YouTube Facebook Twitter RSS
18 Dec 2018, 0

Nusantara

Gereja Dibakar Di Aceh Singkil, Bukan Kasus Pertama

Wednesday, 14 October 2015 | View : 1427

siarjustisia.com-BANDA ACEH.

Keributan soal agama terjadi di Kabupaten Aceh Singkil, Provinsi Aceh.

Kali ini, satu gereja dilaporkan dibakar massa di Desa Suka Makmur, Kecamatan Gunung Meriah, Kabupaten Aceh Singkil, Provinsi Aceh, Selasa (13/10/2015). Bentrok terjadi antarwarga dan diduga muncul satu korban tewas.

Dua orang meninggal dunia akibat bentrokan dua kelompok massa yang berbeda agama. Adapun jumlah korban masih simpang siur.

Sebelumnya, Pendeta Erde Berutu dari Gereja Kristen Protestan Pakpak Dairi (GKPPD), Aceh, mengatakan korban tewas akibat peristiwa itu dua orang.

Pendeta Erde Berutu mengatakan massa, dengan berbagai jenis kendaraan bak terbuka yang diperkirakan berjumlah 700 orang, sekitar pukul 11.00 WIB, Selasa (13/10/2015), mendatangi Gereja Huria Kristen Indonesia (HKI) Deleng Lagan, Kecamatan Gunung Meriah.

Massa, yang diduga berasal dari daerah sekitar gereja, membakar rumah ibadah umat Nasrani itu. Setelah membakar Gereja Huria Kristen Indonesia (HKI), massa menuju sebuah gereja lagi yang terpaut 10 kilometer dari Gereja HKI, yaitu Gereja Kristen Protestan Pakpak Dairi (GKPPD) Danggurun, Kecamatan Simpang Kanan.

Sesampainya di sana, massa tidak leluasa membakar karena sudah ada blokade dari petugas TNI dan Polri. Namun entah lewat mana, ada tiga orang yang lolos. Saat itulah terjadi bentrok dengan masyarakat Kristen.

"Saya mendengar informasi, satu orang kita, Islam, meninggal," kata Pendeta Ende Berutu kepada awak media, Selasa (13/10/2015). Situasi semakin mencekam, menyusul sweeping dari massa dan masyarakat di lintasan desa yang mayoritas Muslim.

Kejadian terakhir, seorang sopir mobil tangki minyak sawit beragama Kristen, yang baru kembali dari Medan ke Singkil, terkena razia masyarakat di Jembatan Desa Buluh Seuma, Kecamatan Suro. Sopir itu, kata Pdt. Ende Berutu, dikabarkan meninggal.

Pendeta Ende Berutu menggambarkan suasana sangat mencekam di kawasan itu. Dia mendapat informasi, massa tersebut bukan saja dari Singkil, tetapi  juga dari kabupaten tetangga, yaitu Aceh Selatan.

"Belum ada laporan jelas kejadian yang terjadi, kami sedang menelusurinya ke lokasi dan rumah sakit umum. Isunya ada korban,” kata Kepala Bagian Informasi dan Komunikasi Aceh Singkil Khaldum B.K. kepada awak media.

Sumber di Singkil mengatakan kisruh diduga akibat desakan warga muslim agar pemerintah setempat membongkar gereja tak berizin. Jika tuntutan itu tidak dipenuhi, warga akan membongkar sendiri.

Kasus pembakaran gereja itu bukan peristiwa bernada suku, agama, ras, dan antargolongan, pertama di wilayah itu.

Berikut ini beberapa kasus pembakaran, termasuk penutupan sejumlah gereja di Aceh Singkil:

27 Maret 1995
Daerah : Kecamatan Penanggalen
Gereja : Kristen Protestan Pakpak Dairi (GKPPD)
Jenis : Terjadi pembakaran, tapi berkat bantuan warga, gereja berhasil diselamatkan.

21 Maret 1995
Daerah : Kecamatan Gunung Meriah
Gereja : Kristen GKPPD
Jenis : Terjadi pembakaran, tapi berkat bantuan warga, gereja berhasil diselamatkan.

21 Juli 1998
Daerah : Desa Suka Makmur, Kecamatan Gunung Meriah
Gereja : Kristen GKPPD
Jenis : Sebagian dinding gereja dibakar orang tidak dikenal.

September 2001
Daerah : Kecamatan Simpang Kanan, Kecamatan Gunung Meriah, dan Kecamatan Danau Paris.
Gereja : Sepuluh gereja ditutup
Jenis : Warga tidak setuju pendirian gereja.

September 2006
Daerah : Desa Siompin, Kecamatan Surou
Gereja : Gereja Kristen
Jenis : Gereja dibakar karena warga tidak setuju rumah dijadikan tempat peribadatan.

18 Agustus 2015
Daerah : Kecamatan Suro
Gereja : Gereja GKPPD
Jenis : Gereja terbakar habis oleh orang tidak dikenal. (tem)

See Also

Dandim 0716/Demak Serahkan Piala Dalam Rangka Peringati HUT Korpri Dan HUT PGRI
Dandim 0716/Demak Hadiri Upacara HUT PGRI Ke-73 Dan HUT Korpri Ke-47
Peran Aktif Koramil 11/Sayung Dalam Membantu Mengatasi Kesulitan Warganya
Semangat Tanpa Batas, Babinsa 01/Demak Bantu Petani Dukuh Gesik Tanam Padi
Semangat Prajurit Kodim 0716/Demak Dalam Mengisi Jadwal Minggu Militer
Kodim 0716/Demak Ikuti Apel Siaga Darurat Banjir Musim Penghujan
Bersinergi Dengan Bhabinkamtibmas, Babinsa Desa Pundenarum Tangkal Banjir
Dandim 0716/Demak Bersama Forkopimda Kabupaten Demak Melepas Keberangkatan Banser Dan GP Ansor
Peringati HUT PGRI Dan KORPRI, Kodim 0716/Demak Ajak Masyarakat Bersihkan Sungai Pelayaran
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Di Kodim 0716/Demak
Babinsa 13/Karangawen Hadiri Rakor Pembahasan ADD Dan DD Tlogorejo
Anggota Kodim 0716/Demak Terima Pengarahan Dari Irdam IV/Diponegoro
Kodim 0716/Demak Terima Kunjungan Tim Wasrik Itdam IV/Diponegoro
Jelang Kenaikan Pangkat Prajurit, Kodim 0716/Demak Gelar Sidang Pankar UKP
Terungkap...!!! Sosok Pencipta Opini Di TMMD Sengkuyung III Kodim 0716/Demak
Pelayanan Kesehatan Gratis Turut Warnai Penutupan TMMD Sengkuyung III Kodim 0716/Demak
TMMD Sengkuyung III Kodim 0716/Demak Ditutup
Upacara Penutupan TMMD Sengkuyung III Kodim 0716/Demak Membawa Berkah Tersendiri Bagi Pedagang Kecil
Babinsa 06/Wedung Pacu Dan Memotivasi Pengusaha Tenun Di Desa Binaannya
Danramil Jajartan Kodim 0716/Demak Hadiri Rakor Menghadapi Musim Penghujan Tingkat Kabupaten
Optimalkan Tugas Babinsa, Dandim 0716/Demak Serahkan Motor Dinas
Sejumlah Perwira Kodim 0716/Demak Hadiri Upacara Hari Pahlawan
Babinsa Pos Koramil Kebonagung Bahu Membahu Anyam Kawat Untuk Persiapan Pengecoran Jalan
Babinsa Bersama Bhabinkamtibmas Berikan Sosialisasi Rambu-Rambu Lalu Lintas
Peringati Hari Pahlawan, Santri TBS Ziarahi Makam Sosrokartono
jQuery Slider

Comments

Archives :20182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 7.115.054 Since: 07.04.14 | 0.6539 sec