YouTube Facebook Twitter RSS
21 Jul 2019, 0

Internasional

Menlu Minta KJRI Percepat Identifikasi Korban Mina

Tuesday, 29 September 2015 | View : 421

siarjustisia.com-MEKAH.

Menteri Luar Negeri Retno Lestari Priansari Marsudi menginstruksikan Konsulat Jenderal RI (KJRI) di Jeddah mempercepat proses identifikasi warga negara Indonesia yang menjadi korban tragedi di Mina, Arab Saudi.

"Menlu Retno instruksikan Tim Konsuler KJRI Jeddah untuk mengintensifkan dukungan bagi Panitia Haji dalam melakukan percepatan identifikasi dan penanganan korban insiden Mina," kata Lalu Muhammad Iqbal, Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia dan Badan Hukum Indonesia Kementerian Luar Negeri, di Jakarta, Selasa (29/9/2015).

Iqbal mengatakan meski sedang menghadiri Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa di New York, Amerika Serikat, Menteri Luar Negeri terus memantau perkembangan penanganan korban melalui Tim Kedutaan Besar RI Riyadh dan KJRI Jeddah yang berada di Makkah dan Mina.

Dia mengatakan, sejak 25  September Tim Konsuler KJRI Jeddah sudah menuju Mina dan menggunakan jaringan kerja yang selama ini digunakan dalam memberikan perlindungan bagi WNI untuk membuka akses kekonsuleran ke fasilitas dan informasi yang dibutuhkan.

"Melalui akses kekonsuleran tersebut upaya identifikasi korban WNI mengalami percepatan yang signifikan. Selain itu, data yang diperoleh juga lebih terverifikasi," ujar dia.

Iqbal menyebutkan pada Selasa (29/9/2015) Tim Kekonsuleran KJRI Jeddah akan mengakses seluruh data korban insiden Mina.

"Hal itu kemungkinan dapat dilakukan sebagai hasil pendekatan Tim Konsuler KJRI Jeddah kepada Tim Forensik Arab Saudi yang kemarin telah memberikan lampu hijau akses kepada data-data tersebut," katanya.

Seluruh jenazah jemaah haji yang meninggal dunia saat berdesak-desakan di jalur di Mina menuju Jamarat setibanya di rumah sakit langsung diambil gambarnya serta dicatat tanda-tanda fisiknya, diambil sidik jarinya dan diberi nomor.

Data-data tersebut disimpan dan dijadikan rujukan bagi Tim Forensik Arab Saudi untuk melakukan identifikasi.

"Dengan dibukanya akses kepada data tersebut dan berbekal pemahaman dasar forensik, Tim Kekonsuleran dan Perlindungan WNI KJRI Jeddah diharapkan dapat melakukan verifikasi data dan mempercepat identifikasi terhadap WNI yang menjadi korban," ujar Iqbal.

"Diharapkan setelah pemberian akses tersebut, Panitia Haji dapat segera merilis data yang lebih komprehensif mengenai WNI yang menjadi korban insiden di Mina, khususnya data WNI yang meninggal dunia," tambah dia. (ant)

See Also

Mantan PM Australia Bob Hawke Wafat
Filipina Tarik Dubes Dan Konsul Dari Kanada
17 Tentara Niger Tewas Diserang Teroris
Laut China Selatan Tegang
Presiden AS Pecat Direktur Dinas Rahasia
Kapal China Dekati Pulau Filipina
Pangkalan Militer Yaman Diserang Gerakan Houthi
Penutupan Pelayanan Pemerintah AS
Ketua Bank Sentral AS Ingatkan Dampak Negatif Penutupan Berkepanjangan Pemerintah
Raja Malaysia Mengundurkan Diri
Thailand Dilanda Badai Pabuk
Warga Kelas Menengah Australia Akan Kian Sulit Dapat Kredit Perumahan
Donald Trump Kunjungi Militer AS Di Irak
Kota Surabaya Raih Guangzhou Awards 2018
Dubes Indonesia Untuk Arab Saudi Benarkan Rilis Soal Rizieq Shihab Darinya
Dunia Kembali Dihantui Era Perang Dingin
2 Negara Eropa Kecam Rencana Amerika Serikat Keluar Dari Perjanjian INF
Rusia Tuding Amerika Serikat Bermain Kasar
Presiden AS Batalkan Perjanjian Nuklir 1987 Dengan Rusia
Terlibat Skandal Gratifikasi Seks, Pejabat Imigrasi Singapura Diadili
Teleskop NASA Temukan 2 Planet Baru
Najib Razak Ditahan SPRM
Mantan PM Malaysia Ditahan
Najib Razak Ditahan KPK Malaysia
3 Kapal Perang Jepang Bersandar Di Pelabuhan Tanjung Priok
jQuery Slider

Comments

Archives :201920182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 8.114.759 Since: 07.04.14 | 0.5555 sec