YouTube Facebook Twitter RSS
27 Mar 2019, 0

Nusantara

Uskup Agung Semarang Wafat

Wednesday, 11 November 2015 | View : 1486

siarjustisia.com-SEMARANG.

Uskup Agung Semarang Monsinyur (Mgr.) Johannes Pujasumarta meninggal dunia pada Selasa (10/11/2015) sekitar pukul 23.35 WIB di Rumah Sakit (RS) St. Elisabeth Semarang di Jl. Kawi Raya No.1, Candisari, Kota Semarang, Provinsi Jawa Tengah (Jateng), karena sakit.

Mantan Administrator Diosesan Keuskupan Agung Semarang Mgr Pius Riana Prapdi ketika dihubungi di Semarang, Rabu (11/11/2015), membenarkan kabar meninggalnya Mgr. Johannes Pujasumarta itu.

"Meninggal karena sakit," kata Mgr Pius Riana Prapdi yang saat ini menjabat sebagai Uskup Ketapang, Kalimantan Barat itu.

Menurut dia, Mgr. Johannes Pujasumarta sudah sekitar dua bulan terakhir dirawat di Rumah Sakit St. Elisabeth.

Uskup Agung Semarang Mgr Johanes Pujasumarta berjuang melawan kanker selama 1,5 tahun sebelum meninggal dunia di Rumah Sakit St. Elisabeth Semarang, Jl. Kawi Raya No.1, Candisari, Kota Semarang, Provinsi Jawa Tengah (Jateng) pada Selasa (10/11/2015) malam.

"Satu setengah tahun lalu diketahui sakit di paru-parunya, sudah stadium empat," kata Ketua Komisi Hubungan Antarlembaga Keuskupan Agung Semarang Aloys Budi Purnomo Pr., Rabu (11/11/2015).

Selama masa itu, menurut dia, Uskup Puja berjuang dengan penuh semangat melawan penderitaan.

Ia menuturkan dalam dua bulan terakhir Uskup Puja harus menjalani perawatan intensif di kamar Anna 402 Rumah Sakit St. Elisabeth, Jl. Kawi Raya No.1, Candisari, Kota Semarang, Provinsi Jawa Tengah (Jateng).

Selama sakit, dia mengatakan, Uskup Puja tidak pernah mengeluh, selalu tersenyum dan selalu memberkati.

Pada menit-menit terakhir sebelum meninggal, segenap kerabat dan sahabat berdoa untuk dia.

"Penyerahan tadi malam luar biasa. Almarhum meninggal dalam iringan lagu Nderek Dewi Maria," katanya.

Jenazah almarhum hingga saat ini masih disemayamkan di Rumah Sakit St. Elisabeth Semarang, Jl. Kawi Raya No.1, Candisari, Kota Semarang, Provinsi Jawa Tengah (Jateng).

Rencananya, kata dia, jenazah disemayamkan di Gereja Katedral Semarang untuk didoakan dalam misa pada Rabu (11/11/2015) pukul 10.00 WIB.

Jenazah Uskup Mgr. Johannes Pujasumarta selanjutnya dibawa ke Yogyakarta untuk dimakamkan di Kompleks Seminari Tinggi Santo Paulus, Kentungan, Yogyakarta.

Jenazah akan diberangkatkan dari Semarang ke Yogyakarta pada Kamis (12/11/2015) pagi dan disemayamkan sehari di Kompleks Seminari Tinggi Kentungan itu, sebelum dimakamkan pada Jumat (13/11/2015) pukul 10.00 WIB.

Jenazah Uskup Agung Semarang Mgr Johanes Pujasumarta disemayamkan di Gereja Katedral Semarang yang nama resminya Katedral Santa Perawan Maria Ratu Rosario Suci Randusari, Jl. Pandanaran No.9, Semarang Selatan, Kota Semarang, Provinsi Jawa Tengah (Jateng), Rabu (11/11/2015). Katedral ini terletak di dekat Tugu Muda di Kelurahan Randusari, Semarang.

Jenazah almarhum sebelumnya didoakan dalam misa pelepasan jenazah di Kapel Rumah Sakit St. Elisabeth Semarang dipimpin Rektor Seminari Tahun Orientasi Rohani (TOR) Sanjaya Semarang Matheus Djoko Setya Prakosa diikuti ratusan orang.

Ketua Komisi Hubungan Antarlembaga Keuskupan Agung Semarang Aloys Budi Purnomo mengatakan jenazah Uskup Puja akan disemayamkan hingga Kamis (12/11/2015) pagi.

Menurut dia, umat Katolik atau warga masyarakat yang mengenal beliau diberi kesempatan untuk memberi penghormatan terakhir.

"Terbuka untuk siapa saja yang akan memberi penghormatan terakhir," katanya.

Pada sore hari juga akan digelar Misa Arwah yang terbuka bagi seluruh umat.

Kemudian pada Kamis (12/11/2015) pagi akan kembali digelar misa sebelum pemberangkatan ke Yogyakarta.

Jenazah akan dimakamkan di Kompleks Seminari Tinggi Santo Paulus Yogyakarta, Jalan Kaliurang Km.7, Kentungan, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Jumat (13/11/2015).

Berdasarkan sumber-sumber, Monsinyur Johannes Maria Trilaksyanta Pujasumarta lahir di Surakarta pada 27 Desember 1949. Dia anak ketiga dari sembilan bersaudara dari pasangan Hubertus Soekarto Pudjasumarto dan Agnes Soekarti Pudjasumarto.

Setelah menjalani pendidikan di Seminari Menengah Petrus Canisius Mertoyudan atau akrab disebut Seminari Mertoyudan, Mertoyudan, di pinggir Jalan Raya Magelang-Yogyakarta, Jalan Raya Mayjend. Bambang Soegeng 15, Kabupaten Magelang, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Seminari Tinggi Santo Paulus Yogyakarta, Jalan Kaliurang Km.7, Kentungan, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), almarhum ditahbiskan menjadi imam Katolik pada 25 Januari 1977.

Mgr. Johannes Pujasumarta melanjutkan studi di Universitas St. Thomas Aquinas, Roma, Italia, selama 1983-1987, hingga meraih gelar doktor teologi spiritual.

Pada 1998-2008 menjabat sebagai Vikaris Jenderal Keuskupan Agung Semarang, kemudian selama 2008-2010 menjadi Uskup Bandung, dan mulai 12 November 2010 hingga wafatnya pada Selasa (10/11/2015) malam menjalani panggilan imamatnya sebagai Uskup Agung Semarang.

Sementara itu, umat Katolik mulai mengular untuk memberi penghormatan terakhir di Gereja Katedral Santa Perawan Maria Ratu Rosario Suci Randusari, Jl. Pandanaran No.9, Semarang Selatan, Kota Semarang, Provinsi Jawa Tengah (Jateng). (jos/ant)

See Also

Peringati Harlah Ke-96 NU, MA NU TBS Gelar Upacara Dan Istighasah
Bupati Demak Resmi Buka TMMD Sengkuyung I TA 2019
SMP Kanisius Kudus Bermain Besama Di Ruang Baca Pengilon
Gunung Karangetang Semburkan Lava
Peringatan Hari Lahir Ke-93 Madrasah Tasywiquth Thullab Salafiyah Kudus
Babinsa 12/Mranggen Bersama Bhabinkamtibmas Dan Masyarakat Berjibaku Memadamkan Api
Mengingat Masa Kecil, Kapolres Demak Bernostalgia Di Koramil 09/Karangtengah
Hilangkan Penat, Dandim 0716/Demak Ajak Para Perwira Jajaran Rekreasi Mancing Mania
Koramil 06/Wedung Bersama Polsek Bersinergi Dengan DPUPPE Berikan Rasa Aman Pengguna Jalan
Kodim 0716/Demak Terima Kunjungan Tim Dalwas Binsat Kodam IV/Diponegoro
Bawaslu Gelar Bawaslu Goes To School Di MA NU TBS
Dandim 0716/Demak Apresiasi Kesigapan Babinsa 01/Kota Bersihkan Pohon Tumbang
Dengan Cepat Babinsa 13/Karangawen Bantu Evakuasi Orang Yang Meninggal
Angin Puting Beliung Rusak Beberapa Rumah, Babinsa 11/Sayung Siap Bantu Warga
Prajurit Kodim 0716/Demak Bersama Polri Ciptakan Sinergitas Dalam Segala Hal
Bahagianya Kapolres Demak Saat Mendapat Jaket Doreng
Babinsa 12/Mranggen Himbau Para Pemuda Untuk Tidak Balap Liar
Bersama Perangkat Desa, Babinsa 11/Sayung Bantu Evakuasi Rumah Warga Yang Dihempas Angin
Jelang Pesta Demokrasi, Babinsa Bersama Bhabinkamtibmas Tingkatkan Disiplin Linmas
Danramil 06/Wedung Hadiri Rapat Penerimaan Mahasiswa KKN Dari Unisnu Jepara
Dekat Dengan Rakyat, Babinsa 11/Sayung Hadiri Lelayu Warga Yang Meninggal Di Desa Binaan
Babinsa 13/Karangawen Gandeng Dinas Pengairan Monitoring Debit Air Sungai
Antisipasi Bencana Alam, Babinsa 02/Bonang Rutin Pantau Tanggul Dan Sungai
Tingkatkan Kemampuan Prajurit, Kodim 0716/Demak Laksanakan Latihan Bongkar Pasang Senjata
Babinsa 12/Mranggen Hadiri Silaturahmi Bersama Perangkat Desa Dan Pimpinan Ponpes Girikusumo
jQuery Slider

Comments

Archives :201920182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 7.580.290 Since: 07.04.14 | 0.6601 sec