YouTube Facebook Twitter RSS
22 May 2019, 0

Ekonomi

Harga Emas Turun Akibat Dolar AS Menguat

Sunday, 22 November 2015 | View : 411
Tags : Emas

siarjustisia.com-CHICAGO.

Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange berakhir lebih rendah pada Jumat (20/11/2015) atau Sabtu (21/11/2015) pagi WIB, karena dolar AS menguat, menempatkan tekanan pada logam mulia.

Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Desember turun US$ 1,6 atau 0,15 persen, menjadi menetap di US$ 1.076,30 per ounce.

Indeks dolar AS, yang mengukur dolar terhadap sekeranjang mata uang utama, naik pada Jumat. Emas dan dolar biasanya bergerak berlawanan arah.

Emas berada di bawah tekanan lebih lanjut ketika laporan yang dirilis oleh Federal Reserve AS menunjukkan indeks manufaktur distrik Kansas City naik dua poin menjadi positif satu poin, yang analis catat sebagai angka positif pertama sejak Februari. Angka pesanan baru telah meningkat menjadi positif lima, dan angka produksi di positif tiga.

Logam mulia mencapai dekat tingkat terendah enam tahun pada Jumat, tetapi berbalik naik atau "rebound" karena perdagangan teknikal. Ini masih mendekati posisi terendah daripada hari sebelumnya.

Para analis percaya bahwa satu-satunya alasan bahwa emas tidak jatuh lebih jauh pada Jumat karena perdagangan teknikal.

Potensi kenaikan suku bunga di pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) pada Desember telah mempertahankan harga dalam saluran ketat dan rendah.

Harapan awalnya untuk penundaan kenaikan suku bunga hingga 2016, tetapi pertemuan FOMC pada akhir Oktober meninggalkan pintu terbuka bagi The Fed untuk menaikkan suku sebelum akhir 2015.

Peningkatan suku bunga Fed mendorong investor menjauh dari emas dan menuju aset-aset dengan imbal hasil (return), karena logam mulia tidak mengenakan suku bunga.

Perak untuk pengiriman Desember turun 12,6 sen atau 0,89 persen, menjadi ditutup pada US$ 14,096 per ounce. Platinum untuk pengiriman Januari turun 2,2 dolar AS, atau 0,26 persen, menjadi ditutup pada US$ 855,90 per ounce.

See Also

Bursa Asia Bervariasi
Wall Street Menguat
10 Maskapai Penerbangan Terbaik Di Dunia Tahun 2019
Boeing Tak Terima Pesanan Pesawat Sejak April 2019
Bursa Saham AS Turun
12 Pelabuhan & Bandar Udara Deklarasi Zona Integritas
Rabobank Indonesia Resmi Hengkang Dari Indonesia
Bursa Asia Ditutup Bervariasi
Bursa Saham AS Ditutup Turun
Bursa Saham AS Menguat
Tingkatkan Harga Yang Maksimal, Babinsa 13/Karangawen Bantu Petani Jemur Hasil Panen
Bantu Percepatan Pembangunan, Danramil 01/Demak Kota Hadiri Musrembangdes
Babinsa 09/Karangtengah Beri Motivasi Kepada Para Petambak Bandeng
Tingkatkan Motivasi Petani Swasembada Pajale, Babinsa 13/Karangawen Bantu Panen Jagung
Babinsa 01/Demak Dampingi Program Kotaku Di Desa Mulyorejo
Antisipasi Kelangkaan Dan Kestabilan Harga Pupuk, Babinsa 12/Mranggen Cek Langsung
Wall Street Menguat
Semangat Babinsa Koramil 09/Karangtengah Dampingi Panen Perdana MT I
Bersama Warga, Babinsa 06/Wedung Siap Sukseskan Swasembada Pangan
Kontrol Hasil Panen, Babinsa 03/Wonosalam Lakukan Pengubinan Padi
Mendesa Klaim Bank Dunia Contoh Indonesia Terkait Penganggaran Dana Desa
Mulai Hari Ini Harga Pertamina Dex, Dexlite, Pertamax, Pertalite Turun
Babinsa 09/Karangtengah Dampingi Pembangunan RTLH
Bursa Asia Dan AS Menguat
Bursa Asia Ditutup Melemah Disusul Bursa Eropa Dibuka Tergerus
jQuery Slider

Comments

Archives :201920182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 7.832.098 Since: 07.04.14 | 0.5643 sec