YouTube Facebook Twitter RSS
10 Dec 2018, 0

Nusantara

Partai Gerindra Masih Bingung Fungsi Dan Tugas Menteri Utama

Sunday, 25 May 2014 | View : 406

siarjustisia.com-JAKARTA.

Bakal calon presiden (capres) sekaligus Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Prabowo Subianto, menjanjikan jabatan strategis untuk Ketua Umum Partai Golkar, Aburizal Bakrie. Ical, sapaan Aburizal Bakrie, dijanjikan posisi sebagai Menteri Utama.

Pro dan kontra soal tawaran Menteri Utama yang disampaikan calon presiden (capres) yang diusung Partai Gerindra Prabowo Subianto kepada Ketua Umum Partai Golongan Karya (Golkar) Aburizal Bakrie (ARB) alias Ical terus berlanjut.

Jabatan itu terdengar aneh karena belum pernah ada dalam struktur kabinet di Indonesia dan berpotensi melanggar konstitusi. Ide Menteri Utama itu dinilai tidak tepat karena tak ada landasan hukumnya. Baik Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 maupun undang-undang (UU) yang mengatur sistem kepegawaian tidak mengenal jabatan tersebut.

Namun, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon, menegaskan jika soal Menteri Utama itu sepenuhnya bergantung kepada Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto.

Ketua DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang dikenal sebagai bapak Alutsista, Dr. Andreas Hugo Pareira mengemukakan jika benar ingin merealisasikan jabatan tersebut, maka perlu mengubah UU.

Maka jika Prabowo Subianto terpilih nanti, masalah awal yang diselesaikan oleh poros Prabowo Subianto adalah mengubah UU agar jabatan Menteri Utama ada landasan hukumnya. "Kita tahu bagaimana lamanya proses mengubah UU. Penempatan jabatan Menteri Utama saja sudah menjadi persoalan serius yang akan dibahas. Belum lagi masalah-masalah yang lainnya," kata Andreas Hugo Pareira dalam seminar bertema "Pemimpin dan Kejujuran" yang digelar Ikatan Sarjana Katolik Indonesia (ISKA) di Jakarta, Sabtu (24/5/2014).

Ia juga mengkritik tawaran itu karena tidak sesuai dengan sistem pemerintahan yang ada di negara ini. Bangsa ini menganut sistem presidensial. Jabatan Menteri Utama hanya dikenal pada sistem parlementer.

Menanggapi isu itu, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon yang juga hadir pada diskusi itu mengemukakan keberadaan Menteri Utama bergantung pada Prabowo Subianto. Jabatan itu tidak beda dengan jabatan menteri pada umumnya, hanya diberikan beban lebih dari menteri lainnya.

"Menteri Utama itu soal peran saja. Itu tidak terlalu rumit karena bisa saja tanpa perubahan UU. Itu bergantung presiden terpilih," terangnya.

Dia menjelaskan tawaran Menteri Utama adalah penghormatan terhadap Aburizal Bakrie (ARB) alias Ical yang bersedia mundur dari bursa calon presiden (capres). Sebagai pemenang pemilu kedua, ARB perlu diberikan jabatan khusus dalam pemerintahan.

Menurut anggota Dewan Pertimbangan Partai Gerindra, Martin Hutabarat, posisi seorang Menteri Utama lebih tinggi dari Menteri Koordinator (Menko). "Aburizal Bakrie kan semua jabatan menteri ekonomi sudah pernah menjabat. Gerindra memberikan kesempatan apabila ARB masih mau mengabdi di kabinet," ucap Martin Hutabarat di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (20/5/2014).

Jabatan diberikan lantaran mempertimbangkan kiprah Aburizal Bakrie (ARB) alias Ical di panggung politik dan pemerintahan. "ARB sangat matang di politik, ada ruang kalau beliau berkenan ikut dalam pemerintahan ya kita senang," imbuhnya.

Lebih jauh dia menambahkan, dilihat dari pengalamannya sebenarnya Aburizal Bakrie (ARB) alias Ical lebih pantas jabat presiden atau wakil presiden (wapres). Namun, Partai Golkar memutuskan merapat ke Partai Gerindra yang artinya memupuskan harapan Aburizal Bakrie alias Ical menjadi presiden pun sebagai wakil presiden (wapres). "Dia kan sudah pernah menjabat Menteri Koordinator, harusnya kan jadi presiden, tapi kan jabatan presiden hanya satu," pungkasnya.

Terkait bentuk jabatan Menteri Utama, Martin Hutabarat mengaku belum tahu persis sejauh apa kewenangan, fungsi dan tanggung jawabnya seperti apa. "Nanti kita bicarakan kalau sudah pasti," tutup Martin Hutabarat. (ant/jos)

See Also

Dandim 0716/Demak Serahkan Piala Dalam Rangka Peringati HUT Korpri Dan HUT PGRI
Dandim 0716/Demak Hadiri Upacara HUT PGRI Ke-73 Dan HUT Korpri Ke-47
Peran Aktif Koramil 11/Sayung Dalam Membantu Mengatasi Kesulitan Warganya
Semangat Tanpa Batas, Babinsa 01/Demak Bantu Petani Dukuh Gesik Tanam Padi
Semangat Prajurit Kodim 0716/Demak Dalam Mengisi Jadwal Minggu Militer
Kodim 0716/Demak Ikuti Apel Siaga Darurat Banjir Musim Penghujan
Bersinergi Dengan Bhabinkamtibmas, Babinsa Desa Pundenarum Tangkal Banjir
Dandim 0716/Demak Bersama Forkopimda Kabupaten Demak Melepas Keberangkatan Banser Dan GP Ansor
Peringati HUT PGRI Dan KORPRI, Kodim 0716/Demak Ajak Masyarakat Bersihkan Sungai Pelayaran
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Di Kodim 0716/Demak
Babinsa 13/Karangawen Hadiri Rakor Pembahasan ADD Dan DD Tlogorejo
Anggota Kodim 0716/Demak Terima Pengarahan Dari Irdam IV/Diponegoro
Kodim 0716/Demak Terima Kunjungan Tim Wasrik Itdam IV/Diponegoro
Jelang Kenaikan Pangkat Prajurit, Kodim 0716/Demak Gelar Sidang Pankar UKP
Terungkap...!!! Sosok Pencipta Opini Di TMMD Sengkuyung III Kodim 0716/Demak
Pelayanan Kesehatan Gratis Turut Warnai Penutupan TMMD Sengkuyung III Kodim 0716/Demak
TMMD Sengkuyung III Kodim 0716/Demak Ditutup
Upacara Penutupan TMMD Sengkuyung III Kodim 0716/Demak Membawa Berkah Tersendiri Bagi Pedagang Kecil
Babinsa 06/Wedung Pacu Dan Memotivasi Pengusaha Tenun Di Desa Binaannya
Danramil Jajartan Kodim 0716/Demak Hadiri Rakor Menghadapi Musim Penghujan Tingkat Kabupaten
Optimalkan Tugas Babinsa, Dandim 0716/Demak Serahkan Motor Dinas
Sejumlah Perwira Kodim 0716/Demak Hadiri Upacara Hari Pahlawan
Babinsa Pos Koramil Kebonagung Bahu Membahu Anyam Kawat Untuk Persiapan Pengecoran Jalan
Babinsa Bersama Bhabinkamtibmas Berikan Sosialisasi Rambu-Rambu Lalu Lintas
Peringati Hari Pahlawan, Santri TBS Ziarahi Makam Sosrokartono
jQuery Slider

Comments

Archives :20182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 7.069.786 Since: 07.04.14 | 0.6497 sec