YouTube Facebook Twitter RSS
26 May 2019, 0

Nusantara

Faisal Basri, Butet Kertarajasa, Gunawan Mohamad Dukung Jokowi-JK

siarjustisia.com-JAKARTA.

Manifesto rakyat yang tak berpartai yang digawangi Faisal Basri, Lin Che Wei, Butet Kertarajasa, Gunawan Mohamad dan tokoh-tokoh penting masyarakat lainnya menyatakan dukungannya untuk mengusung calon presiden (capres) Ir. H. Joko Widodo atau Jokowi.

Politikus yang berusia 54 tahun tersebut, Faisal Basri menyatakan, pihaknya menilai jika kepartaian di Indonesia semakin mengingkari aspirasi rakyat. “Kami menyaksikan bagaimana partai-partai dipergunakan oleh sebagian elit mereka untuk mendapatkan kedudukan, kekuasaan dan kekayaan," papar salah seorang keponakan dari mendiang Wakil Presiden RI Adam Malik, Faisal Basri di di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Senin (26/5/2014).

Meskipun Jokowi kader partai, ekonom lulusan Master of Arts (M.A.) dalam bidang ekonomi, Vanderbilt University, Nashville, Tennessee, Amerika Serikat (AS) pada tahun 1988 ini, Faisal Basri mengklaim jika pria asal Solo, Jawa Tengah, tersebut diklaim sebagai petugas rakyat.

Alumnus Sarjana Ekonomi, Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia ini, Faisal Basri menambahkan, sebelum muncul sosok Jokowi, dia bersama masyarakat sudah hampir putus harapan melihat kehidupan politik di Indonesia. "Tetapi berangsur-angsur ada celah akan kembalinya kehidupan politik yang bersih dan mengabdi kepada rakyat. Kami melihat munculnya tokoh-tokoh non-partai, mereka tulus, bersih dan bekerja sungguh-sungguh," jelas salah satu pendiri MARA (Majelis Amanah Rakyat) yang merupakan cikal bakal Partai Amanat Nasional (PAN), Faisal Basri.

"Untuk Jokowi, dia tampil dari bawah dari kalangan rakyat lintas golongan. Jokowi dipilih dan dipercaya tidak hanya satu kali, bukan karena ia petugas partai, tapi ia petugas rakyat," sambung Faisal Basri yang pada Oktober 2011 silam telah menggandeng Biem Benyamin, putra tokoh legendaris Betawi Benyamin Sueb maju mencalonkan diri sebagai calon Gubernur DKI Jakarta dari jalur independen.

Dengan alasan itulah, Faisal Basri mengatakan, dirinya bersama elemen masyarakat non-partai akan memilih calon presiden (capres) yang diusung PDIP, Partai NasDem, PKB dan, Partai Hanura itu dalam Pemilu Presiden (pilpres) 9 Juli 2014 mendatang. "Kami percaya ia akan melaksanakan amanat rakyat, untuk mengubah kehidupan sosial politik ke arah yang lebih baik. Untuk Indonesia sekarang dan generasi akan datang," tandas mantan calon gubernur Pilkada DKI Jakarta lalu tersebut.

Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta yang juga calon presiden (capres) yang diusung oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Jokowi menegaskan, dalam koalisi yang dibangunnya tidak ada pembagian kursi menteri. Sebab semuanya akan berjuang demi kepentingan rakyat. Bahkan, partai koalisi ini akan menjadi alat perjuangan di pemerintahan ke depan. "Seperti yang sudah diketahui bahwa kerja sama partai yang kita bangun kerja sama tanpa syarat. Kenapa seperti itu? Selalu saya sampaikan kepada kerjasama partai, bahwa kita harus mendorong partai menjadi sebuah alat perjuangan dan mendorong partai mementingkan dan memikirkan kepentingan rakyat sehingga partai yang datang ke kami tanpa syarat lho," terang mantan Wali Kota Solo tersebut Jokowi di lokasi yang sama. (mer/jos)

See Also

Cegah Gangguan Hama Burung, Babinsa Brumbung Bantu Petani Pasang Jaring
Jalin Silaturahmi, Babinsa Pundenarum Sholat Tarwih Bersama Warga Di Desa Binaan
Danramil 09/Karangtengah Hadiri Pembukaan Pasar Murah
Dandim 0716/Demak Hadiri Buka Puasa Dan Silaturahmi Bersama Ulama Umaro
Berikan Kultum, Dandim 0716/Demak Ajak Masyarakat Tetap Jaga Tali Silaturahmi
Dandim 0716/Demak Pimpin Upacara Hari Kebangkitan Nasional
Cuaca Buruk, 7 Pesawat Tempur Prancis Mendarat Darurat Di Lanud Sultan Iskandar Muda
Pekalongan Siapkan Rekayasa Lalin Antisipasi Kemacetan
Momen Kebersamaan Kodim 0716/Demak Dan Polres Demak Berbagi Takjil Di Bulan Puasa
Diduga Konsleting Listrik, Rumah Terbakar Di Demak
Babinsa Koramil 06/Wedung Rujuk Pasien Gangguan Jiwa Ke Semarang
Wiranto Menyesal Tunjuk OSO Jadi Ketua Umum Partai Hanura
Jumlah Petugas KPPS Wafat Bertambah Jadi 318
Ombudsman Sebut Wafatnya Petugas KPPS, Kesalahan Kolektif
22 Polri Gugur Saat Pengamanan Pilpres & Pileg 2019
72 Orang Panwaslu Wafat Di Pilpres & Pileg 2019
Ratusan Santri MA NU Tasywiquth Thullab Salafiyah Ikuti Pembekalan
KPU Sebut Petugas KPPS Yang Meninggal Bertambah Jadi 119 Orang
Peringati Harlah Ke-96 NU, MA NU TBS Gelar Upacara Dan Istighasah
Bupati Demak Resmi Buka TMMD Sengkuyung I TA 2019
SMP Kanisius Kudus Bermain Besama Di Ruang Baca Pengilon
Gunung Karangetang Semburkan Lava
Peringatan Hari Lahir Ke-93 Madrasah Tasywiquth Thullab Salafiyah Kudus
Babinsa 12/Mranggen Bersama Bhabinkamtibmas Dan Masyarakat Berjibaku Memadamkan Api
Mengingat Masa Kecil, Kapolres Demak Bernostalgia Di Koramil 09/Karangtengah
jQuery Slider

Comments

Archives :201920182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 7.851.740 Since: 07.04.14 | 0.6308 sec