hari ini membuat warga waswas.

Menurutnya, persoalan beras plastik tidak semata-mata demi keuntungan tetapi sudah ada motif lain di luar ekonomi.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo, menyatakan, bahwa keberadaan beras plastik adalah masalah serius karena beras merupakan konsumsi mayoritas masyarakat Indonesia.

Tjahjo Kumolo mengatakan, beras memang dikonsumsi oleh mayoritas masyarakat Indonesia. Karenanya, hal itu mengundang pihak-pihak yang ingin mengeruk keuntungan dengan mengoplos beras.

Namun, mantan Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan itu juga mensinyalir adanya motif politik di balik kasus beras plastik.

Bahkan diduga peredarannya merupakan bagian dari makar terhadap negara. “Saya menilai peredaran beras plastik tidak semata mencari keuntungan saja dari jualan atau oplos beras plastik, tapi sudah ada motif politik. Ada usaha makar terhadap negara dan sabotase kepada Pemerintah,” tegas Mendagri Tjahjo Kumolo melalui pesan singkat ke media, Sabtu (23/5/2015).

Karenanya, Tjahjo Kumolo mendorong intelijen dan kepolisian untuk mengungkap otak di balik beras plastik. "Harus diusut tuntas dan pasti ketemu siapa pelaku otak ini semua," imbuhnya.

Kata Mendagri, dirinya percaya Badan Intelijen Negera (BIN) dan Polri pasti bisa mengusut tuntas. “Harus diusut tuntas. Kita percayakan kepada BIN (Badan Intelijen Negara) dan Kepolisian, pasti ketemu pelaku dan otak ini semua. Karena sejak Januari tak ada impor beras, berarti ada penyelundupan dengan masuknya beras-beras itu ke Indonesia,” tandasnya.

Sebab, katanya, Menteri Perdagangan maupun Bulog sudah berkali-kali membuat pernyataan bahwa sejak Januari lalu tidak ada impor beras. Sejauh ini, Menteri Perdagangan dan Bulog sudah membuat pernyataan bahwa sejak Januari 2015, tidak ada impor beras. "Berarti ada penyelundupan atau masuknya beras ke Indonesia secara ilegal," tukas Mendagri.

Tjahjo Kumolo menegaskan, sudah saatnya tata kelola perberasan nasional dan impor pangan ditata ulang. Menurutnya, hal itu juga mencakup pemberantasan mafia pangan yang sering membuat masyarakat sengsara.

Dia melanjutkan, sudah saatnya tata kelola perberasan nasional dan tata kelola impor ditata ulang. Juga harus ada pembersihan terkait oknum-oknum yang bermain masalah pangan yang berakibat pada sengsaranya petani dan masyarakat luas yang mengonsumsi beras.

"Menteri Perdagangan dan Kapolri sudah proaktif, kita apresiasi," cetus Mendagri Tjahjo Kumolo.

Karenanya Tahjo Kumolo selaku Mendagri juga sudah mengeluarkan instruksi ke para Kepala Daerah untuk waspada.

Kemendagri sendiri sudah membuat instruksi kepada Gubernur, Bupati, Wali Kota se-Indonesia untuk waspada dan mencermati gelagat ini dengan serius.

“Cermati gelagat ini dengan serius. Kami juga melakukan koordinasi, cek lapangan langsung dan pastikan karena keselamatan warga masyarakat harus diutamakan,” pungkas Tjahjo Kumolo. (jos/sp/jpnn)

See Also

Gunung Karangetang Semburkan Lava
Peringatan Hari Lahir Ke-93 Madrasah Tasywiquth Thullab Salafiyah Kudus
Babinsa 12/Mranggen Bersama Bhabinkamtibmas Dan Masyarakat Berjibaku Memadamkan Api
Mengingat Masa Kecil, Kapolres Demak Bernostalgia Di Koramil 09/Karangtengah
Hilangkan Penat, Dandim 0716/Demak Ajak Para Perwira Jajaran Rekreasi Mancing Mania
Koramil 06/Wedung Bersama Polsek Bersinergi Dengan DPUPPE Berikan Rasa Aman Pengguna Jalan
Kodim 0716/Demak Terima Kunjungan Tim Dalwas Binsat Kodam IV/Diponegoro
Bawaslu Gelar Bawaslu Goes To School Di MA NU TBS
Dandim 0716/Demak Apresiasi Kesigapan Babinsa 01/Kota Bersihkan Pohon Tumbang
Dengan Cepat Babinsa 13/Karangawen Bantu Evakuasi Orang Yang Meninggal
Angin Puting Beliung Rusak Beberapa Rumah, Babinsa 11/Sayung Siap Bantu Warga
Prajurit Kodim 0716/Demak Bersama Polri Ciptakan Sinergitas Dalam Segala Hal
Bahagianya Kapolres Demak Saat Mendapat Jaket Doreng
Babinsa 12/Mranggen Himbau Para Pemuda Untuk Tidak Balap Liar
Bersama Perangkat Desa, Babinsa 11/Sayung Bantu Evakuasi Rumah Warga Yang Dihempas Angin
Jelang Pesta Demokrasi, Babinsa Bersama Bhabinkamtibmas Tingkatkan Disiplin Linmas
Danramil 06/Wedung Hadiri Rapat Penerimaan Mahasiswa KKN Dari Unisnu Jepara
Dekat Dengan Rakyat, Babinsa 11/Sayung Hadiri Lelayu Warga Yang Meninggal Di Desa Binaan
Babinsa 13/Karangawen Gandeng Dinas Pengairan Monitoring Debit Air Sungai
Antisipasi Bencana Alam, Babinsa 02/Bonang Rutin Pantau Tanggul Dan Sungai
Tingkatkan Kemampuan Prajurit, Kodim 0716/Demak Laksanakan Latihan Bongkar Pasang Senjata
Babinsa 12/Mranggen Hadiri Silaturahmi Bersama Perangkat Desa Dan Pimpinan Ponpes Girikusumo
Dandim 0716/Demak Pimpin Sertijab Pasiops
Babinsa 11/Sayung Hadiri Sosialisasi Program Indonesia Sehat Pendekatan Keluarga
Wujudkan Sinergitas, Kapolres Demak Sempatkan Diri Berkunjung Ke Koramil 04/Dempet
jQuery Slider

Comments

Archives :201920182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 7.410.703 Since: 07.04.14 | 0.6548 sec