YouTube Facebook Twitter RSS
18 Nov 2018, 0

Nusantara

Titik Api Di Bengkulu Bertambah

Saturday, 17 October 2015 | View : 493

siarjustisia.com-BENGKULU.

Hot spot atau titik api atau titik panas di wilayah Provinsi Bengkulu bertambah dari lima titik menjadi tujuh titik yang tersebar di beberapa kabupaten di daerah ini. Akibatnya, kabut asap semakin tebal.

Keterangan yang dihimpun awak media dari Kantor BMKG Bengkulu, Sabtu (17/10/2015), menyebutkan 7 titik api tersebut, berada di Bengkulu Utara, Rejang Lebong, Bengkulu Selatan, Bengkulu Tengah, dan Mukomuko.

Dari pantuan awak media, Sabtu (17/10/2015) pagi, meski kabut asap di Bengkulu terus menebal, terutama pada pagi dan malam hari belum sampai menganggu aktivitas masyarakat, termasuk jadwal penerbangan dan pelayaran di daerah ini.

Namun, kabut asap menyebabkan kualitas udara di Bengkulu semakin buruk, sehingga penderita Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di beberapa kabupaten terus meningkat.

Seperti di Kabupaten Bengkulu Tengah, sampai saat ini jumlah penderita ISPA sudah tercatat 2.600 orang, sekitar 50 persen di antaranya adalah balita. Sedangkan sisanya orang dewasa dan lanjut usia.

"Kami sudah mengimbau warga Bengkulu jika keluar rumah sebaiknya menggunakan masker, terutama bagi pengendara sepeda motor, karena kualitas udara di Bengkulu menurun, akibat kabut asap," kata Kepala Dinkes Bengkulu Amin Kurnia.

Ia mengatakan, Dinkes sudah meminta seluruh puskesmas di Bengkulu agar melayani penderita ISPA dengan baik, sehingga mereka dapat sembuh dengan cepat.

Dinkes Bengkulu telah membagikan ribuan masker kepada warga daerah ini guna mengantisipasi mereka terkena ISPA pada musim kemarau sekarang.

Sebanyak 2.600 warga Kabupaten Bengkulu Tengah, Provinsi Bengkulu, dalam tiga bulan terakhir terkena penyakit infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), akibat tak hentinya kabut asap melanda kawasan tersebut.

"Berdasarkan data yang masuk dari beberapa puskesmas di Bengkulu Tengah, selama tiga bulan terakhir, sekitar 2.600 warga terkena ISPA dampak dari kabut asap melanda daerah ini," kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bengkulu Tengah, I Putu Sura Artika, di Bengkulu, Sabtu (17/10/2015) pagi.

Penderita ISPA terdiri dari balita sebanyak 1.100 orang, dewasa dan lanjut usia sebanyak 1.500 orang. Mereka tersebar di 10 kecamatan di Bengkulu Tengah.

I Putu Sura Artika mengatakan, sejak kabut asap melanda wilayah Bengkulu Tengah, penderita ISPA di daerah ini meningkat hampir dua kali lipat dari sebelumnya.

Sebelumnya, penderita ISPA di Bengkulu Tengah tercatat 1.500 orang, tapi sejak kabut asap melanda daerah ini, penderita melonjak menjadi 2.600 orang.

Untuk mengantisipasi meningkatnya penderita ISPA di Bengkulu Tengah, selain membagikan masker gratis, pemerintah setempat juga mengimbau warga mengurangi kegiatan luar rumah, terutama pada malam hari.

"Sebenarnya, kalau tidak ada kiriman asap dari provinsi tetangga, Jambi dan Sumsel (Sumatera Selatan) ke Bengkulu, maka hutan dan lahan terbakar di daerah ini tidak sempat menimbulkan kabut asap seperti sekarang," ujarnya.

Pasalnya, hutan dan lahan terbakar di Bengkulu Tengah relatif sedikit, dan titik api dapat langsung dipadamkan.

Dengan demikian, kebakaran lahan dan hutan di Bengkulu Tengah tidak meluas seperti di Provinsi Jambi dan Sumsel, karena di daerah ini selain titik api cepat dipadamkan juga tidak ada lahan gambut.

Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Bengkulu, Edi Siswantoro mengatakan, kabut asap di Bengkulu, termasuk Bengkulu Tengah sedikit menebal karena ada titik api baru, akibat hutan dan lahan terbakar dalam pekan ini.

Hal ini menyebabkan kualitas udara memburuk dari sebelumnya. Warga disarankan menggunakan masker jika keluar rumah. "Ini disarankan, agar warga tidak terkena ISPA," ujarnya.

See Also

Dandim 0716/Demak Ajak Peserta Sarasehan Untuk Menjaga Keutuhan NKRI
Batuud Koramil 13/Karangawen Hadiri Mujahadah Al Aurodul Jamiah Di Desa Bumirejo
Babinsa 09/Karangtengah Pererat Sinergitas Dengan Perangkat Desa
Kepedulian Babinsa 12/Mranggen Terhadap Generasi Penerus Bangsa
Ratusan Saka Wira Kartika Dikukuhkan Dandim 0716/Demak
Bupati Demak Buka Secara Resmi Apel Akbar Pengukuhan Saka Wira Kartika
Babinsa 05/Mijen Ajak Warga Binaannya Laksanakan Jumat Bersih
Babinsa 06/Wedung Ajak Para Santri Untuk Berdisiplin Dan Berjiwa Nasionalisme
Sasaran Non Fisik TMMD Tingkatkan Rasa Nasionalisme
Tim Kopaska AL Temukan Benda Diduga Mesin Lion Air JT 610
Danramil 07/Gajah Sambangi Keluarga Korban Kecelakaan Lion Air JT 610
Kegiatan Rutin Apel Pagi Kodim 0716/Demak Dilanjutkan Pemeliharaan Pangkalan
Dandim 0716/Demak Pimpin Upacara Sertijab Danramil 02/Bonang
Babinsa Kodim 0716/Demak Peringati Hari Sumpah Pemuda Berikan Wawasan Kebangsaan
Presiden Joko Widodo Resmi Gratiskan Tarif Tol Suramadu
Lepas Santri Ke Luar Negeri Di Momentum Hari Santri
Gerbang Tol Pejompongan Terbakar
Isi Lengkap Deklarasi Dukungan Jaringan Gusdurian Kepada Joko Widodo-Maruf Amin
Anies Baswedan Resmi Cabut Izin Prinsip Pembangunan Pulau Reklamasi
Polisi Sebut Mobilnya Berhenti Mendadak Soal Al Ghazali Pingsan
TNI AL Bentuk Tim Selidiki Kebakaran KRI Rencong 622
Kronologi Terbakar Dan Tenggelamnya KRI Rencong 622
TNI AL Sebut Seluruh Awak KRI Rencong 622 Selamat
Mahasiswa Diminta Tumbuhkan Budaya Menulis
Tim Mahad Aly TBS Lakukan Pengukuran Arah Kiblat
jQuery Slider

Comments

Archives :20182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 6.971.349 Since: 07.04.14 | 0.6703 sec