YouTube Facebook Twitter RSS
21 Jul 2019, 0

Hukum

Dua Maling Sapi Dibakar Hidup-Hidup

Wednesday, 05 August 2015 | View : 543

siarjustisia.com-BANGKALAN.

Mat Nasir, 43, dan Bahri, 30, tak lagi bisa mencuri sapi lagi. Pasalnya saat beraksi Selasa (4/8/2015) dini hari, duet pelaku kejahatan itu tepergok warga. Tidak hanya ditangkap, mereka dihajar hingga babak belur, lalu diinterogasi. Tapi karena jawaban mereka semakin memicu amarah warga, Mat Nasir dan Bahri akhirnya dibakar hidup-hidup. 

Namun sebelumnya, mereka sempat menyebut tiga nama rekannya. 

Peristiwa itu terjadi di Kampung Bendungan, Desa Karang Gayam, Kecamatan Blega, Kabupaten Bangkalan, Pulau Madura, Provinsi Jawa Timur (Jatim). Sedangkan Mat Nasir dan Bahri merupakan warga desa tetangga, yakni Desa Bates, Kecamatan Blega, Kabupaten Bangkalan, Provinsi Jawa Timur (Jatim). 

Syaiful, 35, pemilik sapi yang kandangnya disatroni Mat Nasir dan Bahri, menuturkan, sekitar pukul 1.30 WIB dirinya melihat dua orang tak dikenal. Karena curiga, Syaiful kemudian meng­hubungi petugas ronda melalui saluran telepon.

''Saya melihat ada orang yang mencurigakan di sekitar kandang. Kemudian, saya lakukan pengintaian dari jauh dan kebetulan saya sendirian. Tidak lama, pelaku mulai mendekati kandang sapi. Ya, saya langsung teriak maling,'' ungkapnya saat ditemui di rumahnya, Selasa (4/8/2015). 

Teriakan Syaiful didengar warga sekaligus mengagetkan Mat Nasir dan Bahri. Mat Nasir langsung kabur meninggalkan rekannya.

Pelarian tersebut sia-sia karena dia langsung berpapasan dengan warga yang datang ke lokasi. Dia pun dihajar. Bahri yang masih di sekitar kandang sapi memilih melawan. Namun tak lama, ratusan warga yang datang ke lokasi membuat Bahri tak berkutik. Bahri pun menjadi bulan-bulanan warga seperti Mat Nasir.

Aksi massa belum selesai. Mat Nasir dan Bahri kemudian diseret warga ke areal sawah yang berjarak sekitar 50 meter dari kandang sapi. Warga menanyakan identitas, berapa kali mereka mencuri di Desa Karang Gayam, dan ke mana sapi hasil curian dijual. 

Berhasil mengorek informasi dari keduanya, emosi warga bukannya mereda, justru semakin menjadi. Dua pria tersebut langsung dibakar hidup-hidup. 

''Sebelum kedua pelaku dibakar, massa sempat menanyakan keberadaan sapi yang selama ini sering hilang. Ternyata, ada tiga nama yang diduga menjadi penadah. Setelah itu, baru massa membakarnya dengan penuh amarah,'' ungkap Syaiful.

Aksi main hakim sendiri yang dilakukan warga tersebut diakui Kapolsek Blega AKP Hartanta. Mewakili Kapolsek, Kanitreskrim Polsek Blega Bangkalan Bripka Pol. Moch. Huzaini membenarkan adanya kasus itu. 

Pihaknya tidak bisa berbuat banyak karena laporan tersebut baru diterima satu jam setelah kejadian. Saat mendatangi tempat kejadian perkara, polisi sudah menemukan tubuh Mat Nasir dan Bahri gosong terbakar.

Bripka Pol. Moch. Huzaini menambahkan, Mat Nasir dan Bahri teridentifikasi masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) dalam kasus pencurian sapi. Keduanya ditetapkan sebagai DPO setelah polisi berhasil meringkus Syukur Juli 2015 lalu. ''Ternyata keduanya adalah DPO,'' ungkap Bripka Pol. Moch. Huzaini.

Ditanya kenapa polisi tidak mampu menangkap keduanya? Bripka Pol. Moch. Huzaini berdalih selama ini keduanya hidup berpindah-pindah. 

Polisi juga langsung mengamankan tiga warga Desa Bates, Kecamatan Blega, yang berinisial H, F, dan M. Tiga nama itu disebut Bahri dan Mat Nasir sebagai penadah sapi hasil curiannya. ''Untuk sementara, kami amankan dulu di Mapolres Bangkalan. Selain itu, kami mintai keterangan terkait dugaan warga mengenai adanya keterlibatan mereka,'' tutur Kasatreskrim AKP Andy Purnomo mewakili AKBP Windiyanto Pratomo, Selasa (4/8/2015).

AKP Andy Purnomo mengatakan, ketiganya belum ditetapkan sebagai tersangka. Namun, pihaknya tetap akan mencari tahu penadah hasil curian jaringan Syukur. (jpnn/jos)

See Also

Kronologi Penangkapan Nunung Dan Suaminya
Komedian Nunung Ditangkap Terkait Kasus Narkoba
Hasil Rapat MK Soal Penerimaan Gugatan Pilpres Pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno
Susunan Tim Kuasa Hukum Pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno
Hashim Djojohadikusumo Penanggung Jawab Gugatan Pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno Ke MK
Anggota Brimob Sipit Yang Dituduh Dari China Tegaskan Asli Indonesia
BPN Prabowo Subianto-Sandiaga Uno Daftarkan Gugatan Hasil Pilpres Ke MK Malam Nanti
MK Putuskan Gugatan Pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno Maksimum 14 Hari
Densus 88 Antiteror Tangkap 29 Terduga Teroris Berencana Ledakkan Bom
Sepanjang Tahun 2019, Polri Tangkap 68 Terduga Teroris Jaringan JAD
KPK Geledah Kantor Ditjen PSDKP
KPK Geledah Kantor PT. Daya Radar Utama
KPK Lelang Rumah Mewah Mantan Ketua DPRD Dan Bupati Bangkalan
Dukun Cabul Di Garut Diancam 15 Tahun Bui
Kalapas Dan 13 Petugas Lapas Nusakambangan Dicopot
Ketua Umum AKKMI Pertanyakan KSOP Mengutip PNBP
Keberadaan Lembaga KSOP Dinilai Masih Perlu Payung Hukum
AKKMI Soroti Legalitas Kantor Syahbandar Dan Otoritas Pelabuhan
AKKMI Dan APDHI Selenggarakan Seminar Nasional Pertanyakan Keamanan & Keselamatan Pelayaran
Syahbandar Miliki Peran Penting Dalam Mendukung Keamanan Dan Keselamatan Pelayaran
Pembentukan Syahbandar Utama & KSOP Disoroti
Legalitas KSOP Di Seluruh Pelabuhan Dipertanyakan
KPK Panggil Setya Novanto Sebagai Saksi
KPK Periksa Staf Khusus Menteri Agama
KPK Periksa Direktur SDM Adhi Karya
jQuery Slider

Comments

Archives :201920182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 8.114.817 Since: 07.04.14 | 0.568 sec