YouTube Facebook Twitter RSS
23 Jan 2018, 0

Internasional

Malaysia Tangkap 15 Orang Terduga Anggota ISIS

Saturday, 26 March 2016 | View : 7367
Tags : Isis, Malaysia

siarjustisia.com-KUALA LUMPUR.

Kepolisian Kerajaan Malaysia atau Polis Diraja Malaysia telah menangkap 15 orang terduga anggota kelompok teroris Negara Islam Suriah dan Irak (ISIS) atau Negara Islam Irak dan Syam (ISIS) atau Negara Islam atau Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) atau Islamic State (IS) atau The Islamic State of Iraq and the Levant (ISIL) atau Islamic State of Iraq and Syria atau Islamic State of Iraq and al-Sham (ISIS) yang lebih dikenal dengan Islamic State (IS) atau Negara Islam (IS) yang diduga berusaha mendapatkan senjata kimia untuk membuat bom dan merencanakan serangan.

Kepala Polisi Nasional Malaysia Khalid Abu Bakar pada Kamis (24/3/2016) malam mengatakan bahwa ke-15 terduga, berusia antara 22-49 tahun, dan empat diantaranya perempuan, seorang anggota polisi, teknisi pesawat, tokoh Masjid, dan seorang pelajar.

Ke-15 orang itu ditangkap dalam periode tiga hari di Kuala Lumpur dan enam negara bagian. Mereka disebut mendapatkan perintah untuk menjalankan serangan oleh seorang pria Malaysia anggota kelompok teroris Negara Islam Suriah dan Irak (ISIS) atau Negara Islam Irak dan Syam (ISIS) atau Negara Islam atau Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) atau Islamic State (IS) atau The Islamic State of Iraq and the Levant (ISIL) atau Islamic State of Iraq and Syria atau Islamic State of Iraq and al-Sham (ISIS) yang lebih dikenal dengan Islamic State (IS) atau Negara Islam (IS) di Suriah.

Penangkapan ini terjadi setelah insiden Bom Brussel di Belgia, Selasa (22/3/2016) lalu oleh milisi Islam yang menewaskan 31 orang dan melukai 270 lainnya.

Khalid Abu Bakar mengatakan kelompok ini merencanakan untuk melarikan dua tersangka teror asing untuk keluar dari Malaysia ke sebuah negara di Asia Tenggara. Mereka juga terlibat dalam usaha mencari dana untuk kelompok militan di Selatan Filipina, dan juga sedang merekrut anggota baru.

Sementara empat orang perempuan berencana ke Suriah untuk bergabung dengan kelompok teroris Negara Islam Suriah dan Irak (ISIS) atau Negara Islam Irak dan Syam (ISIS) atau Negara Islam atau Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) atau Islamic State (IS) atau The Islamic State of Iraq and the Levant (ISIL) atau Islamic State of Iraq and Syria atau Islamic State of Iraq and al-Sham (ISIS) yang lebih dikenal dengan Islamic State (IS) atau Negara Islam (IS). (ap)

See Also

Pemimpin Oposisi Zimbabwe Tewas Dalam Kecelakaan Helikopter Di Amerika Serikat
2 WNI Sandera Abu Sayyaf Dibebaskan
Bom Ganda Bunuh Diri Tewaskan 38 Orang Di Baghdad
Myanmar Bebaskan Dua Jurnalis Asing
Serangan Gereja Di Kairo Tewaskan 10 Orang
Stasiun Kereta Baru Di Yerusalem Akan Dinamai Donald John Trump
Ledakan Di Kantor Berita Afghanistan
Israel Pesan Ratusan Jet Temput Berteknologi Mutakhir
Kaisar Jepang Akihito Berulang Tahun
128 Negara Anggota PBB Tolak Keputusan Donald Trump Tentang Yerusalem
Tekanan Berat Bintang K-pop Shinee Kim Jong-hyun
Wakil PM Inggris Diminta Mundur Terkait Skandal Pornografi
Turki Sesalkan Veto AS Soal Yerusalem
Perwakilan Nahdlatul Ulama Dan Wahid Foundation Temui Dubes Amerika Serikat
Parlemen Australia Setuju Pernikahan Sesama Jenis
Pidato Lengkap Donald Trump Saat Akui Yerusalem Ibu Kota Israel
Amerika Serikat Segera Memulai Proses Pemindahan Kedubesnya
Inggris Tidak Setuju Dengan Keputusan AS Soal Jerusalem
Amerika Serikat Akan Memulai Rencana Pemindahan Kedutaan Besarnya
Yordania Tolak Sikap Donald Trump Soal Yerusalem
Warga Korea Utara Gelar Perayaan Massal Uji Coba Rudal Hwasong 15
Mantan Penasihat Keamanan Presiden AS Didakwa Bohongi FBI Terkait Rusia
Militer Suriah Tembakkan Rudal Ke Jet Tempur Israel
Badai Hujan Dan Petir Berlanjut Di Melbourne
Warga AS Dipenjara Seumur Hidup Atas Pembunuhan Wanita Jepang
jQuery Slider

Comments

Archives :20182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 5.232.786 Since: 07.04.14 | 2.1391 sec