YouTube Facebook Twitter RSS
18 Jan 2019, 0

Nusantara

Titik Api Di Bengkulu Bertambah

Saturday, 17 October 2015 | View : 508

siarjustisia.com-BENGKULU.

Hot spot atau titik api atau titik panas di wilayah Provinsi Bengkulu bertambah dari lima titik menjadi tujuh titik yang tersebar di beberapa kabupaten di daerah ini. Akibatnya, kabut asap semakin tebal.

Keterangan yang dihimpun awak media dari Kantor BMKG Bengkulu, Sabtu (17/10/2015), menyebutkan 7 titik api tersebut, berada di Bengkulu Utara, Rejang Lebong, Bengkulu Selatan, Bengkulu Tengah, dan Mukomuko.

Dari pantuan awak media, Sabtu (17/10/2015) pagi, meski kabut asap di Bengkulu terus menebal, terutama pada pagi dan malam hari belum sampai menganggu aktivitas masyarakat, termasuk jadwal penerbangan dan pelayaran di daerah ini.

Namun, kabut asap menyebabkan kualitas udara di Bengkulu semakin buruk, sehingga penderita Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di beberapa kabupaten terus meningkat.

Seperti di Kabupaten Bengkulu Tengah, sampai saat ini jumlah penderita ISPA sudah tercatat 2.600 orang, sekitar 50 persen di antaranya adalah balita. Sedangkan sisanya orang dewasa dan lanjut usia.

"Kami sudah mengimbau warga Bengkulu jika keluar rumah sebaiknya menggunakan masker, terutama bagi pengendara sepeda motor, karena kualitas udara di Bengkulu menurun, akibat kabut asap," kata Kepala Dinkes Bengkulu Amin Kurnia.

Ia mengatakan, Dinkes sudah meminta seluruh puskesmas di Bengkulu agar melayani penderita ISPA dengan baik, sehingga mereka dapat sembuh dengan cepat.

Dinkes Bengkulu telah membagikan ribuan masker kepada warga daerah ini guna mengantisipasi mereka terkena ISPA pada musim kemarau sekarang.

Sebanyak 2.600 warga Kabupaten Bengkulu Tengah, Provinsi Bengkulu, dalam tiga bulan terakhir terkena penyakit infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), akibat tak hentinya kabut asap melanda kawasan tersebut.

"Berdasarkan data yang masuk dari beberapa puskesmas di Bengkulu Tengah, selama tiga bulan terakhir, sekitar 2.600 warga terkena ISPA dampak dari kabut asap melanda daerah ini," kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bengkulu Tengah, I Putu Sura Artika, di Bengkulu, Sabtu (17/10/2015) pagi.

Penderita ISPA terdiri dari balita sebanyak 1.100 orang, dewasa dan lanjut usia sebanyak 1.500 orang. Mereka tersebar di 10 kecamatan di Bengkulu Tengah.

I Putu Sura Artika mengatakan, sejak kabut asap melanda wilayah Bengkulu Tengah, penderita ISPA di daerah ini meningkat hampir dua kali lipat dari sebelumnya.

Sebelumnya, penderita ISPA di Bengkulu Tengah tercatat 1.500 orang, tapi sejak kabut asap melanda daerah ini, penderita melonjak menjadi 2.600 orang.

Untuk mengantisipasi meningkatnya penderita ISPA di Bengkulu Tengah, selain membagikan masker gratis, pemerintah setempat juga mengimbau warga mengurangi kegiatan luar rumah, terutama pada malam hari.

"Sebenarnya, kalau tidak ada kiriman asap dari provinsi tetangga, Jambi dan Sumsel (Sumatera Selatan) ke Bengkulu, maka hutan dan lahan terbakar di daerah ini tidak sempat menimbulkan kabut asap seperti sekarang," ujarnya.

Pasalnya, hutan dan lahan terbakar di Bengkulu Tengah relatif sedikit, dan titik api dapat langsung dipadamkan.

Dengan demikian, kebakaran lahan dan hutan di Bengkulu Tengah tidak meluas seperti di Provinsi Jambi dan Sumsel, karena di daerah ini selain titik api cepat dipadamkan juga tidak ada lahan gambut.

Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Bengkulu, Edi Siswantoro mengatakan, kabut asap di Bengkulu, termasuk Bengkulu Tengah sedikit menebal karena ada titik api baru, akibat hutan dan lahan terbakar dalam pekan ini.

Hal ini menyebabkan kualitas udara memburuk dari sebelumnya. Warga disarankan menggunakan masker jika keluar rumah. "Ini disarankan, agar warga tidak terkena ISPA," ujarnya.

See Also

Dandim 0716/Demak Pimpin Sertijab Pasiops
Babinsa 11/Sayung Hadiri Sosialisasi Program Indonesia Sehat Pendekatan Keluarga
Wujudkan Sinergitas, Kapolres Demak Sempatkan Diri Berkunjung Ke Koramil 04/Dempet
Piket Koramil 13/Karangawen Aktif Patroli Malam Bersama Polsek Guna Ciptakan Kamtibmas Yang Kondusif
Dandim 0716/Demak Hadiri Sosialisasi Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) Tahun 2019
Bermodal Tekad, Babinsa 02/Bonang Ajak Generasi Muda Binaannya Untuk Gemar Membaca
Babinsa 12/Mranggen Berikan Himbauan Kepada Siswa Yang Kedapatan Bolos Saat Jam Pelajaran
Melalui Jam Komandan, Dandim 0716/Demak Tekankan Netralitas TNI Dalam Pemilu
Gotong Royong Babinsa 12/Mranggen Dan Masyarakat Atasi Banjir Di Banyumeneng
Jumlah Korban Jiwa Tsunami Selat Sunda Capai 437 Orang
Dampingi Kegiatan Posyandu, Wujud Nyata Kepedulian Babinsa 11/Sayung Terhadap Kesehatan Masyarakat
Babinsa 12/Mranggen Bersama Warga Laksanakan Karya Bhakti Peninggian Tanggul
Babinsa 02/Bonang Kunjungi TK Di Desa Binaannya
MUI Bantah Buat Spanduk Tolak Natal Di Pangandaran
Jalan Gubeng Ambles Diduga Kesalahan Konstruksi Proyek
Jalan Gubeng Surabaya Ambles
Dandim 0716/Demak Serahkan Piala Dalam Rangka Peringati HUT Korpri Dan HUT PGRI
Dandim 0716/Demak Hadiri Upacara HUT PGRI Ke-73 Dan HUT Korpri Ke-47
Peran Aktif Koramil 11/Sayung Dalam Membantu Mengatasi Kesulitan Warganya
Semangat Tanpa Batas, Babinsa 01/Demak Bantu Petani Dukuh Gesik Tanam Padi
Semangat Prajurit Kodim 0716/Demak Dalam Mengisi Jadwal Minggu Militer
Kodim 0716/Demak Ikuti Apel Siaga Darurat Banjir Musim Penghujan
Bersinergi Dengan Bhabinkamtibmas, Babinsa Desa Pundenarum Tangkal Banjir
Dandim 0716/Demak Bersama Forkopimda Kabupaten Demak Melepas Keberangkatan Banser Dan GP Ansor
Peringati HUT PGRI Dan KORPRI, Kodim 0716/Demak Ajak Masyarakat Bersihkan Sungai Pelayaran
jQuery Slider

Comments

Archives :201920182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 7.247.817 Since: 07.04.14 | 0.6647 sec