YouTube Facebook Twitter RSS
17 Aug 2018, 0

Nusantara

PDIP Surabaya Daftarkan Serentak Peserta Pilkada

Sunday, 26 July 2015 | View : 1472
Tags : Kpu, Pdip

siarjustisia.com-SURABAYA.

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mendaftarkan calon kepala daerah dan wakil kepala daerah secara serentak ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) se-Indonesia pada masa pendaftaran hari pertama Minggu (26/7/2015) pukul 14.00 WIB.

"Momen pendaftaran secara serentak hari pertama ini menjadi sangat penting," kata Ketua DPC PDIP Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana saat memberangkatkan sekitar 750 warga Bulak dan Mulyorejo dengan 15 bus untuk ziarah wali yang digelar PAC PDIP Bulak, Surabaya, Minggu (26/7/2015).

Untuk Pilkada Surabaya, lanjut dia, pihaknya telah menyiapkan semua persyaratan yang ditetapkan, termasuk LHKPN (Laporan Harta kekayaan Penyelenggara Negara).

"Lengkap semua, termasuk LHKPN," kata mantan Wakil Ketua DPRD Surabaya.

Ia mengaku karena dirinya merupakan salah satu pasangan yang diusung maka pendaftaran pasangan calon kepala daerah dan wakilnya akan dipimpin oleh Sekretaris Ketua DPC PDIP Surabaya. "Sekretaris DPC PDIP yang akan memimpin," tegasnya.

Menanggapi gugatan hukum ke tiga lembaga hukum, yakni Mahkamah Konstitusi (MK), Mahkamah Agung (MA) serta Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN), putra mantan Sekjen DPP PDIP Ir. Sutjipto menilai upaya itu dilakukan karena terbitnya PKPU 12 tahun 2015 tentang Pencalonan Kepala Daerah melewati kewenangan KPU.

"KPU Penyelanggara, bukan membatalkan atau menunda pilkada," katanya.

Ia menegaskan, jika muncul calon tunggal pada pelaksanaan pilkada, seyogyanya kewenangan untuk memutuskan pelaksanaan pilkada dikembalikan ke DPR dan pemerintah. Ia menengarai terbitnya PKPU 12 tanpa konsultasi dengan DPR.

"Ada gelagat kurang baik menangani potensi konflik pilkada serentak," katanya.

Whisnu Sakti Buana mengatakan gugatan ke MK dilayangkan, karena materi undang-undang 8 tahun 2015 tentang pemilihan Gubernur, Bupati dan Wali Kota bersifat diskriminatif. Jika ada calon tunggal tidak diatur mekanisme penyelesaiannnya.

"Itu potensi menghilangkan warga negara untuk memilih," katanya.

Padahal, lanjut dia, menurutnya ada solusi untuk mengatasi calon tunggal, yakni dengan wacana Bumbung Kosong. Dimana, calon tunggal diadu dengan bumbung kososng.

"Jika calon tunggal kalah dengan bumbung kososng, dia akan gugur," katanya.

Ia mengatakan, dengan wacana Bumbung Kosong, hak warga negara untuk memilih dan dipilih bisa terakomodir. Kemudian, kedua proses demokrasi bisa dilaksanakan.

"Dua item penting dalam pilkada tidak serta mereta digugurkan," katanya.

Whisnu Sakti Buana menegaskan, dalam Undang-Undang Pilkada maupun Pemerintah Daerah, tidak ada isi yang menyatakan, bahwa jika hanya ada satu pasangan calon maka pilkada ditunda 2017.

"Jika sampai ada pembatalan pilkada dalam PKPU, berarti melampaui kewenangan," katanya.

Sementara itu, Ketua PAC PDIP Bulak Riswanto mengatakan ziara wali lima di Jatim ini sekaligus berdoa di makam para wali agar pelaksanaan Pilkada Surabaya pada Desember 2015 bisa terlaksana.

"Tentunya calon yang diusung PDIP Tri Rismaharini dan Whisnu Sakti Buana bisa terpilih kembali untuk memimpin Surabaya ke depan," pungkas Bulak Riswanto yang juga anggota Komisi C DPRD Surabaya ini. (ant)

See Also

Lombok Diguncang Gempa Lagi 6,2 Skala Richter
Peduli Gempa Lombok, Siswa MA NU TBS Gelar Istighasah
TNI-Polri Kirim Bantuan Ke Daerah Gempa Di Lombok
Gempa Susulan Kembali Terjadi Di Lombok
PT. PLN (Persero) Upayakan Listrik Menyala Di Kepulauan Gili Lombok
Dandim 0716/Demak Tutup TMMD Sengkuyung Tahap II Tahun 2018
Bhabinkamtibmas Dan Babinsa 03/Wonosalam Bersinergi Amankan Apitan
Terasa Kompak, Babinsa Dan Bhabinkamtibmas Mijen Ramaikan Lomba 17-An
Dialog Interaktif Dandim 0716/Demak Bersama Forkopimda Menyambut HUT RI Ke-73
Babinsa 06/Wedung Rela Bagikan Air Bersih Dari Rumah Ke Rumah
Mahasiswa UMK Ikuti Agri-Relationship ASEAN Universities Network
Partai Hanura Ajukan Sengketa Pendaftaran Bacaleg Ke Bawaslu
Guna Matangkan Penutupan TMMD Kodim 0716/Demak Gelar Rakor
Jelang HUT RI Ke-73, Babinsa Latih Paskibraka
Acungan Tangan Mungil Rizki Ajukan Pertanyaan Bagaimana Cara Menjadi TNI Pak Babinsa?
Babinsa Kodim 0716/Demak Bersama Bhabinkamtibmas Turut Serta Pelatihan Ketrampilan
Untuk Pecahkan Rekor MURI, Kodim 0716/Demak Latihan Senam Gemu Famire
UMK Didorong Buka Korean Corner
Al-Jalsah Ula Ma Had Aly TBS
Peran Aktif Babinsa 06/Wedung Terhadap Generasi Penerus
Dandim 0716/Demak Hadiri Pembukaan Manasik Haji II Dan Pelepasan Calon Jemaah Haji Demak
30 Peserta Diklat Pim IV Dapat Materi Wasbang
Kunjungan Tim Wasev Sterad Bidang Komsos Ke Kodim 0716/Demak
Sosok Anak Pedagang Gorengan Yang Ingin Jadi Jenderal
Babinsa Koramil 09/Karangtengah Seleksi Calon Paskibra
jQuery Slider

Comments

Archives :20182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 6.437.887 Since: 07.04.14 | 0.6446 sec