YouTube Facebook Twitter RSS
18 Jan 2019, 0

Hukum

Polisi Periksa 30 Saksi Pembakaran Rutan Bengkulu

Monday, 28 March 2016 | View : 361
Tags : Bengkulu

siarjustisia.com-BENGKULU.

Kepolisian Daerah Bengkulu memeriksa 30 tahanan Rumah Tahanan Negara Malabero Kota Bengkulu sebagai saksi tindak kriminal pembakaran rutan yang terjadi pada Jumat (25/3/2016).

Sebanyak 14 dari 17 orang yang ditetapkan sebagai tersangka pembakaran dan pelaku kerusuhan di Rumah Tahanan Negara Malabero Kota Bengkulu merupakan tahanan tindak pidana narkotika dan obat-obatan terlarang.

Kepala Kepolisian Daerah Bengkulu, Brigjen Pol M Ghufron, di Bengkulu, Senin (28/3/2016), mengatakan pemeriksaan akan terus dikembangkan sampai seluruh pelaku dapat dijerat dengan hukum yang berlaku karena telah menyebabkan seluruh ruang tahanan rutan hangus terbakar dan lima tahanan tewas akibat kejadian tersebut.

"Selain saksi dari tahanan, kita juga lihat dari gambar CCTV yang ada di rutan," kata dia.

Dari keterangan saksi dan rekaman CCTV yang ada di rutan, kepolisian telah menetapkan 17 orang tersangka baik provokator, pelaku pembakaran dan pelaku kerusuhan.

Dari keterangan saksi, dan rekaman televisi sirkuit atau CCTV yang ada di rutan, kepolisian menetapkan 17 orang tersangka dengan pengelompokan yakni sebagai provokator, pelaku pembakaran dan pelaku kerusuhan.

"Kita akan terus kembangkan, jika ada tahanan yang terekam CCTV, kita akan ambil keterangan dari dia," kata Kapolda.

Dari 17 tersangka tersebut, tiga orang di antaranya memiliki peran penting terkait peristiwa tersebut, yakni EK yang diduga sebagai provokator. Dua tahanan lainnya yakni, N dan M diduga melakukan perusakan rutan.

"Tersangka pelaku pembakaran berinisial M dan N, sedangkan provokator berinisial EK," kata Kapolda Bengkulu tersebut.

Latar belakang aksi pembakaran, kata dia, sedang didalami oleh penyidik kepolisian, yakni adanya solidaritas sesama tahanan terkait penangkapan salah seorang tahanan saat tim Badan Narkotika Nasional Provinsi Bengkulu menggeledah rutan.

Kepala Kepolisian Daerah Bengkulu, Brigjen Pol M Ghufron, di Bengkulu, Senin, mengatakan tersangka tersebut terlibat karena adanya solidaritas sesama tahanan terkait penangkapan salah seorang tahanan usai tim Badan Narkotika Nasional Provinsi Bengkulu menggeledah rutan.

"Lazimnya penyelidikan, kalau dari fakta yang ada, bisa bertambah atau tidak," kata dia.

Akibat pembakaran rutan tersebut, lima penghuni rutan tewas terbakar di dalam ruang tahanan nomor tujuh blok tahanan narkoba.

Kebakaran yang menghanguskan seluruh ruang tahanan di Rutan Malabero yang berlokasi di Kelurahan Sumur Meleleh, Kota Bengkulu, itu terjadi pada Jumat (25/3/2016), sekitar pukul 21.30 WIB. Kebakaran Rumah Tahanan Negara Malabero Kota Bengkulu yang terjadi sekitar pukul 21.30 WIB itu, mengakibatkan lima korban tewas terbakar, dan sejumlah orang terluka.

Akibat kejadian tersebut lima penghuni rutan tewas terbakar di dalam ruang tahanan nomor tujuh blok tahanan narkoba.

Keluarga korban tewas terbakar saat kebakaran Rumah Tahanan Negara Malabero Kota Bengkulu Jumat (25/3/2016) malam lalu memadati Rumah Sakit M. Yunus yang menjadi tempat jenazah-jenazah itu dievakuasi.

Beberapa keluarga korban juga mendatangi Posko Tim DVI antemortem dan postmortem Polda Bengkulu yang berada di RS Bhayangkara Kota Bengkulu.

Salah seorang keluarga korban, Feri Azami, bersama keluarga korban lainnya, mendatangi rumah sakit untuk memastikan apakah jasad korban adalah anggota keluarga mereka sebelum dibawa ke rumah duka.

"Kami ingin melihat adik yang menjadi korban tewas, makanya ke sini," kata Feri Azami.

Feri Azami menjelaskan adik iparnya yang bernama Medi Satria menjalani hukuman di Rutan Malabero akibat terlibat kasus narkoba dan sudah mendekam di penjara sekitar dua tahun.

Medi adalah warga RT14 Kelurahan Lempuing, Kota Bengkulu. Dia meninggalkan seorang istri dan tiga anak.

"Tiga orang sudah diidentifikasi oleh TIM DVI Polri, dan pagi ini jenazah sudah diserahkan ke pihak keluarga," katanya.

Korban yang tewas adalah Agung Nugraha, Heru Biliantoro, Agus Purwanto, Hendra Nopiandi, dan Medi Satria. Tiga korban tersebut atas nama Agung Nugraha, Agus Purwanto, dan Heru Biliantoro. Agus Purwanto diserahkan ke pihak keluarga pada Minggu (27/3/2016), sementara Agung Nugraha dan Heru Biliantoro diserahkan pada Senin (28/3/2016) pagi.

Jumlah seluruh narapidana dan tahanan di Rutan Malabero adalah 259 orang. Selain lima orang tewas, satu orang dibawa ke Badan Narkotika Nasional Provinsi Bengkulu, dan satu lagi dirawat di RS M Yunus. Sedangkan 252 tahanan lainnya dievakuasi ke Lembaga Permasyarkatan Kelas 1A Bentiring, Kota Bengkulu.

Rutan Malabero baru saja berganti status dari Lembaga Permasyarakatan setelah pemerintah membangun LP Bentiring dan memindahkan lebih 500 narapidana dari Rutan itu awal bulan ini. (ant/jos)

See Also

Polda Metro Jaya Bekuk Guru Penyebar Hoax Surat Suara
PT. NKE Dihukum Denda Rp 85,49 Miliar
Polda Jatim Ingatkan VA Bisa Jadi Tersangka
KPK Tahan 2 Mantan Anggota DPRD Sumatera Utara
Polda Jatim Sebut VA Terima 15 Kali Transfer Uang Dari Muncikari
LBH Ansor Jateng Apresiasi Penangkapan Cepat Polres Kebumen Terhadap Pelaku Kekerasan Seksual
Usai Diperiksa Polda Jatim, VA Dan AS Minta Maaf
Polda Jatim Ringkus Muncikari Dua Artis Ibu Kota
Polda Jawa Timur Tetapkan 2 Tersangka Prostitusi Online Artis
Kapolres Bitung Perintahkan Pelaku Kejahatan Ditembak Di Tempat
Polres Magelang Kota Dalami Motif Tersangka Perusakan Nisan
Perusak Nisan Di 4 TPU Kota Magelang Ditangkap
Reserse Polres Bitung Bekuk Residivis Sadis Pembegal Motor
Satuan Reskrim Polres Bitung Tangkap Dua Tersangka Curanmor
Perusakan Nisan Di TPU Kota Magelang Masih Berlanjut
Polres Magelang Selidiki Perusakan Belasan Nisan Di Pemakaman Umum
Pembelian Alat Sekolah SMK Bernilai Ratusan Miliar Di Dinas Pendidikan Prov Jatim Perlu Diperiksa
Mahasiswa Unesa Sorot Penggunaan Dana Pembelian Mebel Di Kampus
KPK Tetapkan Dirut PT. Rohde And Schwarz Indonesia Sebagai Tersangka
KPK Akan Segera Periksa Saksi Dan Tersangka Suap KONI
KPK Cekal Robert Tantular Ke Luar Negeri
Artis Kembali Ditangkap Terkait Kasus Narkoba
Tim Resmob Dan Tarsius Bitung Lumpuhkan Pencuri Kambuhan
Polres Metro Jakarta Selatan Gali Motif Pembunuh Perempuan Muda Di Kebagusan City
Polres Metro Jakarta Selatan Tangkap Pembunuh Perempuan Muda Di Kebagusan City
jQuery Slider

Comments

Archives :201920182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 7.247.859 Since: 07.04.14 | 0.6156 sec