YouTube Facebook Twitter RSS
18 Nov 2018, 0

Internasional

Tim DVI Indonesia Bantu Identifikasi Korban Mina

Friday, 02 October 2015 | View : 360

siarjustisia.com-MEKAH.

Tim Disaster Victim Indentification (DVI) Kepolisian RI akan membantu percepatan identifikasi korban meninggal dalam kejadian di Mina, khususnya untuk mencari jenazah jemaah Indonesia yang menjadi korban dalam peristiwa itu.

"Mereka akan tiba besok Jumat (2/9/2015) di Jeddah," kata Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin di Jeddah, Arab Saudi, Kamis (1/10/2015), sebelum bertolak kembali ke Tanah Air.

Ia memperkirakan jumlah tim DVI dari Kepolisian RI itu berjumlah antara 8-11 orang, dan begitu tiba akan langsung bergabung dengan petugas atau tim forensik dari Saudi Arabia.

"Saya dikontak Menlu (Retno Lestari Priansari Marsudi) dan Wamenlu (Abdurrahman M. Fachir), Pemerintah Arab Saudi telah setuju melibatkan tim DVI kita," katanya.

Sejak peristiwa Mina 24 September 2015 sampai saat ini, sebanyak 74 jemaah haji Indonesia belum kembali ke pemondokan masing-masing.

Selain itu, sebanyak 59 jemaah Indonesia menjadi korban meninggal terdiri dari 55 jemaah dari Tanah Air dan empat dari WNI yang sudah bermukim di Arab Saudi. Sementara lima jemaah masih dirawat di rumah sakit pemerintah Arab Saudi.

"Saya berharap korban (meninggal) tidak bertambah," ujar Lukman Hakim Saifuddin yang memperpanjang masa kepulangannya.

Seharusnya Menag sebagai ketua Amirul Hajj kembali ke Tanah Air pada Senin 28 September 2015 bersama 11 anggota lainnya dalam Amirul Hajj.

Tim DVI akan bekerja untuk mempercepat proses identifikasi korban peristiwa Mina yang kini kondisi jenazah sudah sulit dikenali karena sudah seminggu sejak kejadian.

Kepala Daerah Kerja (Daker) Mekkah Arsyad Hidayat sebelumnya mengatakan seiring dengan memburuknya kondisi jenazah, maka penelusuran korban tidak lagi melalui foto seperti yang selama ini dilakukan, namun menggunakan sidik jari. (ant)

See Also

Dubes Indonesia Untuk Arab Saudi Benarkan Rilis Soal Rizieq Shihab Darinya
Dunia Kembali Dihantui Era Perang Dingin
2 Negara Eropa Kecam Rencana Amerika Serikat Keluar Dari Perjanjian INF
Rusia Tuding Amerika Serikat Bermain Kasar
Presiden AS Batalkan Perjanjian Nuklir 1987 Dengan Rusia
Terlibat Skandal Gratifikasi Seks, Pejabat Imigrasi Singapura Diadili
Teleskop NASA Temukan 2 Planet Baru
Najib Razak Ditahan SPRM
Mantan PM Malaysia Ditahan
Najib Razak Ditahan KPK Malaysia
3 Kapal Perang Jepang Bersandar Di Pelabuhan Tanjung Priok
NASA Klaim Planet Proxima Centauri B Bisa Dihuni
Harun Yahya Tuduh Penangkapan Dirinya Konspirasi Inggris
Harun Yahya Ditangkap Kepolisian Turki
Eks Navy Seal Tewas Dalam Evakuasi Tim Sepak Bola Dari Gua Thailan
Pelaku Penembakan Brutal Staf Capital Gazette Ditangkap
Penembakan Staf Koran Capital Gazette
Seorang Ayah Tendang Dan Tinju Anak Sendiri Ditangkap
Turki Adakan Pemilu Hari Ini
Arab Saudi Resmi Mencabut Larangan Perempuan Menyetir
Gempa Guncang Osaka
Inggris Permudah Pengajuan Visa Bagi Pelajar Indonesia
Amerika Serikat Keluar Dari Dewan HAM PBB
PM Malaysia Mahathir Mohamad Umumkan Gaji Menteri Dipangkas 10 Persen
Suriah Berhasil Usir ISIS
jQuery Slider

Comments

Archives :20182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 6.971.311 Since: 07.04.14 | 0.5974 sec