YouTube Facebook Twitter RSS
19 May 2019, 0

Nusantara

Mendagri Menilai Ada Upaya Makar Di Balik Isu Beras Plastik

Saturday, 23 May 2015 | View : 715

siarjustisia.com-JAKARTA.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo merasa perlu ikut berkomentar tentang persoalan beras plastik yang dalam beberapa hari ini membuat warga waswas.

Menurutnya, persoalan beras plastik tidak semata-mata demi keuntungan tetapi sudah ada motif lain di luar ekonomi.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo, menyatakan, bahwa keberadaan beras plastik adalah masalah serius karena beras merupakan konsumsi mayoritas masyarakat Indonesia.

Tjahjo Kumolo mengatakan, beras memang dikonsumsi oleh mayoritas masyarakat Indonesia. Karenanya, hal itu mengundang pihak-pihak yang ingin mengeruk keuntungan dengan mengoplos beras.

Namun, mantan Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan itu juga mensinyalir adanya motif politik di balik kasus beras plastik.

Bahkan diduga peredarannya merupakan bagian dari makar terhadap negara. “Saya menilai peredaran beras plastik tidak semata mencari keuntungan saja dari jualan atau oplos beras plastik, tapi sudah ada motif politik. Ada usaha makar terhadap negara dan sabotase kepada Pemerintah,” tegas Mendagri Tjahjo Kumolo melalui pesan singkat ke media, Sabtu (23/5/2015).

Karenanya, Tjahjo Kumolo mendorong intelijen dan kepolisian untuk mengungkap otak di balik beras plastik. "Harus diusut tuntas dan pasti ketemu siapa pelaku otak ini semua," imbuhnya.

Kata Mendagri, dirinya percaya Badan Intelijen Negera (BIN) dan Polri pasti bisa mengusut tuntas. “Harus diusut tuntas. Kita percayakan kepada BIN (Badan Intelijen Negara) dan Kepolisian, pasti ketemu pelaku dan otak ini semua. Karena sejak Januari tak ada impor beras, berarti ada penyelundupan dengan masuknya beras-beras itu ke Indonesia,” tandasnya.

Sebab, katanya, Menteri Perdagangan maupun Bulog sudah berkali-kali membuat pernyataan bahwa sejak Januari lalu tidak ada impor beras. Sejauh ini, Menteri Perdagangan dan Bulog sudah membuat pernyataan bahwa sejak Januari 2015, tidak ada impor beras. "Berarti ada penyelundupan atau masuknya beras ke Indonesia secara ilegal," tukas Mendagri.

Tjahjo Kumolo menegaskan, sudah saatnya tata kelola perberasan nasional dan impor pangan ditata ulang. Menurutnya, hal itu juga mencakup pemberantasan mafia pangan yang sering membuat masyarakat sengsara.

Dia melanjutkan, sudah saatnya tata kelola perberasan nasional dan tata kelola impor ditata ulang. Juga harus ada pembersihan terkait oknum-oknum yang bermain masalah pangan yang berakibat pada sengsaranya petani dan masyarakat luas yang mengonsumsi beras.

"Menteri Perdagangan dan Kapolri sudah proaktif, kita apresiasi," cetus Mendagri Tjahjo Kumolo.

Karenanya Tahjo Kumolo selaku Mendagri juga sudah mengeluarkan instruksi ke para Kepala Daerah untuk waspada.

Kemendagri sendiri sudah membuat instruksi kepada Gubernur, Bupati, Wali Kota se-Indonesia untuk waspada dan mencermati gelagat ini dengan serius.

“Cermati gelagat ini dengan serius. Kami juga melakukan koordinasi, cek lapangan langsung dan pastikan karena keselamatan warga masyarakat harus diutamakan,” pungkas Tjahjo Kumolo. (jos/sp/jpnn)

See Also

Cuaca Buruk, 7 Pesawat Tempur Prancis Mendarat Darurat Di Lanud Sultan Iskandar Muda
Pekalongan Siapkan Rekayasa Lalin Antisipasi Kemacetan
Momen Kebersamaan Kodim 0716/Demak Dan Polres Demak Berbagi Takjil Di Bulan Puasa
Diduga Konsleting Listrik, Rumah Terbakar Di Demak
Babinsa Koramil 06/Wedung Rujuk Pasien Gangguan Jiwa Ke Semarang
Wiranto Menyesal Tunjuk OSO Jadi Ketua Umum Partai Hanura
Jumlah Petugas KPPS Wafat Bertambah Jadi 318
Ombudsman Sebut Wafatnya Petugas KPPS, Kesalahan Kolektif
22 Polri Gugur Saat Pengamanan Pilpres & Pileg 2019
72 Orang Panwaslu Wafat Di Pilpres & Pileg 2019
Ratusan Santri MA NU Tasywiquth Thullab Salafiyah Ikuti Pembekalan
KPU Sebut Petugas KPPS Yang Meninggal Bertambah Jadi 119 Orang
Peringati Harlah Ke-96 NU, MA NU TBS Gelar Upacara Dan Istighasah
Bupati Demak Resmi Buka TMMD Sengkuyung I TA 2019
SMP Kanisius Kudus Bermain Besama Di Ruang Baca Pengilon
Gunung Karangetang Semburkan Lava
Peringatan Hari Lahir Ke-93 Madrasah Tasywiquth Thullab Salafiyah Kudus
Babinsa 12/Mranggen Bersama Bhabinkamtibmas Dan Masyarakat Berjibaku Memadamkan Api
Mengingat Masa Kecil, Kapolres Demak Bernostalgia Di Koramil 09/Karangtengah
Hilangkan Penat, Dandim 0716/Demak Ajak Para Perwira Jajaran Rekreasi Mancing Mania
Koramil 06/Wedung Bersama Polsek Bersinergi Dengan DPUPPE Berikan Rasa Aman Pengguna Jalan
Kodim 0716/Demak Terima Kunjungan Tim Dalwas Binsat Kodam IV/Diponegoro
Bawaslu Gelar Bawaslu Goes To School Di MA NU TBS
Dandim 0716/Demak Apresiasi Kesigapan Babinsa 01/Kota Bersihkan Pohon Tumbang
Dengan Cepat Babinsa 13/Karangawen Bantu Evakuasi Orang Yang Meninggal
jQuery Slider

Comments

Archives :201920182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 7.815.046 Since: 07.04.14 | 0.6169 sec