YouTube Facebook Twitter RSS
16 Jul 2018, 0

Ekonomi

Gubernur DKI Jakarta Ingin Ancol Berkelas Internasional

Wednesday, 16 March 2016 | View : 619

siarjustisia.com-JAKARTA.

Gubernur DKI Jakarta ke-17 yang mulai menjabat sejak 19 November 2014, Ir. Basuki Tjahaja Purnama, M.M. yang akrab disapa "Ahok" menginginkan agar Taman Impian Jaya Ancol/Ancol Dreamland, objek wisata yang berlokasi di wilayah Jakarta Utara, Jl. Lodan Timur No.7, Ancol Bay City, Kelurahan Ancol, Pademangan, Jakarta, Provinsi DKI Jakarta dapat menjadi wahana hiburan berkelas internasional.

"Saya ingin sekali Taman Impian Jaya Ancol itu jadi taman hiburan berkelas internasional. Maka dari itu, mulai sekarang kami akan pelajari strateginya," ungkap mantan Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta masa jabatan 1 Juni 2014-22 Juli 2014 di Balai Kota DKI, Jl. Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (16/3/2016).

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama berencana menjual saham PT. Pembangunan Jaya Ancol (PJA) Tbk. ke publik. ‎Pria yang karib disapa Ahok itu ingin saham Ancol dibeli perusahaan sekelas Disney.

Namun, mantan anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi Golkar masa jabatan 1 Oktober 2009-26 April 2012 ini mengaku hanya akan melepas saham Ancol ke perusahaan luar negeri. Dia ingin Ancol memiliki standar internasional.

Menurut pria yang akrab disapa Ahok itu, salah satu cara yang dilakukan untuk mencapai tujuan tersebut, yaitu dengan menjual saham kepada dunia internasional.

Akan tetapi, untuk penjualannya tetap harus menunggu waktu yang tepat agar bernilai tinggi.

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, alias Ahok berencana melepas saham salah satu BUMD yakni PT. Pembangunan Jaya Ancol (PJA) Tbk. Ahok, sapaan Basuki Tjahaja Purnama, tertarik menjual saham PT. PJA Tbk. ke pihak luar negeri seperti Disneyland.

"Saya lebih menginginkan ada strategic partner. Rencananya, kami ingin mengajak pengembang wahana hiburan kelas internasional, seperti Disney Land untuk menanam saham di PT. Pembangunan Jaya Ancol Tbk.," papar mantan anggota DPRD Belitung Timur Fraksi PPIB periode 2004-2005 itu.

"Kita akan pelajari, tapi intinya saya ingin perusahaan BUMD seperti Ancol itu kalau mau right issue strategic partner masuk. Misalnya Disneyland dari Jepang, dari Hong Kong, atau apa land dari Korea Selatan, dari Amerika Serikat, dan dari Eropa masuk, baru saya mau," tambah mantan anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi Golkar masa jabatan 1 Oktober 2009-26 April 2012 ini, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (15/3/2016).

Lebih lanjut, mantan Bupati Belitung Timur ke-1 masa jabatan 3 Agustus 2005-22 Desember 2006 itu mengaku tidak ingin saham hanya dijual kepada pengusaha dari dalam negeri saja. Dengan begitu, Taman Impian Jaya Ancol benar-benar bisa berubah menjadi taman hiburan berkelas internasional.

"Saya tidak mau kalau cuma dibeli oleh perusahaan dalam negeri. Saya maunya perusahaan dari luar negeri juga masuk, sehingga standarnya juga naik jadi berkelas internasional," terang mantan Bupati Belitung Timur ke-1 masa jabatan 3 Agustus 2005-22 Desember 2006, Basuki Tjahaja Purnama.

"Kalau cuma dibeli dari perusahaan dalam negeri saya tidak mau. Saya maunya uang luar negeri masuk, otomatis standar kita jadi internasional, ada jaringan internasional juga menarik turis, secara tidak langsung promosi turis," imbuh mantan anggota DPRD Belitung Timur Fraksi PPIB periode 2004-2005.

Selain itu, mantan politikus Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) dan Partai Golongan Karya (Golkar) ini mengungkapkan cara tersebut juga sekaligus dapat dimanfaatkan sebagai ajang promosi Taman Impian Jaya Ancol kepada dunia internasional untuk menarik wisatawan mancanegara.

Dengan menjualnya ke luar negeri, otomatis pihak asing akan membantu mengembangkan kawasan Ancol dengan menggunakan standar internasional. Dengan begitu, Ancol akan menarik turis mancanegara lebih banyak lagi. Sebab, perusahaan yang memiliki jaringan internasional itu secara otomatis langsung melakukan promosi ke sejumlah negara luar. Sehingga dapat berdampak positif terhadap objek wisata dan menarik turis asing untuk datang ke sana.

"Secara tidak langsung promosi turis. Otomatis Tokyo Disneyland akan bilang dong, kami punya standar yang mirip di Ancol (misalnya). Dia punya saham, dia juga setor modal. Konsepnya seperti itu sih," tutur mantan Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta masa jabatan 1 Juni 2014-22 Juli 2014 ini, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Sebagai informasi, pada 2 Juli 2004, Ancol melakukan go public dan mengganti statusnya menjadi PT. Pembangunan Jaya Ancol, Tbk. dengan status kepemilikan saham Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memiliki saham sebesar 72 persen di PT. Pembangunan Jaya Ancol (PJA) Tbk. Sedangkan sisanya dimiliki oleh PT. Pembangunan Jaya Ancol (PJA) Tbk. sebesar 18 persen dan 10 persen oleh masyarakat/publik. Sebelumnya, sejalan dengan peningkatan kinerja, pada tahun 1992 status Badan Pelaksana Pembangunan (BPP) Proyek Ancol diubah menjadi PT. Pembangunan Jaya Ancol sesuai dengan akta perubahan No.33 tanggal 10 Juli 1992, sehingga terjadi perubahan kepemilikan dan prosentase kepemilikan saham, yakni 20% dimiliki oleh PT. Pembangunan Jaya Ancol dan 80% dimiliki oleh Pemda DKI Jakarta.

See Also

Babinsa 12/Mranggen Bantu Petani Sukseskan Swasembada Pangan
Dandim 0716/Demak Bersama LBB Panen Raya Dan Masyarakat Desa Ruwit
Panen Padi L-58 Aromatik Kodim 0716/Demak Dan Lumbung Banyu Bumi
Dandim 0716/Demak Bersama Masyarakat Panen Raya Demlot
Kodim 0716/Demak Buka Stand Pasar Murah
Koperasi Dinilai Penting Untuk Menunjang Pengembangan Usaha Batik Bakaran
Babinsa Kodim 0716/Demak Perkuat Alsintan Dengan Diklat
Mengoptimalkan LTT Dengan Pemanfaatan Alsintan
Kembangkan Jenis Usaha Yang Unik Dan Berbeda
Harga Pertalite Naik Rp 200 Per Liter
Usaha Sergab Kodim 0716/Demak Di Kala HPP Lebih Rendah Dari Pasar
Bertebaran Padi Di Halaman Kodim 0716/Demak
Bank Sampah Jadi Berkah Bagi Anggota Kodim 0716/Demak
Kodim 0716/Demak Terapkan Teknologi Baru Di Bidang Pertanian
Tim Sergab Kodim 0716/Demak Terus Genjot Serap Beras Ke Bulog
Cegah Penyelewengan, Babinsa Dampingi Pembagian Beras Rastra Yang Layak Konsumsi
Dokter Terkaya Amerika Serikat Beli Surat Kabar LA Times Rp 6,8 Triliun
Dandim 0716/Demak Panen Raya Di Ds. Mijen
Danramil 09/Karangtengah Berharap Pendistribusian Pupuk Tepat Sasaran
Danramil 03/Wonosalam Bersama Forkopimcam Panen Raya Padi
Presiden Joko Widodo Tinjau Proyek Padat Karya Di Dharmasraya
Pasar Saham Australia Dibuka Turun Tajam
5 Maskapai Penerbangan Terbaik Di Dunia
Penjualan Mobil Terbanyak Tahun 2017
Bebas Bea Masuk Belanja Dari Luar Negeri Naik
jQuery Slider

Comments

Archives :20182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 6.273.742 Since: 07.04.14 | 0.5917 sec