YouTube Facebook Twitter RSS
17 Nov 2018, 0

Nusantara

Said Aqil Siradj Terpilih Secara Aklamasi Sebagai Ketua Umum PBNU

Thursday, 06 August 2015 | View : 2086

siarjustisia.com-JOMBANG.

Prof. Dr. K.H. Said Aqil Siradj, M.A. atau sering dikenal Said Aqil Siroj terpilih kembali menjadi Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) secara aklamasi setelah pesaingnya, As'ad Ali Said, menyatakan mundur pada pemilihan putaran kedua.

Sebelumnya, dalam proses pemilihan putaran pertama yang dimulai sejak Rabu (5/8/2015) malam pukul 22.00 WIB hingga Kamis (6/8/2015) dini hari itu di Ruang Sidang Muktamar ke-33 NU di alun-alun Jombang, Jawa Tumur, Said Aqil Siradj memenangkan perolehan suara calon ketum organisasi massa berbasis Islam terbesar tersebut.

Said Aqil Siradj memperoleh hasil suara tertinggi dibandingkan kandidat lainnya.

Dari informasi yang dihimpun Antara, total suara yang mengikuti pemilihan calon Ketua Umum PBNU tersebut adalah 417 suara yang berasal dari pengurus tanfidziah tingkat wilayah dan cabang NU.

Dalam penghitungan suara tersebut, Said Aqil Siradj mengungguli calon lainnya dengan mendapat 287 suara, disusul oleh As'ad Ali Said yang memperoleh 107 suara dan Salahuddin Wahid dengan 10 suara.

Di tempat selanjutnya ada Hilmi Muhammadiyah 3 suara, Idrus Romli 1 suara, Mustofa Bisri 1 suara, dan abstain 2 suara. Ada juga nama-nama seperti Asad Said dengan 2 suara, Ali Said dan Saad Ali masing-masing dua suara.

Ketua Sidang Pleno Pemilihan Ketua Umum PBNU masa khidmat 2015-2020 KH. Ahmad Muzakki mengatakan dari hasil yang diperoleh, Said Aqil Siradj dan As'ad Ali Said berhak melanjutkan ke putaran kedua dalam persaingan menjadi Ketua Umum PBNU.

"Namun Pak As'ad tawadhu' mendukung hasil akhir dalam pemilihan ini," kata K.H. Ahmad Muzakki.

Mundurnya As'ad Ali Said ini, membuat Said Aqil Siradj menjadi Ketua Umum PBNU dalam proses pemilihan satu putaran pemilihan suara dalam proses pemungutan suara atau aklamasi.

Dalam sidang pemilihan Ketua Umum itu juga diberitakan Rais Aam terpilih Mustofa Bisri yang akrab dipanggil Gus Mus tetap tidak mau menjadi Rais Aam PBNU masa khidmat 2015-2020 yang akhirnya digantikan oleh KH. Ma'ruf Amin. (ant/jos)

See Also

Dandim 0716/Demak Ajak Peserta Sarasehan Untuk Menjaga Keutuhan NKRI
Batuud Koramil 13/Karangawen Hadiri Mujahadah Al Aurodul Jamiah Di Desa Bumirejo
Babinsa 09/Karangtengah Pererat Sinergitas Dengan Perangkat Desa
Kepedulian Babinsa 12/Mranggen Terhadap Generasi Penerus Bangsa
Ratusan Saka Wira Kartika Dikukuhkan Dandim 0716/Demak
Bupati Demak Buka Secara Resmi Apel Akbar Pengukuhan Saka Wira Kartika
Babinsa 05/Mijen Ajak Warga Binaannya Laksanakan Jumat Bersih
Babinsa 06/Wedung Ajak Para Santri Untuk Berdisiplin Dan Berjiwa Nasionalisme
Sasaran Non Fisik TMMD Tingkatkan Rasa Nasionalisme
Tim Kopaska AL Temukan Benda Diduga Mesin Lion Air JT 610
Danramil 07/Gajah Sambangi Keluarga Korban Kecelakaan Lion Air JT 610
Kegiatan Rutin Apel Pagi Kodim 0716/Demak Dilanjutkan Pemeliharaan Pangkalan
Dandim 0716/Demak Pimpin Upacara Sertijab Danramil 02/Bonang
Babinsa Kodim 0716/Demak Peringati Hari Sumpah Pemuda Berikan Wawasan Kebangsaan
Presiden Joko Widodo Resmi Gratiskan Tarif Tol Suramadu
Lepas Santri Ke Luar Negeri Di Momentum Hari Santri
Gerbang Tol Pejompongan Terbakar
Isi Lengkap Deklarasi Dukungan Jaringan Gusdurian Kepada Joko Widodo-Maruf Amin
Anies Baswedan Resmi Cabut Izin Prinsip Pembangunan Pulau Reklamasi
Polisi Sebut Mobilnya Berhenti Mendadak Soal Al Ghazali Pingsan
TNI AL Bentuk Tim Selidiki Kebakaran KRI Rencong 622
Kronologi Terbakar Dan Tenggelamnya KRI Rencong 622
TNI AL Sebut Seluruh Awak KRI Rencong 622 Selamat
Mahasiswa Diminta Tumbuhkan Budaya Menulis
Tim Mahad Aly TBS Lakukan Pengukuran Arah Kiblat
jQuery Slider

Comments

Archives :20182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 6.962.603 Since: 07.04.14 | 0.6293 sec