YouTube Facebook Twitter RSS
18 Dec 2018, 0

Ekonomi

Harga Emas Naik Didorong Dolar AS Yang Lebih Lemah

Sunday, 13 December 2015 | View : 421
Tags : Emas

siarjustisia.com-CHICAGO.

Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange berakhir lebih tinggi pada Rabu (9/12/2015) atau Kamis (10/12/2015) pagi WIB, didukung oleh dolar AS yang melemah.

Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Februari naik 1,2 dolar AS, atau 0,11 persen, menjadi menetap di 1.076,50 dolar AS per ounce, lapor Xinhua.

Emas mendapat dukungan karena Indeks Dolar AS turun 1,03 persen menjadi 97,39 pada pukul 18.00 GMT. Indeks adalah ukuran dari dolar terhadap sekeranjang mata uang utama.

Emas dan dolar biasanya bergerak berlawanan arah, berarti jika dolar turun maka emas berjangka akan naik, karena emas yang diukur dengan dolar menjadi lebih murah bagi investor yang memegang mata uang lainnya.

Fitur perdagangan hari ini volume rendah dan tidak ada berita, karena tidak ada laporan ekonomi utama yang dirilis. Pasar masih dalam proses mencerna kenaikan suku bunga yang diharapkan pada pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) Desember.

Namun demikian, probabilitas tersirat saat ini untuk kenaikan suku bunga Desember telah mencapai 85 persen, menurut alat Fedwatch CMEGroup.

Peningkatan suku bunga The Fed mendorong investor menjauh dari emas dan menuju aset-aset dengan imbal hasil, karena logam mulia tidak mengenakan suku bunga.

Harapan awalnya untuk penundaan kenaikan suku bunga hingga 2016, tetapi pertemuan FOMC pada akhir Oktober menegaskan bahwa Fed ingin menaikkan suku sebelum akhir 2015. Belum ada peningkatan suku bunga The Fed sejak Juni 2006, sebelum mulai dari krisis keuangan Amerika Serikat (AS).

Para analis percaya bahwa pasar telah hampir sepenuhnya memperhitungkan ekspektasi kenaikan suku bunga Desember, dan bahwa pasar sekarang belum yakin kapan kenaikan suku bunga berikutnya akan terjadi.

Perak untuk pengiriman Maret bertambah 7,3 sen, atau 0,52 persen, menjadi ditutup pada 14,189 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Januari naik 19,3 dolar AS, atau 2,28 persen, menjadi ditutup pada 865,80 dolar AS per ounce.

Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange berakhir lebih tinggi pada Jumat (11/12/2015) atau Sabtu (12/12/2015) pagi WIB, karena dolar AS menunjukkan pelemahan, meskipun kenaikan suku bunga The Fed semakin dekat.

Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Februari naik 3,7 dolar AS, atau 0,35 persen, menjadi menetap di 1.075,70 dolar AS per ounce.

Emas mendapatkan dukungan ketika Indeks Dolar AS, yang mengukur greenback terhadap sekeranjang mata uang utama, turun 0,37 persen menjadi 97,57 pada pukul 18.15 GMT. Emas dan dolar biasanya bergerak berlawanan arah.

Kenaikan emas dibatasi karena laporan yang dirilis oleh Departemen Tenaga Kerja AS menunjukkan Indeks Harga Produsen berbalik naik atau "rebound" 0,3 persen, lebih besar dari yang diperkirakan pada November, menunjukkan inflasi di industri jasa.

Para analis percaya bahwa ini menegaskan penguatan di industri jasa, tanda positif bagi ekonomi AS, yang kemungkinan akan meningkatkan peluang Federal Reserve AS untuk meningkatkan suku bunganya pada pertemuan kebijakan Desember.

Analis yakin bahwa tren jangka panjang untuk emas masih sangat "bearish" karena investor sedang menunggu untuk ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed, kemungkinan dimulai pada pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) Desember.

Harapan itu awalnya untuk penundaan kenaikan suku bunga hingga 2016, tetapi pertemuan FOMC pada akhir Oktober meninggalkan pintu terbuka bagi The Fed untuk menaikkan suku sebelum akhir 2015.

Peningkatan suku bunga The Fed mendorong investor menjauh dari emas dan menuju aset-aset dengan imbal hasil, karena logam mulia tidak mengenakan suku bunga.

Belum ada peningkatan suku bunga The Fed sejak Juni 2006, sebelum awal krisis keuangan Amerika. Probabilitas tersirat saat ini untuk kenaikan suku bunga Desember mencapai 79 persen, menurut alat Fedwatch CMEGroup.

Pasar sekarang telah sepenuhnya memperhitungkan ekspektasi kenaikan suku bunga Desember, menurut analis.

Tetapi pasar sekarang masih ragu kapan kenaikan berikutnya, dari tingkat 0,50 persen ke tingkat 0,75 persen, akan terjadi. Alat Fedwatch menunjukkan probabilitas tersirat menunjukkan bahwa pasar percaya bahwa The Fed akan menaikkan suku bunga 0,50 persen menjadi 0,75 persen selama pertemuan FOMC Maret.

Perak untuk pengiriman Maret turun 22,6 sen, atau 1,60 persen, menjadi ditutup pada 13,884 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Januari turun 12,2 dolar AS, atau 1,43 persen, menjadi ditutup pada 843,70 dolar AS per ounce, demikian Xinhua. (xinhua)

See Also

Babinsa 06/Wedung Lakukan Pemantauan Penyemaian Bibit Tanam Padi
Babinsa 09/Karangtengah Pastikan Harga Sembako Di Pasar Masih Relatif Stabil
Percepat Masa Tanam, Babinsa 09/Karangtengah Giat Dampingi Petani
Babinsa 05/Mijen Tunjukkan Peran Aktif Babinsa Terhadap Swasembada Pangan
Tak Kenal Lelah, Babinsa Koramil 07/Gajah Bantu Petani Siangi Rumput
Ciptakan Hubungan Yang Harmonis, Babinsa 01/Rembang Terjun Langsung Ke Lahan Pertanian
Babinsa Pos Koramil Kebonagung Memotivasi Petani Dalam Menggarap Sawah
Babinsa 12/Mranggen Ikuti Sosialisasi Budidaya Sapi Potong
Babinsa 01/Demak Kota Bantu Percepatan Pertumbuhan Padi
Babinsa 02/Bonang Bersama Petani Bantu Persemaian Bibit Padi
Cegah Terjadinya Kelangkaan Pupuk, Babinsa Koramil 09/Karangtengah Cek Langsung Ke Pengecer
Wujudkan Swasembada Pangan, Babinsa 13/Karangawen Dampingi Petani Jagung Siangi Gulma
Babinsa Koramil 01/Demak Kota Laksanakan Upsus Bersama Petani Menanam Jagung
Babinsa Koramil 13/Karangawen Pacu Petani Guna Swasembada Pangan
Sinergitas Babinsa 13/Karangawen Dengan PPL Saat Dampingi Petani Tanam Kedelai
Danramil 01/Demak Kota Hadiri Launching Desa Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan
Babinsa Pos Koramil Kebonagung Bersama Warga Bahu Membahu Buat Sumur Penampungan Air
Babinsa 03/Wonosalam Himbau Petani Untuk Segera Persiapkan Lahan Pertanian
Babinsa 01/Demak Kota Turun Langsung Ke Sawah Tebar Benih Padi
Finishing Pembuatan Jalan Beton TMMD Sengkuyung III Tahun 2018
Dandim 0716/Demak Bersama Petani Tanam Padi Dengan Sistem Gogorancah MT1
Menjalin Keharmonisan, Babinsa Dan Masyarakat Laksanakan Kerja Bakti Pengecoran Jalan Desa
Babinsa Turun Ke Sawah Bantu Petani Siapkan Lahan Pertanian
Anggota Saka Wira Kartika Ikut Bantu Satgas TMMD Bangun Jalan
Babinsa Koramil 10/Guntur Bergotong Royong Bantu Rehab Rumah Warga
jQuery Slider

Comments

Archives :20182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 7.115.130 Since: 07.04.14 | 0.6513 sec