YouTube Facebook Twitter RSS
25 Sep 2018, 0

Nusantara

Presiden Sebut Pengembangan Borobudur Tingkatkan Kunjungan Wisman

Friday, 29 January 2016 | View : 267

siarjustisia.com-MAGELANG.

Presiden RI ke-7, Ir. H. Joko Widodo yang akrab disapa “Jokowi”  berharap rencana pengembangan destinasi wisata Candi Borobudur dapat meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia.

"Saya ke sini mau mendengar paparan di lapangan sehingga bisa memutuskan langsung, karena di sini ada badan pengelola, ada provinsi terkait, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta dan kementerian terkait," kata Presiden Jokowi di Kompleks Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Provinsi Jawa Tengah (Jateng), Jumat (29/1/2016).

Rencana pengembangan tersebut diharapkan dapat menambah jumlah kunjungan wisman pada 2019 menjadi 20 juta pengunjung atau dua kali lipat dari 2015.

Presiden mengatakan, jumlah kunjungan wisman ke Borobudur pada 2014 mencapai 250 ribu orang sementara pengunjung domestik sebanyak 2,2 juta orang.

"Data yang saya terima pada 2014 jumlah wisatawan yang datang sebesar 250 ribu orang dan wisatawan nusantara kurang lebih 2,2 juta orang," ucap Presiden.

Presiden menjelaskan, Borobudur adalah mahakarya budaya dunia yang harus terus dilestarikan.

Dengan adanya Borobudur, menurut Presiden, dapat menjadi penggerak ekonomi masyarakat di sekitar kawasan.

Menurut Presiden, potensi pasar wisatawan mancanegara yang dapat mengunjungi borobudur sangat besar, terutama dari Malaysia, Taiwan, Singapura, Jepang, Amerika Serikat, Inggris, Hongkong, Belanda, Jerman, Brunei, dan China.

"Saya melihat potensi pasarnya masih sangat terbuka, terutama berasal dari Malaysia, Taiwan, Singapura, Jepang, Amerika, Inggris, Hongkong, Belanda Jerman, Brunei, dan jangan dilupakan juga dari China," kata Presiden Jokowi.

Oleh karena itu, Presiden mengarahkan kepada para menteri dan pejabat terkait untuk mempersiapkan seluruh hal secara baik, dan meminta kementerian dapat berintegrasi dan koordinasi dengan pihak provinsi dalam memperbaiki aksesibilitas.

Presiden juga meminta keterhubungan sarana dan prasarana Candi Borobudur dengan kawasan wisata lain, yaitu Candi Prambanan dan situs manusia purba Sangiran dapat ditingkatkan.

Pemerintah tengah berupaya mengembangkan sepuluh kawasan pariwisata di Indonesia, yaitu Candi Borobudur, Tanjung Kelayang, Tanjung Lesung, Kepulauan Seribu, Borobudur, Bromo, Mandalika, Pulau Komodo, Wakatobi dan Morotai.

Presiden juga telah meminta Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Pupera) untuk mendukung pembangunan infrastruktur wisata guna mendatangkan lebih banyak wisatawan mancanegara.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta, agar Candi Borobudur dan kawasan di sekitarnya dilengkapi dengan fasilitas pendukung sekelas bintang empat.

Presiden Jokowi menggelar rapat terbatas tentang Percepatan Pembangunan Daerah Pariwisata Nasional Candi Borobudur di sekitar Candi Borobudur yang terletak di Magelang, Jawa Tengah, dan berbatasan dengan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Jumat (29/2/2016).

Pada kesempatan itu, Presiden meminta agar dipersiapkan fasilitas dan pelayanan dengan standar internasional, termasuk juga memperiapkan toilet dengan standar bintang empat.

"Meskipun itu untuk umum, tapi bintang empat. Tapi, juga dijaga, dirawat, harian harus dikontrol. Standar-standar itu yang kita inginkan," ujar Presiden.

Terkait dengan atraksi seni budaya, Presiden meminta agar dipersiapkan koreografi yang baik, tentunya dengan koreografer yang berkualitas dan juga menggunakan kurator.

"Sehingga, yang dilihat di sini tidak hanya Borobudur, tapi juga atraksi seni budaya juga bisa dimunculkan," ucap Presiden.

Presiden mendapatkan informasi bahwa atraksi tarian hanya digelar satu kali dalam setahun. Sebaiknya, ucap Presiden, atraksi digelar setiap pekan.

"Saya kira kalau diurut kabupaten se-Jateng dan DIY sudah lebih dari cukup. Kalau mau melebar se-Indonesia. Lebih banyak lagi produk-produk atraksi yang bisa kita munculkan," ucap Presiden.

Presiden mengarahkan, agar pengelolaan kawasan Candi Borobudur diperbaiki manajemennya. Mesti belum mendengar secara jelas, tapi Presiden mendengar informasi secara sayup-sayup ada empat manajemen yang terlibat.

"Kalau kapal nahkodanya empat, biasanya memutuskannya bingung. Nah, ini yang harus kita putuskan, juga masalah yang berkaitan dengan zonasi dan lain-lainnya," ujar Presiden.

Presiden Joko Widodo menggelar rapat terbatas tentang Percepatan Pembangunan Daerah Pariwisata Nasional Candi Borobudur yang terletak di Magelang, Jawa Tengah.

Presiden Jokowi dalam rapat yang digelar di kawasan Candi Borobudur, Jumat (29/1/2016), tidak hanya membahas soal pengembangan Candi Borobudur saja.

Sebelum memulai rapat, Presiden Joko Widodo meninjau langsung Candi Borobudur dan sekitarnya.

"Borobudur adalah mahakarya budaya dunia dan sudah diakui oleh UNESCO sebagai warisan budaya dunia," ucap Presiden.

Saat memberi pengantar pada rapat, Presiden menyampaikan bahwa Candi Borobudur harus terus dilestarikan dan dijadikan destinasi yang bermanfaat bagi masyarakat.

"Saya minta pengembangan Borobudur ini disiapkan dengan baik, terintegrasi antar kementerian dengan provinsi. Dan baik itu berkaitan dengan aksesibilitas, terintegrasi dengan kawasan wisata yang lain, seperti Prambanan, yang juga warisan budaya," kata Presiden.

Rapat terbatas itu diikuti dan dihadiri oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman RI ke-4 mulai menjabat 12 Agustus 2015, Dr. Rizal Ramli, Menteri Sekretaris Negara Kabinet Kerja sejak 27 Oktober 2014, Prof. Dr. Pratikno, M.Soc.Sc., Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Dalam Negeri Indonesia ke-29 mulai menjabat 27 Oktober 2014, Tjahjo Kumolo, S.H., Menteri Luar Negeri Indonesia 2014-2019 dalam kabinet kerja Jokowi-JK, Retno Lestari Priansari Marsudi, Menteri Keuangan Prof. Dr. Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro, S.E., M.U.P., Ph.D., Menteri Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara (PAN) dan Reformasi Birokrasi Indonesia ke-15 pada Kabinet Kerja (2014-2019) mulai menjabat 27 Oktober 2014, Dr. Yuddy Chrisnandi, serta Menteri Koperasi Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Menkop dan UKM) yang sejak tanggal 27 Oktober 2014 dijabat oleh AAGN Puspayoga.

Selain itu, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ke-7 yang mulai menjabat sejak 27 Oktober 2014, Rini Mariani Soemarno Soewandi, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Republik Indonesia pada Kabinet Kerja (2014-2019) Rudiantara, Menteri Pariwisata pada Kabinet Kerja Jokowi-JK, Dr. Ir. Arief Yahya, M.Sc., Kepala Staf Kepresidenan Indonesia sejak 2 September 2015 Teten Masduki, dan Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) mulai menjabat 26 Januari 2015, Triawan Munaf.

See Also

Polisi Sebut Mobilnya Berhenti Mendadak Soal Al Ghazali Pingsan
TNI AL Bentuk Tim Selidiki Kebakaran KRI Rencong 622
Kronologi Terbakar Dan Tenggelamnya KRI Rencong 622
TNI AL Sebut Seluruh Awak KRI Rencong 622 Selamat
Mahasiswa Diminta Tumbuhkan Budaya Menulis
Tim Mahad Aly TBS Lakukan Pengukuran Arah Kiblat
MA. TBS Salurkan Donasi Melalui LAZISNU Dan BPDB
MA AL Ahrom Dapat Wasbang Dari Danramil 09/Karangtengah
Dandim 0716/Demak Hadiri Apel Kehormatan Dan Malam Renungan Suci Di TMP Cahaya Ratna Bintarum
Babinsa Jungpasir Bersama Warga Binaannya Lakukan Doa Bersama Menjelang HUT RI Ke-73
Upacara Detik-Detik Proklamasi Peringatan HUT RI Ke-73 Di Demak
Upacara Penurunan Bendera HUT RI Ke-73 Di Alun-Alun Simpang Enam Demak
Dandim 0716/Demak Berikan Penghargaan Kepada 4 Babinsa Teladan
Kodim 0716/Demak Cek Kesediaan Pangan Di Wilayah Binaan
Babinsa Koramil 01/Demak Kota Bantu Pembuatan Gapura
Peringatan HUT Pramuka Ke-57
Pengukuhan Paskibraka Demak
Kodim 0716/Demak Meriahkan HUT Kemerdekaan RI Ke-73 Dengan Berbagai Lomba Tradisional
Kodim 0716/Demak Dan Polres Kirim Bantuan Ke Lombok
Batuud Koramil 10/Guntur Hadiri Lokakarya Mini Kesehatan
Tingkatkan Kemampuan Menembak, Kodim 0716/Demak Lakukan Perbaikan Lapangan Tembak
Apel Akbar HUT Ke-73 Dan Peringatan Hari Pramuka Ke-57 Kwartir Cabang Demak Digelar
Danramil 09/Karangtengah Sebagai Pembina Upacara Pembukaan Jambore
Danramil 11/Sayung Berikan Materi Wasbang Dan Bela Negara Kepada Anggota Banser
Lombok Diguncang Gempa Lagi 6,2 Skala Richter
jQuery Slider

Comments

Archives :20182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 6.636.549 Since: 07.04.14 | 0.6812 sec