YouTube Facebook Twitter RSS
17 Jul 2019, 0

Hukum

Sopir Angkot Pemerkosa Penumpang Diringkus Polisi

siarjustisia.com-JAKARTA.

Seorang karyawati berinisial NA (35) mengalami pemerkosaan di angkutan umum D-01 bernomor polisi B 1403 VTX jurusan Ciputat-Kebayoran. Korban diperkosa sopir yang berinisial DAS (21) saat menumpang angkutan untuk pulang ke tempat tinggalnya di Pasar Rebo.

Kejadian bermula pada Jumat (19/6/2015) sekitar pukul 22.30 WIB. NA yang baru pulang dari bekerja di kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, itu menumpang angkot yang dikemudikan DAS. Saat itu, korban duduk di bangku samping sopir dan tidak ada penumpang lain dalam angkot tersebut.

Sampai di perempatan Lebak Bulus, NA meminta turun dari angkot. Namun, DAS menawari mengantar sampai perempatan Fatmawati. Ketika sampai di perempatan Fatmawati, DAS justru tak menurunkan korban.

Jajaran Polres Metro Jakarta Selatan berhasil meringkus sopir tembak angkot D-01 jurusan Kebayoran Lama-Ciputat berinisial DAS (21) yang memerkosa penumpangnya di Jalan TB Simatupang, Tanjung Barat, Jakarta Selatan (Jaksel).

Polisi tak memerlukan waktu lama membekuk oknum sopir angkutan kota D01 jurusan Ciputat-Kebayoran Lama, berinisial DA, yang tega memperkosa penumpangnya perempuan berinisial NA, di kawasan Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan.

Oknum sopir angkutan kota D01 jurusan Ciputat-Kebayoran Lama, berinisial DA, tega memperkosa penumpangnya berinisial NA, di kawasan Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan, Sabtu (20/6/2015) dini hari.

Kapolres Jakarta Selatan, Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol.) Wahyu Hadiningrat, mengatakan peristiwa pemerkosaan itu terjadi di dalam angkot, sekitar pukul 00.30 WIB.

Menurut Kombes Pol. Wahyu Hadiningrat, kejadian bermula ketika korban menumpang angkutan yang dikemudikan pelaku di Gandaria City, pukul 22.30 WIB, Jumat (19/6/2015). Pada saat itu, hanya ada korban dan pelaku di dalam angkot.

"Pelaku menawari korban untuk diantar pulang ke Pasar Rebo," kata Kepala Polres Metro Jakarta Selatan Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol.) Wahyu Hadiningrat kepada wartawan di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Minggu (21/6/2015).

"Korban naik persis di sebelah sopir. Kemudian, mobil jalan menuju Lebak Bulus lanjut ke arah Fatmawati, dan sempat berhenti di bawah Fly Over," ujar Kombes Pol. Wahyu Hadiningrat, Minggu (21/6/2015).

Namun, di tengah perjalanan, tepatnya di wilayah TB Simatupang, Tanjung Barat, pelaku mendadak menghentikan kendaraannya di sebuah taman dekat tiang flyover. NA tidak bisa keluar karena pintu kendaraan terhalang tiang flyover. Pada saat berhenti, tambahnya, posisi pintu dipepetkan ke tembok sehingga tidak bisa dibuka. Selanjutnya, kendaraan kembali melaju dan balik arah lewat Ranco.

Mengetahui gelagat tidak baik, korban sempat melakukan perlawanan. Saat kejadian, korban berinisial NA (35) sempat memberikan perlawanan. Bahkan, ketika sudah tak berdaya, korban sempat meminta pelaku tak menyentuhnya.

Namun, pelaku mengancam korban menggunakan pisau dan kunci roda. "Selanjutnya, mobil dipinggirkan dan terjadilah kejadian tersebut (pemerkosaan)," ungkapnya. "Kemudian, terjadilah pemerkosaan di angkutan umum itu," imbuh Kombes Pol. Wahyu Hadiningrat.

DAS menghentikan aksinya ketika ada pengendara motor lewat. Setelah memerkosa, pelaku menurunkan korban di lampu merah kawasan Condet. Setelah itu, pelaku melepaskan korban dan melarikan diri. Padahal, saat itu sudah tengah malam. Kombes Pol. Wahyu Hadiningrat menyampaikan, korban kemudian diturunkan di daerah Condet, Jakarta Timur. Kapolres Jakarta Selatan, Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Wahyu Hadiningrat, mengatakan setelah diperkosa korban diturunkan pelaku di kawasan Condet, Jakarta Timur, Sabtu (20/6/2015) dini hari.

Sejurus kemudian, korban memberhentikan taksi. Korban, selanjutnya menumpang taksi melaporkan peristiwa tersebut. Sambil menangis dia menceritakan kejadian pemerkosaan itu kepada sopir taksi dan diantar ke kantor polisi. Kombes Pol. Wahyu Hadiningrat melanjutkan, korban kemudian meminta tolong seorang sopir taksi melapor ke polisi.

Tapi, korban ternyata tak tak mau kehilangan jejak DAS. "Dia hafal nomor angkot tersebut. Kemudian, tim kami melakukan pengejaran dan pelaku dapat diamankan di Ciputat," papar Kombes Pol. Wahyu Hadiningrat, Minggu (21/6/2015).

Polisi yang mendapatkan laporan kemudian melakukan pengejaran. Alhasil, pelaku berhasil diringkus di kawasan Ciputat, Tangsel. DAS diringkus di Jalan Ciputat Raya saat sedang menarik angkot, Sabtu (20/6/2015). "Anggota langsung melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap tersangka di daerah Ciputat," imbuh Kombes Pol. Wahyu Hadiningrat.

NA juga sempat mempersilakan DAS mengambil barang-barang bawaannya. Dikatakan Kombes Pol. Wahyu Hadiningrat, korban sempat menawarkan barang-barang berharga kepada pelaku agar tidak diperkosa.

"Pada saat mau melakukan, korban sempat menawarkan ambil semua barang-barang namun tak di ambil (pelaku)," kata Kapolrestro Jakarta Selatan Kombes Pol. Wahyu Hadiningrat, Minggu (21/6/2015).

Namun, nampaknya pelaku gelap mata. Pelaku tetap tidak mau dan terus melakukan aksi bejatnya.

"Sementara, motifnya itu (pemerkosaan). Soalnya pada saat mau melakukan korban sempat menawarkan ambil semua barang-barang, namun tak diambil," ungkapnya.

Kombes Pol. Wahyu Hadiningrat menyebutkan, korban masih mengalami trauma. Saat ini, korban telah didampingi psikolog serta menjalani konseling.

Polisi juga menyita barang bukti berupa kunci roda serta kendaraan yang digunakan. "Kami juga amankan barang bukti kunci roda kendaraan dan pakaian korban," tandas Kombes Pol. Wahyu Hadiningrat.

Ia menyampaikan, pihak kepolisian sudah memberikan sosialisasi agar masyarakat waspada terhadap kekerasan di angkutan umum, terminal dan stasiun. "Korban cukup waspada sudah menghafal nomor angkot tersebut. Kami juga sudah sosialisasikan itu agar masyarakat mengingat nomor kendaraan," bilangnya.

Guna mengantisipasi tindak kejahatan di dalam angkot dan kejahatan jalanan lainnya, tambahnya, polisi akan melakukan pencegahaan dan meningkatkan patroli. "Polisi akan lakukan pencegahan dan penjagaan. Namun, masyarakat juga harus waspada. Kami akan patroli rutin," tandasnya.

Polisi belum memastikan apakah pelaku dalam keadaan mabuk saat memerkosa korbannya. "Masih dalam pemeriksaan kami, hasilnya belum keluar," tegas Kombes Pol. Wahyu Hadiningrat.

Kini, dia meringkuk di tahanan Mapolres Jakarta Selatan. Saat ini, pelaku masih dalam penanganan intensif jajaran Polrestro Jakarta Selatan.

Atas perbuatannya, tersangka pelaku terancam dijerat dan dikenai Pasal 285 KUHP terkait Kejahatan Kesusilaan, dengan ancaman pidana 12 tahun bui. (sp/jos)

See Also

Hasil Rapat MK Soal Penerimaan Gugatan Pilpres Pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno
Susunan Tim Kuasa Hukum Pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno
Hashim Djojohadikusumo Penanggung Jawab Gugatan Pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno Ke MK
Anggota Brimob Sipit Yang Dituduh Dari China Tegaskan Asli Indonesia
BPN Prabowo Subianto-Sandiaga Uno Daftarkan Gugatan Hasil Pilpres Ke MK Malam Nanti
MK Putuskan Gugatan Pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno Maksimum 14 Hari
Densus 88 Antiteror Tangkap 29 Terduga Teroris Berencana Ledakkan Bom
Sepanjang Tahun 2019, Polri Tangkap 68 Terduga Teroris Jaringan JAD
KPK Geledah Kantor Ditjen PSDKP
KPK Geledah Kantor PT. Daya Radar Utama
KPK Lelang Rumah Mewah Mantan Ketua DPRD Dan Bupati Bangkalan
Dukun Cabul Di Garut Diancam 15 Tahun Bui
Kalapas Dan 13 Petugas Lapas Nusakambangan Dicopot
Ketua Umum AKKMI Pertanyakan KSOP Mengutip PNBP
Keberadaan Lembaga KSOP Dinilai Masih Perlu Payung Hukum
AKKMI Soroti Legalitas Kantor Syahbandar Dan Otoritas Pelabuhan
AKKMI Dan APDHI Selenggarakan Seminar Nasional Pertanyakan Keamanan & Keselamatan Pelayaran
Syahbandar Miliki Peran Penting Dalam Mendukung Keamanan Dan Keselamatan Pelayaran
Pembentukan Syahbandar Utama & KSOP Disoroti
Legalitas KSOP Di Seluruh Pelabuhan Dipertanyakan
KPK Panggil Setya Novanto Sebagai Saksi
KPK Periksa Staf Khusus Menteri Agama
KPK Periksa Direktur SDM Adhi Karya
KPK Tetapkan Mantan Sekda Malang Sebagai Tersangka
Mantan Sekda Malang Ditahan KPK
jQuery Slider

Comments

Archives :201920182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 8.097.456 Since: 07.04.14 | 0.5547 sec