YouTube Facebook Twitter RSS
19 May 2019, 0

Ekonomi

Harga Emas Rendah, Permintaan Global Naik

Friday, 13 November 2015 | View : 334
Tags : Emas

siarjustisia.com-LONDON.

Permintaan emas global naik dalam kuartal ketiga karena oleh lonjakan pembelian AS. Para investor mengambil keuntungan dari kemerosotan harga. kata Dewan Emas Dunia (WGC),  Kamis (12/11/2015).

Menurut AFP, total permintaan emas berdiri di 1.121 ton pada periode Juli-September, meningkat delapan persen dibandingkan dengan kuartal ketiga 2014, kata WGC yang berbasis di London dalam laporan kuartalan terbarunya.

"China dan India paling dominan di pasar emas global, mencapai hampir 45 persen dari total permintaan," kata Alistair Hewitt, kepala intelijen pasar di badan industri tersebut.

Namun, Alistair Hewitt mengatakan Amerika Serikat (AS) "memperlihatkan pertumbuhan paling dramatis" dalam permintaan untuk emas batangan dan koin pada periode pelaporan.

"Tapi apa yang terutama terlihat pada kuartal ini adalah bahwa konsumen merespon kemerosotan harga adalah kejadian yang benar-benar global," tambah dia.

"Permintaan perhiasan global juga meningkat (6,0 persen), dalam apa yang biasanya waktu lesu tahun ini," imbuhnya.

Harga emas merosot pada Juli, mencapai tingkat terendah dalam lebih dari lima tahun di 1.072,35 dolar AS per ounce.

Setelah berbalik naik (rebound) dalam beberapa pekan terakhir, emas pada Kamis kembali menuju ke terendah Juli merosot ke 1.074,08 dolar AS per ounce.

Pasar komoditas pada umumnya sedang dilanda kekhawatiran atas melemahnya perekonomian China dan karena dolar yang kuat membuat harga bahan baku dalam unit AS lebih mahal bagi pemegang mata uang saingannya.

Namun di tengah dolar yang kuat, WGC mencatat bahwa permintaan AS untuk emas batangan dan koin mencapai tingkat tertinggi dalam lima tahun, pada 33 ton di kuartal ketiga.

"Eropa juga melihat tingkat permintaan kuat di sektor investasi karena kekhawatiran seputar krisis atas utang Yunani dan Ukraina," dewan menambahkan.

WGC menambahkan bahwa bank sentral tetap "sumber signifikan permintaan" untuk emas, yang dipandang sebagai investasi aman di saat terjadi kekacauan ekonomi. (afp)

See Also

Bursa Asia Bervariasi
Wall Street Menguat
10 Maskapai Penerbangan Terbaik Di Dunia Tahun 2019
Boeing Tak Terima Pesanan Pesawat Sejak April 2019
Bursa Saham AS Turun
12 Pelabuhan & Bandar Udara Deklarasi Zona Integritas
Rabobank Indonesia Resmi Hengkang Dari Indonesia
Bursa Asia Ditutup Bervariasi
Bursa Saham AS Ditutup Turun
Bursa Saham AS Menguat
Tingkatkan Harga Yang Maksimal, Babinsa 13/Karangawen Bantu Petani Jemur Hasil Panen
Bantu Percepatan Pembangunan, Danramil 01/Demak Kota Hadiri Musrembangdes
Babinsa 09/Karangtengah Beri Motivasi Kepada Para Petambak Bandeng
Tingkatkan Motivasi Petani Swasembada Pajale, Babinsa 13/Karangawen Bantu Panen Jagung
Babinsa 01/Demak Dampingi Program Kotaku Di Desa Mulyorejo
Antisipasi Kelangkaan Dan Kestabilan Harga Pupuk, Babinsa 12/Mranggen Cek Langsung
Wall Street Menguat
Semangat Babinsa Koramil 09/Karangtengah Dampingi Panen Perdana MT I
Bersama Warga, Babinsa 06/Wedung Siap Sukseskan Swasembada Pangan
Kontrol Hasil Panen, Babinsa 03/Wonosalam Lakukan Pengubinan Padi
Mendesa Klaim Bank Dunia Contoh Indonesia Terkait Penganggaran Dana Desa
Mulai Hari Ini Harga Pertamina Dex, Dexlite, Pertamax, Pertalite Turun
Babinsa 09/Karangtengah Dampingi Pembangunan RTLH
Bursa Asia Dan AS Menguat
Bursa Asia Ditutup Melemah Disusul Bursa Eropa Dibuka Tergerus
jQuery Slider

Comments

Archives :201920182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 7.815.058 Since: 07.04.14 | 0.5679 sec