YouTube Facebook Twitter RSS
18 Jun 2019, 0

Internasional

Malaysia Tangkap 15 Orang Terduga Anggota ISIS

Saturday, 26 March 2016 | View : 7857
Tags : Isis, Malaysia

siarjustisia.com-KUALA LUMPUR.

Kepolisian Kerajaan Malaysia atau Polis Diraja Malaysia telah menangkap 15 orang terduga anggota kelompok teroris Negara Islam Suriah dan Irak (ISIS) atau Negara Islam Irak dan Syam (ISIS) atau Negara Islam atau Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) atau Islamic State (IS) atau The Islamic State of Iraq and the Levant (ISIL) atau Islamic State of Iraq and Syria atau Islamic State of Iraq and al-Sham (ISIS) yang lebih dikenal dengan Islamic State (IS) atau Negara Islam (IS) yang diduga berusaha mendapatkan senjata kimia untuk membuat bom dan merencanakan serangan.

Kepala Polisi Nasional Malaysia Khalid Abu Bakar pada Kamis (24/3/2016) malam mengatakan bahwa ke-15 terduga, berusia antara 22-49 tahun, dan empat diantaranya perempuan, seorang anggota polisi, teknisi pesawat, tokoh Masjid, dan seorang pelajar.

Ke-15 orang itu ditangkap dalam periode tiga hari di Kuala Lumpur dan enam negara bagian. Mereka disebut mendapatkan perintah untuk menjalankan serangan oleh seorang pria Malaysia anggota kelompok teroris Negara Islam Suriah dan Irak (ISIS) atau Negara Islam Irak dan Syam (ISIS) atau Negara Islam atau Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) atau Islamic State (IS) atau The Islamic State of Iraq and the Levant (ISIL) atau Islamic State of Iraq and Syria atau Islamic State of Iraq and al-Sham (ISIS) yang lebih dikenal dengan Islamic State (IS) atau Negara Islam (IS) di Suriah.

Penangkapan ini terjadi setelah insiden Bom Brussel di Belgia, Selasa (22/3/2016) lalu oleh milisi Islam yang menewaskan 31 orang dan melukai 270 lainnya.

Khalid Abu Bakar mengatakan kelompok ini merencanakan untuk melarikan dua tersangka teror asing untuk keluar dari Malaysia ke sebuah negara di Asia Tenggara. Mereka juga terlibat dalam usaha mencari dana untuk kelompok militan di Selatan Filipina, dan juga sedang merekrut anggota baru.

Sementara empat orang perempuan berencana ke Suriah untuk bergabung dengan kelompok teroris Negara Islam Suriah dan Irak (ISIS) atau Negara Islam Irak dan Syam (ISIS) atau Negara Islam atau Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) atau Islamic State (IS) atau The Islamic State of Iraq and the Levant (ISIL) atau Islamic State of Iraq and Syria atau Islamic State of Iraq and al-Sham (ISIS) yang lebih dikenal dengan Islamic State (IS) atau Negara Islam (IS). (ap)

See Also

Mantan PM Australia Bob Hawke Wafat
Filipina Tarik Dubes Dan Konsul Dari Kanada
17 Tentara Niger Tewas Diserang Teroris
Laut China Selatan Tegang
Presiden AS Pecat Direktur Dinas Rahasia
Kapal China Dekati Pulau Filipina
Pangkalan Militer Yaman Diserang Gerakan Houthi
Penutupan Pelayanan Pemerintah AS
Ketua Bank Sentral AS Ingatkan Dampak Negatif Penutupan Berkepanjangan Pemerintah
Raja Malaysia Mengundurkan Diri
Thailand Dilanda Badai Pabuk
Warga Kelas Menengah Australia Akan Kian Sulit Dapat Kredit Perumahan
Donald Trump Kunjungi Militer AS Di Irak
Kota Surabaya Raih Guangzhou Awards 2018
Dubes Indonesia Untuk Arab Saudi Benarkan Rilis Soal Rizieq Shihab Darinya
Dunia Kembali Dihantui Era Perang Dingin
2 Negara Eropa Kecam Rencana Amerika Serikat Keluar Dari Perjanjian INF
Rusia Tuding Amerika Serikat Bermain Kasar
Presiden AS Batalkan Perjanjian Nuklir 1987 Dengan Rusia
Terlibat Skandal Gratifikasi Seks, Pejabat Imigrasi Singapura Diadili
Teleskop NASA Temukan 2 Planet Baru
Najib Razak Ditahan SPRM
Mantan PM Malaysia Ditahan
Najib Razak Ditahan KPK Malaysia
3 Kapal Perang Jepang Bersandar Di Pelabuhan Tanjung Priok
jQuery Slider

Comments

Archives :201920182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 7.990.413 Since: 07.04.14 | 0.5587 sec