YouTube Facebook Twitter RSS
21 Jun 2019, 0

Hukum

KPK OTT Anggota DPRD DKI Jakarta

Friday, 01 April 2016 | View : 1401

siarjustisia.com-JAKARTA.

Lembaga antirasuah, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan dua kali Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Jakarta, Kamis (31/3/2016). Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) jilid keempat, Agus Rahardjo mengatakan, dua tangkap tangan tersebut dilakukan terkait dua kasus yang berbeda.

Lembaga antirasuah, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan beberapa orang dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang berlangsung Kamis (31/3/2016). Tim lembaga antirasuah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap 6 orang. Ada anggota DPRD DKI Jakarta yang ikut ditangkap termasuk mobil Jaguar B 123 RX yang diamankan.

Belum ada informasi yang dirilis KPK soal keenam orang yang ditangkap termasuk anggota DPRD DKI. Tak ada keterangan juga soal mobil yang kini terparkir di garasi KPK.

Berdasarkan pemberitaan sebelumnya, mobil Jaguar B 123 RX tersebut pernah ditumpangi anggota DPRD DKI Jakarta, Ir. H. Mohamad Sanusi. Saat itu, Senin (25/8/2014), sebanyak 106 anggota DPRD DKI resmi dilantik di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih No.18, Jakarta Pusat. Mobil Jaguar yang bernomor polisi sama juga mejeng di depan lobi Gedung DPRD.

Dikabarkan, salah satu orang yang diamankan merupakan anggota DPRD DKI dari Fraksi Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Ir. H. Mohamad Sanusi.

Ada seorang pria mirip Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Ir. H. Mohamad Sanusi di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jalan HR Rasuna Said Kav. C1, Kuningan, Jakarta Selatan, Provinsi Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta (DKI Jakarta), Kamis (31/3/2016) malam.

Dalam acara Headline News Metro TV yang sudah diunggah ulang oleh akun Nurie Martapura di YouTube, pria mirip Ir. H. Mohamad Sanusi itu terlihat keluar dari mobil Jaguar hitam. Tidak terlalu jelas pelat nomor mobil yang ditumpanginya.

Berdasarkan rekaman salah satu TV swasta, tampak Ir. H. Mohamad Sanusi yang menaiki mobil sedan Jaguar berwarna hitam B 123 RX turun di ruang basement Gedung KPK.

Pria mirip Ir. H. Mohamad Sanusi itu menggunakan setelan batik berwarna hijau kecoklatan. Ir. H. Mohamad Sanusi yang mengenakan batik hitam dengan motif kuning tampak dikawal beberapa penyidik untuk dibawa ke ruang pemeriksaan.

Terlihat ada tiga orang lainnya saat itu. Penyidik juga membuka bagasi mobil dan menggeledah.

Kemudian mereka membuka bagasi dan mengeluarkan beberapa tas berukuran besar. Tampak beberapa barang dibawa penyidik dari dalam bagasi.

Setelah mengeluarkan tas, mereka langsung bergegas masuk ke dalam lift.

Ir. H. Mohamad Sanusi kemudian digiring ke lantai atas untuk diperiksa.

Belum dipastikan apakah orang yang berada di gedung KPK itu merupakan Ir. H. Mohamad Sanusi atau bukan.

Hingga saat ini, Ir. H. Mohamad Sanusi yang juga anggota Fraksi Gerindra tidak bisa dihubungi awak media melalui telepon selularnya.

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta H. Mohammad Taufik mengaku belum mendengar kabar adanya OTT KPK kepada anggotanya. Mohammad Taufik pun mengaku baru mendengar kabar itu dari awak media.

"Ini saya mau ngecek ke sana (KPK)," kata H. Mohammad Taufik.

Meski demikian, ia mengaku tidak mendapat jawaban ketika mencoba menghubungi Ir. H. Mohamad Sanusi.

"Belum dijawab-jawab nih. Tapi tadi siang masih ketemu (Sanusi) di fraksi," kata politikus dan Ketua DPD DKI Jakarta Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), H. Mohammad Taufik.

Sementara itu, di Gedung DPRD DKI Jakarta tempat Ir. H. Mohamad Sanusi berkantor, penyidik memasang garis KPK berwarna merah hitam. Ada dua ruangan yang disegel, dan belum diketahui ruangan milik siapa saja.

Hingga pukul 01.00 WIB, Jumat (1/4/2016) pemeriksaan masih berlangsung.

Sedangkan, anggota Fraksi Gerindra DPRD DKI Prabowo Soenirman mendapat informasi ruangan Komisi D (Bidang Pembangunan) DPRD DKI sedang digeledah.

Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta Prabowo Soenirman mengatakan dan menyebut Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyegel ruang kerja Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta H. Mohammad Taufik serta ruangan Komisi D DPRD DKI Jakarta.

Komisi D DPRD DKI Jakarta membidangi pembangunan. Komisi ini dipimpin oleh Ir. H. Mohamad Sanusi dari Fraksi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra). Ir. H. Mohamad Sanusi saat ini menjabat sebagai Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta.

"Katanya ruang komisi D disegel," kata Prabowo Soenirman.

"KPK menyegel sekitar jam 7-8 malam tadi. Ruang Komisi D dan ruangan Pak Taufik di lantai 9 disegel," kata Prabowo Soenirman kepada awak media, Kamis (31/3/2016).

Saat penyegelan, Prabowo Soenirman mengaku sudah berada di rumah. Ia hanya mendapat laporan dari rekan-rekannya.

Ia belum mengetahui penyegelan itu terkait kasus apa. Ia pun belum mengetahui penyegelan ini dalam kasus apa. Sebab, pihak DPRD DKI pun belum mendapat konfirmasi dari KPK.

"Kalau hari ini (Kamis, 31/3/2016) disegel, biasanya besok (Jumat, 1/4/2016) baru digeledah. Kita tunggu saja kabar dari KPK, mungkin besok baru tahu," kata Prabowo Soenirman.

Tapi, Prabowo Soenirman belum mau memberi keterangan lebih lanjut sebelum ada keterangan resmi dari KPK. Politisi Gerindra itu memilih untuk mendengar konfirmasi resmi dari KPK.

"Kita tunggu saja prosesnya, jangan sampai sudah suudzon (berburuk sangka) duluan," kata Prabowo Soenirman kepada awak media.

Belum diketahui jelas dalam kasus apa Ir. H. Mohamad Sanusi ditangkap karena pimpinan KPK belum memberikan keterangan resmi.

Belum ada pihak pimpinan KPK maupun bagian Humas yang mengonfirmasi soal Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang berlangsung sepanjang hari ini. (det/mer)

See Also

Hasil Rapat MK Soal Penerimaan Gugatan Pilpres Pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno
Susunan Tim Kuasa Hukum Pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno
Hashim Djojohadikusumo Penanggung Jawab Gugatan Pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno Ke MK
Anggota Brimob Sipit Yang Dituduh Dari China Tegaskan Asli Indonesia
BPN Prabowo Subianto-Sandiaga Uno Daftarkan Gugatan Hasil Pilpres Ke MK Malam Nanti
MK Putuskan Gugatan Pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno Maksimum 14 Hari
Densus 88 Antiteror Tangkap 29 Terduga Teroris Berencana Ledakkan Bom
Sepanjang Tahun 2019, Polri Tangkap 68 Terduga Teroris Jaringan JAD
KPK Geledah Kantor Ditjen PSDKP
KPK Geledah Kantor PT. Daya Radar Utama
KPK Lelang Rumah Mewah Mantan Ketua DPRD Dan Bupati Bangkalan
Dukun Cabul Di Garut Diancam 15 Tahun Bui
Kalapas Dan 13 Petugas Lapas Nusakambangan Dicopot
Ketua Umum AKKMI Pertanyakan KSOP Mengutip PNBP
Keberadaan Lembaga KSOP Dinilai Masih Perlu Payung Hukum
AKKMI Soroti Legalitas Kantor Syahbandar Dan Otoritas Pelabuhan
AKKMI Dan APDHI Selenggarakan Seminar Nasional Pertanyakan Keamanan & Keselamatan Pelayaran
Syahbandar Miliki Peran Penting Dalam Mendukung Keamanan Dan Keselamatan Pelayaran
Pembentukan Syahbandar Utama & KSOP Disoroti
Legalitas KSOP Di Seluruh Pelabuhan Dipertanyakan
KPK Panggil Setya Novanto Sebagai Saksi
KPK Periksa Staf Khusus Menteri Agama
KPK Periksa Direktur SDM Adhi Karya
KPK Tetapkan Mantan Sekda Malang Sebagai Tersangka
Mantan Sekda Malang Ditahan KPK
jQuery Slider

Comments

Archives :201920182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 8.000.878 Since: 07.04.14 | 0.5624 sec