YouTube Facebook Twitter RSS
21 Jul 2019, 0

Hukum

Polisi Periksa 30 Saksi Pembakaran Rutan Bengkulu

Monday, 28 March 2016 | View : 398
Tags : Bengkulu

siarjustisia.com-BENGKULU.

Kepolisian Daerah Bengkulu memeriksa 30 tahanan Rumah Tahanan Negara Malabero Kota Bengkulu sebagai saksi tindak kriminal pembakaran rutan yang terjadi pada Jumat (25/3/2016).

Sebanyak 14 dari 17 orang yang ditetapkan sebagai tersangka pembakaran dan pelaku kerusuhan di Rumah Tahanan Negara Malabero Kota Bengkulu merupakan tahanan tindak pidana narkotika dan obat-obatan terlarang.

Kepala Kepolisian Daerah Bengkulu, Brigjen Pol M Ghufron, di Bengkulu, Senin (28/3/2016), mengatakan pemeriksaan akan terus dikembangkan sampai seluruh pelaku dapat dijerat dengan hukum yang berlaku karena telah menyebabkan seluruh ruang tahanan rutan hangus terbakar dan lima tahanan tewas akibat kejadian tersebut.

"Selain saksi dari tahanan, kita juga lihat dari gambar CCTV yang ada di rutan," kata dia.

Dari keterangan saksi dan rekaman CCTV yang ada di rutan, kepolisian telah menetapkan 17 orang tersangka baik provokator, pelaku pembakaran dan pelaku kerusuhan.

Dari keterangan saksi, dan rekaman televisi sirkuit atau CCTV yang ada di rutan, kepolisian menetapkan 17 orang tersangka dengan pengelompokan yakni sebagai provokator, pelaku pembakaran dan pelaku kerusuhan.

"Kita akan terus kembangkan, jika ada tahanan yang terekam CCTV, kita akan ambil keterangan dari dia," kata Kapolda.

Dari 17 tersangka tersebut, tiga orang di antaranya memiliki peran penting terkait peristiwa tersebut, yakni EK yang diduga sebagai provokator. Dua tahanan lainnya yakni, N dan M diduga melakukan perusakan rutan.

"Tersangka pelaku pembakaran berinisial M dan N, sedangkan provokator berinisial EK," kata Kapolda Bengkulu tersebut.

Latar belakang aksi pembakaran, kata dia, sedang didalami oleh penyidik kepolisian, yakni adanya solidaritas sesama tahanan terkait penangkapan salah seorang tahanan saat tim Badan Narkotika Nasional Provinsi Bengkulu menggeledah rutan.

Kepala Kepolisian Daerah Bengkulu, Brigjen Pol M Ghufron, di Bengkulu, Senin, mengatakan tersangka tersebut terlibat karena adanya solidaritas sesama tahanan terkait penangkapan salah seorang tahanan usai tim Badan Narkotika Nasional Provinsi Bengkulu menggeledah rutan.

"Lazimnya penyelidikan, kalau dari fakta yang ada, bisa bertambah atau tidak," kata dia.

Akibat pembakaran rutan tersebut, lima penghuni rutan tewas terbakar di dalam ruang tahanan nomor tujuh blok tahanan narkoba.

Kebakaran yang menghanguskan seluruh ruang tahanan di Rutan Malabero yang berlokasi di Kelurahan Sumur Meleleh, Kota Bengkulu, itu terjadi pada Jumat (25/3/2016), sekitar pukul 21.30 WIB. Kebakaran Rumah Tahanan Negara Malabero Kota Bengkulu yang terjadi sekitar pukul 21.30 WIB itu, mengakibatkan lima korban tewas terbakar, dan sejumlah orang terluka.

Akibat kejadian tersebut lima penghuni rutan tewas terbakar di dalam ruang tahanan nomor tujuh blok tahanan narkoba.

Keluarga korban tewas terbakar saat kebakaran Rumah Tahanan Negara Malabero Kota Bengkulu Jumat (25/3/2016) malam lalu memadati Rumah Sakit M. Yunus yang menjadi tempat jenazah-jenazah itu dievakuasi.

Beberapa keluarga korban juga mendatangi Posko Tim DVI antemortem dan postmortem Polda Bengkulu yang berada di RS Bhayangkara Kota Bengkulu.

Salah seorang keluarga korban, Feri Azami, bersama keluarga korban lainnya, mendatangi rumah sakit untuk memastikan apakah jasad korban adalah anggota keluarga mereka sebelum dibawa ke rumah duka.

"Kami ingin melihat adik yang menjadi korban tewas, makanya ke sini," kata Feri Azami.

Feri Azami menjelaskan adik iparnya yang bernama Medi Satria menjalani hukuman di Rutan Malabero akibat terlibat kasus narkoba dan sudah mendekam di penjara sekitar dua tahun.

Medi adalah warga RT14 Kelurahan Lempuing, Kota Bengkulu. Dia meninggalkan seorang istri dan tiga anak.

"Tiga orang sudah diidentifikasi oleh TIM DVI Polri, dan pagi ini jenazah sudah diserahkan ke pihak keluarga," katanya.

Korban yang tewas adalah Agung Nugraha, Heru Biliantoro, Agus Purwanto, Hendra Nopiandi, dan Medi Satria. Tiga korban tersebut atas nama Agung Nugraha, Agus Purwanto, dan Heru Biliantoro. Agus Purwanto diserahkan ke pihak keluarga pada Minggu (27/3/2016), sementara Agung Nugraha dan Heru Biliantoro diserahkan pada Senin (28/3/2016) pagi.

Jumlah seluruh narapidana dan tahanan di Rutan Malabero adalah 259 orang. Selain lima orang tewas, satu orang dibawa ke Badan Narkotika Nasional Provinsi Bengkulu, dan satu lagi dirawat di RS M Yunus. Sedangkan 252 tahanan lainnya dievakuasi ke Lembaga Permasyarkatan Kelas 1A Bentiring, Kota Bengkulu.

Rutan Malabero baru saja berganti status dari Lembaga Permasyarakatan setelah pemerintah membangun LP Bentiring dan memindahkan lebih 500 narapidana dari Rutan itu awal bulan ini. (ant/jos)

See Also

Kronologi Penangkapan Nunung Dan Suaminya
Komedian Nunung Ditangkap Terkait Kasus Narkoba
Hasil Rapat MK Soal Penerimaan Gugatan Pilpres Pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno
Susunan Tim Kuasa Hukum Pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno
Hashim Djojohadikusumo Penanggung Jawab Gugatan Pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno Ke MK
Anggota Brimob Sipit Yang Dituduh Dari China Tegaskan Asli Indonesia
BPN Prabowo Subianto-Sandiaga Uno Daftarkan Gugatan Hasil Pilpres Ke MK Malam Nanti
MK Putuskan Gugatan Pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno Maksimum 14 Hari
Densus 88 Antiteror Tangkap 29 Terduga Teroris Berencana Ledakkan Bom
Sepanjang Tahun 2019, Polri Tangkap 68 Terduga Teroris Jaringan JAD
KPK Geledah Kantor Ditjen PSDKP
KPK Geledah Kantor PT. Daya Radar Utama
KPK Lelang Rumah Mewah Mantan Ketua DPRD Dan Bupati Bangkalan
Dukun Cabul Di Garut Diancam 15 Tahun Bui
Kalapas Dan 13 Petugas Lapas Nusakambangan Dicopot
Ketua Umum AKKMI Pertanyakan KSOP Mengutip PNBP
Keberadaan Lembaga KSOP Dinilai Masih Perlu Payung Hukum
AKKMI Soroti Legalitas Kantor Syahbandar Dan Otoritas Pelabuhan
AKKMI Dan APDHI Selenggarakan Seminar Nasional Pertanyakan Keamanan & Keselamatan Pelayaran
Syahbandar Miliki Peran Penting Dalam Mendukung Keamanan Dan Keselamatan Pelayaran
Pembentukan Syahbandar Utama & KSOP Disoroti
Legalitas KSOP Di Seluruh Pelabuhan Dipertanyakan
KPK Panggil Setya Novanto Sebagai Saksi
KPK Periksa Staf Khusus Menteri Agama
KPK Periksa Direktur SDM Adhi Karya
jQuery Slider

Comments

Archives :201920182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 8.114.812 Since: 07.04.14 | 0.825 sec