YouTube Facebook Twitter RSS
23 Aug 2019, 0

Nusantara

Fraksi Partai NasDem Bantah Dukung HMP

Friday, 05 June 2015 | View : 588

siarjustisia.com-JAKARTA.

Anggota DPRD DKI direncanakan membawa hasil rapat pimpinan mengenai tindak lanjut angket dan raperda dalam rapat Badan Musyarawah (Bamus). Rapat Bamus ini akan menentukan jadwal paripurna dari seluruh hasil rapat tersebut. Hal itu disampaikan oleh Wakil Ketua DPRD DKI Mohamad Taufik.

"Hari ini itu rapat Bamus, bahkan menjadwalkan paripurna HMP, jadi nanti itulah ditentukan rapat paripurna HMP kapan. Mungkin Minggu depan atau hari apa," cetus Mohammad Taufik.

Anggota Badan Musyawarah DPRD DKI menunda pembahasan jadwal pelaksanaan sidang paripurna Hak Menyatakan Pendapat (HMP) terhadap kebijakan Gubernur DKI Jakarta Basuki "Ahok" Tjahaja Purnama, Kamis (4/6/2015). Alasannya, Bamus DPRD membahas beberapa agenda yang telah dijadwalkan sebelumnya.

"HMP dibamusin dalam agenda bamus yang akan datang karena hari ini banyak tuh agendanya. Ada raperda pariwisata, ada raperda kebudayaan Betawi, ada HUT DKI, ada BPK, ada kunker," ujar Wakil Ketua DPRD DKI Mohamad Taufik di Gedung DPRD DKI, Kamis (4/6/2015).

Wakil Ketua DPRD DKI Triwisaksana mengatakan, Badan Musyawarah telah menyepakati jadwal pelaksanaan untuk lima kegiatan. Kelima jadwal tersebut adalah jadwal rapat paripurna dua rancangan peraturan daerah (raperda), paripurna HUT DKI, paripurna laporan Badan Pemeriksa Keuangan, dan juga jadwal kunjungan kerja.

"Tadi menyepakati lima jadwal. Dua raperda, satu HUT DKI, satu laporan BPK, dan terakhir kunjungan kerja," papar Sani (sapaan Triwisaksana) di Gedung DPRD DKI, Kamis (4/6/2015).

Sani mengatakan, jadwal rapat paripurna penyampaian pandangan fraksi soal raperda kepariwisataan dan kebudayaan Betawi akan dilakukan pada 16 Juni 2015. Sementara itu, paripurna penyampaian jawaban Gubernur mengenai kedua raperda tersebut akan dilakukan pada 18 Juni 2015. Paripurna tersebut juga akan diisi oleh laporan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Sementara itu, paripurna HUT DKI akan dilaksanakan pada 22 Juni 2015 mendatang.

Selain itu, DPRD DKI juga mulai melakukan kunjungan kerja ke daerah sejak 8 Juni 2015. Seharusnya, DPRD DKI juga segera membahas mengenai raperda zonasi. Akan tetapi, penyampaian pendapat raperda tersebut digantung terlebih dahulu. Sebab, masih ada perbedaan pendapat dalam internal Dewan mengenai raperda ini.

"Jadi, ditunda dulu sampai nanti jelas duduk permasalahannya," terang Sani.

Rapat Bamus pada Kamis (4/6/2015) ini berlangsung singkat, yaitu sekitar 35 menit saja. Meskipun batal membahas HMP, Mohammad Taufik membantah bahwa DPRD kembali menggantung HMP. Sebab, DPRD juga harus mengurus jadwal agenda rapat paripurna yang lain. Kemungkinan, sambung Mohammad Taufik, Bamus HMP baru akan dilakukan Minggu depan. Pelaksanaan Bamus tersebut tidak akan menunggu semua rangkaian paripurna yang telah disusun berakhir terlebih dahulu.

Wakil Ketua DPRD DKI Mohamad Taufik mengakui bahwa Fraksi Partai Nasional Demokrat (NasDem) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) telah setuju untuk mendukung penggunaan Hak Menyatakan Pendapat (HMP) dalam rapat pimpinan yang berlangsung tertutup sore ini. Padahal, sebelumnya dua fraksi ini telah menolak untuk mendukung HMP.

"He-he-he, iya NasDem dan PKB sekarang mendukung," beber Mohammad Taufik di Gedung DPRD DKI, Rabu (3/6/2015).

Mohammad Taufik mengatakan, sebagian besar anggota Dewan yang hadir dalam rapat sempat merasa kaget akan keputusan baru dua fraksi tersebut. Bahkan, lanjut Mohammad Taufik, mereka sampai menyebut perwakilan Fraksi NasDem dan PKB sedang berhalusinasi.

"Ini halusinasi atau benar," ungkap Mohammad Taufik.

Mohammad Taufik mengatakan, hanya ada dua fraksi yang menolak untuk menindaklanjuti hak angket. Dua fraksi tersebut yaitu Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan dan Fraksi Partai Hanura. Mohammad Taufik mengatakan, dua fraksi tersebut tetap menolak karena sudah ada perintah langsung dari pimpinan pusat masing-masing partai.

"Tapi pelan-pelanlah, politik itu perlu kesabaran. Yang dua (fraksi) sudah kembali ke jalan yang lurus nih, ha-ha-ha," imbuh Mohammad Taufik.

Ketua Fraksi Partai Nasional Demokrat (NasDem) Bestari Barus membantah fraksinya telah mendukung Hak Menyatakan Pendapat (HMP) dalam rapat pimpinan gabungan Rabu (3/6/2015) kemarin sore.

Bestari Barus mengatakan, apa yang dilakukan fraksinya hanyalah menyetujui untuk membawa hasil angket ke rapat bamus dan diparipurnakan.

"Kita tidak pernah dukung HMP, tetapi kita hormat pada konstitusi. Kalau persyaratan didukung 20 orang lebih dari 1 fraksi terpenuhi, silakan saja diagendakan (paripurna)," ujar Bestari Barus ketika dihubungi, Kamis (4/6/2015).

Dukungan 20 orang yang berasal lebih dari 1 fraksi memang merupakan persyaratan bagi anggota Dewan untuk mengusulkan HMP. Apabila persyaratan itu sudah terpenuhi, maka hasil angket harus ditindaklanjuti. Fraksi NasDem mendukung tindak lanjut angket karena persyaratan tersebut telah terpenuhi.

Sementara itu, kata Bestari Barus, waktu untuk menyatakan mendukung atau tidak mendukung HMP akan terjadi ketika paripurna kelak, bukan melalui rapat pimpinan. Dalam paripurnalah akan dilakukan hitung-hitungan mengenai dukungan HMP. Ketika itu, Fraksi NasDem akan bersuara tetap tidak mendukung HMP.

Bestari Barus juga mengatakan, Fraksi PDI-P dan Fraksi Partai Hanura justru salah apabila bersikeras untuk tidak menindaklanjuti angket pada rapat pimpinan kemarin. Hak dua fraksi tersebut untuk menolak adalah pada paripurna dan bukan pada rapat pimpinan.

"Jadi Pras salah, kalau dia mau supaya enggak ada paripurna. Karena syaratnya untuk dibawa ke paripurna sudah cukup. Kita dukung dibawa ke paripurna bukan dukung HMP," ujar Bestari Barus.

Sudah ada beberapa fraksi di DPRD yang telah memberikan dukungannya terhadap HMP, yakni Fraksi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), dan Fraksi Demokrat-Partai Amanat Nasional (PAN). Kemudian disusul oleh Fraksi lain, seperti Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Fraksi Partai Golongan Karya (Golkar) yang mendukung HMP, dengan catatan tidak mendukung pemakzulan.

Ketua DPRD DKI Prasetio Edi Marsudi mengatakan hanya ada dua fraksi di DPRD DKI yang menolak untuk menindaklanjuti hasil penyelidikan angket. Dua fraksi itu adalah Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan Fraksi Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura). Sementara itu, fraksi yang lain sepakat untuk menindaklanjuti angket.

"Mengenai masalah angket, dua fraksi menolak. Dua fraksi itu PDIP sama Hanura. Yang lainnya memutuskan untuk melanjutkan dengan HMP," tutur Prasetio Edi Marsudi di Gedung DPRD DKI.

Ketua DPRD DKI Prasetio Edi Marsudi pun mengatakan, proses HMP tidak akan digantung terlalu lama lagi. Kamis (4/6/2015) besok, akan langsung digelar pelaksanaan rapat Badan Musyawarah (Bamus) untuk menentukan jadwal paripurna tindak lanjut angket ini. (kom/jos)

See Also

Jelang HUT RI, Satgas TMMD Ajak Warga Bersihkan Lingkungan
Sejak Ada TMMD, Tidak Ada Lagi Kamus Takut Sama Tentara
Seberangkan Anak Sekolah Juga Dilakoni Satgas TMMD
Ngojek Anak Sekolah Di Desa TMMD Juga Dilakukan TNI
TNI Buka Biro Angkutan Antar Jemput Anak-Anak Sekolah
Danramil 01/Demak Kota Katakan Lega Rasanya Bisa Bantu Warga Mempunyai Rumah Layak Huni
Pelopori Peduli Kebersihan Lingkungan, TNI Gelar Jumat Bersih
TNI Ajarkan Anak-Anak SD Untuk Berperan Di Kebersihan Masjid
Ini Salah Satu Cara TNI Satgas TMMD Diidolakan Anak-anak
Terkait Upacara Penutupan TMMD Sudah Mulai Dirapatkan
Wawasan Kebangsaan Di Desa Sasaran TMMD Mulai Tampak
Sesibuk Apapun Kerja Di TMMD, TNI Satgas Tetap Tak Meninggalkan Ibadah
Dansatgas TMMD Kodim 0716/Demak Wujudkan Impian Warga Dukuh Duduk
Kami Guru Di Kalikondang Tak Pernah Lupa Dengan Jasa TNI
Sosok Prajurit TNI Yang Berandil Besar Di Pengecoran Jalan
Luar Biasa Saya Bisa Ngangsu Kawruh Dengan Banyak Ulama
Berkat TMMD, Lapangan Kalikondang Menjadi Kebanggaan Warga
Terus Didekati, Balita Di Desa TMMD Tak Takut Lagi Dengan Tentara
Sang Kapten Yang Sigap Di Lokasi TMMD
Danramil Yang Menjadi Tauladan Di Lokasi TMMD Kalikondang
Sinyal Pamitan Dibunyikan TNI Satgas, Warga Resah
TNI Memang Luar Biasa
12 RTLH Sudah Berhasil Direhab Tentara
Jelang Penutupan TMMD Kodim 0716/Demak Genjot Pekerjaan Tahap Akhir
Babinsa Yang Terus Dorong Warga Untuk Manunggal Dengan TNI
jQuery Slider

Comments

Archives :201920182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 8.284.115 Since: 07.04.14 | 1.1095 sec