YouTube Facebook Twitter RSS
26 May 2019, 0

Ekonomi

Harga Emas Naik Didukung Pelemahan Dolar AS

Friday, 20 November 2015 | View : 398
Tags : Emas

siarjustisia.com-CHICAGO.

Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange berakhir naik pada Kamis (19/11/2015) atau Jumat (20/11/2015) pagi WIB, karena dolar AS melemah.

Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Desember naik 9,2 dolar AS, atau 0,86 persen, menjadi menetap di 1.077,90 dolar AS per ounce.

Emas mendapat dukungan ketika dolar AS turun terhadap mata uang utama lainnya pada Kamis setelah mencapai tingkat tinggi tujuh bulan di dua sesi sebelumnya.

Indeks adalah ukuran dari dolar terhadap sekeranjang mata uang utama. Emas dan dolar biasanya bergerak berlawanan arah, yang berarti jika dolar melemah maka emas berjangka akan naik, karena emas yang dihargakan dalam dolar menjadi lebih murah bagi investor.

Federal Reserve AS merilis risalah dari pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) sebelumnya pada Oktober, yang menunjukkan bahwa sebagian besar pejabat Fed percaya kenaikan suku bunga Desember kemungkinan tepat.

Alat Fedwatch CMEGroup menunjukkan probabilitas tersirat kenaikan suku bunga Desember naik dari 68 persen menjadi 72 persen, mencegah logam mulia dari kenaikan lebih lanjut.

Alasan lain untuk kenaikan emas pada Kamis karena para pedagang melakukan penyesuaian posisi jangka pendek mereka, melakukan lindung nilai dari spekulasi kenaikan suku bunga Desember .

Ekspektasi awalnya untuk penundaan kenaikan suku bunga hingga 2016, namun pertemuan FOMC pada akhir Oktober mengirimkan sinyal yang kuat untuk kenaikan suku bunga pada Desember.

Peningkatan suku bunga Fed mendorong investor menjauh dari emas dan menuju aset-aset dengan imbal hasil, karena logam mulia tidak mengenakan suku bunga.

Belum ada peningkatan suku bunga The Fed sejak Juni 2006, sebelum awal krisis keuangan Amerika.

Laporan klaim pengangguran mingguan Departemen Tenaga Kerja AS menunjukkan klaim jatuh sebesar 5.000 menjadi 271.000 sejalan dengan perkiraan pasar.

Para analis mencatat bahwa laporan itu sendiri netral terhadap emas, tetapi jika dikombinasikan dengan laporan ketenagakerjaan positif yang berkelanjutan, itu akan meningkatkan kemungkinan Federal Reserve AS menaikkan suku bunganya pada Desember.

Perak untuk pengiriman Desember naik 14,1 sen, atau 1,00 persen, menjadi ditutup pada 14,222 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Januari naik 10,1 dolar AS, atau 1,19 persen, menjadi ditutup pada 858,10 dolar AS per ounce, demikian Xinhua. (xinhua)

See Also

Bursa Asia Bervariasi
Bursa Asia Bervariasi
Wall Street Menguat
10 Maskapai Penerbangan Terbaik Di Dunia Tahun 2019
Boeing Tak Terima Pesanan Pesawat Sejak April 2019
Bursa Saham AS Turun
12 Pelabuhan & Bandar Udara Deklarasi Zona Integritas
Rabobank Indonesia Resmi Hengkang Dari Indonesia
Bursa Asia Ditutup Bervariasi
Bursa Saham AS Ditutup Turun
Bursa Saham AS Menguat
Tingkatkan Harga Yang Maksimal, Babinsa 13/Karangawen Bantu Petani Jemur Hasil Panen
Bantu Percepatan Pembangunan, Danramil 01/Demak Kota Hadiri Musrembangdes
Babinsa 09/Karangtengah Beri Motivasi Kepada Para Petambak Bandeng
Tingkatkan Motivasi Petani Swasembada Pajale, Babinsa 13/Karangawen Bantu Panen Jagung
Babinsa 01/Demak Dampingi Program Kotaku Di Desa Mulyorejo
Antisipasi Kelangkaan Dan Kestabilan Harga Pupuk, Babinsa 12/Mranggen Cek Langsung
Wall Street Menguat
Semangat Babinsa Koramil 09/Karangtengah Dampingi Panen Perdana MT I
Bersama Warga, Babinsa 06/Wedung Siap Sukseskan Swasembada Pangan
Kontrol Hasil Panen, Babinsa 03/Wonosalam Lakukan Pengubinan Padi
Mendesa Klaim Bank Dunia Contoh Indonesia Terkait Penganggaran Dana Desa
Mulai Hari Ini Harga Pertamina Dex, Dexlite, Pertamax, Pertalite Turun
Babinsa 09/Karangtengah Dampingi Pembangunan RTLH
Bursa Asia Dan AS Menguat
jQuery Slider

Comments

Archives :201920182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 7.851.746 Since: 07.04.14 | 0.5898 sec