YouTube Facebook Twitter RSS
21 Oct 2018, 0

Nusantara

Wagub DKI Jakarta Sindir Jokowi Dan Prabowo Soal Rusak Taman Kota

siarjustisia.com-JAKARTA.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama yang akrab disapa ‘Ahok’ kesal mengetahui sejumlah taman rusak karena diinjak-injak simpatisan dua pasangan calon presiden-wakil presiden, yakni Joko Widodo-Jusuf Kalla dan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa.

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, mengkritik kedua pasangan yang maju dalam Pemilihan Umum Presiden (pilpres) 9 Juli 2014 mendatang. Pasalnya, baik pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla maupun Prabowo Subianto-Hatta Rajasa memberi contoh buruk kepada masyarakat dengan merusak taman kota di sekitar Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU). Taman yang rusak berada di depan kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) di Jalan Imam Bonjol dan di Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat. "Saya bilang ini contoh buruk. Mau memperbaiki negeri tapi taman saya saja diinjak-injak," cetus Wagub DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (21/5/2014).

Mantan Bupati Belitung Timur ini menyayangkan euforia para pendukung kedua pasangan yang akhirnya merusak fasilitas umum.

Pria yang akrab disapa Ahok itu mengatakan sindirannya dilayangkan untuk kedua pasangan calon presiden-wakil presiden, yaitu Joko Widodo-Jusuf Kalla dan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa.

Wagub DKI tersebut mengaku sudah mengkomunikasikannya dengan partai politik (parpol) yang dinilai merusak taman kota di sepanjang Jalan Teuku Umar dan Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat. Mantan anggota DPR RI tersebut mengaku sudah menegur Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) karena simpatisannya merusak taman di depan KPU saat pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa mendaftarkan diri, Selasa (20/5/2014).

Bahkan, Partai Gerindra yang mengusungnya juga sudah bersedia mengganti rugi. Menurut mantan Bupati Belitung Timur tersebut, Partai Gerindra sudah berjanji bakal memperbaiki taman itu. “Mereka sudah bilang mau ganti. Yang Gerindra sendiri menyatakan bahwa mereka sudah mau perbaiki," ungkap mantan Bupati Belitung Timur itu.

Namun, Wagub DKI Jakarta ini, Basuki Tjahaja Purnama tak mau menunggu. Basuki Tjahaja Purnama menugaskan Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta memperbaiki lokasi itu lebih dulu. Untuk sementara ini, Pemprov DKI Jakarta akan langsung melakukan perbaikan taman terlebih dahulu. Kemudian, dia akan menagih ke setiap kubu yang melakukan perusakan dengan membangun taman lain. "Nanti kita perbaiki dulu, lalu kasih peringatan. Supaya cepat, soalnya itu kan di jalur utama. Hukuman buat mereka, nanti biar mereka bikin taman baru di tempat lokasi lain. Daripada berantakan, kalau menunggu lama benarnya," jelas Wagub DKI Jakarta tersebut, Basuki Tjahaja Purnama.

Mantan Bupati Belitung Timur ini khawatir perbaikan oleh tim kedua pasangan calon presiden (capres) bakal akan memakan waktu berjalan lama. Namun tagihan membuat taman baru juga harus segera dilayangkan. Cara menagihnya, Basuki Tjahaja Purnama meminta Dinas Pertamanan membuat foto taman sebelum dan sesudah dirusak simpatisan kedua pasangan. Foto itulah yang akan dikirimkan ke partai-partai pendukung kedua calon. “Saya sudah minta Dinas Pertamanan untuk bikin dokumentasi sebelum dan sesudah. Nantinya dipublikasikan dan langsung dikirim ke semua partai politik itu. Sebagai bukti bahwa mereka telah memberikan pendidikan politik yang buruk,” bilang pria yang akrab dipanggil Ahok itu di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (21/5/2014). “Kalau sudah keburu jadi Presiden, kan, repot menagihnya. Harus dipaksa waktu masih calon presiden," tuturnya sambil tertawa.

Sebelumnya diberitakan, sejumlah taman rusak akibat diinjak simpatisan kedua pasangan calon presiden (capres) dan wakil presiden (cawapres).

Simpatisan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa merusak taman di depan KPU, sementara pendukung Joko Widodo-Jusuf Kalla merusak taman di Jalan Teuku Umar, Menteng. (tem/jos)

See Also

Gerbang Tol Pejompongan Terbakar
Isi Lengkap Deklarasi Dukungan Jaringan Gusdurian Kepada Joko Widodo-Maruf Amin
Anies Baswedan Resmi Cabut Izin Prinsip Pembangunan Pulau Reklamasi
Polisi Sebut Mobilnya Berhenti Mendadak Soal Al Ghazali Pingsan
TNI AL Bentuk Tim Selidiki Kebakaran KRI Rencong 622
Kronologi Terbakar Dan Tenggelamnya KRI Rencong 622
TNI AL Sebut Seluruh Awak KRI Rencong 622 Selamat
Mahasiswa Diminta Tumbuhkan Budaya Menulis
Tim Mahad Aly TBS Lakukan Pengukuran Arah Kiblat
MA. TBS Salurkan Donasi Melalui LAZISNU Dan BPDB
MA AL Ahrom Dapat Wasbang Dari Danramil 09/Karangtengah
Dandim 0716/Demak Hadiri Apel Kehormatan Dan Malam Renungan Suci Di TMP Cahaya Ratna Bintarum
Babinsa Jungpasir Bersama Warga Binaannya Lakukan Doa Bersama Menjelang HUT RI Ke-73
Upacara Detik-Detik Proklamasi Peringatan HUT RI Ke-73 Di Demak
Upacara Penurunan Bendera HUT RI Ke-73 Di Alun-Alun Simpang Enam Demak
Dandim 0716/Demak Berikan Penghargaan Kepada 4 Babinsa Teladan
Kodim 0716/Demak Cek Kesediaan Pangan Di Wilayah Binaan
Babinsa Koramil 01/Demak Kota Bantu Pembuatan Gapura
Peringatan HUT Pramuka Ke-57
Pengukuhan Paskibraka Demak
Kodim 0716/Demak Meriahkan HUT Kemerdekaan RI Ke-73 Dengan Berbagai Lomba Tradisional
Kodim 0716/Demak Dan Polres Kirim Bantuan Ke Lombok
Batuud Koramil 10/Guntur Hadiri Lokakarya Mini Kesehatan
Tingkatkan Kemampuan Menembak, Kodim 0716/Demak Lakukan Perbaikan Lapangan Tembak
Apel Akbar HUT Ke-73 Dan Peringatan Hari Pramuka Ke-57 Kwartir Cabang Demak Digelar
jQuery Slider

Comments

Archives :20182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 6.798.492 Since: 07.04.14 | 0.6082 sec