YouTube Facebook Twitter RSS
16 Aug 2018, 0

Ekonomi

Harga Emas Naik Setelah Data AS Lebih Buruk Dari Perkiraan

Thursday, 19 November 2015 | View : 275
Tags : Emas

siarjustisia.com-CHICAGO.

Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange berakhir naik pada Rabu (18/11/2015) Kamis (19/11/2015) pagi WIB, karena data ekonomi AS yang lebih buruk dari perkiraan memberikan dukungan terhadap logam mulia.

Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Desember naik 0,1 dolar AS, atau 0,01 persen, menjadi menetap di 1.068,70 dolar AS per ounce.

Para analis mengatakan bahwa emas membukukan kenaikan tipis karena para pedagang tetap berhati-hati setelah pembatalan pertandingan sepak bola antara Jerman dan Belanda karena ketakutan ancaman bom, dan juga baku tembak antara polisi Paris dan kelompok militan bersenjata.

Beberapa analis percaya bahwa emas mendapat dukungan ketika Departemen Perdagangan mengatakan jumlah rumah baru (housing starts) milik pribadi di AS pada Oktober berada pada tingkat tahunan disesuaikan secara musiman 1,06 juta unit, di bawah perkiraan pasar.

Emas naik karena para pedagang membatasi spekulasi mereka setelah laporanan lebih buruk dari perkiraan menjelang rilis risalah pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) Oktober, kata para analis.

Para analis percaya risalah kemungkinan akan memberikan indikasi yang kuat untuk arah Fed berkaitan dengan kenaikan suku bunga pada Desember.

Risalah pertemuan akan keluar setelah penutupan pasar, tetapi pada pukul 18.00 GMT, probabilitas tersirat kenaikan suku bunga Desember adalah 68 persen, tidak berubah dari hari sebelumnya, menurut alat Fedwatch CMEGroup.

Peningkatan suku bunga Fed mendorong investor menjauh dari emas dan menuju aset-aset dengan imbal hasil, karena logam mulia tidak mengenakan suku bunga.

Kenaikan emas dibatasi karena indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap sekeranjang mata uang utama, naik didukung risalah pertemuan The Fed.

Pedagang juga sedang menunggu laporan klaim pengangguran mingguan Departemen Tenaga Kerja AS dan Survei Prospek Bisnis Fed Philadelphia, keduanya akan keluar pada Kamis (19/11/2015), untuk indikasi lebih lanjut rencana kenaikan suku bunga The Fed.

Perak untuk pengiriman Desember turun sembilan sen, atau 0,64 persen, menjadi ditutup pada 14,081 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Januari turun tujuh dolar AS, atau 0,82 persen, menjadi ditutup pada 848,00 dolar AS per ounce, demikian Xinhua. (xinhua)

See Also

Babinsa 12/Mranggen Bantu Petani Sukseskan Swasembada Pangan
Dandim 0716/Demak Bersama LBB Panen Raya Dan Masyarakat Desa Ruwit
Panen Padi L-58 Aromatik Kodim 0716/Demak Dan Lumbung Banyu Bumi
Dandim 0716/Demak Bersama Masyarakat Panen Raya Demlot
Kodim 0716/Demak Buka Stand Pasar Murah
Koperasi Dinilai Penting Untuk Menunjang Pengembangan Usaha Batik Bakaran
Babinsa Kodim 0716/Demak Perkuat Alsintan Dengan Diklat
Mengoptimalkan LTT Dengan Pemanfaatan Alsintan
Kembangkan Jenis Usaha Yang Unik Dan Berbeda
Harga Pertalite Naik Rp 200 Per Liter
Usaha Sergab Kodim 0716/Demak Di Kala HPP Lebih Rendah Dari Pasar
Bertebaran Padi Di Halaman Kodim 0716/Demak
Bank Sampah Jadi Berkah Bagi Anggota Kodim 0716/Demak
Kodim 0716/Demak Terapkan Teknologi Baru Di Bidang Pertanian
Tim Sergab Kodim 0716/Demak Terus Genjot Serap Beras Ke Bulog
Cegah Penyelewengan, Babinsa Dampingi Pembagian Beras Rastra Yang Layak Konsumsi
Dokter Terkaya Amerika Serikat Beli Surat Kabar LA Times Rp 6,8 Triliun
Dandim 0716/Demak Panen Raya Di Ds. Mijen
Danramil 09/Karangtengah Berharap Pendistribusian Pupuk Tepat Sasaran
Danramil 03/Wonosalam Bersama Forkopimcam Panen Raya Padi
Presiden Joko Widodo Tinjau Proyek Padat Karya Di Dharmasraya
Pasar Saham Australia Dibuka Turun Tajam
5 Maskapai Penerbangan Terbaik Di Dunia
Penjualan Mobil Terbanyak Tahun 2017
Bebas Bea Masuk Belanja Dari Luar Negeri Naik
jQuery Slider

Comments

Archives :20182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 6.433.243 Since: 07.04.14 | 0.6339 sec