YouTube Facebook Twitter RSS
25 Jun 2018, 0

Nusantara

Agung Laksono Tegaskan Munaslub Partai Golkar Harus Oleh Tim Transisi

Monday, 25 January 2016 | View : 2690

siarjustisia.com-JAKARTA.

Ketua Umum Partai Golongan Karya (Golkar) hasil Munas Jakarta Agung Laksono menegaskan Musyawarah Nasional (Munas) Partai Golongan Karya (Golkar) hanya boleh dipersiapkan dan dilakukan oleh Tim Transisi yang diketuai mantan Ketua Umum Partai Golkar ke-8 dengan masa jabatan 9 Oktober 2004-9 Oktober 2009 yang juga kini sebagai Wakil Presiden (Wapres) Indonesia ke-12 yang mulai menjabat sejak 20 Oktober 2014, Drs. H. Muhammad Jusuf Kalla atau sering ditulis Jusuf Kalla saja atau JK.

"Mahkamah Partai telah bersidang dan menghasilkan keputusan tentang pembentukan Tim Transisi. Oleh karena itu tugas-tugas melaksanakan Munas harus dilakukan Tim Transisi," ungkap Agung Laksono membacakan salah satu hasil kesimpulan rapat konsultasi kubu Agung Laksono dengan pimpinan DPD I Golkar se-Indonesia dan Dewan Pertimbangan di Jakarta, Senin (25/1/2016).

Agung Laksono menilai Tim Transisi akan objektif dan adil dalam menyelenggarakan Munas partai berlambang pohon beringin tersebut.

Mantan Menko Kesra itu menyatakan tidak mempercayai Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) yang akan diadakan kubu Aburizal Bakrie (ARB) alias Ical.

"Kami tidak percaya Munaslub. Kalau tidak ada niat macam-macam ya ikut saja Tim Transisi, sehingga kita menghasilkan keputusan yang betul-betul berdasarkan AD/ART," tutur Agung Laksono.

Dia menekankan jika Munaslub tetap dilaksanakan kubu Aburizal Bakrie (ARB) alias Ical, maka kubunya tidak akan mengakuinya.

Hari ini Golkar lubu Agung Laksono menyelenggarakan Rapat Konsultasi dengan pimpinan DPD I Golkar se-Indonesia dan Dewan Pertimbangan di Jakarta.

Kesimpulan yang diambil dalam rapat tersebut antara lain:

1. Munas yang akan dilakukan adalah Munas X karena setelah Munas VIII di Riau tahun 2009, sudah pernah ada Munas IX yang dilakukan di Jakarta, Desember 2014 dan sudah pernah mendapatkan SK Menkumham, yang walaupun pada akhirnya SK tersebut dicabut namun Munas IX sudah pernah dilaksanakan.

2. Apabila legalitas Munas Riau yang akan digunakan, maka hal itu sudah berakhir masa berlakunya pada 2015 lalu, untuk itu Mahkamah Partai telah bersidang dan menghasilkan keputusan tentang pembentukan Tim Transisi. Oleh karena itu tugas-tugas melaksanakan Munas harus dilakukan Tim Transisi.

3. Munas yang dilaksanakam harus mengakhiri perselisihan internal Partai Golkar secara tuntas dan menyeluruh, untuk itu Munas yang dilaksanakan oleh Tim Transisi harus dilakukan secara adil, transparan, akuntabel dan dapat diterima oleh kedua belah pihak yang berselisih. Hal ini hanya bisa dicapai dengan dilakukan secara bersama-sama baik penyelenggara, aturan yang disepakati bersama-sama serta diikuti oleh peserta dari kedua belah pihak secara bersama-sama.

Ketua Umum Partai Golongan Karya (Golkar) hasil Munas Jakarta, Agung Laksono, mempertanyakan keinginan kubu Aburizal Bakrie (ARB) alias Ical memperkuat atau memperluas kewenangan Dewan Pertimbangan yang dibahas melalui Rapat Pimpinan Nasional 2016.

"Buat apa memperkuat kewenangan Dewan Pertimbangan, seperti jaman apa saja," ujar Agung Laksono, saat dijumpai sesuai Rapat Konsolidasi dengan DPD I Golkar se-Indonesia dan Dewan Pertimbangan di kediamannya, di Jakarta, Senin (25/1/2016).

Dia mengatakan, semestinya kubu Aburizal Bakrie (ARB) alias Ical berupaya bagaimana caranya memperkuat kaderisasi, persatuan pengurus pusat dan daerah serta bagaimana agar konsisten menjalankan idoleologi partai.

"Kalau mau memperkuat ya perkuat lah itu, bukan kewenangan Dewan Pertimbangan. Harus jujur menjalankan kepentingan partai bukan kepentingan pribadi atau bisnisnya," jelas Agung Laksono.

Diberitakan sebelumnya, Rapat Pimpinan Nasional Golkar kubu Aburizal Bakrie (ARB) alias Ical mewacanakan untuk memperluas kewenangan Dewan Pertimbangan Golkar periode mendatang.

"Memang ada wacana perluasan kewenangan Dewan Pertimbangan dari obrolan teman-teman DPD Golkar," beber Ketua DPP Partai Golkar hasil Munas Bali, Tantowi Yahya, di arena Rapimnas Golkar, di Jakarta, Senin (25/1/2016).

Tantowi Yahya menjelaskan bentuk perluasan wewenang Dewan Pertimbangan Golkar akan dibahas oleh peserta Rapimnas. Namun dia menekankan upaya memperluas kewenangan itu tidak terkait peluang Aburizal Bakrie (ARB) alias Ical menjadi Ketua Dewan Pertimbangan.

Bagi dia, alasan memperluas kewenangan Dewan Pertimbangan Golkar agar pengambilan keputusan ke depan menjadi lebih mudah.

"Jadi wantim akan punya wewenang lebih dalam mengambil keputusan," terang dia. (ant)

See Also

Basarnas Telah Mengetahui Lokasi Tenggelamnya KM Sinar Bangun
Radius Pencarian Korban KM Sinar Bangun Diperluas
Kementerian Sosial Sediakan Logistik Untuk Pencarian Korban KM Sinar Bangun
Kecelakaan Tragis Mobil Menabrak Baja Pembatas Jalan
Mendagri Lantik Penjabat Gubernur Sumatera Utara
Nahkoda KM Sinar Bangun Diamankan
Forkopimda Kabupaten Demak Gelar Halal Bi Halal
Dandim 0716/Demak Tekankan Netralitas Dalam Apel Pengecekan Personel Jelang Pilkada
Pencarian Korban KM Sinar Bangun Terkendala Kedalaman Danau Toba
Kodim 0716/Demak Gelar Apel Pengecekan Usai Cuti Lebaran
Arus Balik Di Jalan Arteri Karawang Padat Merayap
Daftar Korban Hilang KM Sinar Bangun
Mendagri Lantik Plt Gubernur Jawa Barat
Jasad Seorang Wanita Ditemukan Dalam Perut Ular Sanca
Perempuan Ditelan Ular Sanca
Kronologi Perempuan Tewas Dimakan Ular
Truk Sampah Dinas LH DKI Hampir Jatuh Dari Jalan Tol Layang
Mahasiswa UMK Kembangkan Kap Lampu Bertema Kebangsaan Dan Pluralisme
Ringankan Beban Warga Kurang Mampu, Koramil 01/Demak Buat Jamban Sehat
Babinsa Koramil 02/Bonang Bantu Bagikan Sembako Saat Jelang Lebaran
Koramil 02/Bonang Bersama FKU Dan Umaroh Bersinergi Ciptakan Kebaikan Dan Kedamaian
Prajurit Kodim 0716/Demak Tes Urine Secara Acak
Babinsa Terus Dampingi Petani Saat Pengubinan
Tausiyah Gus Ghofur Dalam Peringatan Nuzulul Quran Di UMK
Danramil 05/Mijen Tekankan Pentingnya Membaca Dan Mengamalkan Al-Quran Dalam Kehidupan Sehari-hari
jQuery Slider

Comments

Archives :20182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 6.177.161 Since: 07.04.14 | 0.5989 sec