YouTube Facebook Twitter RSS
21 Jul 2019, 0

Hukum

Kelompok Din Minimi Berondong Mobil Polisi

Monday, 02 November 2015 | View : 1513

siarjustisia.com-LHOKSUKON.

Gerombolan Nurdin Ismail alias Din Minimi kembali terlibat kontak tembak dengan polisi dari Polres Aceh Timur dan Polres Aceh Utara, Senin (2/11/2015) sekitar pukul 9.00 WIB.

Kali ini kontak tembak terjadi di Gampong yaitu Desa Pante Rambong, Kecamatan Pante Bidari/Beudari, Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh.

Tim gabungan Polres Aceh Timur, dan Polres Aceh Utara, diberondong oleh kelompok Din Minimi Cs, saat melakukan pengejaran terhadap kelompok Din Minimi, di Gampong Pante Rambong, Kecamatan Pante Bidari, Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh, Senin (1/11/2015) sekitar pukul 9.00 WIB.

Dua mobil ditumpangi tim Polres Aceh Timur dilaporkan diberondong anggota kelompok Din Minimi saat kontak tembak sekitar satu jam di Gampong, kawasan Desa Pante Rambong, Kecamatan Pante Bidari/Beudari, Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh, Senin (2/11/2015).

Berdasarkan informasi yang berhasil diperoleh dan dihimpun awak media, kontak tembak antara tim gabungan Polres Aceh Timur dan Polres Aceh Utara dengan kelompok Din Minimi terjadi sekitar pukul 09.00 WIB tadi.

Informasi yang diperoleh awak media dari kepolisian, kontak tersebut berawal ketika polisi mendapat informasi keberadaan kelompok tersebut, berada di kawasan Meunasah Pante Rambong.

Menurut Kapolres Aceh Timur, AKBP Hendri Budiman, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kasat Reskrim, AKP Budi Nasuha Waruwu, S.H., membenarkan dan menyebutkan telah terjadi kontak tembak tersebut antara tim gabungan Polres Aceh Timur, Polres Aceh Utara dengan kelompok Din Minimi Cs, terjadi berawal saat tim gabungan mendapat informasi bahwa kelompok Din Minimi berada di sebuah Meunasah (dalam perjalanan waktu kata Madrasah itu oleh masyarakat Aceh berubah menjadi Meunasah), di Gampong Pante Rambong, Kecamatan Pante Bidari, Aceh Timur.

Kata Kasat Reskrim AKP Budi Nasuha Waruwu, kejadian berawal saat anggota Polres Aceh Timur mendapat informasi dari masyarakat tentang kelompok Din Minimi berada di Meunasah (kata Madrasah itu oleh masyarakat Aceh berubah menjadi Meunasah) Desa Pante Rambong, Kecamatan Pante Bidari, Aceh Timur.

Mendapat informasi tentang keberadaan Din Minimi, tim gabungan Polres Aceh Timur dan Polres Aceh Utara yang dipimpin WaKapolres Aceh Timur (Atim), Kompol Charli Saputra Bustamam bersama Kasat Intel dan Kasat Reskrim, langsung menuju ke lokasi/Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk melakukan penggerebekan. Sesampai di lokasi sasaran tim gabungan diberondong oleh Kelompok Din Minimi Cs, dan terjadi kontak tembak kurang lebih satu jam.

Sesampai di lokasi itu, ungkap AKP Budi Nasuha Waruwu, timnya ditembak/diberondong oleh kelompok Din Minimi, sehingga terjadi kontak tembak sekitar satu jam.

"Terjadi kontak tembak kurang lebih satu jam," beber AKP Budi Nasuha Waruwu.

Lalu petugas langsung menuju ke lokasi itu untuk menggerebek gerombolan tersebut, tapi ketika mobil polisi tiba di lokasi langsung diberondong kelompok tersebut.

“Ia benar ada anggota kita di sana dari Satuan Reskrim, Intel yang memback up Polres Aceh Timur. Ada banyak Jumlah personel kita yang ikut membantu Polres Aceh Timur saat kontak tembak tadi,” ungkap Kapolres Aceh Utara melalui Kabag Ops AKP Edwin Aldro kepada awak media.

Polisi sempat melakukan penyisiran di sekitar lokasi kontak tembak, dan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Sedangkan kelompok Din Minimi berhasil melarikan diri ke hutan.

Pihak kepolisian masih melakukan penyisiran di kawasan Gampong Tulang Geudong, Kecamatan Pante Bidari, Aceh Timur, Senin (2/11/2015).

Penyisiran ini dilakukan setelah tim gabungan Polres Aceh Timur, dan Polres Aceh Utara diberondong oleh kelompok Din Minimi Cs, saat melakukan pengejaran terhadap kelompok tersebut di Gampong Tulang Geudong, Kecamatan Pante Bidari, Senin (2/11/2015) sekitar pukul 09.00 WIB.

"Kami sedang melakukan penyisiran ini, sebentar ya," bilang Kasat Reskrim Polres Aceh Timur, AKP Budi Nasuha Waruwu, S.H.

Akibat kejadian tersebut, dua mobil milik polisi terkena tembakan kelompok Din Minimi yaitu mobil opsnal (Resmob) Intel jenis kijang yang terkena dua tembakan di bagian pintu kanan depan dan kaca depan serta mobil opsnal Reskrim terkena satu tembakan di bagian pintu depan sebelah kiri.

Menurut AKP Budi Nasuha Waruwu, S.H., dua mobil ditumpangi tim Polres Aceh Timur kena tembakan dari kelompok Din Minimi. Yaitu, mobil Opsnal (Resmob) Intel jenis kijang kena dua tembakan di bagian pintu kanan depan dan kaca depan, serta mobil Opsnal Reskrim kena satu tembakan di bagian pintu depan sebelah kiri.

“Dari keterangan masyarakat yang melihat kelompok DM yang melakukan penembakan terhadap mobil anggota (polisi), mereka berjumlah 11 orang dengan senjata 11 pucuk. Mereka memakai baju loreng lengkap dan kemudian lari ke hutan. Dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa. Saat ini anggota masih melakukan penyisiran di lokasi,” papar AKP Budi Nasuha Waruwu, S.H. (tri/jos)

See Also

Kronologi Penangkapan Nunung Dan Suaminya
Komedian Nunung Ditangkap Terkait Kasus Narkoba
Hasil Rapat MK Soal Penerimaan Gugatan Pilpres Pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno
Susunan Tim Kuasa Hukum Pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno
Hashim Djojohadikusumo Penanggung Jawab Gugatan Pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno Ke MK
Anggota Brimob Sipit Yang Dituduh Dari China Tegaskan Asli Indonesia
BPN Prabowo Subianto-Sandiaga Uno Daftarkan Gugatan Hasil Pilpres Ke MK Malam Nanti
MK Putuskan Gugatan Pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno Maksimum 14 Hari
Densus 88 Antiteror Tangkap 29 Terduga Teroris Berencana Ledakkan Bom
Sepanjang Tahun 2019, Polri Tangkap 68 Terduga Teroris Jaringan JAD
KPK Geledah Kantor Ditjen PSDKP
KPK Geledah Kantor PT. Daya Radar Utama
KPK Lelang Rumah Mewah Mantan Ketua DPRD Dan Bupati Bangkalan
Dukun Cabul Di Garut Diancam 15 Tahun Bui
Kalapas Dan 13 Petugas Lapas Nusakambangan Dicopot
Ketua Umum AKKMI Pertanyakan KSOP Mengutip PNBP
Keberadaan Lembaga KSOP Dinilai Masih Perlu Payung Hukum
AKKMI Soroti Legalitas Kantor Syahbandar Dan Otoritas Pelabuhan
AKKMI Dan APDHI Selenggarakan Seminar Nasional Pertanyakan Keamanan & Keselamatan Pelayaran
Syahbandar Miliki Peran Penting Dalam Mendukung Keamanan Dan Keselamatan Pelayaran
Pembentukan Syahbandar Utama & KSOP Disoroti
Legalitas KSOP Di Seluruh Pelabuhan Dipertanyakan
KPK Panggil Setya Novanto Sebagai Saksi
KPK Periksa Staf Khusus Menteri Agama
KPK Periksa Direktur SDM Adhi Karya
jQuery Slider

Comments

Archives :201920182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 8.114.819 Since: 07.04.14 | 0.5592 sec