YouTube Facebook Twitter RSS
27 Mar 2019, 0

Nusantara

Titik Api Di Bengkulu Bertambah

Saturday, 17 October 2015 | View : 526

siarjustisia.com-BENGKULU.

Hot spot atau titik api atau titik panas di wilayah Provinsi Bengkulu bertambah dari lima titik menjadi tujuh titik yang tersebar di beberapa kabupaten di daerah ini. Akibatnya, kabut asap semakin tebal.

Keterangan yang dihimpun awak media dari Kantor BMKG Bengkulu, Sabtu (17/10/2015), menyebutkan 7 titik api tersebut, berada di Bengkulu Utara, Rejang Lebong, Bengkulu Selatan, Bengkulu Tengah, dan Mukomuko.

Dari pantuan awak media, Sabtu (17/10/2015) pagi, meski kabut asap di Bengkulu terus menebal, terutama pada pagi dan malam hari belum sampai menganggu aktivitas masyarakat, termasuk jadwal penerbangan dan pelayaran di daerah ini.

Namun, kabut asap menyebabkan kualitas udara di Bengkulu semakin buruk, sehingga penderita Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di beberapa kabupaten terus meningkat.

Seperti di Kabupaten Bengkulu Tengah, sampai saat ini jumlah penderita ISPA sudah tercatat 2.600 orang, sekitar 50 persen di antaranya adalah balita. Sedangkan sisanya orang dewasa dan lanjut usia.

"Kami sudah mengimbau warga Bengkulu jika keluar rumah sebaiknya menggunakan masker, terutama bagi pengendara sepeda motor, karena kualitas udara di Bengkulu menurun, akibat kabut asap," kata Kepala Dinkes Bengkulu Amin Kurnia.

Ia mengatakan, Dinkes sudah meminta seluruh puskesmas di Bengkulu agar melayani penderita ISPA dengan baik, sehingga mereka dapat sembuh dengan cepat.

Dinkes Bengkulu telah membagikan ribuan masker kepada warga daerah ini guna mengantisipasi mereka terkena ISPA pada musim kemarau sekarang.

Sebanyak 2.600 warga Kabupaten Bengkulu Tengah, Provinsi Bengkulu, dalam tiga bulan terakhir terkena penyakit infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), akibat tak hentinya kabut asap melanda kawasan tersebut.

"Berdasarkan data yang masuk dari beberapa puskesmas di Bengkulu Tengah, selama tiga bulan terakhir, sekitar 2.600 warga terkena ISPA dampak dari kabut asap melanda daerah ini," kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bengkulu Tengah, I Putu Sura Artika, di Bengkulu, Sabtu (17/10/2015) pagi.

Penderita ISPA terdiri dari balita sebanyak 1.100 orang, dewasa dan lanjut usia sebanyak 1.500 orang. Mereka tersebar di 10 kecamatan di Bengkulu Tengah.

I Putu Sura Artika mengatakan, sejak kabut asap melanda wilayah Bengkulu Tengah, penderita ISPA di daerah ini meningkat hampir dua kali lipat dari sebelumnya.

Sebelumnya, penderita ISPA di Bengkulu Tengah tercatat 1.500 orang, tapi sejak kabut asap melanda daerah ini, penderita melonjak menjadi 2.600 orang.

Untuk mengantisipasi meningkatnya penderita ISPA di Bengkulu Tengah, selain membagikan masker gratis, pemerintah setempat juga mengimbau warga mengurangi kegiatan luar rumah, terutama pada malam hari.

"Sebenarnya, kalau tidak ada kiriman asap dari provinsi tetangga, Jambi dan Sumsel (Sumatera Selatan) ke Bengkulu, maka hutan dan lahan terbakar di daerah ini tidak sempat menimbulkan kabut asap seperti sekarang," ujarnya.

Pasalnya, hutan dan lahan terbakar di Bengkulu Tengah relatif sedikit, dan titik api dapat langsung dipadamkan.

Dengan demikian, kebakaran lahan dan hutan di Bengkulu Tengah tidak meluas seperti di Provinsi Jambi dan Sumsel, karena di daerah ini selain titik api cepat dipadamkan juga tidak ada lahan gambut.

Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Bengkulu, Edi Siswantoro mengatakan, kabut asap di Bengkulu, termasuk Bengkulu Tengah sedikit menebal karena ada titik api baru, akibat hutan dan lahan terbakar dalam pekan ini.

Hal ini menyebabkan kualitas udara memburuk dari sebelumnya. Warga disarankan menggunakan masker jika keluar rumah. "Ini disarankan, agar warga tidak terkena ISPA," ujarnya.

See Also

Peringati Harlah Ke-96 NU, MA NU TBS Gelar Upacara Dan Istighasah
Bupati Demak Resmi Buka TMMD Sengkuyung I TA 2019
SMP Kanisius Kudus Bermain Besama Di Ruang Baca Pengilon
Gunung Karangetang Semburkan Lava
Peringatan Hari Lahir Ke-93 Madrasah Tasywiquth Thullab Salafiyah Kudus
Babinsa 12/Mranggen Bersama Bhabinkamtibmas Dan Masyarakat Berjibaku Memadamkan Api
Mengingat Masa Kecil, Kapolres Demak Bernostalgia Di Koramil 09/Karangtengah
Hilangkan Penat, Dandim 0716/Demak Ajak Para Perwira Jajaran Rekreasi Mancing Mania
Koramil 06/Wedung Bersama Polsek Bersinergi Dengan DPUPPE Berikan Rasa Aman Pengguna Jalan
Kodim 0716/Demak Terima Kunjungan Tim Dalwas Binsat Kodam IV/Diponegoro
Bawaslu Gelar Bawaslu Goes To School Di MA NU TBS
Dandim 0716/Demak Apresiasi Kesigapan Babinsa 01/Kota Bersihkan Pohon Tumbang
Dengan Cepat Babinsa 13/Karangawen Bantu Evakuasi Orang Yang Meninggal
Angin Puting Beliung Rusak Beberapa Rumah, Babinsa 11/Sayung Siap Bantu Warga
Prajurit Kodim 0716/Demak Bersama Polri Ciptakan Sinergitas Dalam Segala Hal
Bahagianya Kapolres Demak Saat Mendapat Jaket Doreng
Babinsa 12/Mranggen Himbau Para Pemuda Untuk Tidak Balap Liar
Bersama Perangkat Desa, Babinsa 11/Sayung Bantu Evakuasi Rumah Warga Yang Dihempas Angin
Jelang Pesta Demokrasi, Babinsa Bersama Bhabinkamtibmas Tingkatkan Disiplin Linmas
Danramil 06/Wedung Hadiri Rapat Penerimaan Mahasiswa KKN Dari Unisnu Jepara
Dekat Dengan Rakyat, Babinsa 11/Sayung Hadiri Lelayu Warga Yang Meninggal Di Desa Binaan
Babinsa 13/Karangawen Gandeng Dinas Pengairan Monitoring Debit Air Sungai
Antisipasi Bencana Alam, Babinsa 02/Bonang Rutin Pantau Tanggul Dan Sungai
Tingkatkan Kemampuan Prajurit, Kodim 0716/Demak Laksanakan Latihan Bongkar Pasang Senjata
Babinsa 12/Mranggen Hadiri Silaturahmi Bersama Perangkat Desa Dan Pimpinan Ponpes Girikusumo
jQuery Slider

Comments

Archives :201920182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 7.580.216 Since: 07.04.14 | 0.647 sec