YouTube Facebook Twitter RSS
26 Mar 2019, 0

Hukum

Sopir Angkot Pemerkosa Penumpang Diringkus Polisi

siarjustisia.com-JAKARTA.

Seorang karyawati berinisial NA (35) mengalami pemerkosaan di angkutan umum D-01 bernomor polisi B 1403 VTX jurusan Ciputat-Kebayoran. Korban diperkosa sopir yang berinisial DAS (21) saat menumpang angkutan untuk pulang ke tempat tinggalnya di Pasar Rebo.

Kejadian bermula pada Jumat (19/6/2015) sekitar pukul 22.30 WIB. NA yang baru pulang dari bekerja di kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, itu menumpang angkot yang dikemudikan DAS. Saat itu, korban duduk di bangku samping sopir dan tidak ada penumpang lain dalam angkot tersebut.

Sampai di perempatan Lebak Bulus, NA meminta turun dari angkot. Namun, DAS menawari mengantar sampai perempatan Fatmawati. Ketika sampai di perempatan Fatmawati, DAS justru tak menurunkan korban.

Jajaran Polres Metro Jakarta Selatan berhasil meringkus sopir tembak angkot D-01 jurusan Kebayoran Lama-Ciputat berinisial DAS (21) yang memerkosa penumpangnya di Jalan TB Simatupang, Tanjung Barat, Jakarta Selatan (Jaksel).

Polisi tak memerlukan waktu lama membekuk oknum sopir angkutan kota D01 jurusan Ciputat-Kebayoran Lama, berinisial DA, yang tega memperkosa penumpangnya perempuan berinisial NA, di kawasan Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan.

Oknum sopir angkutan kota D01 jurusan Ciputat-Kebayoran Lama, berinisial DA, tega memperkosa penumpangnya berinisial NA, di kawasan Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan, Sabtu (20/6/2015) dini hari.

Kapolres Jakarta Selatan, Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol.) Wahyu Hadiningrat, mengatakan peristiwa pemerkosaan itu terjadi di dalam angkot, sekitar pukul 00.30 WIB.

Menurut Kombes Pol. Wahyu Hadiningrat, kejadian bermula ketika korban menumpang angkutan yang dikemudikan pelaku di Gandaria City, pukul 22.30 WIB, Jumat (19/6/2015). Pada saat itu, hanya ada korban dan pelaku di dalam angkot.

"Pelaku menawari korban untuk diantar pulang ke Pasar Rebo," kata Kepala Polres Metro Jakarta Selatan Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol.) Wahyu Hadiningrat kepada wartawan di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Minggu (21/6/2015).

"Korban naik persis di sebelah sopir. Kemudian, mobil jalan menuju Lebak Bulus lanjut ke arah Fatmawati, dan sempat berhenti di bawah Fly Over," ujar Kombes Pol. Wahyu Hadiningrat, Minggu (21/6/2015).

Namun, di tengah perjalanan, tepatnya di wilayah TB Simatupang, Tanjung Barat, pelaku mendadak menghentikan kendaraannya di sebuah taman dekat tiang flyover. NA tidak bisa keluar karena pintu kendaraan terhalang tiang flyover. Pada saat berhenti, tambahnya, posisi pintu dipepetkan ke tembok sehingga tidak bisa dibuka. Selanjutnya, kendaraan kembali melaju dan balik arah lewat Ranco.

Mengetahui gelagat tidak baik, korban sempat melakukan perlawanan. Saat kejadian, korban berinisial NA (35) sempat memberikan perlawanan. Bahkan, ketika sudah tak berdaya, korban sempat meminta pelaku tak menyentuhnya.

Namun, pelaku mengancam korban menggunakan pisau dan kunci roda. "Selanjutnya, mobil dipinggirkan dan terjadilah kejadian tersebut (pemerkosaan)," ungkapnya. "Kemudian, terjadilah pemerkosaan di angkutan umum itu," imbuh Kombes Pol. Wahyu Hadiningrat.

DAS menghentikan aksinya ketika ada pengendara motor lewat. Setelah memerkosa, pelaku menurunkan korban di lampu merah kawasan Condet. Setelah itu, pelaku melepaskan korban dan melarikan diri. Padahal, saat itu sudah tengah malam. Kombes Pol. Wahyu Hadiningrat menyampaikan, korban kemudian diturunkan di daerah Condet, Jakarta Timur. Kapolres Jakarta Selatan, Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Wahyu Hadiningrat, mengatakan setelah diperkosa korban diturunkan pelaku di kawasan Condet, Jakarta Timur, Sabtu (20/6/2015) dini hari.

Sejurus kemudian, korban memberhentikan taksi. Korban, selanjutnya menumpang taksi melaporkan peristiwa tersebut. Sambil menangis dia menceritakan kejadian pemerkosaan itu kepada sopir taksi dan diantar ke kantor polisi. Kombes Pol. Wahyu Hadiningrat melanjutkan, korban kemudian meminta tolong seorang sopir taksi melapor ke polisi.

Tapi, korban ternyata tak tak mau kehilangan jejak DAS. "Dia hafal nomor angkot tersebut. Kemudian, tim kami melakukan pengejaran dan pelaku dapat diamankan di Ciputat," papar Kombes Pol. Wahyu Hadiningrat, Minggu (21/6/2015).

Polisi yang mendapatkan laporan kemudian melakukan pengejaran. Alhasil, pelaku berhasil diringkus di kawasan Ciputat, Tangsel. DAS diringkus di Jalan Ciputat Raya saat sedang menarik angkot, Sabtu (20/6/2015). "Anggota langsung melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap tersangka di daerah Ciputat," imbuh Kombes Pol. Wahyu Hadiningrat.

NA juga sempat mempersilakan DAS mengambil barang-barang bawaannya. Dikatakan Kombes Pol. Wahyu Hadiningrat, korban sempat menawarkan barang-barang berharga kepada pelaku agar tidak diperkosa.

"Pada saat mau melakukan, korban sempat menawarkan ambil semua barang-barang namun tak di ambil (pelaku)," kata Kapolrestro Jakarta Selatan Kombes Pol. Wahyu Hadiningrat, Minggu (21/6/2015).

Namun, nampaknya pelaku gelap mata. Pelaku tetap tidak mau dan terus melakukan aksi bejatnya.

"Sementara, motifnya itu (pemerkosaan). Soalnya pada saat mau melakukan korban sempat menawarkan ambil semua barang-barang, namun tak diambil," ungkapnya.

Kombes Pol. Wahyu Hadiningrat menyebutkan, korban masih mengalami trauma. Saat ini, korban telah didampingi psikolog serta menjalani konseling.

Polisi juga menyita barang bukti berupa kunci roda serta kendaraan yang digunakan. "Kami juga amankan barang bukti kunci roda kendaraan dan pakaian korban," tandas Kombes Pol. Wahyu Hadiningrat.

Ia menyampaikan, pihak kepolisian sudah memberikan sosialisasi agar masyarakat waspada terhadap kekerasan di angkutan umum, terminal dan stasiun. "Korban cukup waspada sudah menghafal nomor angkot tersebut. Kami juga sudah sosialisasikan itu agar masyarakat mengingat nomor kendaraan," bilangnya.

Guna mengantisipasi tindak kejahatan di dalam angkot dan kejahatan jalanan lainnya, tambahnya, polisi akan melakukan pencegahaan dan meningkatkan patroli. "Polisi akan lakukan pencegahan dan penjagaan. Namun, masyarakat juga harus waspada. Kami akan patroli rutin," tandasnya.

Polisi belum memastikan apakah pelaku dalam keadaan mabuk saat memerkosa korbannya. "Masih dalam pemeriksaan kami, hasilnya belum keluar," tegas Kombes Pol. Wahyu Hadiningrat.

Kini, dia meringkuk di tahanan Mapolres Jakarta Selatan. Saat ini, pelaku masih dalam penanganan intensif jajaran Polrestro Jakarta Selatan.

Atas perbuatannya, tersangka pelaku terancam dijerat dan dikenai Pasal 285 KUHP terkait Kejahatan Kesusilaan, dengan ancaman pidana 12 tahun bui. (sp/jos)

See Also

KPK Tetapkan Direktur PT. Krakatau Steel Tersangka Suap
KPK Amankan 6 Orang Dalam OTT Krakatau Steel
KPK OTT Direktur Produksi Dan Teknologi PT. Krakatau Steel
KPK Tetapkan Bupati Mesuji Sebagai Tersangka
Bupati Mesuji Ditangkap KPK
KPK Tahan Bupati Mesuji
Dandim 0716/Demak Hadiri Sosialisasi Milenial Road Safety Festival
Polda Metro Jaya Bekuk Guru Penyebar Hoax Surat Suara
PT. NKE Dihukum Denda Rp 85,49 Miliar
Polda Jatim Ingatkan VA Bisa Jadi Tersangka
KPK Tahan 2 Mantan Anggota DPRD Sumatera Utara
Polda Jatim Sebut VA Terima 15 Kali Transfer Uang Dari Muncikari
LBH Ansor Jateng Apresiasi Penangkapan Cepat Polres Kebumen Terhadap Pelaku Kekerasan Seksual
Usai Diperiksa Polda Jatim, VA Dan AS Minta Maaf
Polda Jatim Ringkus Muncikari Dua Artis Ibu Kota
Polda Jawa Timur Tetapkan 2 Tersangka Prostitusi Online Artis
Kapolres Bitung Perintahkan Pelaku Kejahatan Ditembak Di Tempat
Polres Magelang Kota Dalami Motif Tersangka Perusakan Nisan
Perusak Nisan Di 4 TPU Kota Magelang Ditangkap
Reserse Polres Bitung Bekuk Residivis Sadis Pembegal Motor
Satuan Reskrim Polres Bitung Tangkap Dua Tersangka Curanmor
Perusakan Nisan Di TPU Kota Magelang Masih Berlanjut
Polres Magelang Selidiki Perusakan Belasan Nisan Di Pemakaman Umum
Pembelian Alat Sekolah SMK Bernilai Ratusan Miliar Di Dinas Pendidikan Prov Jatim Perlu Diperiksa
Mahasiswa Unesa Sorot Penggunaan Dana Pembelian Mebel Di Kampus
jQuery Slider

Comments

Archives :201920182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 7.578.333 Since: 07.04.14 | 0.5999 sec