YouTube Facebook Twitter RSS
10 Dec 2018, 0

Hukum

Tiga Orang Jadi Tersangka Pembakaran Gereja Di Aceh Singkil

Thursday, 15 October 2015 | View : 449

siarjustisia.com-BANDA ACEH.

Polri menetapkan tiga orang sebagai tersangka pembakaran gereja GHKI di Desa Suka Makmur, Kecamatan Gunung Meriah, Kabupaten Aceh Singkil, Provinsi Aceh, Selasa (13/10/2015). Mereka akan dikenakan pasal berlapis.

Polri telah menahan tiga orang sebagai tersangka dan tujuh buron dalam kasus pembakaran gereja GHKI di Desa Suka Makmur, Kecamatan Gunung Meriah, Kabupaten Aceh Singkil, Provinsi Aceh, Selasa (13/10/2015).

Polres Aceh Singkil dibantu Polda NAD telah menetapkan tiga orang tersangka dan sudah ditahan. "Polri (Polres Aceh Singkil dibantu Polda) telah menetapkan tiga orang tersangka dan sudah ditahan. Mereka itu adalah N, S, dan I. Juga ada beberapa orang lain yang ditetapkan dalam DPO (buron)," kata Karo Penmas Polri Brigjen Pol. Agus Rianto di Mabes Polri Kami (15/10/2015).

Polri terus melakukan pengusutan kasus ini secara maraton guna melaksanakan perintah Kapolri Jenderal Polisi (Jend. Pol.) Drs. Badrodin Haiti dan Presiden Joko Widodo.

Mereka itu adalah N, S, dan I. Mereka dijerat Pasal 187, 160, 169, 170 dan 55 KUHP dengan ancaman 5 hingga 12 tahun penjara. "Mereka jadi tersangka pengerusakan dan pembakaran gereja. Dijerat Pasal 187, 160, 169, 170 dan 55 KUHP dengan ancaman 5 hingga 12 tahun," sambungnya.

Tiga orang itu didapatkan polisi dari saksi-saksi yang berjumlah 47 orang yang dimintai keterangan sebelumnya.

Polisi juga tengah masih mencari mereka yang menembak yang mengakibatkan lima korban luka dan satu orang meninggal.

"Ada beberapa barang bukti yang diamankan yaitu senjata tajam, bom molotov, dan kendaraan baik roda dua, empat, dan enam. Sampai saat ini masih dalam pengembangan. Masyarakat jangan mudah terprovokasi," katanya.

Namun korps baju coklat itu masih terus mencari pihak-pihak lain yang diduga terlibat dalam aksi anarkis yang menyebabkan seorang warga tewas dan lima lainnya terluka itu.

"Kita punya rekamannya. Maka dari hasil rekaman, ditambah proses pemeriksaan, kita bisa memetakan siapa saja yang terlibat atau hanya penggembira," kata Karo Penmas Polri Brigjen Pol. Agus Rianto di Mabes Polri, Kamis (15/10/2015).

Meski begitu, Brigjen Pol. Agus Rianto menambahkan, penyidik juga menemui kesulitan dalam kasus ini karena menghadapi orang yang bersalah dan berupaya menghindari dari hukum.

"Polisi punya tanggung jawab untuk menyelesaikan ini. Kami butuh peran serta masyarakat. Apa mungkin ada pihak lain terlibat untuk menyerahkan diri. Polisi di perbatasan sudah diinformasikan untuk mem-backup penuntasan kasus ini," lanjutnya.

See Also

KPK Pelajari Pengajuan JC Budi Mulya
Kemendes Didorong Bentuk Sekretariat Bersama Penanganan Masalah Dana Desa
KPK Periksa Petinggi Anak Usaha PT. PLN (Persero)
KPK Periksa Corporate Communication PT. PLN (Persero)
KPK Dalami Rekaman Percakapan Idrus Marham Dan Eni Maulani Saragih
Mabes Polri Selidiki Motif Penyerangan Polsek Metro Penjaringan
Sidang Lanjutan Julius Lobiua Mendengarkan 2 Keterangan Ahli
KPK Tahan Wakil Ketua DPR RI
KPK Usut Penggunaan Uang Korupsi Bupati Lampung Selatan
Kasus TPPU Bupati Lampung Selatan, KPK Sita 16 Bidang Tanah
Kronologi OTT DPRD Kalimantan Tengah
KPK OTT Anggota DPRD Kalteng
Bupati Cirebon Setelah Diperiksa Ditahan KPK
KPK Tetapkan Bupati Cirebon Tersangka
KPK Tangkap Bupati Cirebon
KPK Perpanjang Masa Penahanan Bupati Lampung Selatan Nonaktif
Uang Pengganti E-KTP, KPK Sita Rp 862 Juta Dari Setya Novanto
Keterangan Ahli Ketua DPD KAI DKI Jakarta Pada Sidang Lanjutan Julius Lobiua
TNI AL Ringkus Pelaku Narkoba Di Tanjung Ahus
TNI AL Gagalkan Penyelundupan 506 Gram Narkoba
Polisi Limpahkan Berkas Perkara Mantan Wali Kota Depok Ke Kejaksaan
Rekayasa Lalin Di KPU Saat Pengundian Nomor Urut Capres Cawapres
KPK Perpanjang Masa Penahanan Idrus Marham
Kombes Pol. Panca Putra Simanjuntak Jadi Direktur Penyidikan KPK
Kapolda Jambi Bongkar Peredaran Narkoba Dari Aceh Ke Kota-kota Di Sumatera Dan Jawa
jQuery Slider

Comments

Archives :20182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 7.069.771 Since: 07.04.14 | 0.6215 sec