YouTube Facebook Twitter RSS
23 Jul 2019, 0

Nusantara

Kapolda Jambi Sebut 8.587,9 Hektare Hutan-lahan Terbakar

Saturday, 02 January 2016 | View : 439
Tags : Jambi

siarjustisia.com-JAMBI.

"Kepolisian Daerah (Polda) Jambi mencatat ada 8.587,9 hektare hutan dan lahan yang terbakar sepanjang 2015 di Provinsi Jambi," ungkap Kepala Kepolisian Daerah (Polda) Jambi (Kapolda) Jambi, Brigjen Pol. Drs. Lutfi Lubihanto, M.M.

"Kondisi itu yang menyebabkan musibah kabut asap yang pekat terjadi di penghujung tahun lalu sehingga mengganggu aktivitas," imbuh mantan Inspektur Pengawasan Daerah (Irwasda) Kepolisian Daerah (Polda) Jambi, Brigjen Pol. Drs. Lutfi Lubihanto, M.M. di Kota Jambi, Sabtu (2/1/2016).

Ia mengemukakan, kebakaran hampir terjadi di seluruh kabupaten dan kota dalam Provinsi Jambi, dan ada enam tersangka dari perusahaan dan 27 tersangka perorangan.

"Kasusnya masih tetap dilanjutkan dan terus berproses," jelas mantan Panglima Tinggi (Pati) Staf Sumber Daya Manusia (SSDM) Polri, Brigjen Pol Lutfi Lubihanto.

Menangani kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Kapolda Jambi menegaskan bahwa tidak ada upaya lain untuk menghentikan kasus yang menjadi perhatian pemerintah dan masyarakat.

Penyidik Polda Jambi masih perlu memeriksa saksi yang banyak dan pihaknya sudah didukung personel Kriminal Khusus Polda Jawa Timur, agar proses hukumnya segera terselesaikan.

Perambahan hutan negara di Sungai Tebal, Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi, oleh masyarakat kian marak namun Pemerintah Provinsi (Pemprov) kesulitan menangani kasus itu.

Kepala Dinas Kehutanan (Dishut) Provinsi Jambi Irmansyah mengatakan, Dishut Provinsi Jambi tidak bisa menangani kasus itu sendiri. Perambahan hutan di kawasan tersebut sudah berlangsung sejak tahun 2007 lalu, dan tidak dilakukan oleh warga asli Sungai Tebal.

"Itu perambahan dilakukan oleh warga Pagar Alam, Sumsel. Dan itu sudah terjadi sejak sekitar tahun 2007 lalu," kata Irmansyah di Jambi, Selasa (15/12/2015).

Persoalan ini, menurutnya melibatkan dua Provinsi yakni Jambi dan Sumatera Selatan (Sumsel). Sehingga tidak bisa persoalan ini diselesaikan oleh Pemprov Jambi sendiri atau Pemprov Sumsel sendiri. Campur tangan pemerintah Pusat menurutnya sangat dibutuhkan.

"Apalagi hanya diatasi oleh satu kabupaten saja, tidak mungkin terselesaikan," katanya.

Irmansyah mengatakan bahwa hutan Negara yang dirambah dan dicaplok masyarakat tersebut merupakan hutan yang berfungsi sebagai hutan konservasi. Bahkan tingkat illegal logging di hutan itu tinggi.

"Kultur masyarakat yang merambah itu sangat berbeda sekali dengan masyarakat sekitar. Sehingga jika tidak ditangani secara hari-hati, akan sangat berpotensi mengakibatkan situasi yang tidak kondusif," katanya menjelaskan.

Menurutnya, warga Pagar Alam yang sudah melalukan perambahan dan mencaplok lahan tersebut cukup banyak. Yakni mencapai 15 ribu orang, dengan jumlah Kepala Keluar LGA sebanyak 3000.

"Sudah cukup banyak. Untuk berapa luas yang sudah dikuasai, itu belum termonitor," kata Irmansyah.

Irmansyah mengungkapkan bahwa pihaknya sudah menyampaikan persoalan ini kepada tim penyelesaian konflik di Pusat. Dan Berdasarkan Kepres No 1 Tahun 2013, persoalan ini membutuhkan bantuan dari pusat.

"Ditambah lagi hutan yang dirambah adalah hutan negara yang berfungsi sebagai hutan konservasi. Jadi memang harus pusat yang selesaikan, ini menjadi PR juga buat kita," ujarnya.

Disinggung apakah perambahan ini bisa dipidana, Irmansyah mengatakan akan disesuaikan dengan aturan yang ada. Akan ada peninjauan sejauh mana kesalahan yang dilakukan oleh para perambah-perambah tersebut.

"Nanti akan ditinjau. Namun yang jelas ini berhubungan dengan pengrusakan hutan," katanya menambahkan.

See Also

Ritme Pekerjaan TMMD Terus Meningkat
Dandim 0716/Demak Matangkan Acara Pembukaan TMMD
Lestarikan Tradisi Leluhur Di TMMD Reg Ke-105 Kodim 0716/Demak
Senyum Bahagia Bapak Nur Rochman Yang Rumahnya Akan Dibedah Di TMMD
Rumahnya Akan Dirobohkan, Mbah Warsini Bahagia
Danramil 01/Demak Kota Terjun Langsung Pasang Patok
Satgas TMMD Beri Motivasi Anak Atlet Sepak Bola
Tentara Akan Ciptakan Bangunan Berkualitas
Jelang Pembukaan TMMD, Bersama Warga TNI Kodim 0716/Demak Gelar Kerja Bhakti Bersama
Datangkan Bego Untuk Permak Lokasi Upacara Pembukaan TMMD Kodim 0716/Demak
Terus Dimatangkan, Persiapan Pembukaan TMMD Kodim 0716/Demak
Penentuan Warga Penerima Rehab RTLH Dijamin Selektif
Dansatgas TMMD Yang Dekat Dengan Warga
Berharap Ada Over Prestasi Di TMMD Kalikondang
Ternyata Pak Tentara Orangnya Ramah
Keakraban Warga Dan Satgas TMMD Terus Meningkat
Jaga Semangat TMMD Masih Panjang
TNI Wartawan Diminta Jaga Kesehatan Saat Handle Berita TMMD
TNI Dan Warga Adu Ilmu Operasional Molen
Demi Sukses TMMD, Ketua RW Rela Jadi Distributor Snack
Rakitan Besi Untuk Jalan TMMD Terus Dipersiapkan
Di Lokasi TMMD, Berat Sama Dipikul TNI Dan Warga
Santri Akan Total Bantu TMMD Hingga Tuntas
Dagangan Bakso Saya Laris Manis Sejak Ada TMMD
Bina Anak-Anak Desa TMMD Saat Berkesenian
jQuery Slider

Comments

Archives :201920182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 8.123.951 Since: 07.04.14 | 0.5893 sec