YouTube Facebook Twitter RSS
16 Aug 2018, 0

Hukum

Tiga Orang Jadi Tersangka Pembakaran Gereja Di Aceh Singkil

Thursday, 15 October 2015 | View : 410

siarjustisia.com-BANDA ACEH.

Polri menetapkan tiga orang sebagai tersangka pembakaran gereja GHKI di Desa Suka Makmur, Kecamatan Gunung Meriah, Kabupaten Aceh Singkil, Provinsi Aceh, Selasa (13/10/2015). Mereka akan dikenakan pasal berlapis.

Polri telah menahan tiga orang sebagai tersangka dan tujuh buron dalam kasus pembakaran gereja GHKI di Desa Suka Makmur, Kecamatan Gunung Meriah, Kabupaten Aceh Singkil, Provinsi Aceh, Selasa (13/10/2015).

Polres Aceh Singkil dibantu Polda NAD telah menetapkan tiga orang tersangka dan sudah ditahan. "Polri (Polres Aceh Singkil dibantu Polda) telah menetapkan tiga orang tersangka dan sudah ditahan. Mereka itu adalah N, S, dan I. Juga ada beberapa orang lain yang ditetapkan dalam DPO (buron)," kata Karo Penmas Polri Brigjen Pol. Agus Rianto di Mabes Polri Kami (15/10/2015).

Polri terus melakukan pengusutan kasus ini secara maraton guna melaksanakan perintah Kapolri Jenderal Polisi (Jend. Pol.) Drs. Badrodin Haiti dan Presiden Joko Widodo.

Mereka itu adalah N, S, dan I. Mereka dijerat Pasal 187, 160, 169, 170 dan 55 KUHP dengan ancaman 5 hingga 12 tahun penjara. "Mereka jadi tersangka pengerusakan dan pembakaran gereja. Dijerat Pasal 187, 160, 169, 170 dan 55 KUHP dengan ancaman 5 hingga 12 tahun," sambungnya.

Tiga orang itu didapatkan polisi dari saksi-saksi yang berjumlah 47 orang yang dimintai keterangan sebelumnya.

Polisi juga tengah masih mencari mereka yang menembak yang mengakibatkan lima korban luka dan satu orang meninggal.

"Ada beberapa barang bukti yang diamankan yaitu senjata tajam, bom molotov, dan kendaraan baik roda dua, empat, dan enam. Sampai saat ini masih dalam pengembangan. Masyarakat jangan mudah terprovokasi," katanya.

Namun korps baju coklat itu masih terus mencari pihak-pihak lain yang diduga terlibat dalam aksi anarkis yang menyebabkan seorang warga tewas dan lima lainnya terluka itu.

"Kita punya rekamannya. Maka dari hasil rekaman, ditambah proses pemeriksaan, kita bisa memetakan siapa saja yang terlibat atau hanya penggembira," kata Karo Penmas Polri Brigjen Pol. Agus Rianto di Mabes Polri, Kamis (15/10/2015).

Meski begitu, Brigjen Pol. Agus Rianto menambahkan, penyidik juga menemui kesulitan dalam kasus ini karena menghadapi orang yang bersalah dan berupaya menghindari dari hukum.

"Polisi punya tanggung jawab untuk menyelesaikan ini. Kami butuh peran serta masyarakat. Apa mungkin ada pihak lain terlibat untuk menyerahkan diri. Polisi di perbatasan sudah diinformasikan untuk mem-backup penuntasan kasus ini," lanjutnya.

See Also

Tim Resmob Polda Kalbar Ringkus Preman Penganiaya Penjaga Toko Arloji
Kongres Advokat Indonesia Tuntut Bebaskan Julius Lobiua
Masyarakat Pulau Pari Kembali Unjuk Rasa PN Jakarta Utara
Densus 88 Antiteror Tahan Satu Keluarga Di Sleman
Penjambret Yang Tewaskan Penumpang Ojol Di Cempaka Putih Terciduk
KPK Geledah Rumah Dinas Gubernur Aceh
Polres Jaktim Terus Buru Penjambret Tewaskan Penumpang Ojol Di Cempaka Putih
Kronologi OTT Gubernur Aceh Dan Bupati Bener Meriah
Gubernur Aceh Ditahan KPK
Gubernur Aceh Jadi Tersangka
KPK Tetapkan Gubernur Aceh Dan Bupati Bener Meriah Sebagai Tersangka
Keppres Pilkada Serentak 27 Juni 2018 Sebagai Hari Libur Nasional
Polda Metro Jaya Kerahkan 41.000 Personel Amankan Pilkada
Jennifer Dunn Divonis 4 Tahun Penjara
Jaksa KPK Tuntut Rita Widyasari Dihukum 15 Tahun Penjara
Densus 88 Antiteror Sergap Terduga Teroris JAD Di Cirebon
Densus 88 Antiteror Lumpuhkan Dua Terduga Teroris Di Depok
Anggota DPRD Kota Bogor Diamankan Polresta Bogor Kota
Polisi Siaga Jaga Sidang Vonis Aman Abdurrahman
Aman Abdurrahman Divonis Hukuman Mati
Polres Manggarai Barat Bekuk Pemerkosa 2 Turis Mancanegara
Babinsa Kodim 0716/Demak Evakuasi Sosok Mayat Berhelm Yang Gantung Diri
Kapolres Bogor Larang Anggotanya Ambil Jatah Libur
Dana BOS Malah Dipakai Beli Buku Yang Jauh Lebih Mahal Daripada Buku Resmi
6 Saksi Penting Kasus BLBI Kembali Dicekal
jQuery Slider

Comments

Archives :20182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 6.433.210 Since: 07.04.14 | 0.6335 sec