YouTube Facebook Twitter RSS
27 Mar 2019, 0

Hukum

Dua Maling Sapi Dibakar Hidup-Hidup

Wednesday, 05 August 2015 | View : 510

siarjustisia.com-BANGKALAN.

Mat Nasir, 43, dan Bahri, 30, tak lagi bisa mencuri sapi lagi. Pasalnya saat beraksi Selasa (4/8/2015) dini hari, duet pelaku kejahatan itu tepergok warga. Tidak hanya ditangkap, mereka dihajar hingga babak belur, lalu diinterogasi. Tapi karena jawaban mereka semakin memicu amarah warga, Mat Nasir dan Bahri akhirnya dibakar hidup-hidup. 

Namun sebelumnya, mereka sempat menyebut tiga nama rekannya. 

Peristiwa itu terjadi di Kampung Bendungan, Desa Karang Gayam, Kecamatan Blega, Kabupaten Bangkalan, Pulau Madura, Provinsi Jawa Timur (Jatim). Sedangkan Mat Nasir dan Bahri merupakan warga desa tetangga, yakni Desa Bates, Kecamatan Blega, Kabupaten Bangkalan, Provinsi Jawa Timur (Jatim). 

Syaiful, 35, pemilik sapi yang kandangnya disatroni Mat Nasir dan Bahri, menuturkan, sekitar pukul 1.30 WIB dirinya melihat dua orang tak dikenal. Karena curiga, Syaiful kemudian meng­hubungi petugas ronda melalui saluran telepon.

''Saya melihat ada orang yang mencurigakan di sekitar kandang. Kemudian, saya lakukan pengintaian dari jauh dan kebetulan saya sendirian. Tidak lama, pelaku mulai mendekati kandang sapi. Ya, saya langsung teriak maling,'' ungkapnya saat ditemui di rumahnya, Selasa (4/8/2015). 

Teriakan Syaiful didengar warga sekaligus mengagetkan Mat Nasir dan Bahri. Mat Nasir langsung kabur meninggalkan rekannya.

Pelarian tersebut sia-sia karena dia langsung berpapasan dengan warga yang datang ke lokasi. Dia pun dihajar. Bahri yang masih di sekitar kandang sapi memilih melawan. Namun tak lama, ratusan warga yang datang ke lokasi membuat Bahri tak berkutik. Bahri pun menjadi bulan-bulanan warga seperti Mat Nasir.

Aksi massa belum selesai. Mat Nasir dan Bahri kemudian diseret warga ke areal sawah yang berjarak sekitar 50 meter dari kandang sapi. Warga menanyakan identitas, berapa kali mereka mencuri di Desa Karang Gayam, dan ke mana sapi hasil curian dijual. 

Berhasil mengorek informasi dari keduanya, emosi warga bukannya mereda, justru semakin menjadi. Dua pria tersebut langsung dibakar hidup-hidup. 

''Sebelum kedua pelaku dibakar, massa sempat menanyakan keberadaan sapi yang selama ini sering hilang. Ternyata, ada tiga nama yang diduga menjadi penadah. Setelah itu, baru massa membakarnya dengan penuh amarah,'' ungkap Syaiful.

Aksi main hakim sendiri yang dilakukan warga tersebut diakui Kapolsek Blega AKP Hartanta. Mewakili Kapolsek, Kanitreskrim Polsek Blega Bangkalan Bripka Pol. Moch. Huzaini membenarkan adanya kasus itu. 

Pihaknya tidak bisa berbuat banyak karena laporan tersebut baru diterima satu jam setelah kejadian. Saat mendatangi tempat kejadian perkara, polisi sudah menemukan tubuh Mat Nasir dan Bahri gosong terbakar.

Bripka Pol. Moch. Huzaini menambahkan, Mat Nasir dan Bahri teridentifikasi masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) dalam kasus pencurian sapi. Keduanya ditetapkan sebagai DPO setelah polisi berhasil meringkus Syukur Juli 2015 lalu. ''Ternyata keduanya adalah DPO,'' ungkap Bripka Pol. Moch. Huzaini.

Ditanya kenapa polisi tidak mampu menangkap keduanya? Bripka Pol. Moch. Huzaini berdalih selama ini keduanya hidup berpindah-pindah. 

Polisi juga langsung mengamankan tiga warga Desa Bates, Kecamatan Blega, yang berinisial H, F, dan M. Tiga nama itu disebut Bahri dan Mat Nasir sebagai penadah sapi hasil curiannya. ''Untuk sementara, kami amankan dulu di Mapolres Bangkalan. Selain itu, kami mintai keterangan terkait dugaan warga mengenai adanya keterlibatan mereka,'' tutur Kasatreskrim AKP Andy Purnomo mewakili AKBP Windiyanto Pratomo, Selasa (4/8/2015).

AKP Andy Purnomo mengatakan, ketiganya belum ditetapkan sebagai tersangka. Namun, pihaknya tetap akan mencari tahu penadah hasil curian jaringan Syukur. (jpnn/jos)

See Also

KPK Tetapkan Direktur PT. Krakatau Steel Tersangka Suap
KPK Amankan 6 Orang Dalam OTT Krakatau Steel
KPK OTT Direktur Produksi Dan Teknologi PT. Krakatau Steel
KPK Tetapkan Bupati Mesuji Sebagai Tersangka
Bupati Mesuji Ditangkap KPK
KPK Tahan Bupati Mesuji
Dandim 0716/Demak Hadiri Sosialisasi Milenial Road Safety Festival
Polda Metro Jaya Bekuk Guru Penyebar Hoax Surat Suara
PT. NKE Dihukum Denda Rp 85,49 Miliar
Polda Jatim Ingatkan VA Bisa Jadi Tersangka
KPK Tahan 2 Mantan Anggota DPRD Sumatera Utara
Polda Jatim Sebut VA Terima 15 Kali Transfer Uang Dari Muncikari
LBH Ansor Jateng Apresiasi Penangkapan Cepat Polres Kebumen Terhadap Pelaku Kekerasan Seksual
Usai Diperiksa Polda Jatim, VA Dan AS Minta Maaf
Polda Jatim Ringkus Muncikari Dua Artis Ibu Kota
Polda Jawa Timur Tetapkan 2 Tersangka Prostitusi Online Artis
Kapolres Bitung Perintahkan Pelaku Kejahatan Ditembak Di Tempat
Polres Magelang Kota Dalami Motif Tersangka Perusakan Nisan
Perusak Nisan Di 4 TPU Kota Magelang Ditangkap
Reserse Polres Bitung Bekuk Residivis Sadis Pembegal Motor
Satuan Reskrim Polres Bitung Tangkap Dua Tersangka Curanmor
Perusakan Nisan Di TPU Kota Magelang Masih Berlanjut
Polres Magelang Selidiki Perusakan Belasan Nisan Di Pemakaman Umum
Pembelian Alat Sekolah SMK Bernilai Ratusan Miliar Di Dinas Pendidikan Prov Jatim Perlu Diperiksa
Mahasiswa Unesa Sorot Penggunaan Dana Pembelian Mebel Di Kampus
jQuery Slider

Comments

Archives :201920182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 7.580.244 Since: 07.04.14 | 0.6245 sec