YouTube Facebook Twitter RSS
18 Nov 2018, 0

Olahraga

Chile Juara Copa America 2015

Sunday, 05 July 2015 | View : 1049

siarjustisia.com-SANTIAGO.

Tuan rumah, Chile menjadi juara Copa America 2015 setelah di final sukses menaklukkan Argentina lewat adu penalti dengan skor 4-1 dalam laga di Stadion Nacional Julio Martinez Pradanos/Estadio Nacional Julio Martínez Prádanos, Santiago de Chile, Sabtu (4/7/2015) pukul 17.00 waktu setempat atau Minggu (5/7/20150 dini hari WIB.

Pertandingan final Copa America 2015 antara tuan rumah Chile melawan Argentina di Santiago, Chile harus diselesaikan dengan adu tendangan penalti setelah tak ada gol yang terjadi dalam 2 x 45 menit dan babak tambahan.

Empat penendang pertama Chile yakni Matias Fernandez, Arturo Vidal, Charles Aranguiz, Alexis Sanchez semuanya sukses menjebol gawang Argentina.

Sementara di kubu Argentina, hanya Lionel Messi, yang mampu melaksanakan tugasnya. Tendangan Gonzalo Higuain melambung tinggi sementara Ever Banega diblok dengan tangan kiri oleh kiper Claudio Bravo.

Maka ketika Alexis Sanchez sukses memperdaya penjaga gawang Argentina, Sergio Romero, publik tuan rumah di Stadion Nacional Julio Martinez Pradanos, Santiago di Ibu Kota Chile itu pun berpesta. Chile pun mewujudkan impian 99 tahun mereka dengan menjadi yang terbaik di kawasan Amerika Latin untuk pertama kalinya. Berbekal pasukan generasi emas dan dukungan publik tuan rumah, Claudio Bravo dan kawan-kawan sukses merebut gelar internasional pertama sepanjang sejarah persepakbolaan negeri ini.

Sementara bagi Argentina ini adalah kekalahan kedua mereka di final turnamen internasional dalam dua tahun beruntun. Argentina memiliki mimpi buruk dalam pertandingan final yang dilanjutkan ke babak tambahan. Setahun lalu, Argentina juga tumbang di partai pemungkas oleh Jerman di Piala Dunia di Brasil. Pada partai final Piala Dunia 2014 lalu di Brasil, Argentina kalah dari Jerman lewat gol tunggal yang dicetak Mario Gotze pada babak tambahan kedua di menit ke-113.

Secara keseluruhan duel berlangsung seru. Kedua tim saling menyerang dan dan sama-sama menampilkan permainan yang menghibur. Satu-satunya yang kurang dari pertandingan selama 120 menit ini hanyalah gol.

Pada babak pertama kedua tim sempat mendapat peluang emas. Namun penampilan cemerlang kedua kiper di masing-masing kubu membuat tak ada gol yang terjadi.

Dalam laga tersebut Chile yang berlaga di hadapan publik sendiri bermain lebih dominan dibandingkan tim Tango. Dalam 15 menit pertama setidaknya ada tiga peluang Arturo Vidal dan kawan-kawan mencetak gol ke gawang timnas Argentina.

Topskor sementara Copa America 2015, Eduardo Vargas melepaskan tembakan ke gawang Sergio Romero namun masih bisa ditepis kiper Argentina tersebut. Eduardo Vargas mendapat peluang kedua pada menit ke-10 namun masih melebar dari gawang Sergio Romero.

Pada menit ke-20 giliran kapten Argentina, Lionel Messi memberikan umpan yang hampir berbuah gol setelah disundul Sergio Aguero. Namun, sundulan Sergio Aguero masih bisa dijinakkan oleh kiper Chile, Claudio Bravo.

Penyerang sayap Argentina, Angel Di Maria, yang sebenarnya tampil eksplosif tak bisa melanjutkan pertandingan lantaran cedera bagian belakang paha kanannya. Pada menit ke-29, dia ditarik keluar dan digantikan Ezequiel Lavezzi. Pemain sayap Manchester United ini juga absen di final Piala Dunia 2014 lalu lantaran cedera.

Di pengujung babak pertama, Chile kembali mendapat peluang. Striker Alexis Sanchez membawa bola dari sisi kanan pertahanan Argentina lalu melepaskan tendangan namun berhasil ditangkap dengan baik oleh Sergio Romero.

Tak berapa lama, Argentina juga mengancam. Kemudian di akhir babak pertama giliran Ezequiel Lavezzi yang mengganti Angel Di Maria yang cedera memiliki peluang terbaik. Ezequiel Lavezzi mendapat umpan dari Javier Pastore di depan gawang. Ia melepaskan tembakan terarah dari dalam kotak penalti. Namun tendangannya berhasil ditahan dengan kedua tangan kiper Claudio Bravo. Kiper Chile Claudio Bravo berhasil menepisnya dengan brilian.

Pertandingan babak pertama final Copa America 2015 antara tim tuan rumah, Chile dan Argentina di Estadio Nacional Julio Martínez Prádanos, Santiago de Chile, berlangsung imbang tanpa gol, Minggu (5/7/2015) dini hari WIB.

Saat babak kedua Chile langsung menggebrak sejak menit awal. Sebuah kesalahan yang dilakukan bek Nicolas Otamendi dimanfaatkan striker Alexis Sanchez di sisi kiri. Dia mengirimkan bola ke tiang jauh dan disambut sundulan Arturo Vidal. Namun sundulan mantan pemain Bayer Leverkusen itu lemah sehingga kiper Sergio Romero tak kesulitan menangkapnya.

Demi menyegarkan barisan depan, pelatih Argentina memutuskan menarik Sergio Aguero pada menit ke-74 dan memasukkan Gonzalo Higuain.

Delapan menjelang waktu normal usai, striker Alexis Sanchez mendapat umpan jarak jauh di depan gawang Argentina. Pemain Arsenal ini melancarkan tendangan voli kaki kanan namun bola melebar ke sisi kanan gawang "Tim Tango".

Menit ke-86, Ezequiel Lavezzi sebenarnya berhasil menggetarkan jala gawang Chile, namun gol dianulir wasit karena pemain aris Saint Germain ini telah berada dalam posisi offside saat menerima umpan dari Lionel Messi.

Pada laga final Copa America yang sedang berlangsung di Ibu Kota Chile tersebut, Argentina sebetulnya bisa saja muncul sebagai juara di akhir babak kedua. Babak kedua ini ditutup dengan sebuah peluang emas yang didapat Gonzalo Higuain. Pada menit akhir perpanjangan waktu babak kedua Ezquiel Lavezzi memberikan sodoran cantik kepada Gonzalo Higuain di depan kotak penalti. Gonzalo Higuain meluncur untuk menyambut bola itu dengan kaki kanannya. Namun, ia terlalu lambat. Penyerang Napoli ini menerima umpan dari Lionel Messi di tiang jauh, namun bola tendangannya sambil menjatuhkan diri tak menemui sasaran. Bola pun hanya mengenai sisi kanan jaring gawang timnas Chile.

Setelah 90 menit pertandingan final Copa America 2015 antara Chile dan Argentina berakhir imbang tanpa gol di Estadio Nacional Julio Martínez Prádanos, Santiago de Chile, Minggu (5/7/2015) dini hari WIB.

Akibatnya pertandingan puncak turnamen sepak bola zona CONMEBOL itu harus dilanjutkan ke babak tambahan. Pertandingan pun harus dilanjutkan dengan babak tambahan.

Menjelang dua babak tambahan, Argentina telah menggunakan seluruh tiga pemain pengganti. Angel Di Maria yang cedera pada babak pertama diganti Ezequiel Lavezzi pada menit ke-29, Sergio Aguero diganti Gonzalo Higuain pada menit ke-74, dan Javier Pastore diganti Ever Banega pada menit ke-81.

Sementara itu di kubu timnas Chile sebelum babak kedua berakhir hanya melakukan satu pergantian pemain yakni Jorge Valdivia diganti Matias Fernandez pada menit ke-75.

Memasuki babak tambahan, Chile mendapat peluang lewat Marcelo Diaz pada menit ke-98. Dia membawa bola hingga ke pertahanan Argentina lalu melancarkan tendangan. Bola berhasil diblok namun bola pantulan kembali mengarah kepadanya. Pemain bernomor punggung 21 ini pun menendangnya namun bola melambung ke atas mistar.

Lewat sebuah serangan balik, Chile kembali mendapat kesempatan melalui striker Alexis Sanchez. Dia berhasil membawa bola ke daerah pertahanan Argentina. Namun tendangannya juga melambung ke atas gawang Sergio Romero.

Susunan Pemain:

Chile (4-3-1-2):

1. Claudio Bravo; 4. Mauricio Isla, 5. Francisco Silva, 17. Gary Medel, 15. Jean Beausejour; 8. Arturo Vidal, 21. Marcelo Diaz, 20. Charles Aranguiz; 10. Jorge Valdivia (14. Matias Fernandez 75'), 11. Eduardo Vargas (22. Angelo Henríquez 95'), 7. Alexis Sanchez.

Pelatih: Jorge Sampaoli.

Argentina (4-3-3):

1. Sergio Romero; 4. Pablo Zabaleta, 15 Martin Demichelis, 17. Nicolas Otamendi, 16. Marcos Rojo; 6. Lucas Biglia, 14. Javier Mascherano, 21. Javier Pastore (29. Ever Banega 84'); 10. Lionel Messi, 11. Sergio Aguero (9. Gonzalo Higuain 74'), 7. Angel Di Maria (22. Ezequiel Lavezzi 29').

Pelatih: Gerardo Martino.

Wasit: Wilmar Alexander Roldan Perez (Colombia).

Penonton: 45,693 orang. (jos)

See Also

Hempaskan UEA 1-0, Indonesia U-19 Melaju Ke Perempat Final
Presiden Joko Widodo Dan Petinggi Negara Ikut Pecahkan Rekor Dunia Poco-Poco
Pemecahan Rekor Dunia Poco-Poco
Dandim 0716/Demak Ajak Danramil Beserta Perwira Staf Untuk Bertanding Bola Voli
Kodim 0716/Demak Dan Polres Siap Amankan Pengambilan Api Abadi Di Mrapen
Menko PMK Bilang Manfaatkan Asian Games 2018 Untuk Tingkatkan UKM, Ekonomi, Dan Parawisata
Muhammad Zohri Juarai Lari 100 Meter Putra Kejuaraan Dunia Atletik U-20
Kalahkan Inggris 2-1, Kuda Hitam Kroasia Bikin Kejutan Maju Ke Final
Kalahkan Belgia Skor Tipis 1-0, Prancis Capai Final Piala Dunia 2018
Dandim 0716/Demak Bersama Kapolres Buka Turnamen Usia Dini Se-Jateng Dan DIY
Kento Momota Rebut Gelar Indonesia Terbuka Untuk Kedua Kalinya
Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo Raih Gelar Indonesia Terbuka 2018
Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir Juara Indonesia Terbuka 2018
Hempaskan Tuan Rumah 4-3 Lewat Adu Penalti, Kroasia Capai Semi Final
Tekuk Swedia 2-0, Inggris Melaju Ke Semi Final
Tenggelamkan Brazil 2-1, Belgia Maju Ke Semi Final
Prancis Maju Ke Semi Final Setelah Menang Telak 2-0 Atas Uruguay
Kemenpora Sosialisasikan ASIAN Games Di Kudus
TNI-Polri Bersinergi Dengan Bermain Bola Bersama Forkopimcam Dan Lurah Se-Kecamatan Demak
KONI Demak Akan Gelar Lomba Panahan Tingkat Provinsi
Singkirkan Argentina 4-3, Prancis Maju Ke Perempat Final
Belgia Menang Tipis 1-0 Atas Inggris
Tunisia Tundukkan Panama 2-1
Prajurit Kodim 0716/Demak Bina Kemampuan Dengan Lari Jalan
Senegal Takluk Dari Kolombia 0-1
jQuery Slider

Comments

Archives :20182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 6.971.303 Since: 07.04.14 | 0.61 sec