YouTube Facebook Twitter RSS
18 Dec 2017, 0

Nusantara

Wagub DKI Jakarta Sindir Jokowi Dan Prabowo Soal Rusak Taman Kota

siarjustisia.com-JAKARTA.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama yang akrab disapa ‘Ahok’ kesal mengetahui sejumlah taman rusak karena diinjak-injak simpatisan dua pasangan calon presiden-wakil presiden, yakni Joko Widodo-Jusuf Kalla dan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa.

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, mengkritik kedua pasangan yang maju dalam Pemilihan Umum Presiden (pilpres) 9 Juli 2014 mendatang. Pasalnya, baik pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla maupun Prabowo Subianto-Hatta Rajasa memberi contoh buruk kepada masyarakat dengan merusak taman kota di sekitar Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU). Taman yang rusak berada di depan kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) di Jalan Imam Bonjol dan di Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat. "Saya bilang ini contoh buruk. Mau memperbaiki negeri tapi taman saya saja diinjak-injak," cetus Wagub DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (21/5/2014).

Mantan Bupati Belitung Timur ini menyayangkan euforia para pendukung kedua pasangan yang akhirnya merusak fasilitas umum.

Pria yang akrab disapa Ahok itu mengatakan sindirannya dilayangkan untuk kedua pasangan calon presiden-wakil presiden, yaitu Joko Widodo-Jusuf Kalla dan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa.

Wagub DKI tersebut mengaku sudah mengkomunikasikannya dengan partai politik (parpol) yang dinilai merusak taman kota di sepanjang Jalan Teuku Umar dan Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat. Mantan anggota DPR RI tersebut mengaku sudah menegur Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) karena simpatisannya merusak taman di depan KPU saat pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa mendaftarkan diri, Selasa (20/5/2014).

Bahkan, Partai Gerindra yang mengusungnya juga sudah bersedia mengganti rugi. Menurut mantan Bupati Belitung Timur tersebut, Partai Gerindra sudah berjanji bakal memperbaiki taman itu. “Mereka sudah bilang mau ganti. Yang Gerindra sendiri menyatakan bahwa mereka sudah mau perbaiki," ungkap mantan Bupati Belitung Timur itu.

Namun, Wagub DKI Jakarta ini, Basuki Tjahaja Purnama tak mau menunggu. Basuki Tjahaja Purnama menugaskan Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta memperbaiki lokasi itu lebih dulu. Untuk sementara ini, Pemprov DKI Jakarta akan langsung melakukan perbaikan taman terlebih dahulu. Kemudian, dia akan menagih ke setiap kubu yang melakukan perusakan dengan membangun taman lain. "Nanti kita perbaiki dulu, lalu kasih peringatan. Supaya cepat, soalnya itu kan di jalur utama. Hukuman buat mereka, nanti biar mereka bikin taman baru di tempat lokasi lain. Daripada berantakan, kalau menunggu lama benarnya," jelas Wagub DKI Jakarta tersebut, Basuki Tjahaja Purnama.

Mantan Bupati Belitung Timur ini khawatir perbaikan oleh tim kedua pasangan calon presiden (capres) bakal akan memakan waktu berjalan lama. Namun tagihan membuat taman baru juga harus segera dilayangkan. Cara menagihnya, Basuki Tjahaja Purnama meminta Dinas Pertamanan membuat foto taman sebelum dan sesudah dirusak simpatisan kedua pasangan. Foto itulah yang akan dikirimkan ke partai-partai pendukung kedua calon. “Saya sudah minta Dinas Pertamanan untuk bikin dokumentasi sebelum dan sesudah. Nantinya dipublikasikan dan langsung dikirim ke semua partai politik itu. Sebagai bukti bahwa mereka telah memberikan pendidikan politik yang buruk,” bilang pria yang akrab dipanggil Ahok itu di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (21/5/2014). “Kalau sudah keburu jadi Presiden, kan, repot menagihnya. Harus dipaksa waktu masih calon presiden," tuturnya sambil tertawa.

Sebelumnya diberitakan, sejumlah taman rusak akibat diinjak simpatisan kedua pasangan calon presiden (capres) dan wakil presiden (cawapres).

Simpatisan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa merusak taman di depan KPU, sementara pendukung Joko Widodo-Jusuf Kalla merusak taman di Jalan Teuku Umar, Menteng. (tem/jos)

See Also

Alasan Partai Golkar Cabut Dukungan Untuk Ridwan Kamil
Partai Golkar Cabut Dukungan Untuk Ridwan Kamil Sebagai Cagub Jabar 2018
Isi SK Pencabutan Dukungan DPP Partai Golkar Untuk Ridwan Kamil
UMK Timba Ilmu Tata Kelola Administrasi Akademik Di UMS
Jenderal TNI (Purn) Moeldoko Sempatkan Salat Dzuhur Di Masjid Agung Demak Bersama Dandim
Mahasiswa UMK Dimotivasi Cari Pengalaman Global
Pengasuh Ponpes Giri Kusumo Mengapresiasi Kunjungan Dandim 0716/Demak
Dandim 0716/Demak Buka Apel Danramil-Babinsa Kodim 0716/Demak
Babinsa 10/Guntur Melepas Warganya Yang Dipasung
Babinsa 03/Wonosalam Bantu Warga Buat Tanggul
Dandim 0716/Demak Yang Baru Hadiri Acara Lepas Sambut Kapolres Demak
Dandim 0716/Demak Kulonuwun Bersama Tokoh Ulama Demak
Mapala Arga Dahana Tanam Mangrove Di Pulau Panjang
Tes Urine Dilaksanakan Secara Mendadak Oleh Staf Intel Kodim 0716/Demak Dan Sub Denpom IV/3-2 Pati
Dandim 0716/Demak Sebut Tradisi Ini Merupakan Perjalanan Awal
Dandim 0716/Demak Memberikan Motivasi Lewat Jam Komandan
Sertijab Panglima TNI Berlangsung Di Mabes TNI Cilangkap
Akademisi Dari Berbagai PT Kolaborasi Tulis Paper Untuk MECnIT 2017
Pernyataan Lengkap Presiden Joko Widodo Kecam Sikap Donald Trump Soal Yerusalem
Indonesia Kecam Langkah Donald Trump Soal Jerusalem
Banjir Dan Longsor Di Pacitan
Survei Capres Indo Barometer
Survei Cawapres Indo Barometer
Banjir Rendam Pacitan Mulai Surut
Banjir Landa Kota Tebing Tinggi Surut
jQuery Slider

Comments

Archives :2017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 5.008.233 Since: 07.04.14 | 0.4203 sec